
Author
"Sudah sayang jangan takut, kamu udah aman disini bersama kami hemm?" ucap Morgan memeluk Kayla dengan erat, wanita itu snagat gemetaran dan menangis dipelukan suaminya
"aku..aku sudah ..kotor beby.. dia menyentuhku" ucap Kayla membuat Morgan geram dengan perlakukan Xavier pada istrinya, sampai Kayla begitu trauma dan masih menangis
"iya sweety.. akmu udah aman bersamaku disini jangan menangis lagi hemm.. kasian baby chill disini mamanya menangis terus hemm?" Morgan menciumi wajah Kayla dan memeluk tubuh istrinya dengan erat, melihat tubuh itu masih trauma dengan apa yang terjadi hari ini
"kamu tidur dulu lagi ya, aku akan menemanimu disini oke" ucap Morgan dan diangguki oleh Kayla pia kembali tidur dan menarik tangan suaminya untuk dipeluk, ia masih takut dengan peristiwa itu dan takut jika ini hanya mimpinya saja, Kayla memejam kan matanya sembari dicium oleh Morgan agar lebih tenang
sedangkan keluarga yang lain memilih pulang lebih dulu agar bisa bergantian jaga Kayla, mereka pulang setelah pamitan pada Kayla dan Morgan untuk mengambil barang-barang keperluan Kayla, namun berbeda dengan Catrin dan Hansel keduanya sedang menikmati sore hari dengan cerita ringan
skip
ditempat yang sangat jau dari perkotaan, sebuah gedung yang hampir tidak ada yang tau tempat tersebut Xavier menahan sakit yang luar biasa disekujur tubuhnya, pipinya yang bengkak akibat tamparan keras Hansel dan juga pingang serta tangannya yang hampir saja patah akibat dilempar oleh Morgan ke dinding
"aaaaugghh.. sshhh... kenapa sakit banget sih sialan ini orang" ucap Xavier melihat tangannya yang penuh lebam dan begitu sakit. ia bahkan kesusahan untuk bergerak dan berdiri, ia hanya bisa duduk rebahan dan begitu seterusnya
"apa kalian bisa membantuku?" tanya Xavier melihat kebeberapa penjaga disana dengan mata memohon dan menahan skait, namun bukannya menolong bahkan penjaga itu hanya diam saat Xavier mengajak bicara
"astaga.. apa kalian semua manusia kayu?, tidak bisa ngomong?, atau kalian patung?" tanya Xavier menatap satu persatu pria penjaga didepannya, namun mereka tetap diam dan tidak mendengarkan suara Xavier
"aku ingin buang air besar.. apa kalian bisa mengantarkanku?" tanya Xavier mulai menacri celah untuk kabur dari sana, dan sebelumnya ia juga sudah menyiapkan rencana bersama temannya saat di apartemen, mereka tau rencana ini akan gagal dan menyiapkan rencana cadangan untuk menyelamatkan Xavier dari tempat itu
__ADS_1
"antarkan dia keluar, bairkan dia membuang kotoran dulu" ucap pengawal itu kepada temannya otomatis dua yang lain mengangguk dan membuka sel Xavier, mereka menuntun pria itu kebelakang dan tangannya Xavier pun dibuka oleh mereka
namun pada saat mereka akan sampai kekamar mandi, tiba-tiba Xavier mengeluarkan pistol dari sakunya dan menembak dua penjaga itu, dengan cepat semua penjaga datang namun Xavaier juga sudah pergi bersembunyi dan menembak siapa yang datang keruangan itu
dor..dor..dor
suara tembakan memenuhi ruangan itu, Xavier langsung berjalan kedepan dengan mata yang selalu mengawasi sekitarnya, ia sudah ditunggu oleh anak buah temannya dibelakang gedung itu
"ayo cepat jalankan mobilnya" ucap Xavier dan mereka bergerak dari tempat itu, sedangkan beberapa pengawal masih mengejar mereka
skip
dirumah sakit, Morgan mendengar informasi itu bahwa Xavier telah kabur dengan cepat Morgan menghubungi Xen agar melacak keberadaan pria itu, namun entah kenapa mereka mendapat masalah karna Xavier tidak bisa dilacak entah siapa yang menyembunyikan bahkan membantu pria itu
