Belenggu Hasrat Calon Ipar

Belenggu Hasrat Calon Ipar
BAB 44, Ngidam 1


__ADS_3

Author


Pagi hari menjelang, Kayla bangun dari tidurnya dan melihat suaminya masih tidur disampingnya. dengan pelan Kayla melepaskan pelukan Morgan dan berangsur kekamar mandi, ia membersihkan diri untuk kebawah memasak sarapan. Kayla dan Morgan memutuskan tinggal dirumah keluarga Winata pasca kejadian beberapa hari yang lalu


"pagi bi.." sapa Kayla kepada bibi yang ada didapur untuk menyiapkan sarapan untuk keluarga besar


"pagi non.. mau apa non? apa butuh sesuatu?" tanya bibi itu melihat Kayla turun kebawah membuat mereka langsung sigap untuk bertanya apa yang dibutuhkan oleh nona muda keluarga itu


"tidak bi.. aku mau masak sarapan untuk mas Morgan dan yang lain, bibi boleh bantu aku kan" ucap Kayla mulai bergerak, semua pelayan yang didapur itu mengangguk dan menghentikan pekerjaan mereka, menunggu arahan dari Kayla apa yang akan mereka kerjakan


Kayla sibuk berkutat didapur dan membuat sarapan, sebearnya ini adalah pertama kali dirinya memasak banyak biasanya hanya untuk Morgan dan dirinya, namun karna situasi sudah berbeda au tak mau Kayla memasak banyak dan untung ada pelayan yang sigap membantunya jika butuh sesuatu


sedangkan Morgan bangun tidur karna meraba sampingnya sudah kosong, ia heran kemana istirnya pergi. namun Morgan tidak terlalu takut dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. hari ini ia akan kekantor untuk meeting dan bertemu klien


semua masalah tentang Xavier diserahkan kepada Xen dan Hansel, dua orang itu yang akan melanjutkan masalah didunia bawah dan Morgan serta Jung yang mengurus bisnis agar tidak terbengkalai dan hanya fokus satu saja itu tidak baik untuk perusahaan


"bi tolong taruh disana ya" ucap Kayla kepada pelayan itu untuk membawa masakannya keatas meja, ia sudah selesai dengan alat dapur itu dan saatnya akan kekamar untuk melihat suaminya


"aku keatas ya bi, untuk sisa tolong dilanjutkan ya b" tutur Kayla dan diangguki oleh pelayan itu, mereka membersihkan dapur dan sisa sarapan yang belum diangkat kemeja, sedangkan Kayla melangkah naik keatas untuk membangunkan suaminya


"sweety aku dari mana hemmm?" tanya Morgan ketika melihat pintu terbuka dan melihat istrinya dibalik pintu itu, saat itu Morgan baru saja selesai mandi dan hanya memakai handuk untuk menutupi tubuhnya yang sangat menggoda


"



potret mas tamvan kita pas selesai mandi dan tubuhnya yang menggoda itu tampak kemana-mana wkwkw


"kamu belum pakai baju mas" ucap Kayla dan melangkah kearah lemari untuk mengambil baju Morgan, sebenarnya ia sudah menyiapkan namun masih digantung dalam lemari, Morgan menggeleng menanggapi ucapan istrinya dan memeluk Kayla dari belakang

__ADS_1


"aku merindukanmu sweety" ucap Morgan dan satu tangannya bergerak kearas gundukan kembar istrinya dan mere*masnya lembaut\, hal itu mmebuat Kayla langsung meremang dan mende*sah pelan


"sebenatr mas, akmu harus kekantor pagi ini kan"ucap Kayla mencoba melepas pelukan suaminya namun Morgan malah mendekapnya lebih erat dan tidak mau terlepas


"mas... sebenatr dulu ihh" ucap Kayla mulai merasa tidak aman ketika tangan Morgan bergerak kearah gundukanya dan melewati bungkusan gundukan itu\, Morgan langsung membalikkan tubuh istrinya dan meraup bibir Kayla dengan cepat\, ia menci*um bibir itu dan menye*sapnya dengan lembut


"eeeeuuummm" Kayla yang tidak bisa menahan suaranya untuk tidak keluar\, padahal ia sudah berusaha kuat agar suara erotis itu tdak keluar\, namun tidak sesuai ekspetasinya ia tetap mend*sah kala Morgan turun kebawah dan membuka bajunya\, Morgan dengan cepat melu*mat gundukan kembar milik Kayla


"aaaauhhh"


"eemmpphh"


"maashhh... hen..tikan.." ucap Kayla yang masih sadar, bukannya menolak namun ini sudah terlalu pagi dan suaminya harus kekantor takut telat meskipun suaminya adalah bos perusahaan itu


"sekali saja sweety" ucap Morgan dan membawa Kayla kearaah ranjang, mereka melakukan penyatuan pagi hari untuk vitamin Morgan bekerja lagi, setelah mereka selesai mau tak mau keduanya kembali membersihkan diri


