Belenggu Hasrat Calon Ipar

Belenggu Hasrat Calon Ipar
BAB 51, Tolong Aku


__ADS_3

Author


Morgan kesusahan menahan dirinya, satu sisi ia sangat ingin disentuh oleh Manda melihat tubuh wanita itu sangatlah seksi dan masih berbaring diatas ranjang, Morgan gelap mata tidak sabar lagi tubuhnya dijamah oleh wanita, ia ingin menuntaskan hasratnya yang sudah memuncak sekarang


" kesini sayang.. jangan menahan diri lagi" ucap Manda dengan senyuman nakal dan tangannya terulur kearah Morgan, Manda memasang wajah yang begitu menggoda membuat iman Morgan sedikit tergoyah, kaki pria itu melangkah maju kearah ranjang, dengan penuh kesenangan Manda menganggu seolah menunggu sentuhan Morgan


"aaahhrrrrggg" teriak Morgan ketika kembali sadar, ia mengingat wajah istrinya ia hanya ignin dipuaskan oleh Kayla, istrinya namun saat ini keadaannya sangat kacau dan ingin menyalurkan hasratnya secepatnya


"jangan takut sayang kesinilah" ucap Manda tidak sabaran, ia mulai beranjak dari ranjang dan mendekati Morgan dengancepat, keburu ada orang yang datang dan rencananya gagal


"jangan menyentuhku jala*ang sialan.. menjauh dariku!!' ucap Morgan namun bukannya menjauh Manda semakin mendekat dan menyentuh Morgan, ia memeluk tubuh Morgan membuat pria itu berteriak keras dan berusaha melepaskan tubuh Manda dari dirinya


"menjauhlah Manda atau kau akan mati sekarang juga!" ucap Morgan namun Manda hanya tersenyum dan tetap melangkah mendekat kali ini ia menyentuh paha Morgan membuat Morgan meremang dan mengeram, ia inign disentuh namun bukan dengan wwanita didepannya ini


"tenanglah sayang.. malam ini hanya untuk kita berdua" ucap Manda dan mulai turun kebawah kaki Morgan dan menyntuh tongkat sakti milik Morgan mmebuat pria itu langsung meremang dan mengeram kencang, Morgan menjauh namun tubuhnya seolah menginginkan sentuhan itu


"kita nikmati malam ini sayang" ucap Manda ia mulai menyentuh Morgan mmebuat pria itu tak bisa lagi menolak dan hanya menerima apa yang dilakukan Manda kepadanya


tapi ketika Manda akan menyentuh kembali tongkat sakti Morgan pria itu langsung menendang tubuh Manda dan membuat wanita itu terjungkal, sunggu ia kesakitan namun masih ditahan dan langsung berdiri kembali


skip


ditengah jalan, Jung masih berusaha untuk menempuh perjalanan menuju tempat yang sudah dikirim Morgan kepadanya, ia melihat pesan Morgan ketika pria itu pulang tidak lama dari kantor, Jung langsung mmebawa mobilnya dan sekarang tengah menuju lokasi Morgan


sedangkan ponsel Morgan sejak tadi sudah berdering berapa kali, Kayla menunggunya dirumah smapai sudah jam 7 malam suaminya belum pulang, Kayla menelfon berkali-kali namun ponsel Morgan tidak diangkat oleh suaminya, mmebuat Kayla khawatir dan beralih menghubungi Jung, sekretaris suaminya

__ADS_1


"hallo Jung kamu dimana?, apa mas Morgan sudah pulang? atau kalian lagi dijalan?' tanya Kayla dengan perasaan takut, ia tidak ingin sesuatu terjadi pada suaminya, hatinya gelisah saat ini


"maaf nona, saat in kami sedang ada dikantor masih banyak pekerjaan yang belum terselesaikan" jawab Jung seadanya, padahal dia saja tidak tau bagaimana kondisi Morgan sekarang, namun agar Kayla tidak merasa terlalu khawatir ia menjawab berbohong


"ohh begitu kah, apa kalian masih lama pulangnya?" tanya Kayla, ia sudah tidak sabar bertemu dengan suaminya dan perasaan ini sellau membuatnya gelisah, entah kenapa Kayla merasa khawatir kepada suaminyaa


"sepertinya masih lama nona, kira-kira janm 10 an baru selesai, tennag saja tuan baik-baik saja" ucap Jung dan menutup telfonnya segera, ia tidak mau Kayla bertanya lagi dan lagi membuat dirinya tidak bisa fokus mengemudi


Jung membutuhkan waktu hampir 1 jam lebih untuk sampai kelokasi yang dikirim oleh Morgan padanya, ia lagsung turun dan melihat beberapa orang berjaga diluar, ia langsung melangkah masuk dan mematahkan semua orang yang ada disana


Jung berjalan masuk kedalam, ia mencari keberadaan Morgan segara dan terkahir ia mendengar suara Morgan marah dan barang yang terjatuh, langsung saja Jung masuk kedalam dan melihat Manda dan Morgan ada didalam sana


