Belenggu Hasrat Calon Ipar

Belenggu Hasrat Calon Ipar
BAB 61, Pindah


__ADS_3

Author


Hari ini seperti yang dikatakan Morgan sebelumnya mereka akan memindahkan keluarga terlebih dahulu, apalagi Kayla yang hamil besar cukup banyak perhatian untuk bumil itu, tidak bisa sembarangan melakukan perjalanan apalagi yang jua, takut berdampak pada kandungannya


"Jung.. Xen, tolong siapkan semuanya. aku akan membantu istriku untuk berkemas juga katakan pada papa untuk membantu yang lain jika mereka sudah selesai" ucap Morgan menyuruh sahabatnya untuk membantunya, jika bukan mereka yang membantu mungkin rencana untuk pindahan hari ini tidak akan terjadi


"sweety ayo cepat sayang.. jangan lama-lama yang lain sudah ada dibawah menunggu kita" ucap Morgan menyuruh Kayla, ia juga ikut membantu istrinya untuk bersiap, sebenarnya tidak ada yang perlu mereka bawa namun Kayla kekeuh untuk mebawa beberapa bajunya membuat Morgan harus mengikutinya


"mas tolong aku, aku tidak bisa ambil ini" ucap Kayla kepada suaminya ia sulit menjangkau sesuatu yang ada dibawah karna perutnya yang sangat besar menghalanginya, dengan cepat Morgan langsung membantu Kayla dan memberikan apa yang diminta istrinya


"sudah selesai sweety?" tanya Morgan menatap istrinya, Kayla hanya mengenakan dress ibu hamil dengan wajah yang dipoles sedikit bedak dan liptint, juga sendal karna tidak bisa menggunakan sepatu


"sudah mas.. sebenarnya kenapa harus pindah sih mas, buru-buru pula?" tanya Kayla heran, mereka belum memberitahu kepada bumil itu apa yang terjadi, Morgan takut akan mempengaruhi beban pikiran istrinya makanya ia menjaga rahasia itu


"tidak ada sweety.. kita hanya akan liburan sekaligus kamu melhairkan dikota yang berbeda dari negara kita" ucap Morgan, mereka tau kalau hari persalinan Kayla sudah dekat hanya 2 bulan lagi mereka akan bertemu dengan buah hati mereka


"ya sudah kalau begitu, papaun itu aku butuh penjelasanmu kalau sudah siap bercerita padaku" ucap Kayla bukannya tidak tau kalau ada yang disembunyikan suaminya padanya, menyuruh mereka semua pindah tiba-tiba mmebuat kayla merasa curiga kepada suaminya


"maafkan aku sweety.. nanti aku akan ceritakan jika aku sudah selesai dengan semuanya" jawab Morgan mengecup pipi istrinya,keduanya turun kebawah dengan Morgan membawa barang bawaan Kayla


"semuanya sudah siap?' tanya Arion yang menatap semua orang, ternyata banyak juga keluarga mereka dan itu belum Jung dan Xen membawa keluarga mereka disini

__ADS_1


"sudah pa.. kita langsung berangkat saja dari atas mansion ini" ucap Morgan membawa istrinya naik lift keatas, mereka akan berangkat menggunakan zet pribadi milik keluarga Winata dan berangkat dari atas mansion, tempat yang biasa mereka pakai untuk menggunakan zet jika ada keperluan pribadi yang mendadak, dan tidak banyak orang yang tau jika keluarga Winata punya zet pribadi


"kita akan memerlukan waktu yang sangat banyak untuk sampai kesana, jadi semuanya tidurlah dikamar masing-masing" ucap Morgan kepada keluarganya, mereka akan enempuh perjalanan jauh meskipun menggunakan zet tetap saja perjalanan mereka akan memakan waktu lama


"semua orang bisa bagi-bagi tempat, karna kamar disini tidak terllau banyak, Jung dan Xen bisa menumpang dikamar kami saja, aku dan Kayla akan tidur dikamar utama. dan Hansel Catrin kalian tidur disamping kamar mama dan oma, papa dan mama bisa tidur didepan kamar kami" ucap Morgan memandu mereka


semua orang langsung bergerak, namun berbeda dengan para wanita yang ada disana, mereka hanya diam menatap Morgan dengan tatapan sesuatu yang ingin disampaikan


"ada apa kenapa tidak bergerak?' tanya Morgan, mereka langsung menatap satu sama lain. pikiran mereka sama ingin tidur bersama satu kamar agar tidak terlalu membosankan hanya tidur dikamar.jika mereka bersatu pasti akan banyak cerita diantara mereka


