
Author
Setelah kepergian Xavier, keluarga Morgan kembali menikmati makan siang mereka dengan suasana yang terlihat sedikit menegang, kedatangan Xavie membuat Kayla tidak nafsu makan dan kehilangan selera pada semua makanan didepannya, ia masih teringat dengan wajah pria itu dengan sombongnya mendatangi meja mereka
"sayang kenapa tidak makan?, kamu gak suka makanannya?" tanya Naura melihat Kayla yang hanya mengaduk makanannya tanpa berniat untuk memasukkan kedalam mulut
"ehh.. tidak ma, Kay sedikit lemas dan tidak enak badan" ucap Kayla tersenyum membuat Morgan paham dan mendekati istrinya, dengan cepat Morgan menyuruh Kayla untuk menyender dibahunya, tunggu mereka selesai makan
"kalau begitu kita pulang saja sayang, kasian kamu" ucap Naura yang masih tidak pagam dengan perubahan Kayla padahal wanita itu berubah karna tidak mood dengan suasana ynga diciptakan mantannya tadi
"tidak usah ma, kalian lanjutkan saja berbelanja. Morgan yang akan bawa Kay upulang" ucap Morgan tersenyum dan mengelus kepala Kayla lembut, mendapat perlakukan lembut dari Morgan mmebuat Kayla sedikit tenang dan membalas senyuman suaminya
"ya sudah kalau begitu, jangan terllau kecapean sayang" ucap Naura dan diangguki oleh Kayla, mereka menyelesaikan makannya sampai Morgan pamit lebih dulu untuk pulang membawa Kayla
skip
sedangkan sisi lain, Xavier yang dilanda patah hati karna mengetahui Kayla sudah menikah membuat dirinya kecewa berat, padahal niat hatinya datang kembali ingin menemui Kayla dan membuat wanita itu untuk kembali padanya, tidak apa jika dirinya dibilang egois tapi Xavier akui jika dia masih mencitani Kayla sampai sekarang
"sialll... bisa-bisanya dia menikah dengan orang lain. apakah dia secepat itu melupakanku?' gumam Xavier dalam mobilnya dan memukul setir mobil dengan keras
"aku tidak akan membiarkan dia bersama pria itu, ya Kayla hanya milikku dan aku akan merebutnya kembali" uca Xavier dan tersenyum devil, ia membayangkan jika dirinya akan menikah dengan Kayla
POV ON
Surabaya, Indonesia
aku tidak pernah menyangka jika akhir hubungan kami akan seperti ini, Kayla sangat kecewa padaku karna kau telah menghianati hubungan kami yang sudah berjalan empat tahun. bukan tanpa alasan aku melakukan hal ini, hanya saja aku juga pria normal dan membutuhkan wanita untuk menyalurkan hasratku
aku, Xavier Mahardika memiliki kekasih yang snagat cantik dan aku menyayangi dirinya. namun satu hal yang aku tidak suka dari Kayla bahwa dirinya tidak mau disentuh olehku dan mengharuskan aku menahan diri jika bertemu dengannya
"sayang kamu yakin gak mau melakukan itu, aku janji akan tanggung jawa jika terjadi sesuatu padamu" ucap ku saat aku dan Kayla berada di apartemen milikku
"maaf Vier.. aku benar-benar tidak mau, jangan memaksaku lagi" jawab Kayla dan itu sudah berulang kali membuatku menjadi bosa menanyakan hal itu padanya
__ADS_1
"baiklah.. aku mengerti sayang" tuturku dengan nada kekecewaan, namun Kayla seperti tidak tau dan hanya diam saja. menurut kalian apa yang akan dilakukan dua orang pacaran didalam ruang tertutup jika tidak melakukan hal itu
aku sudah sangat lama menahan diri, namun ternyata Kayla tetap tidak pagam maksudku. akhirnya aku memutuskan untuk mendekati wanita yang bisa menjadi tempat pelarianku saat ingin melepaskan hasratku
pagi ini, aku dan Kayla berangkat bersama. ya aku dan dia memang beda tujuan namun satu jalan. dia harus kesekolahnya dan aku harus kuliah, aku sengaja mengatakan jika nanti tidak bisa menjemput dirinya
gadis sekecil dan semuda Kayla mengerti akan kesibukanku, mesipun kami menjalin hubungan dnegan jarak usia terpaut lima tahun namun gadis itu selalu bersikap dewasa didepanku, tidak pernah menuntutku untuk menjadi apa yang ia inginkan, itulah yang membuatku menjadi yakin dengan Kayla
hingga satu hari, aku melakukan kesalahan fatal dan mmebuat dia pergi dariku, bahkan setelah kejadian waktu itu aku tidak pernah melihat Kayla lagi
diapartemen milik Xavier, pria itu sedang memacu tubuhnya dengan gerakan yang cepat sambil meracau toidak jelas, terlihat jika dia sedang melakukan hubungan dengan wanita bayarannya
