Belenggu Hasrat Calon Ipar

Belenggu Hasrat Calon Ipar
BAB 16, Curahan Hati Hansel


__ADS_3

Author


Suasana riuh mahasiwa dikampus dimana Kayla menempuh pendidikan disana, gadis itu pagi ini harus mengikuti perkuliahan semester baru, ia tidak semangat karna lagi-lagi ahrus dihadapkan dengan tugas-tugas yang akan datang.


namun senyuman gadis itu kembali merekah ketika meliat kekasihnya berada didepan gerbang kampus menunggu dirinya, Morgan sampai menyempatkan waktu untuk sekadar bertemu dengan dirinya


"hai sweety.. siapa yang mengantarkanmu?" tanya MOrgan pada gadis itu, keduanya masih berada didalam mobil karna Kayla tidak mau banyak orang yang melihat Morgan. bisa-bisa nanti banyak orang yang heboh melihat kekasinya itu, terlebih sahabatnya Catrin


"emmm supir rumah, karna nanti siang aku harus bekerja dikantor pacarku" ucap Kayla tersenyum manis, ia menampilkan senyuman yang paling indah untuk kekasihnya


"makin hari kamu makin pintar bicara sweety" ucap Morgan dan mengacak rambut gadis itu degan taawanya yang akhir-akhir ini selalu keluar dari wajahnya yang tampan



pose Kayla ketika masuk kampus, canci banget ga sehhh readerss



tuan tamvan dengan pose hot dan menggoda othorss.. siapa yang ga ngiler liat gini yak wkwkw


"ya sudah aku mau kelas beby, aku harus masuk" tutur Kayla sambil mengambil mengambil tasnya dan ingin keluar dari mobil, namun Morgan dengan cepat menghentikan gerakan Kayla dan menahan tangan gadis itu


"kamu melupakan sesuatu sweety" ucap Morgan dan menarik tengkuk Kayla untuk meraih bibir gadis itu, tangan Morgan langsung  menahan Kayla agar memperdalam ciu*man mereka, pria itu bahkan lupa jika wanitanya ini harus ada kelas saat ini


hah..hah...hah...


"kamu mengacaukan lipstikku beby" ucap Kayla mendegus kesal karna bibirnya belepotan dengan warna pink bibirnya yang tadi ia beri liptint.


"maafkan aku, kau hanya ingin merasakannya karna itu canduku" ucap Morgan blak-blakan dan menyengir, ia minta maaf namun tangannya masih bereambat kemana-mana


"ya sudah.. aku akan jemputmu nanti siang" ucap Morgan dan mengecup pipi Kayla


"bye bye beby.. jangan lupa makan bekal yang ku bawa" ucap Kayla meletakkan sesuatu dikursi samping Morgan yang ternyata bekal yang ia bawa dari rumah dan itu masakannya sendiri, sesuai janjinya dan permintaan Morgan


"makasih sweety, aku akan habiskan" ucap Morgan melambaikan tangannya, melihat wanitanya berlari kecil masuk kedalam kampus,sambil tersenyum

__ADS_1


"kenapa dia sangat lucu Jung.. ahh aku ingin mamakannya jika begitu" ucap Morgan yang ternyata didepan ada sekretaris Jung yang setia menemaninya dan bahkan menyaksikan live season mereka barusan


"ayo jalan Jung" lanjut Morgan dengan senyuman masih bertengger diwajah tamvannya


sedangkan Jung merasa orang paling sial karna harus emlihat adegan live season tuan dan nona kecil tadi, matanya sekarang tidak suci lagi


"kalian bakan tidak malu bermesraan didepanku Gan!" protes Jung kala mereka sudah melaju dari kampus Kayla, sekkretaris sekaligus sahabat Morgan itu merasa kesal


"siapa suruh tidak cari pacar Jung, aku tidak pernah melarangmu kan?" ketus Morgan dan mengalihkan pandangannya, ia tidak mau merespon Jung karna bekal yang diberikan Kayla jauh lebih menggoda dimatanya


"tidak melarang tapi setidaknya jangan didepanku, hanya mengotori mataku saja!!' jawab Jung dan meneruskan perjalanan mereka, banyak hal yang harus mereka kerjakan hari ini


sama halnya dengan Jung, namun kali ini seorang pria tengah merasa patah hati karna ditolak oleh wanita yang ia sukai, ya Hansel sedang berada di Blub miliknya dan menikmati vodka yang ia ambil sendiri, bahkan minuman itu hampir habis ia tegak mulai pagi tadi


Hansel merasa gagal dengan penolakan Kayla kemarin malam yang ia ajak untuk makan malam, bahkan gadis itu tidak meresponnya setelah mengirimkan pesan singkat yang menohok hatinya


"apa aku sejelek itu?, aku tidak ada yang dibanggakan?" ucap Hansel meracau tidak jelas, ia sudah mabuk dan tidak sadar sekarang berada dimana


"Han.. pulanglah, atau kau mau istirahat dulu?' tanya seorang teman yang cukup karib dengan Hansel, ia merasa kasihan dengan pria itu yang merasa putus cinta


"padahal aku hanya ingin bertemu, ingin mengenal dengan baik. aku tidak pernah ada niat untuk memaksanya, tapi kenapa!... ahkkk" Hansel berteriak dan melempar botol sembarang arah, untung saja tidak ada oraang disana. hanya ada dia dan seorang teman dekatnya


