
Author
Jakarta,14.30 WIB Xavier dan Manda sedang bersiap-siap untuk melakukan rencana merekamalam nanti, mereka berencana akan menjalankan aksinya tengah malam disaat siisi rumah keluarga Winata tidak ada orang dan dalam keadaan sepi, hal itu mereka lakukan agar tidak ada orang yang curiga dengan pergerakan mereka
"apakah semuanya sudah siap? jangan sampai ada yang tertinggal dan membuat rencana ini gagal!" ucap Manda yang notabenya ia sedikit takut dengan ancaman papanya sendiri
"sudah.. semuanya sudah aku siapkan, kita akan bergerak dari sekarang" ucap Xavier dan diangguki Manda,keduanya keluar dari apartemen menuju bandara untuk melakukan penerbangan malam
"apa kamu sudah bilang sama papaku bahwa kita sudah berangkat?" Manda menatap Xavier yang disampingnya
"sudah.. semuanya sudah aku lakukan dengan baik, tuan Kedrick juga sudah tau kalau malam ini kita akan bergerak, dia akan menyusul kesana juga" Xavier menjawab namun sorot matanya keluar jendela, entah apa yang ia pikirkan sekarang
"apa kau takut untuk melakukan hal ini?, kita hanya akan menculik wanita sialan itu dan membawanya pergi jauh-jauh" ucap Manda yang melihat gelagat Xavier sedikit berubah, pria itu terlihat tidak bersemangat dan selalu ketus menjawab dirinya
"iya aku tau, hanya saja aku tidak yakin jika Morgan dan yang lainnya tidak tau rencana kita,aku hanya takut jika gagal dan menjadi boomerang dalam hidup kita" ucap Xavier sambil menatap Manda dengan serius
"aku pun demikian, tapi aku yakin kalau kita akan berhasil, mereka tidak mungkin mengetahui rencana kita, selama ini mereka tidak bergerak dan tidak tau keberadaan kita", ucap Manda meyakinkan Xavier karna dirinya pun demikian namun tetap percaya mereka akan berhasil
"ya sudah kalau begitu, kau tidur saja nanti aku bangunkan jika sudah sampai" ucap Xavier, Manda mengangguk dan berseder dibahu Xavier, ia ingin menenangkan hayinya sebelum melakukan rencana yang sangat besar dampaknya
"entahlah Manda, aku sendiri juga tidak yakin dengan rencana kita, mana mungkin mereka tidak tau kita dimana selama ini, tapi demi mendapatkan Kayla kembali aku akan berjuang dan tidak akan menyerah" Xavier membatin dan menatap langit gelap sampai ia terlelap
skip
berbeda dengan Xavier dan Manda, justru kini Morgan dan yang lainnya sudah kembali dati Swiss dan sengaja menggunakan penerbangan umumnya agar mudah dilacak,namun keberangkatan mereka tidak dari Swiss melainkan dari Jerman menuju Italia agar musuh tidak tau kalau mereka dari Swiss
__ADS_1
"Semuanya perhatikan, kita akan sampai dirumah, dan usahakan kalian manipulasi kalau seolah kalian ada dikantor malam ini, aku yakin Kedrick sudah tau kedatangan kita, dan dia akan segera mencari tau kita ada dimana" ucap Arion mengkomando mereka semua, dia tau bagaimana liciknya Kedrick musuh mereka sekarang
"baiklah pa, kalau begitu Hansel dan Kung yang mengurus semua itu, lakukan seperti perintah papa jangan membuat kekacauan Han" ucap Morgan menatap adiknya, Hansel sejak tadi tidak sabaran untuk melakukan rencana mereka
"baiklah, apapun untukmu abagkuhh" Hansel tertawa dan mengikuti langkah Jung keluar, mereka akan bergerak sesuai perintah Arion
"Gan bersiaplah langsung masuk kerumah melalui pintu belakang,aku yakin Kedrick memasang mata-mata dirumah saat ini" ucap Arion, Morgan hanya mengangguk dan langsung bergerak
kini tinggallah Arion dan Xen didalam mobil, keduanya hanya terdiam membisu sampai Xen bertanya kepada Arion apa yang harus ia lakukan
"paman lalu aku apa yang kulakukan, apakah hanya diam memantau mereka?" ucap Xen yang juga tidak sabar terjun langsung, ia terlalu lama berada diruangan tersembunyi sampai tidak tau rasanya bertarung lagi, Adapun musuh dulu ia menyuruh anak buahnya yang bekerja
