
Author
sepulang dar kantor N&W, Xavier langsung pulang keapartemennya. ia tidak ikut lagi kekantor karna ada urusan pribadinya. Xavier melajukan mobil miliknya dan langsung ke apartemen pria itu dengan tergesa melangkah masuk kedalam, ia masuk kedalam dan menelfon seseorang
"halo bagaimana kabarmu?" tanya Xavier basa-basi. ia mendudukkan dirinya diatas ranjang dan melihat bingkai besar didalam kamarny, foto dirinya dan Kayla dulu. ya secinta itulah Xavier kepada gadis itu, namun karna kesalahannya membuat Kayla harus pergi dari sisinya
"tidak, ada apa menelfonku tidak biasanya" ucap pri diseberang telfon dan mmebuat Xavier hanya terkekeh. ia menelfon temannya karna membutuhkan bantuan darinya
"jadi begini......" Xavier menjelaskan semua maksud dan tujuan dirinya menelfon pria itu, ia bahkan menjelaskan apa yang ia butuhkan dan menyuruh pria itu membantunya
"apa kau gila!!.. kau sedang bermain api dengan mereka!' ucap pria itu marah, ia tak menyangka rencana Xavier begitu gila dan bakan ingin melibatkan dirinya
"aku hanya butuh kau menculik Kayla, untuk sisanya aku bisa bereskan. kau tidak perlu ikut dalam permainan ini" ucap Xavier dengan nada ketus karna kesal dengan jawaban dari temannya itu
"aku tau Xavi tapi ini bukan rencana yang baik, aku tidak ingin terlibat dengan keluarga itu. aku tau bagaimana kejamnya pria itu" jawab pria itu menjelaskan alasannya
"aku mohon kali ini saja bantu aku, aku butuh bantuanmu ayolah" ucap Xavier masih berusaha membujuk temannya untuk ikut membantu dirinya melakukan rencananya
"hmmm... baiklah kali ini saja Xavi, kalau gagal jangan salahkan aku dan jangan pernah memaksaku lagi" ucap pria itu dan mmebuat Xavier langsung tersenyum senang
"makasih yakk, kau tidak pernah menolakku" ucap Xavier tetawa namun pria itu mencebik kesal, mau tak mau ia harus ikut dengan rencana gila Xavier
skip
dalam perusahaan, Morgan melihat istrinya yang baru keluar dari kamar. dengan langkah yang pelan Kayla menghampiri suaminya yang duduk sambil menatap monitor dengan serius dan tatapannya teralihkan saat Kayla datang dan duduk dipangkuannya
"apa masih banyak mas?' tanya Kayla menatap Morgan dan mnegelus pipi suaminya, Kayla mengecupnya dan tersenyum melihat Morgan yang dengan lembut mearih tangannya
"tidak sweety aku tinggal membereskan ini, kamu lapar hemm?' tanya Morgan dan mengecup pipi istrinya lembut, Kayla merasa melayang saat itu juga, suaminya ini sangat menggemaskan
"iya mas.. aku lapar, kamu cepatah selesaikan ini" ucap Kayla mengelus perutnya yang sudah sedikit besar dan Morgan pun demikian, keduanya merasakan perut Kayla yang berubah dan menonjol
__ADS_1
"sebentar ya sweety.. aku akan cepat selesai" jawab morgan tidak mau membuat istrinya menunggu lama, apalagi katanya lapar Morgan cepat-cepat menyelesaikan pekerjaannya
"ya sudah mas, aku tunggu disana ya kasian kamu berat gendong aku" ucap Kayla dan ingin berdiri untuk duduk kesofa, namun dengan cepat Morgan menahan pinggang istrinya dan membuat Kayla terkejut
"gapapa sayang, aku malah senang kamu disini. aku semakin semangat dan ingin terus menciummu" ucap Morgan sambil mencium pipi Kayla yang merah merona
"issshh kan kamu bukannya fokus kerja malah cium-cium, aku lapar tau" ucap Kayla mencebikkan bibirnya membuat Morgan hanya tersenyum, istrinya ini sangatmenggemaskan
"baiklah sweety apapun untukmu" ucap Morgan dan Kayla hanya diam sambil meletakkan kepalanya dibahu Morgan, wanita itu memeluk suaminya dengan erat sedangkan Morgan fokus membereskan berkas dan file-file dilayar monitornya
"selesai.. kamu mau kana apa sweety" tanya Morgan memeluk istrinya dan menatap Kayla dengan lembut, keduanya bingung mau makan apa disore hari ini
"gimana kalau nasi padang beby.. ahh aku ingin sekali memakannya" ucap Kayla membayangkan nasi padang yang begitu nikmat dan menggoda