"aku bahkan baru kali ini merasa jatuh cinta, merasa kalau aku bertemu jodoh yang dikirim Tuhan untukku, tapi apa dia bahkan tidak mau bertemu denganku" ucap Hansel melemah hingga akhirnya ia tertidur


pria itu bahkan mengigau memanggil nama Kyla, sebegitu sakitkah ia ketika gadis itu menolaknya? Hansel bahkan tidak mau makan seharian membuat teman karibnya itu dan para karyawan disana merasa iba melihat kondisi bos mereka


"tolong ambilkan air putih dan sekalian pesankan makan untuk Hansel" ucap Devan yang setia menemani Hansel yang tertidur disana, pria itu berkali-kali mmanggil nama Kayla


"pria bodoh ini!! apa hanya dia wanita yang ada didunia ini?' ketus Devan merasa jengkel karna Hansel masih saja mengingat dan memanggil nama Kayla


skip


dikampus Kayla kembali bertemu dengan Catrin, sahabatnya mereka berdua satu jurusan dan satu kelas itu yang membuat keduanya semakin dekat bahkan saling membantu satu sama lain.


seperti pagi ini, Kayla dan Catrin mengikuti kelas dengan dosen yang lumayan ditakuti kalangan mahasiswa, namun ponsel Catrin berdering sejak tadi membuat Kayla panik sendiri karna sahabatnya itu tidak bisa mendiamkan ponselnya, selalu bergetar dan terdenar dibeberapa meja mereka

__ADS_1


"bisa gak diamkan dulu" Kayla memberi kode pada Catrin dengan gerakan mata yang meolot


"aku gatau siapa yang heboh itu" ekspresi Ctarin juga kesal dan jengkel siapa yang menelfonnya pagi-pagi begini, biasanya tidak pernah ada orang yang sibuk mencarinya, jangankan menacri ingat sama dia aja tidak ada


"matikan ponselmu!!" pelototan mata Kayla membuat Ctarin hampir saja tertawa namun masih bisa menahan ekspresinya dan langsung meraih ponselnya, gadis itu cepat-cepat mematikan daya ponsel agar tidak bersuara lagi


dan tidak terasa waktu dua jam telah berlalu, Kayla dan Ctarin sama-sama keluar dari kelas dengan wajah yang sembrawut. gimana tidak [using dengan tugas yang suah ada padahal mereka baru masuk kuliah dan ini hari pertama


"kenapa sih bapak itu ngasih tugas dihari pertama" ucap Kayla kesal dan menghentakkan kakinya


"tau tuh, bikin orang badmood aja dah" jawab Catrin dan segera meronggoh sakunya, ia mencari ponsel agar tau siapa yang sibuk mengganggu dia ketika belajar dikelas


"kamu juga.. siapa sih yang sibuk nelfon, gak tau aturan aja deh" ketus Kayla dan mereka melangkah kearah kantin kampus, ingin mengisi perut sekaligus mengerjakan tugas. tidak ingin berlarut-larut jika ada tugas


mereka contoh mahasiswi yang sangat baik ya readers, sangat bertolak belakang dengan mahasiswa biasanya wkwkw


sementara Morgan sendiri sibuk meeting dan membahas  pekerjaan dengan Jung, ia juga akan melakukan perjalanan bisnis keluar kota dua hari lagi, dan semua pekerjaannya disini harus sudah selesai agar ketika disana ia bisa fokus dan cepat pulang, mana mungkin ia sanggup berpisah dengan Kayla lama-lama


"Jung.. kau cari Hansel dimana sekarang. oma dan mama mencari anak itu katanya tidak pulang tadi malam" ucap Morgan yang pusing dengan adiknya itu


mereka berdua sangatlah beda jauh, jika Morgan punya sifat penyayang sabar dan berbeda luar dalam namun Hansel punya sifat yang bar-bar dan blak-balakan, tidak suka menyimpan apapun didalam hatinya pasti akan diungkapkan, ia juga masih berfikir untuk kebebasan tidak seperti Morgan yang sudah menetapkan kariri meneruskan perusahaan keluarga mereka


"baik tuan" jawab Jung dan ingin keluar dari ruangan, namun suara Morgan tiba-tiba menghentikan langkahnya


"jika dia ketemu jemput dia dan antarkan kerumah" ucap Morgan dan dianguki oleh Jung, bagaimana pun Morgan tetap peduli dan snagat sayang dengan adiknya. dia tidak ingin sesuatu hal buruk menimpa adiknya


Morgan kembali melanjutkan pekerjaannya, ia melirik jam masih jam 10.30 ada waktu satu jam lagi untuk dirinya bekerja dan nanti menjemput wanitanya. mengingat itu Morgan merasa senang dan bersemangat sebentar lagi ia akan bertemu dengan Kayla, gadis tercintanya


"rasanya ingin kumiliki saja sepenuhnya gadis bocil itu, astaga meikirkannya saja aku sudah pusing" monolog Morgan disela-sela pekerjaannya


"apa dia sudah makan disana?, atau dia digoda oleh pria lain" lanjut pria itu dengan pemikirannya sendiri namun tetap fokus pada pekerjaan, hanya saja ia mengingat Kayla agar tetap bersemangat


bucin tingkat dewa sekali tuan tampan ini 


to be continue

__ADS_1


~Lentera


__ADS_2