"kau akan ikut denganku sesuai rencana kita, kita akan datang dari luar sedangkan Jung dan Hansel akan bersembunyi didalam kamar utama, sama seperti rencana sebelumnya" jawab Arion dan kini mereka telah sampai dikompleks mansion, tinggal masuk namun Arion menahan langkah mereka
"mereka akan bergerak nanti malam, paking tidak mereka akan datang jam 1 dini hari. kita masih punya waktu 2 jam untuk istirahat" ucap Arion menyenderkan tubuhnya dan memejamkan matanya
skip
"apa kalian sudah sampai? langsung kelokasi yang aku kirimkan saja!!" Kedrick menelfon Xavier dan menyuruh mereka langsung datang kelokasi dimana dirinya tengah berada saat ini
Kedrick sejak tadi memantau pergerakan musuh dan tau kalau Morgan dan keluarganya yang lain baru melakukan perjalanan dari Jerman, hal itu membuat Kedrick merasa senang karna ia pastikan musuh akan kelelahan setelah melakukan perjalanan bisnis
ya, Kedrick taunya Morgan melakukan perjalanan bisnis ke Jerman dan membuat ia semakin yakin pasti berhasil, ia juga menyuruh anak buahnya berjaga disekitar mansion keluarga Winata
"kali ini kalian pasti akan kalah, setelah sekian lama aku menunggu kehancuran keluarga kalian, lihatkah Winata rasa sakit dulu akan kubalas kepada keturunanmu!!" Kedrick bermonolog sendiri sambil melihat layar didepan matanya
__ADS_1
ia memantau Morgan dan Jung masih berada dikantornya dan malanjutkan pekerjaannya, sudah dipastikan rumah mereka tidak ada orang dan hanya target yang ada disana
"kalian harus tau kalau target kita adalah wanita yang hamil nantinya, dan kalian langsung masuk kedalam rumah dan naik kelantai 2, kamar utama tepat disamping tangga!!" Ucap Kedrick kepada anak buahnya
bukan dirinya yang langsung terjun tapi anak buahnya beserta Xavier dan Manda, mereka yang akan bekerja dan ia hanya memantau dari luar
"sediakan senjata yang sudah aku siapkan, jangan sembarangan menggunakannya,ingat kalian membawa wanita itu hidup-hidup dan yang lain bebas kalian apakan!" ucap Kedrick dengam senyuman devil diraut wajahnya
"baik tuan, kami akan melakukan sesuai dengam perintah!" semua anak buahnya menjawab serentak,
"tuan mereka sudah datang!" salah seorang anak buah daang melapor bahwa Xavier dan Manda sudah datang, Kedrick langsung turin kebawah untuk melihat putrinya dan Xavier
"kita bergerak jam 1 dari sini, kemungkinan akan memakan waktu 30 menit sampai disana" ucap Kedrick dan mempersilahkan keduanya duduk
"masih ada waktu untuk melatih diri, kalian bisa melatih senjata kalian diruang latihan, bawa mereka kesana!" ucap Kedrick kepada anak buahnya, Xavier dan Manda hanya mengangguk dan setuju ikut
Manda tercengang melihat betapa kayanya papa kandungnya yang baru ia kenal beberapa tahun terakhir ini, memang Manda selalu hidup kecukupan dan mamanya bekerja namun ia tidak tau kalau uang yang ia makan selama ini adalah dari papanya, Kedrick masih membiayai dirinya dan mamanya meskipun tidak bersama
"ayahmu orang kaya dan terkenal kenapa masih ingin menikah dengan Morgan, kau cari pria lain saja Memangnya kenapa?" ucap Xavier sambil berjalan terus mengikuti anak buah Kedrick
"aku jatuh cinta padanya sekarang, kalau dulu mungkin ingin hartanya tapi sekarang aku hanya ingin dirinya" jawab Manda cuek, ia baru tau dirinya sekarang mencintai Morgan tulus dan bukan semata karna harta
"alahh cinta kau bilang, apa dirimu seperti ini bisa mencintai orang lain" ucap Xavier mencibir dan Manda hanya menatapnya tajam tanpa membalas ucapan Xavier lagi
kini keduanya saling melatih senjata mereka, Manda tidak terlalu punya keahlian dibidang ini,namun beberapa minggu terakhir ini dia belajar menggunakan senjata dari Xavier
__ADS_1
#to be continue
~Lentera