Belenggu Hasrat Calon Ipar

Belenggu Hasrat Calon Ipar
BAB 69, Melahirkan


__ADS_3

Author


Waktu tidak terasa terus berjalan dan sekarang sudah memasuki bulan kelahiran beby twins keluarga Winata dan tentu saja semua orang sangat antusias untuk emlihat dan mendapat kabar bahagia itu, ditambah lagi Catrin yang sudah mengandung 1 bulan menambah kebahagiaan dikeluarga itu


seperti pagi ini, Morgan sedang menemani istrinya berjemur tidak pernah membiarkan Kayla sendirian dalam 2 bulan ini, Morgan selalu berada disamping Kayla dan siap siagara bersama sitrinya, takut jika Kayla tiba-tiba kontarksi dan melahirkan


"sweety duduklah dengan tenang jangan mondar-mandir begitu kasihan kamunya pasti kelelahan" ucap Morgan menyuruh istrinya duduk namun Kayla tidak bisa tenang dan perutnya sedikit sakit dan mules, rasanya tidak nyaman dan membuat dirinya tidak bisa duduk dengan tenang


"perutku sangat sakit mas.. mungkin saja hhar ini akan melahirkan" ucap Kayla menatap Morgan yang juga melihat ponselnya dimana ada jadwal perkiraan dokter kelahiran beby twins, dan jika dihitung sekarang belum waktunya untuk persalinan Kayla


"masih ada 4 hari lagi sweety.. atau mungkin mereka ingin sekali keluar dan bertemu kita?" tanya organ dengan polos, padahal istrinya sudah sangat kesakitan dan kesal dengan jawaban dari Morgan, namun sebisa mungkin Kayla mengangguk dan memegangi perutnya yang semakin sakit


"kita masuk kedalam saja sweety aku kasihan dengan kamu, kita kerumah sakit sekarang" ucap Morgan dan memepah istrinya kedalam, namun belum sampai dua langkah Kayla meringis karna perutnya begitu sakit dan mues, ia tidak sanggup lagi berjalan dan langsung duduk dilantai


"astaga sweety.. kamu bahkan pipis disini, ayo masuk kedalam saja" ucap Morgan tidak tau kalau Kayla akan melahirkan, ia juga masih semapat meledek istrinya yang sudah menahan sakit diperunya, namun melihat tatapan Kayla membuat Morgan langsung paham


"mama...mama.... oma..." Morgan berteriak dan membuat seisi Villa itu naik keatas dengan heboh dan tidak sabar, masih pagi namun Morgan sudah sibuk berteriak tidak biasanya dia seperti itu, Amira dan Arion yang tadinya ada diruang tamu langsung naik begitu juga Naura dan oma Naomi yang masih diatas disamping kamar Morgan


"ada apa Gan.. astaga Kayla sepertinya mau melahirkan.. pa siapkan mobil cepat!!' ucap Amira dan membantu Morgan untuk membawa Kayla turun karna Kayla sudah sangat kesakitan dan sejak tadi meringis, ia tidak tahan lagi

__ADS_1


"ayo cepat masukkan.... kalian semuanya dimobil itu saja" ucap Moragn dan menyuruh Arion langsung melajukan mobil mereka, tidak ingin menunggu lama lagi karna melihat istrinya yang sudah begitu keskaitan dan menangis, sudah pasti sangat skait dan Morgan tidak tega melihatnya


sampainya dirumah sakit, Morgan langsung menggendong istrinya tanpa menunggu suster membantunya, untung saja Morgan masih sangat kuat membawa istrinya amsuk dan Arion yang juga ikut memanggil suster untuk menangani mereka, dan tidak lama semua dokter dan suster datang


juga dengan keluarga mereka yang lain sampai dirumah sakit, dengan membawa beberapa barang khusus untuk perlengkapan beby twins yang akan datang, dan tentu saja Amira dan Naura saling berpelukan menunggu kabar dari dokter yang menangani Kayla didalam


sementara didalam ruangan, Morgan berusaha untuk kuat melihat istrinya yang menangis kesakitan namun dirinya tidak bisa berbuat apa-apa, bahkan Morgan hanya bisa mengecup dan memegang erat tangan Kayla, seolah tidak mau berpisah sedetik pun dari istrinya


"sweety.. tahan sebentar ya kamu pasti bisa sayang" ucap Morgan yang melihat Kayla begitu kesakitan sambil mengikuti arahan dokter untuk membantu istrinya mengejan dan memberi aba-aba untuk mengejan, karna Kyal sudah smapai dipembukaan 10 saat sampai kerumah sakit


