
Author
Setelah aku mendnegar cerita dari mama tentang pria yang dulu pernah menjadi sahabat sekaligus pria yang aku cintai sampai saat ini, bahwa dirinya sampai saat ini tidak ada yang mendekati kata mamanya sih begitu, pria itu bahkan sebentar lagi akan masuk kepala tiga namun belum menikah, padahal dia salah satu pewaris perusahaan keluargaya yang sangat berkembang pesat sekarang ini
sebelumnya aku tidak percaya cerita mama, mana mungkin Morgan Winata tidak ada yang mendekati padahal dia pria yang sangat tampan dan banyak keahlian. pasti banyak yang mengincar dirinya, itulah yang pertama aku pikirkan.
namun semakin kesini aku semakin percaya dengan cerita tante Naura, bahwa putra pertamanya belum pernah pacaran semenjak kami lulus kuliah, dia sibuk bekerja dan tidak ada waktu keluar dengan wanita manapun, aku semakin yakin untuk kembali padanya karna sejak awal hanya akulah satu-satunya wanita yang sangat dekat dengan dia
"sayang.. kamu harus bisa menaklukkan hati Morgan buat dia tunduk padau dan jangan pernah sia-siakan kesempatan emas ini" ucap mama padaku
tante Naura bahkan setuju dengan aku dan Morgan yang akan menikah, tentu saja ini adalah kesempatan emas bagiku memiliki Morgan, pria yang selama ini aku ingin milik namun tak pernah sampai
"nak.. kamu ke Italia aja bertemu dengan Morgan. mungkin dengan begitu kalian akan semakin dekat dan langsung menikah, toh juga kalian sudah saling mengenal mulai kecil" ucap tante Naura yang membuatku semakin bersemangat menemui Morgan
dua hari setelah permintaan tante Naura aku langsung berangkat ke Italia tanah kelahiranu dan banyak masa kecil aku dan Morgan disana, tanpa menunggu lama aku langsung menuju rumah keluarga Winata dan bertemu dengan tante Naura dan oma Naomi
"apa kabar sayang?, tante sudah snagat merindukanmu. kenapa sudah jarang pulang" ucap tante Naura saat aku masuk kedalam rumah itu, aku selalu dismabut baik oleh mereka
"baik tante, aku sibuk bekerja sekarang dan mama sudah malas untuk keluar rumah karna papa sangat jarang dirumah karna bisnis"jawabku tersenyum dan menyalami dua wanita yang sudah snagat dkat denganku
"apa MOrgan tidak disini tan?" tanyaku saat aku tidak melihat Morgan disana, bahkan Hansel adik Morgan juga tidak ada disana
"tidak sayang, dia lagi dikantor sekarang. apa kamu sangat merindukannya?" tanya oma Naomi tersenyum menanggapi pertanyaanku, namun benar sih apa yang mereka katakan. sudah lama aku dan MOrgan tidak bertemu dan ingin melihat reaksi dia saat melihatku nanti
"ya sudah aku akan kekantornya langsung tante, aku juga mau melihat-lihat suasana Italia sekalian" jawabku tersenyum, keduanya menganguk setuju dan aku langsung saja pergi kekantr Morgan
tanpa lama aku sudah sampai disana dengan diantar supir pribadi keluarga Winata,a ku masuk dengan langsung karna aku tau jika Morgan akan senang melihatku. ini juga kejutan untuknya
namun saat aku masuk,aku dihalangi oleh sekretaris yang selalu menyebalkan didepan ruangan Morgan, dan itu bukanlah pertama kali kami bertemu
__ADS_1
"Morgann.. aku datang sayang" teriakku dengan kencang agar pria itu mendnegar suaraku dan menghampiriku, namun bukannya menemuinya bahkan ruangannya saja kosong
aku langsung masuk kedalam dam melihat sekeliling, ternyata dia ditoilet saat suara air kudengar. dengan sengaja aku menunggu didepan pintu menunggu dia keluar
"bughh"
aku memang sengaja menjatuhkan tubuhku kepelukan Morgan, namun ternyata pria itu tidak bisa menahan kami dan akhirnya jatuh bersamaa, namun disaat itu juga seorang gadis kecil masuk kedalam mencari Morgan. aku terkejut karna Morgan langsung menjatuhkanku begitu saja dilantai tanpa peduli dengan rasa sakitku
POV OFF
"katakan kenapa dia memanggilmu sayang?" tanya Kayla masih dengan masalah wanita yang datang tadi. entah dari mana Manda datang dan langsung kekantor Morgan
"aku gak tau sweety. aku dan dia teman masa kecil dan sahabat sampai lulus kuliah, dan sekarang baru ertemu lagi tadi. aku juga gak tau kalau dia kesini" jawab Morgan yang sudah pusing dengan pertanyaan Kayla yang tidak ada habisnya