"aaarrggghhhh" teriak Manda ketika melihat Jung berada disana, sudah pasti rencananya sekarang gagal total sebelum mendapatkan Morgan, ia bahkan lupa merekam waktu dia dan Morgan berdua diruangan itu, padahal ia sudah menyiapkan ponselnya untuk menjebak Morgan malam ini


"Jung urus semua masalah malam ini, aku ingin pulang bertemu istriku.. aku sudah tidak tahan" ucap Morgan dan diangguki oleh Jung, Morgan langsung keluar dengan tubuh yang masih saja panas dan ingin menuntaskan hasratnya, entah dia bisa bertahan dalam keadaan begini sampai kerumah atau tidak


"sungguh kau tidak punya harga diri Mnada, aku kasihan seklai melohat wanita seperti mu"ucap jung mendekati Manda, ia merasakasihan namun ia tepis perasaan itu karna melihat Manda sendiri yang membuat dirinya begini


"pakailah baju sekarang, jangan kau pikir kau bisa lepas dariku malam ini!!' ucap Jung dan menatap Manda dengan tajam, wanita itu langsung memungut bajunya dan memakainya namun jung sudah berbalik badan, tidak ingin melihat tubuh bugil wanita itu lagi


skip


Morgan melajukan mobilnya dengan sangat kencang, berharap ia amsih bisa tahan sampai kerumah agar bertemu dengan istrinya dan menyalurkan hasrat yang sangat meronta ingin dikeluarkan, la sungguh merasa tubuhnya snagat panas dan tidak tahan


"astaga kenapa lama sekali smapainya" ucap Morgan tidak sbaar lagi, ia melihat arlojinya menunjukkan pukul 7.45 sudah pasti istrinya mencarinya dan menunggu dirinya

__ADS_1


"Kay.. kok belum tidur sayang?' tanya Mira melihat putrinya yang masih berdiri diruang tamu, dia melihat wajah Kayla begitu khawtair tidak pernah sebelumnya putrinya itu begitu, Mira mendekati Kayla dan memeluk putrinya itu, terlihat begitu gelisah


"aku menunggu mas Morgan ma, dia tidak pulang kata Jung sedang sibuk tapi aku gelisah ma" ucap Kayla menatap mamanya dengan tatapan sendu


"kan masih kerja sayang, tenaglah suamimu pasti baik-baik saja oke?" ucap Mira menenangkan putrinya sembari mengelus kepala Kayla dengan lembut


"tapi ma aku-" suara Kayla berhenti karna meihat suaminya muncul didepan pintu, bumil itu langsung mengubah ekspresinya dan berjalan menuju Morgan, ia langsung memeluk Morgan dan mencium pipi suaminya didepan Mira, melihat itu Mira hanya menggeleng dan pergi dari sana, mmebiarkan pasangan itu saling melepas rindu


"apa kamu baik-baik saja beby?' tanya Kayla namun bukannya menjawab Morgan malah menggendong Kayla menuju kamar mereka, pria itu hanya diam dan menatap istrinya dengan lapar


"aku ingin sweety.. tolong aku hemm.." ucap Morgan dan meaih bibir istrinya, ia laangsung menyambar bibir itu dan meluma*tnya dengan rakur, tangan Morgan membuka baju Kayla satu persatu dan tangannya meraih gundukan kembar milik istrinya, ia langsung melu*mat gundukan itu dengan lihai


"emphhh..... aaaahkkk" suara desaha*an Kayla mulai terdengar dittelinga Morgan mmebuat pria itu semkain bersemangat dan mmebawa Kayla keranjang, ia merebahkan tubuh istirnya dan mengukungnya dengan erat, pria itu membuka bajunya agar langsung melakukan penyatuan dengan istrinya


"eemempphh.... aaarrgrg" Morgan meracau saat tubuhnya memompa istrinya dibawah, ia menghujam Kayla dengan tusukan dari tongkat saktinya dan membuat gundukan kembar Kayla gerak kesan kemari


"aaahkk..aahkk... eeeempphh..." Kayla meracau tidak jelas lagi, ia sungguh menikmati permainan suaminya yang begitu menggairahkan, ia begitu senang Morgan melakukannya dengan lembut namun tetap menimakmatinya


"aaahkkk.. sweety tubuhmu snagat nikmat sayang" ucap Morgan dan membalikkan tubuhnya dengan lihai, kini Kayla berada diatas karna teringat dnegan kehamilan istrinya dan tidak mau menyakiti beby dalam perut istrinya


"kamu yang pimpin sayang.. lakukanlah" ucap Morgan dan Kayla hanya mengangguk malu, tubuhnya mulai bergerak maju mundur dan dibantu oleh tangan MOrgan, keduanya menikmati malam panas dengan keringat yang begitu deras


#to be continue


~Lentera

__ADS_1


__ADS_2