Belenggu Hasrat Calon Ipar

Belenggu Hasrat Calon Ipar
BAB 66, Merindukanmu


__ADS_3

Athor


Pagi hari kembali menyapa, waktu begitu tidak terasa dan sekarang Morgan dan yang lainnya sudah bersiap untuk melakukan penerbangan kembali ke Swiss, juga karena Morgan tidak ingin membuat istrinya terllau lama menunggu apalagi dia tidak mengaktifkan pnselnya sejak kemarin, dan sampai tadi baru ia aktifkan


begitu banyak pesan dari istrinya yang masuk dan juga panggilan yang tidak terjawab, Morgan tau bagaimana istrinya khawatir dengan dirinya, maka dari itu Morgan tidak ingin berlama-lama lagi disini, dia menyerahkan semuanya kepada Xen,yang akan mengurus semuanya


"apa semuanya sudah selesai?, semuanya sudah bersiap kan?" tanya Morgan kepada Arion, keduanya sudah menunggu dari tadi, sedangkan Jung mengurus Zet yang akan mereka gunakan untuk penerbangan, meskipun milik sendiri tetap saja Jung memastikan kesiapan semuanya


"sepertinya sudah, tinggal menunggu mereka turun saja" jawab Arion yang sedang menikmati kopi buata anak buah Morgan sebelum mereka berangkat, menunggu orang-orang itu sangat lama mmebuat Arion memilih menikmati kopi lebih dulu


"semuanya sudah beres, apa kalian bersiap?' tanua Jung datang dari atas dan memberitahu, ia menatap Morgan dan Arion satu persatu, ia tidak melihat Hansel ada disana, anak itu memang dari tadi lama sekali bahkan jika Jung tidak membangunkannya, mungkin Hansel tidak akan bangun sampaoi sekarang


"aku panggilkan Hansel, kalian naiklah lebih dulu" ucap Morgan kesal, lagi-lagi Hansel adiknya membuat ulah, Morgan langsung naik keatas lagi, ia menemui Hansel didalam kamar entah apa yang dilakukan adiknya itu, sampai semua orang tidak ada yang mau naik keatas


"Hansel!!.... kau mau tinggal disini atau tidak, semua roang sudah bersiap kau malah asik tiduran disini, nanti diperjalanan juga bisa tidur!!' ucap Morgan melihat Hansel yang masih tidur bahkan sangat pulas diatas ranjang, padahal tadi pagi Jung sudah mengingatkan Hansel


"eeeeuughj...  aku masih ngantuk bang, apa sudah akan berangkat?" tanua Hansel membuka matanya, ia tidak mau kena amukan abangnya, ia tau bagaimana jika Morgan kesal dan marah padanya, sebisa mungkin Hansel menghidnari amarah Morgan


"bangun cepat.... jangan sampai aku keatas kamu masih tidur, cepatlah keatas kita berangkat" ucap Morgan dan langsung saja Hansel bangun dari tempat tidurnya mengikuto Morgan naik keatas, keduanya tampak ditunggu oleh Jung dan Arion, bahkan merek sengaja tidak sarapan karna ingin cepat sampai


skip


Kayla masih setia dalam mimpinya sejak tadi pagi Catrin membangunkan dirinya, ia masih tidur samppai sekarang padahal sudah menunjukkan jam 9 pagi namun bumil itu masih tidak mau bangun, begadang semalam membuat Kayla sangat susah dan berat membuka matanya


"Cat.. apa Kayla masih tidur?, ini sudah jam 9 takut dia lapar namun tidak mau turun" ucap Naura menatap Catrin, ia tau apa yang akan disampaikan oleh mama mertuanya, dengan cepat Catrin tersenyum dan mengambil beberapa makanan untuk ia bawa kekamar Kayla


"tenang saja ma, aku akan kekamar Kayla dan membantu dia sarapan" ucap Catrin dan langsung melangkah naik, ia membuka kamar Kayla yang tidak terkunci dan langsung masuk kedalam, ia menatap Kayla yang tidur pulas dan tidak tega membangunkannya

__ADS_1


namun bagaimana pun Kayla juga harus sarapan karna ada dua nyawa didalam perutnya sekarang yang butuh asupan agar tetap sehat dan berkembang, Catrin mendekat dan menyentuh lengan Kayla dan menggoyangkannya


"Kay....bangun dulu yuk sarapan, kasihan dedek bayinya lapar" ucap Catrin pelan dan lembut, ia tidak mau membuat Kayla terkejut atau apalah, nanti berakibat pada kandungannya juga


"Kay... bangun dulu yuk.. ini udah jam 9" ucap Ctrin dan ya Kayla membuak matanya dan menatap Catrin yang ada didepannya, ia langsung memperbaiki posisinya dibantu oleh Catrin


"sarapan dulu Kay... kasihan mereka disini pasti kelaparan" ucap Catrin dan membuat Kayla menganggu setuju, ia menatap makananyang dibawa Catrin khusus untuknya


"makasih Cat... apa mereka masih lama pulang ya?" tanya Kayla tetap ingin bertemu suaminya, Kayla sangat merindukan suaminya dan ingin tidur bersama Morgan