"ayo sweeyy.. demi aku dan anak-anak kita kamu pasti bisa sayang.. kamu pasti akan jadi mama yang hebat untuk keluarga kita" ucap Morgan memberi semangat pada istrinya sambil mengecup dan terus memegang erat tangan istrinya, sedangkan Kayla tangannya sampai menarik kepala Morgan melampiaskan kesakitannya


"ayoo nona terus mengejan.. tarik nafas.. keluarkan dengan pelan ya" ucap dokter wanita itu sambil melihat Kayla yang sudah penuh keringat dan berusaha mengejan dengan kuat, ia juga melihhat begitu sayangnya Morgan yang sampai ditarik dan dicakar istrinya namun tetap diam dan terus menyemangati


"aahahhhrrrrkkk... sa....ki....**" ucap Kayla mengejan dan tentunya tangannya menarik rambut Morgan sampai ada yang tercabut ditangannya namun suaminya itu tetap bersikap biasa saja dan masih terus mencium pipinya


"oekk..oekk.." suara tangisan bayi mungil yang snagat kencang membuat Kayla semakin bersemangat meskipun tenaganya sangat terkuras habis namun ia tau kalau ada satu nyawa yang harus ia keluarkan dari perutnya juga, dengan sekuat tenaga Kayla kembali mengejan


"ayoo nona sekali lagi.. kepalanya sudah mulai terlihat" ucap dokter itu yang terus memberi aba-aba agar Kayla tidak menyerah dan terus mengejan

__ADS_1


"aaarghhgghh.. uhu..huh.. argghhh" Kayla mengeluarkan semua tenaganya dan diikuti dengan dorongan diperutnya sampai akhirnya satu tangisan lagi terdengar begitu kencang dan membuat Kayla langsung lemas dan tertdiru begitu saja


"selamat ya tuan, anak-anak kalian lahir dengan sempurna dan kami akan membersihkan ibu dan anaknya lebih dahulu, tuan bisa menunggu diluar sambil membersihkan diri juga" ucap dokter itu yang melihat kondisi Morgan yang sangat kacau, pria itu sudah tidak beraturan dan rambutnya terlihat seperti singa


"terimakasih dok, bagaimana dengan istri saya dia bahkan pingsan" ucap Morgan dengan khawtair, ia melihat Kayla yang begitu pucat dan matanya terpejam tentu saja Morgan berfikir seusau terjadi pada istrinya


"tidak apa-apa tuan, itu hal biasa terjadipada ibu yang baru melahirkan, itu karna kecapean nanti juga akan bangunlagi" ucap doketr itu dan menyuruh semua suster disana untuk membersihkan tubuh Kayla juga memindahkan keruang rawat


Morgan keluar dengan kondisi yang kacau setelah mendengar jawaban dari dokter itu dan menatap semua keluarganya yang ada disana, mereka mengharapkan kabar dari Morgan yang baru saja keluar namun langsung mengurungkan niatnya karna melihat Morgan yang begitu kacau


"ada apa Gan.. kenapa kau seperti gembel yang  ada dijalanan" ucap Arion menatap menantunya, penampilan yang tadinya sangat sapih sekarang malah seperti gembel yang datang dengan gaya acak-acakan dan rambut yang sangat berantakan


"tidak apa-apa pa, hanya sedikit kekacuan didalam sana" jawab Morgan dan menatap mamanya yang tertawa melihat penampilannya begitu,


"kamu hebat bak.. tapi menantu mama lebih hebat. apakah dia Kayla sudah dibersihkan?" tanya Nuara, bukannya menanykan Morgan wanita itu malah bertanya tentang Kayla lebih dulu, ia tau kalau menantunya itu sudah melahirkan cucu untuk keluarga mereka setelah mendengar suara tangisan bayi didalam ruangan itu tadi


"sudah ma.. mereka sedang dibersihakn dan dipindahkan diruang rawat" ucap Morgan tersenyum, mereka smeua lega setelah mendengar kabar itu, akhirnya anggota keluarga meereka bertambah dan langsung twins yang datang


"baguslah, kamu duduk dulu nak rapikan dirimu" ucap Amira dan mendudukkan Morgan membantunya merapikan diri, Amira juga senang mendapat kabar itu dan seklaigus kasihan pada Morgan yang kacau begitu sudah ia duga pasti akan terjadi begini

__ADS_1


#to be continue


~Lentera


__ADS_2