
Author
Malam hari telah tiba, dan Hansel membawa Catrin untuk membicarakan pernikahan mereka, Hansel tidak ingin menunggu terlalu lama lagi ia ingin secepatnya pernikahannya dilaksanakan, ia juga harus mengurus pekerjaan yang semakin kesini semakin banyak
Catrin menghampiri oma Naomi yang tengah menonton sembari menunggu makan malam, Morgan dan Kayla baru pulang dari laur jadi belum selesai membersihkan diri, sedangkan Naura yang menyambut anak-anaknya datang membuat makanan kesukaan Morgan dan Hansel, ia sudah lama tidak memperhatikan anak-anaknya itu
juga tak lupa mereka mengundang orangtua Kayla juga Jung dan Xen, dua orang yang selalu ada melengkapi keluarga itu dan juga mereka yang sudah dianggap seperti anak oleh Naura dan suaminya dulu
"Cat.. kenapa tiba-tiba mau menikah dengan anak omes itu, apa kamu tidak takut kalau para mantannya datang merusakhubunganmu?' tanya Oma Naomi menatap Hansel tajam, ia tau bagaimana dulu Hansel sebelum bertemu dengan Catrin
"tidak oma itu hal yang biasa, dulu aku dan Hansel tidak saling mengenal jadi wajar jika dia punya banyak mantan" jawab Catrin padahal dalam hatinya ia merasa kesal karna Hansel, ia merasa marah sambil menatap Hansel tajam sedangkan yang ditatap hanya menyengir tanpa dosa
"tapi kamu harus hati-hati Cat.. jangan sampai para ulat keket itu menempel pada Hansel lagi, dan perhatikan mata keranjang anak omes itu biar tidak kesan-kemari" ucap oma Naomi membuat Hansel hanya mendgu dan kembali melihat ponsel ditangannya
"tenang saja oma, aku tidak selmah itu. kalau mereka sempat datang membuat keributan aku tidak akan segan untuk menjambak mereka atau berkelahi dengan mereka!!' ucap Catrin sambil melihat kearah Hansel yang spntan melepaskan ponselnya, takut Catrin menatapnya tajam
"baguslah kalau begitu, kalau kamu kurang tenaga oma bisa membantumu, tenang saja kamu pasti akan menang melawan mereka" jawab oma Naomi dan diangguki oleh Catrin, keduanya begitu kompak untuk membuat perhitungan jika Hansel bertingkah nanti
"Catrin selamat ya sayang.. kamu harus sering-sering kerumah tante, masa dua putri tante diambil keluarga yang sama" ucap Amira memeluk Catrin, mereka baru saja sampai bersama jung dan juga Xen
"iya tante, aku dan Kayla pasti akan sering kesana, tante tenang saja ya" jawab Catrin tersenyum, ia membalas pelukan Amira sambil menatap Jung ada sedikit canggung dihatinya
dulu sebelum Hansel datang mendekati dirinya, Catrin sangat dekat dengan Jung bahkan ia dulu berfikir jika Jung menyukai dirinya, dan terakhir mereka bertemu ketika Jung membawanya jalan-jalan
__ADS_1
"Kayla masih belum turun,kita tunggu mereka dulu sebentar ya Mir" ucap Naura tiba-tiba datang dari dapur, ia sengaja tidak mau dibantu siapapun karna ia memasak untuk tamu seklaigus untuk putranya
"baiklah Ra tidak apa" jawab Amira tersenyum dan memeluk Naura. mereka semua duduk sambil bercerita satu sama lain, sedangkan Hansel sibuk bercerita dengan Arion dan jga Jung dan Xen, mereka sibuk membahas perusahaan dan perkembangan masalah mereka dengan Xavier
"aku tidak akan pernah membiarkan dia berkeliaran disini Han, aku tau bagaimana putrinyaku diperlakukan dan aku tidak tahan melihatnya" ucap Arion dengan wajah sendu, ia masih ingat bagaimana Kayla diculik dan disakiti oleh Xavier sampai mebuat putrinya trauma sampai pindah rumah
"iya paman, aku juga tidak bisa membiarkan mereka berdua bebas tapi seperti yang dikatakan abang Morgan kalau dibalik mereka pasti ada dalang dari ini semua" ucap Hansel dan diangguki Arion, ia juga berfikir demikian namun tidak bisa menebak siapa orang itu
"tapi sejauh yang kami selidiki sepertinya memang ada yang ikut dengan mereka, dan itu dari masa lalu antara tuan Arion dengan nyonya Amira, mungkin saja ada hubungannya dengan tuan Winata dan tante Nuara" ucap Xen memberikan data serta berkas yang ia selidiki, kemanapun Xen pasti membawa tas berisi berkas-berkas penyelidikannya