"kamu pernah pacaran sama dia?" tutur Kayla untuk kesekian kalinya dan membuat Morgan sdikit bosa dengan pertanyaan wanitanya itu
"tidak sweety tidak!" ucap Morgan dan mengecup bibir Kayla dengan lembut
"itu tidak benar sweety, mana mungkin aku dijodohkan seperti itu, lagipula sudah adakamu sekarang" ucap Morgan dan menarik Kayla duduk dipangkuannya, ia ingin merasakan wangi tubuh gadis itu dan menciumi semua bagian yang ia rindukan
"bebyy.. jangan seperti ini ehmmm" ucap Kayla yang sudah ikut dalam permainan Morgan yang sangat memabukkan, bahkan pria itu semakin menggodanya dan sesekali mengecup lehernya dan meniup telingan pelan
"ahkkk bebyy.." rengekan Kayla tidak digubri oleh Morgan, pria itu tambah aktif dan menelusupkan tangannya masuk kedalam baju Kayla, mencari buah kembar fevoritnya dan ingin merasakannnya
"ahhhhkkk" suara des*ahan Kayla kembali terdengar, kali ini Morgan bermain-main diarea leher dan dadanya, tentu saja itu snagat sensitid untuk seorang wanita
"sweety... aku sangat merindukanmu, aku ingin mengajakmu akhir semestermu liburan bagaimana?' tanya Morgan dan sukses mmebuak baju atasan Kayla dengan tangannya yang sangat liahi dalam hal seperti ini
"kemana beby...aaahhhkkk" tanya Kayla saat tangan Morgan mere*mas dundukan kambarnya dan terus memacu dirinya agar terus mendes*ah dengan suara erotis meningkatkan libido Morgan
__ADS_1
"kemanapun yang kamu mau" ucap Morgan dan saat ini tangan pria itu turun kebawah mencari lembah hitam kenikmataan senjata kramat miliknya, ia menyikap rok Kayla keatas dan langsung memasukkan tangannya kedalam, hal itu membuat Kayla merasa geli sekaligus nikmat
"sweety.. aku sangat merindukan moment saat kita berdua, maafkan aku yang terlalu sibuk sampai lupa waktu untukmu" ucap Morgan menarik bibir Kayla dan merasakannya kembali, pria itu meny*esap dan mengeksplor semua bagian mulut Kayla dengan lidahnya, begitu juga Kayla yang membalas pagu*tan Morgan dibibirnya
"aaahhkkk"
"eeemppph"
suara Kayla membuat Morgan tidak tahan lagi, ia langsung membuka resleting celananya dan mengeluarkan senjata kramat miliknya, dengan pelan mengarahkan kelembah hitam kenikmatan Kayla dan menuntun Kayla untuk menduduki senjata kramat itu
"ahhhhhkk" suara Kayla sukses membuat Morgan langsung memicu gerakan mereka, dengan Kayla yang berada diatas Morgan dan bergerak maju mundur
"saahkk bebyy.. sangat nikmat" des*ah Kayla diatas Morgan dan terus memacu dirinya agar mendapatkan pelepasan untuk mereka berdua, tangan Morgan terus mere*mas dua gundukan kembar itu yang terus bergerak diiringi dengan irama gerakan Kayla diatasnya
"ahkk sweety... kamu memang yang terbaik sayang eeemmppp" ucap Morgan dan terus mere*mas dan memil*in ****** Kayla dengan keras, seolah itu adalah benda yang snagat menggemaskan dimatanya
"ahhh beby.. beby eeeempphhh" suara-suara kramata itu jelas terdengar diruangan persegi itu, tubuh keduanya terus memompa agar mencapai puncak nirwana bersama
"panggil namaku sayang.. panggil namaku" ucap Morgan disaat terakhir mereka ingin mendapatkan pelepasan, ia memacu tubuh Kayla agar lebih cepat bergerak dan menggeser kursi yang ia duduki tanpa melepas penyatuan ereka, Morgan mengubah posisi mereka ala doggy
tubuh keduanya berpacu dengan cepat dan Morgan masih setia mempercepat riteme gerakannya dan akhirnya ia hampir sampai kepuncak nirwana bersama Kayla
"beby faster beby.. aku mau kluar" ucap Kayla sudah merasakan getaran kenikmatan dan hampir memuncak dengan gerakan Morgan yang terus memacu tubuhnya
"bersama sayang.. aku juga kluar" jawab Morgan dan ahhhh.., keduanya sama-sama lemas setelah mencapai puncak nirwana, Morgan memeluk tubuh Kayla dari belakang dan berjalan menuju sofa dan masih menyatu dengan lembah kenikmatan Kayla
tanggung jawab masing-masing yak kalau panas dingin hahaha.. othor sih juga tegang tapi masih bisalah didiamkan karna jomblo huhuhu
#to be continue
__ADS_1
~Lentera