"udah pake bajunya lagi cepat" ucap Kayla kesal pada suaminya, Morgan tidak bisa menahan hasratnya jika sudah berdekatan dengannya, hal itu membuat Kayla merasa susah untuk meladeni Morgan yang sudah dipuncak keinginannya


"kamu gak mau ikut sweety?' tanya Morgan ketika mereka akan turun kebawah, sudah ada Hansel dan Naura serta oma Naomi yang menunggu mereka untuk sarapan bersama


"nati aja mas.. lihat situasi aku juga harus zoom" ucap Kayla dan dianggguki oleh Morgan keduanya turun dan saling merangkul satu sama lain


"nihh baru nongol aja nih pasutri yang paling sibuk dikamar" ucap Hansel menyindir abangnya dan kakak iparnya, Morgan dengan wajah datarnyahanya diam tak mendengarkan, namun Kayla tersipu malu karna ucapan Hansel yang menurutnya begitu blak-blakan


"diamlah Han. kita makan, nanti Kayla malah tidak sarapan" ucap oma Naomi menjawab celutukan Hansel, mereka hanya bercanda dan itulah yang selalu terjadi dikeluarga itu. slaing menyindir namun tetap dalam candaan dan hal yang tidak terllau mendalam


"kamu yang masak ini sayang?" tanya Naura menatap menantunya sambil menikmati sarapannya yang menurutnya sangat enak, jarang-jarang mereka menikmati sarapan begini


"iya ma" jawabKayla mengannguk mmebuat Naura tersenyum dan menatap Morgan yang amsih asik dengan makananya

__ADS_1


"pantesan suami kamu makin hari makin gemuk nak, orang kamu masak seenak ini" ucap oma Naomi membuat mereka tertawa bersama, jika dikeluarga biasanya tidak boleh bicara ketika makan berbeda dikeluarga Winata ada saja hal yang dibahas mereka saat kumpul begini


skip


jam menunjukkan pukul 1 siang, Kayla masih bersama Naura dan oma Naomi mereka sedang menonton drama china kesukaan mereka, ternayta selain hobi korea oma Naomi juga suka darma china, padahal umurnya sudah terbilang tua untuk mengikuti tren masa kini


"ma.. aku pengen makan rujak disamping kantor mas Morgan" ucap Kayla menatap mertuanya, ia seolah sangat menginginkan rujak itu sampai hampir menangis saat memintanya


"kamu ngidam sayang?, astaga sebenatr aku suruh orang untuk membelinya" ucap Naura sigap dan mengambil gawai miliknya, namun ia berhenti saat Kayla kembali melanjukaan permintaannya


"tapi aku mau makan ditempat sekalian bersama mas Morgan ma" ucap Kayla mmebuat Naura menggeleng dan langsung menelfon putranya, Morgan harus menjemput Kayla untuk dibawa kesana


"sebentar ya sayang mama telfon suami kamu biar jemput kesini" ucap Naura menghubungkan panggilan kepada Morgan, ia tidak mungkin mengantar Kayla karna sia-sia juga jika Morgan yang akan menemaninya makan, lalu ia mau ngapain disana nanti


dalam dua puluh menit, Morgan sudah sampai dirumah dan menghampiri istrinya.tiga wanita itu masih diam disana menunggu kedatangan dirinya


"ayo sweety kita beli rujaknya" uca Morgan menghampiri istrinya namun Kayla mneggeleng dan menatap Morgan dengan mata berkaca-kaca


semua yang ada disana heran dan merasa panik, entah kenapa Kayla tiba-tiba menangis mmebuat mereka kebingungan dengan sifat bumil satu ini


"kenapa sweety.. kamu kenapa menangis, kita beli rujaknya yukk" Morgan seperti ayah yang sedang membujuk anaknya untuk jajan


"aku pengen makan rujaknya sama sekretaris Jung mas, kenapa dia tidak datang kesini" ucap Kayla membuat Morgan menahan amarahnya, bisa-bisanya istrinya ngidam makan ditemani oleh Jung padahal dirinya ada disana


"ya sudah kita kesana dulu, Jung udah menunggu kita ditempat rujaknya sweety" ucap Morgan mmebuat Kayla langsung berbinar dan mengangguk setuju, Naura dan oma Naomi hanya menggeleng dengan perubahan fikap bumil itu, seolah mengingatkan mereka tketika hamil dulu


"yang sabar ya nak, begitulah kalau wanota hamil ada saja yang diminta. tapi sesulit appaun itu kamu harus memenuhinya atau anakmu akan ileran nanti" ucap Naura memebritahu Morgan, pria itu hanya mengangguk namun dlama hatinya ia ingin seklai melenyapkan Jung


"ya sudah kami pergi dulu ya ma, oma" ucap Morgan dan Kayla, keduanya berjalan untuk kekantor membeli apa yang diminta oleh bumil sati ini, baru ngidam aja sudah bikin kesusahan suaminya, gimana kalau sering-sering mungkin Morgan akan pusing sendiri menghadapinya

__ADS_1


to be continue


~Lentera


__ADS_2