
Author
sudah satu minggu setelah pertemuan Morgan dan Hansel direstoran itu, mereka kini saling berdiam diri dan tak ada yang saling menyapa satu sama lain. selain Morgan jarang pulang juga Hansel seperti menjauh dari abangnya itu, padahl sebelumnya mereka saling perhatian satu sama lain dan selalu mencari jika ada yang tidak terlihat dalam beberapa waktu
seperti pagi ini,Morgan berada dirumah karna semalam pulang dan juga ingin menjenguk oma yang tiba-tiba demam dan menginginkan Morgan kembali kerumah dan menjaganya, mau tak mau Morgan harus libur hari ini dan hanya dirumah saja
"nak.. apa kamu udah makan?, dimana adikmu?" tanya Naura datang kekamar oma Naomi dan membawa sarapan pada oma
"tidak tau ma, aku belum lapar mungkin nanti aku akan makan lima menit lagi" jawab Morgan yang benar tidak tau dimana Hansel
"ya sudah kalau begitu, kamu jangan lupa sarapan. mama cari adikmu dulu mana tau dia sedang dikamarnya" ucap Naura dan meninggalkan Morgan disana menyuapi oma Naomi
sementara Hansel sibuk dengan laptopnya dikamar, ia ingin memulai mengelola perusahaan namun masih dalam tahap belajar, tak ingin menghabiskan waktu hanya diClub meskipun itu miliknya juga. Hansel beberapa waktu ini sedang belajar bisnis dan mengembangkan cabang perusahaan yang diberikan sekretaris Jung untuk ia kelola
"nak.. kamu udah sarapan belum?' tanya Naura masuk kedalam dan melihat Hansel sibuk berkutat dengan laptop miliknya dan beberapa berkas diatas ranjangnya
"belum ma, sebentar lagi mungkin tanggung kalo ditinggal" jawab pria itu fokus pada layar laptop tanpa mengalihkan pandangannya. Naura yang melihat hal itu mendekat dan melihat apa yang dikerjakan oleh putra keduanya sampai sefokus begitu
"kamu lagi apa sayang? kok kaya sibuk banget sih?" tanya Naura dan duduk disamping Hansel, betapa terkejutnya ia melihat Hansel mengerjakan berkas laporan perusahaan mereka, Naura tersenyum dan mengelus kepala Hansel dengan lembut
"kamu memang anak mama yang bisa diandalkan. teruskan saja nak, mama pasti akan dukung kamu sayang" ucap Naura tak terasa ia sangat senang melihat Hansel akhirnya mau membantu Morgan untuk terjun keperusahaan mereka dan membantu abangnya mengelola
"ia ma, Hansel juga kasihan sama bang yang sibuk sama pekerjaan perusahaan sampai tak sempat ada waktu untuk dirinya sendiri" jawab Hansel tersenyum dan kembali kepada laptopnya
"bagusslah nak, kamu pasti bisa membantu abangmu" jawab Naura dan kembali berdiri, ia tak ingin mengganggu putranya yang sibuk itu
"ya sudah kalau begitu mama kebawah dulu, jangan lupa sarapan nanti"ucap Naura dan diangguki oleh Hansel, wanita itu turun kebawah dan melihat ada Morgan disana
__ADS_1
"gimana keadaan oma nak?, apakah sudah membaik?" tanya Naura melihat putra pertamanya duduk disana sambil menikmati sarapannya
"sudah ma, tinggal istirahat banyak aja nanti juga pulih lagi" jawab Morgan tersenyum dan kembali menikmati sarapannya, Nuara duduk disampingnya dan seolah ingin mengatakan sesuatu
"nak.. apa mama boleh tanya sesuatu?" tanya Naura seperti akan bertanya hal serius dengan Morgan
"bisa ma, ada apa?" tanya Morgan menatap Naura dengan wajah penuh tanda tanya
"apa kamu sudah punya pacar?, atau wanita yang dekat sama kamu?" tanya Naura pelan ia tidak mau menyinggung putranya soal hubungan
"ada ma, sebenarnya aku hanya takut kalian akan terkejut melihat siapa yang aku bawa kesini terlebih kalian akan kecewa sama aku ma" ucap Morgan mengalihkan pandangannya bagaimana ia bisa jujur pada mamanya perihal hubungannya dengan Kayla