"mungkin hari ini akan pulang Kay.. sabarlah namanya juga orang yang kerja, ini makan dulu akku suapin" ucap Catrin menyodorkan  makanan didepan Kayla. ia bisa melihat bagaimana Kayla khawtair sampai harus tidur diruang tamu tadi pagi, itu membuat Catrin juga ingin menelfon suaminya menanyakan mereka dimana


"kamu abis ini tidur lagi ya, nanti kalau udah makan siang aku bangunin kasihan kamu semalam gak tidur cuma nungguin mereka, kasihan beby kamu juga disini" ucap Catrin mengelus perut buncit Kayl dan berharap ia segera hamil juga, ia ingin merasakan bagaimana ngidam dan lainnya


"iya Cat.. makasih ya udah jadi adik ipar yang baik hahhaha" jawab Kayla mebuat Catrin tersenyum dan kembali turun karna Kyala selesai sarapan, ia ignin memberi waktu untuk Kayla istirahat hari ini


skip


hingga sampai didepan pintu masuk Villa miliknya, ia membuka dan pertama kali ia melihat mama dan yang lainnya disana, bahkan dia tidak melihat istrinya diantara wanita-wanita yang kumpul disana


"aku pulang... dimana istriku ma?" tanya Morgan langsung, namun ia tetap menghampiri mereka dan menatap Naura dan Mira bergantian, ia sudah tidak sabar bertemu Kayla


"dia dikamar Gan.. kayanya masih tidur deh itu, karna semalam begadang" ucap Mira memberitahu, dengan cepat Morgan langsung melangkah keatas meninggalkan mereka, ingin segera melihat istrinya dikamar


Morgan membuka pintu kamara dengan pelan dan ya benar saja Kyala masih stay diranjang dengan mata yang tepejam lelap, tidak ignin mengganggu istrinya Morgan melepaskan semua pakaiannya dan memilih membersihkan diri lebih dahulu


Morgan tidak butuh waktu lama membersihkan diri dan kini sudah selesai, ia langsung ikut bergabung dengan istrinya dan memluk Kayla dari belakang, rasa rindu yang ia milik sekarang begitu besar dan ingin menghabiskan waktu bersama istrinya saja hari ini

__ADS_1


"maaf ya sweety aku tidak memberitahumu, tapi mulai sekkarang aku tidak akan pernah meninggalkanmu sendiri lagi" ucap Morgan dan mengecup pipi Kayla lembut, setelah itu ia memejamkan matanya ikut tertidru disamping Kayla


lain halnya dengan pasangan pengantin baru, Hansel mengajak Catrin masuk kedalam kamar dan memeluk istrinya dengan erat, Hansel mengecup setiap inci wajah Catrin sampai istrinya sendiri merasa geli dengan tingkah Hansel itu, ia bermanja ria kepada Catrin dan tidak mau dilepaskan sebentar pun


"sayang aku masih merindukanmu, ayolahhh hemm" ucap Hansel dan membawa Catrin dudu diatas ranjang, ia membuak satu persatu kancing baju Catrin dan membiarkan istrinya telan*jang dada, ia ingin menikamti gundukan kembar milik istrinya yang menjadi candu untuknya


"jangan ditutup sayang\, aku ingin merasakannya" ucap Hansel dan langsung saja menyambar gundukan kembar itu dan sesekali mere*masnya dengan lembut\, hal itu membuat Catrin mende*sah diatas pamngkuan suaminya\, ia juga menginginkan sentuhan ini dari suaminya


"emmmhhppp...eeughh"


"eemmphh....emmphhh"


suara desa*ahn Catrin mulai terdengar didalam kamar, namun beruntung kamar itu kedap suara dan tidaka akn terdengar sampai keluar, Hansel masih memainka bibirnya di gundukan kembar istrinya dan tangannya menjalar kebawah, mencari sesuatu dibawah sana yang akan memuaskan dirinya


"aaahkkk..eeeemphhh"


Catrin sudah tidak bisa menahan diri\, ia juga mere*mas rambut suaminya dan menekan kepala Hansel agar lebih dalam lagi mengis*ap miliknya\, Catrin menyukai ketika Hansel bermain di gundukan kembarnya dan membuat dirinya melayang kelanngi yang ketujuh


tidak sampai disitu saja\, Hanel mulai memainkan tangannya di boko*ng istrinya dan mere*masnya dengan kuat\, hal itu membuat Catrin semakin leyanag dan ingin sentuhan lebihdari ii\, tentu saja Hansel juga menginginkan hal itu\, dengan cepat Hansel menurunkan Catrin dari pangkuannya dan berubah menindih tubuh mungil itu


Hansel dengan lihai membuka pakaian miliknya dan melemparkannya kesembarang arah, ia mulai bermain diatas tubuh istrinya dengan tangan yang sudah bergerilya kemana-mana, Ctarin hanya mengikuti permainan suaminya dengan desa*han dan suara erotis yang sellau mengiringi permainan mereka


Note: nanti othor lanjutkan ya, othor harus kelas dulu sebentar kalau kalian tidak sbaar bolehlah lanjutkan halunya dirumah masing-masing hahahha


to be continue


~Lentera

__ADS_1


__ADS_2