"tidak sweety aku tidak kemana-mana, aku tetap disini bersamamu" ucap Morgan tersenyum dan duduk disamping Kayla, dia menyuruh Hansel dan Jung untuk keluar dengan rencana dan perintah yang sudah ia berikan, Jung dan Hansel bergerak ketempat Xen untuk menyelesaikan tugas dan masalah ini
"beby aku pengen makan ayam geprek.. akmu beliin ya" ucap Kayla tiba-tiba lapar dan menginginkan ayam geprek dengan sambal yang sangat pedas
"ya sudah kamu utnggu disini biar aku suruh pengawal buat beli hemm?" ucap Morgan dan keluar begitu saja, ia meninggalkan Kayla disana bersama Catrin sementara keluarganya yang lain belum datang, rencananya Naura akan menginap disini dan besok Amira yang akan bergantian
"sebenatr lagi akan datang sweety.. kamu mau apalagi biar aku suruh beli" tanya Morgan mengelus pipi dan kepala Kayla dengan lembut, sesekali ia mengcup wajah istrinya dengan begitu sayang. hampir saja Catrin yang melihat adegan itu mleyot dan pingsan ditempat
"tidak ada bbeby aku cuma pengen itu dan satu lagi.. es kelapa aku pengen minum itu" ucap Kayla tersenyum memperlihatkan deretan gigi putihnya, dengan sigap Morgan mengangguk dan keluar menyuruh pengawalnya untuk membeli apa yang diinginkan oleh istrinya
__ADS_1
"Kay.. aku mandi dulu ya bentar" ucap Catrin yang tidak lagi tahan dengan kebucinan dua sejoli itu didepan matanya, bisa-bisa ia juga pengen nikah muda astaga gara-gara sahabatnya Catrin menjadi goyah sekarang
"iya Cat hati-hati disana ada kecoak" ucap Kayla tertawa, akhirnya bumil itu mau tersenyum dan kembali ceria. padahl dua jam yang lalu da menangis sampai tidak mau membuka matanya. harus ditemani oleh Morgan suaminya baru mau tidur sampai sekarang baru bangun
"ini sweety ayam gepreknya dan es kelapanya.. kamu bangun dulu untuk makan y" ucap Morgan membantu istirnya duduk diranjang dan menyenderkan punggung diranjang itu, Morgan membawa ayam dan es kelapa itu mendekat kearah Kayla agar bisa dinikmati istrinya
"aku suapin ya" ucap Morgan diangguki Kayla, keduanya tampak menikmati kebersamaan mereka setelah kejadian yang menimpa Kayla pagi tadi, namun dalam pikiran Morgan masih banyak hal yang harus ia selesaikan. banyak masalah yang terjadi dan harus ia selesaikan
sementara dibelahan bumi lainnya, Xavier yang berhasil kabur dari markas milik Morgan langsung kabur kenegara asalnya, yaitu Indonesia ia ingin membuat rencana baru agar bisa mengalahkan Morgan, kebenciannya terhadap keluarga itu semakin menjadi, ia ingin merebut Kayla apapun yang terjadi kedepannya
"thanks bro... berkat lu gua bisa kabur dari sana" ucap Xavier saat menelfon temannya yang membantu dirinya kabur, entah apa yang dipikirkan pria itu sampai begitunya menginginkan Kayla
"trus rencana lu selanjutnya gimana? bisnis lu sama dia gimana?, apa lu ga takut dia bakal susul lu ke Indo?" taya pria itu kepada Xavier, ia sellau mengingatkan Xavier untuk hati-hati namun pria ini tampaknya tidak pernah mendengarkan dirinya
"itu mah tenang aja, gua udah susun rencana baru lagi. lagian gua juga gak akan gerak sekarang kok tenang aja" jawab Xavier
"tapi lu bakal hancur kalau dia sempat bergerak nyariin lu, hati-hati aja sih kata gua" ucap pria itu dan mengakhiri panggilannya
semua orang pasti tau siapa Morgan Winata, siapa keluarga yang snagat terpandang dan berpengaruh didunia bisnis itu, semua orang bahkan takut untuk berhadapan dengan Morgan langsung, mereka tau bagaimana kejamnya Morgan jika marah apalagi menyangkut bisnis dan keluarga
"aku sudah punya bekingan sekarang, lalu tinggal menyuruh dan melaksanakan rencana kami" ucap Xavier tersenyum jahat, ia bahkan tidak jera dengan apa yang ia alami sekarang. ia masih ingin merebut Kayla dari sisi Morgan dan bahkan menantang Morgan secara terang-terangan
#to be continue
__ADS_1
~Lentera