"kenapa takut sayang?, mama akan lebih senang kamu bawa dia kesini untuk bertemu dan kenal dengan kami" jawab Naura dengan tersenyum, namun Morgan hanya menggeleng tanda belum siap untuk melakukan permintaan mamanya
"ya sudah kalau begitu, mama tidak akan paksa kamu bawa dia. tapi kalau bisa secepatnya kenalkan pada kami nak" ucap Nura tersenyum dan meninggalkan Morgan sendiri
seperginya Naura, Morgan diam memikirkan perkataan mamanya barusan. ia juga ingin secepatnya melamar Kayla jadi istrinya, namun bagaimana dengan perjodohan Hansel dengan kekasihnya itu bahkan adiknya tidak mau mengalah untuk dia
"ada apa Jung?" tanya Morgan, ia padahal sudah mengabari kalau dirinya tidak masuk hari ini, namun sekretarisnya ini malah menelfon dirinya
"tuan nona tuan.. dia sakit dan sekarang sedang dibawa kerumah sakit" ucap Jung membuat Morgan langsung terkejut dan tidak melanjutkan sarapan
pria itu naik keatas dan mengambil jaket miliknya, melihat hal itu Naura juga panik dan ingin bertanya namun tidak sempat karna Morgan langsung menyambar kunci mobil tanpa berpamitan
"rumah sakit mana Jung.. aku kesana" uca[ Morgan dan langsung melihat alamat rumah sakit yang diberikan Jung lewat chat, pria itu sudah tidak memikirkan apapun lagi ia hanya ingin secepatnya sampai kesana dan melihat keadaan kekasihnya
skip
__ADS_1
dirumah sakit, Kayla bersama Catrin sahabatnya. keduanya sedang duduk diruang tunggu karna Kayla akan diperiksa oleh dokter, sebenarnya dia tidak sakit hanya mual dan tubuhnya sangat lemah sejak kekampus tadi pagi padahal ia sudah sangat semangat mengikuti kelas hari ini
namun saat mereka berdua akan kekantin, tiba-tiba Kayla merasa mual dan kekamar mandi namun bukannya selesai disitu namun ia semakin lemas sampai hampir jatuh disana, untung Catrin datang dan langsung membawa dia kerumah sakit
"atas nama Kayla Maheswari mba?" tanya Morgan sampai dirumah sakit, ia ingin langsung melihat kekasihnya
"kesana saja pak, nona belum masuk ruangan, amsih menunggu jadwal dia" ucap perawat itu menunjuk ruang tunggu dimana Kayla dan Catrin duduk disana
"terimakasih" jawab Morgan dan langsung berlari kesana, ia bisa melihat pucatnya wajah Kayla dan tubuhnya bersandar pada Catrin, sangat lemas dan tidak ada tenaga
"sweety.. kamu kenapa hemm?" tanya Morgan membawa Kayla ketubuhnya dan membuat gadis itu bersender padanya
"hah.. beby kok bisa disini, sejak kapan?" tanya Kayla kaget, ia tidak menyangka kalau Morgan akan datang kesini dan menemui dirinya
"aku dengar dari Jung dan langsung kesini. kok bisa sakit sayang? kan aku bilang juga jangan kecapean ngerjain tugasnya" ucap Morgan panjang lebar dan membawa Kayla dari sana, ia menggedong Kayla ala bridal style menuju ruang dokter
"dimana ruangan dokter Steve?, kenapa kalian membiarkan wanitaku menunggu disana!" ucap Morganpada perawat yang tadi ia tanya
"maaf tuan, kami mengikuti aturan rumah sakit" jawab perawat itu, ia tidak tau siapa Morgan dan apa hubungannya dengan dokter Steve yang Morgan sebut
"dimana dokter Steve, katakan padanya Morgan Winata menunggu disini!!' ucap Morgan dengan suara yang datar dan penuh intimidasi, dengan cepat perawat itu menelfon dokter Steve dengan wajah yang takut, ia tau siapa keluarga Winata dan pengaruhnya di rumah sakit ini
"maafkan aku Gan.. aku tidak tau kau akan datang kesini, ayo ikut aku" ucap Steve datang menghampiri Mprgan dan membawa mereka keruanganya. pria itu melihat siapa yang digendong Steve namun tidak berani bertanya pada Morgan
Maaf ya readers kalau othor telat up, soalnya tadi ada kendala gitu dan ada tugas juga yang harus disiapain hari ini. makasih semuanya dan jangan lupa dukungannya yakk
like,komen,dan favoritenya🥰🥰
__ADS_1
to be continue
~Lentera