"baiklah apapun untuk istriku tercinta ini" ucap Morgan dan langsung menggendong Kayla bak bayi koala dan membawanya keluar, keduanya akan makan sore diluar dan dengan pilihan nasi padang
skip
"iya sweety tapi pelan-pelan makannya ya, jangan buru-buru karna tidak ada yang akan mengambilnya" ucap Mprgan dan mengelus kepala Kayla, pria itu sudah selesai makan dan kini ia melihat istrinya makana dengan sangat lahap
"iya beby.. kamu gak mau lagi ini?" tanya Kayla mengangkat sepotong paha ayam gulai dari piringnya, membuat Morgan hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya
"tidak sweety kamu makanlah yang banyak" ucap Morgan dan diangguki oleh Kayla, keduanya begitu mesra dan sangat hangat, Morgan begitu lembut memperlakukan Kayla terlihat sekali ia mencintai wanita itu
disisi lain, Ctarin yang malas kuliah karna tidak punya sahabatnya lagi, Kayla tidak masuk kuliah offline lagi dan kini ia hanya sendiri dikampus itu. seperti orang yang tidak punya tujuan dan orang linglung saja. Catrin memilih untuk duduk disebuah meja kosong dikantin kampus
"malas banget sih kaya gini, Kayla juga ngapain pake kuliah online segala" ucap Ctarin sendiri karna ia merasa dirinya tidak punya siapa-siapa lagi selain Kayla
"atau aku juga ikut online aja kali ya, kan bisa nemenin Kayla dirumahnya itung-itung main skalian" ucap Catrin dan tersenyum sendiri, ia memutuskan akan ikut Kayla mengambil kelas online selama beberapa semester kedepan
"lagi apa sekarang?, apa sudah makan?" sebuah pesan masuk kedalam ponsel Catrin, dengan cepat ia membuka pesan itu dan ya itu pesan dari Hansel pria yang selalu mengirimkan pesan random dan selalu menanyakan dirinya
__ADS_1
"sudah... ini baru selesai makan" balas Catrin cuek, padahal ia sangat senang Hansel begitu perhatian dengannya. ia bahkan tidak menyangka jika pria itu akan menyukainya meskipun sellau ia tolak berkali-kali
"baguslah.. aku akan sampai dikampusmu. kamu gak punya kelas lagi kan?" tanya Hansel lagi, hal itu sukses membuat Ctarin heran dan terkejut. apa pria ini tidak punya pekerjaan lain selain datang menemui dirinya
"kenapa kemari.. aku juga mau pulang sebentar lagi" balas Catrin namun saat pesan itu terkirim pangilan masuk dan itu dari Hansel
"keluar.. aku didepan gerbang!!" ucap Hansel membuat Catrin hanya diam dan langsung berkemas, ia akan menghampiri pria itu entah apa yang ia inginkan dari Catrin.
Catrin masuk kedalam mobil Hansel dan pria itu lagsung melajukan mobilnya begitu saja, ia membawa Ctarin sesuka hatinya tanpa mau menjawab pertanyaan gadis itu
'Han kita mau kemana sih, kamu gak kerja emang?" tanya Catrin dan sebagai jawaban Hansel cuma menggelengkan kepala dan terus melajukan mobilnya
"iss.. kaya patung hidup deh ditanya malah diam cuma kepala yang gerak" ucap Catrin mulai kesal, pria disampingnya ini sangat menyebalkan pikirnya
"diamlah Cat.. kamu mau kucium disini?' ucap Hansel frontal membuat Catrin langsung mengatupkan bibirnya diam, tidak berani buka suara didepan Hansel
"jangan sembarangan Han... udah ahh nyetoir yang bagus" ucap Ctarin malu, ia sangat tidak menyangka jika Hansel mengatakan hal itu. meskipun Ctarin pada dasarnya biasa melakukan hal itu dengan pekerjaannya dulu namun tetap saja didepan Hansel ia malu
skip
selama 30 menit mereka dijalan dan sampailah mereka dirumah Morgan dan Kayla. keduanya turun dan Catrin hanya diam tanpa suara, ia tidak tau mengapa Hansel membawanya kesini, tapi ia juga senang karna bisa bertemu dengan sahabatnya yang sudah ia rindukan
"ayo masuk" ucap Hansel dan menari tangan Catrin. gadis itu hanya menurut dan melangkah masuk kedalam. ia tidak bayak bicara seperti dimobil tadi. takut kena cium oleh Hansel
kurang asem nih Hansel.. emang dasar omes kali yakk wkwwkw
**visual Hansel Witana, ganteng banget gak si readers othor aja sampe gak bisa tidur bayangin wajahnya itu wkwkw. mirip banget lagi sama Morgan tuan tamvan kita iya kan **
#to be continue
__ADS_1
~Lentera