"maksudmu bagaimana Xen.. masa lalu?, aku pikir kami tidak ada musuh dulu" ucap Arion mencoba mengingat bagaimana perjalanan mereka, bahkan ia bertemu dengan Winata saja saat ia akan menikah dengan Amira, istrinya dan juga setau dirinya Amira tidak pernah punya musuh sejak dulu
"jadi begini paman, tante Naura dan nyonya Amira kan bersahabat sejak dulu, dan juga mama dari Amanda yang dulu datang kesini dijodohkan dengan Morgan, tentu kalian semua ada hubungannya" ucap Jung menjelaskan, ia juga membantu Xen menyelidiki ini semua dan tau bagaimana hal ini bisa berkaitan
"ya sudah nanti kita bahas itu, sekarang kau fokus pada pernikahanmu saja Han" ucap Ari dan diangguki mereka semua, mereka kembali saat Amira datang menyuruh mereka masuk kedalam
"mama nginap disini ya, boleh kan ma?' tanya Kayla menatap Naura meminta persetujuan agar orangtuanya bisa menginap dirumah mereka malam ini
"bisa dong sayang.. mama juga udah bilang tadi sama Amira dan katanya nunggu tanya papamu dulu" ucap Nuara menatap sahabatnya, mereka begitu harmonis dan bahagia saat ini
"boleh saja nak, mama juga kangen sama kamu" ucap Amira menatap suaminya yang juga mengangguk, mereka kembali menikmati makan malam yang sudah tersedia sejak tadi
skip
__ADS_1
"Han Catrin.. bagaimana menurut kalian kalau acara pernikahan dilakukan sebelum acara tujuh bulan Kayla, karna pasti Catrin juga akan ikut membantu disini' ucap Naura memberikan usul kepada sepasang kekasih itu
"aku setuju saja ma, aku ngikut aja yang terbaik apa. kamu gimana sayang?' tanya Hansel kepada Catrin ia menatap kekasihnya sambil memegang tangan Ctarin
"aku juga tante.. aku ikut saja yang penting tidak menghambat pekerjaan Hansel dan kuliahu" jawab Catrin tersenyum sambil menatap seluruh keluarga
"baiklah kalau begitu, kita akan persiapkan semuanya. aku harap Amira bisa bantu aku kan" ucap Naura sudah pasti ia meminta bantuan sahabatnya, untuk pernikahan Kayla saja mereka yang mengurus dulu sampai persiapan cincin dan baju pernikahan
"bisa dong apa sih yang tidak buat putriku ini" ucap Amira membuat mereka tersenyum, apalagi Catrin entah seperti apa lagi ia mengucap syukur karna diterima sangat baik oleh keluarga sahabat sekaligus calon suaminya. ia sangat bersyukur dipertemukan dengan Kayla
"ya sudah kalau begitu, dan katanya Morgan mau kasih kabar baik buat kita bioleh kasih tau sekarang Gan" ucap oma Naomi menatap cucunya yang sejak tadi hanya mengdus dan bermanja pada istrinya, tanpa mengenal tempat lagi dan tidak malu dilihat mertuanya hahaha
"iya ma.. oma, aku punya kejutan untuk kalian semua, kalau Kayla istriku saat ini mengandung anak kembar dan kalian akan jadi oma dan opa dari bebt twins" ucap Morgan mengembangkan senyumnya, ini pertama kali Morgan tersenyum senang didepan keluarga terlebih banyak orang didepannya
"hah.. kamu gak bercanda kan Gan, astaga pa kita bakal punya cucu kembar" ucap Amira senang dan memeluk suaminya, begitu juga Nuara yang begitu senang mendengar kabar tersebut
"astaga gak terbayang gimana senangnya mama nak, makasih ya nak udah mau kasih cucu sama mama" ucap Nuara memeluk menantunya, Kayla juga tersenyum haru melihat reaksi semua keluarganya begitu senang
"kalau begitu mulai sekarang Kayla tidak boleh capek dan harus diperhatikan kebutuhannya semua" ucap oma Naomi dan diangguki mereka semua, juga Ctarin yang begitu senang mendengar kabar tersebut
Note: maaf ya readers kalau up 1 doang, soalnya aku banyak tugas kuliah dan juga deadlinenya hari ini semua jadi gak bisa ngetik panjang lebar,
jangan lupa tinggalkan jejak ya
__ADS_1
#to be continue
~Lentera