"kami mau tidur satu kamar dikmar utama mas, kalian tidur satu kamar. barang kali ada yang ingin kalian bahas" ucap Kayla menatap suaminya dengan tatapan yang sangat menggemaskan mmebuat Morgan tidak bisa menolak permintaan istrinya


dan benar apa yang dikatakan kayla mereka akan membahas rencana besok karna besok adalah pergerakan musuh dan mereka akan bolak-balik antara Swiss dan Itali untuk memantau keluarga dan musuh mereka


Kayla dan yang lainnya langsung bergerak, begitu juga dengan Arion membawa pihak pria untuk menjauh dan masuk kekamar mereka akan membahas lanjutan rencana mereka dan bagaimana mereka mengurusnya agar tidak dicium oleh pemerintahan. mereka tau kalau Kedrick punya kenalan dengan pemerintah di AS dan itu tidak mudah dilawan


"bagaimana pergerkan mereka Jung?, apakah sudah ada informasi lebih lanjut?" tanya Arion menatap Jung, pria itulah yang selalu menadapat informasi tentang pergerakan musuh mereka


"belum ada tuan mereka hanya menyiapkan untuk rencana mereka besok. dan katanya Kedrick juga langsung ikut turun tangan untuk menyerang kita"ucap Jung membuat Arion mengangguk paham, ia tau apa yang arus ia lakukan besok


"besok jika mereka mulai bergerak kalian pura-pura dikantor sampai larut malam, mereka tidak akan tau kalau rumah itu kosong, dan aku yakin Manda yang akan menjadi komando mereka karna tau persis letak kamar dirumah itu maka kalian harus bersiap diatap rumah" ucap Arion

__ADS_1


"dan Hansel kau bersembuyi dikamar lantai bawah bersama anak buahmu, mereka tidak akan kekamar itu karna incaran mereka sekarang adalah Kayla" sambung Arion menatap Hansel


"Morgan serta Xen kalian harus dikamar utama karna Manda akan langsung naik keatas, usahakan kalian menangkap Manda lebih dulu" Arion menjelaskan dengan sangat detail


"aku dan Jung akan datang dari luar untuk menyambut Kerick, aku sudah lama tidak bertemu dengannya" ucap Arion sifat yang selama ini ia sembunyikan mulai keluar, jangan tanya bagaimana liciknya dan kejamnya Arion Maheswari jika bertindak, ia juga psikopat gila jika dipancing


"baik tuan..baik pa" mereka smeua menjawab dengan baik, jiwa-jiwa kejam mereka mulai keluar lagi setelah sekian lama Morgan dan yang lainnya tidak pernah lagi terjun kedunia seperti ini, hanya Xen yang selalu berada didunia ini dan bahkan memimpin geng dunia bawah


"ya sudah kalau begitu, sampai di Swiss kita langsung mengantar mereka dan menempatkan anak buah disana dan harus dijaga dengan ketat, karna kita semua akan bergerak kembali ke Itali, jangan smapai kita lengah dan dipermainakan mereka, pastikan mereka tidak tau rencana kita" ucap Arion menatap Morgan dan jung


"tidak tuan.. semuannya sudah saya atur dan saya bisa pastikan tidak ada  yang tau rencana kita" ucap jung, ia yang mengatur semuanya dan dibantu Xen, jika Morgan yang turun tangan jangan harap Xavier dan Manda akan tetap hidup sampai sekarang


"jangan biarkan mereka mati besok, pastikan tetap hidup bagaimanapun caranya!!" ucap Morgan menatap Jung dan Xen karna tuags mereka yang menangkap Xavier, karna ia adalah orak dari semua ini


"baik Gan kami akan bekerja sebaik mungkin" jawab Xen menatap rekan kerjanya sekaligus sahabatnya, ia begitu bersemangat karna lawan kali ini tidaklah main-main dan akan sangat seru jika bermain dengan senjata lagi


"Xen!!... jangan macam-macam aku tau apa yang kau pikirkan juga kau Han kalian jaga tangan kalian" ucap Morgan menatap dua piria itu, tidak bisa melihat senjata apapun akan menjadi bahan percobaan untuk mereka nantinya


"hemmm baiklah aku tau!' ucap Hansel cuek, padahal ia sudah menyiapkan dari jauh-jauh hari apa yang akan ia pakai untuk perang kali ini, karna musuh mereka tidak akan sedikit dan itu menjadi kesenangan untuk Hansel


"baiklah kita istirahat perjalanan kita hanya 2 jam dan kasian kalian akan bekerja besok dan harus penuh tenaga" ucap Arion dan mereka bergerak istirahat, semuanya tidak ada lagi suara hanya ada pilot dan kopilot disana, juga 2 orang pramugari yang berjaga

__ADS_1


to be continue


~Lentera


__ADS_2