"ahkkk sayang teruskan bebysss" racau wanita itu yang menikmati sentuhan dan hujaman dari Xavier
"yahhhh begitu sayang... ahhhh sangat nikmat Xavi" desah wanita itu dibawah kungkungan Xavier dan terus memeluk tubuh pria itu dengan erat
"ahhkkk... yeahhh... eeemphh"
"sayang.. aku ingin... aku inginn Xavi" ucap wanita itu yang sudah hapir sampai puncak, Xavier langsung mempercepat gerakannya dan wanita itu lolos
"eeemmppphh"
"giliran kamu beby.. ambil kendalinya" ucap Xavier dan membalikkan tubuh wanita itu diatasnya, dengan cepat wanita itu mengambil kendali dan merangsang Xavier
"emmppp... ya begitu sayang" Xavier yang sudah kehilangan akal sehat menikamti permainan wanita itu, ia terus mere*mas gundukan wanita itu dan sesekali menamparnya
"emm... yess sayang.. ahkkkk sangat nikmat" ucap Xavier ketika wanita itu mulai menggoyangkan pinggulnya diatas, sungguh ini kenikmatan yang haqiqiq yang pernah ia rasakan
"teruss sayang aaahkkk.... emmppphh terusss" ucap Xavier dan mere*mas bo*kong sintal milik wanita itu\, hal itu semakin membuat keduanya menggila dan mende*sah bersama
berbeda dengan Xavier, Kayla yang tadinya sudah dikabari pacarnya tidak bisa menjemput ia memutuskan ke apartemen Xavier lebih dulu. ia ingin membuat makan siang pada pacarnya itu, Kayla begitu bebas ke apartemen Xavier karna pacarnya itu memberi akses padanya
"mungkin dia sedang bekerja dikantor, atau masih kuliah" ucap Kayla dan memutuskan diantar ke apartemen Xavier
__ADS_1
selama diperjalanan, Kayla membayangkan akan mendapat pujian dari pacarnya karna hari ini ia akan memasaka makanan kesukaan Xavier, tanpa menunggu lama Kayla langsung masuk kedalam
ia membuka pintu apartemen itu dnegan pelan, hening namun detik selanjutnya Kayla mendengar teriakan wanita dari dalam kamar. dengan hati-hati Kayla mendekat kearah kamar ia mencoba melihat kedalam dengan pintu yang tidak tertutup rapat
"astaga.. apa yang mereka lakukan, bukankah itu Vier?' gumam Kayla dengan wajah yang pucat dan gemetar, ia sudah tidak tau harus bersikap seperti apa
"ahkkk.. sayanggg sangat nikmat" ucap pria itu yang masih digoyang oleh wanita diatasnya sambil mere*mas gudukan milik wanita itu
"emmmpp aku hampir sampai sayang.. teruskan ahkkk" racau Xavier tanpa tau kalua Kayla ada disana dan melihat kelakukan bejat mereka
"XAVIERRRRRRRR....!!' suara Kayla melengking membuat Vier langsung sadar dan melepaskan penyatuan dia dengan wanita itu, dengan cepat Xavier menggulung tubuhnya dengan selimut, sedangkan wanita itu juga ketakutan dan malu ikut menyembunyikan diri
"sayang... kamu disini.. k-kenapa?" tanya Xavier kelagapan, ia sungguh malu dan tidak tau harus melakukan apa
"ohh ternyata ini yang kamu bilang sangat sibuk.. ini yang kamu ilang sampai tidak bisajmeput aku!!" teriak Kayla dengan suara yang bergetar menahan tangis
"sa-yang.. dengarkan aku dulu" ucap Xavier ingin mendekat namun ditahan oleh suara Kayla yang kembali berteriak
"JANGAN DEKATI AKU!!" Kayla dalam mode gila dan menatap sinis kearah Xavier dan wanita itu
"muali sekarang kita PUTUS!!. jangan pernah menemuiku dan menunjukkan wajah busukmu didepanku, dan kau wanita ****** terimakasih telah merebut dia dariku!!" ucap Kayla dan langsung berlalu dari sana, ia tidak ingin berlam-lama ditempat itu, Kayla akhirnya menumpahkan airmatanya dan menangis sejadinya
POV OFF
"aku tidak boleh menyerah.. Kayla adalah milikku dan selamanya akan begitu" ucap Xavier dan mentap dinding kamarnya, ia kini tinggal dinegara itu karna urusan bisnis
"aku akan mendapatkanmu kembali sayang, tunggulah aku" gumam Xavier dan tersenyum sendiri, ia membayangkan bagaimana Kayla tadi melihat dirinya, sedikit senang namun kecewa juga
to be continue
~Lentera
"note: mungkin kedepannya othor akan bagi waktu buat up, tetap up 2 BAB perhari tapi waktunya tidak selalu pagi. senin-rabu, sabtuothor up pagi sekitar jam 11 paling lama, tapi kamis,jumat, minggu othor akan up siang, jam 4 paling lama. karna othor harus kuliah dan juga banyak kerjaan
__ADS_1
makasih semua pengertiannya, jangan lupa tinggalkan jejak yakk ;)