
Author
Sore hari menjelang, Morgan menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat sampai sekarang ia sudah bersiap untuk pulang dan menjemput istrinya, Morgan juga berpesan kepada Jung agar pulang sendiri karna dirinya akan pulang kerumah mertuanya,
"aku duluan Jung.. hati-hatilah dijalan" ucap Morgan menepuk pundak Jung sekretarisnya, dengan mengangguk Jung memberi jawaban tanpa menjawab agi, Morgan telah berlalu dari ruangannya
sementara dirumah keluarga Kayla, Catrin masih berada disana bahkan Hansel pun masih betah berada disana karna menunggu Ctarin pulang baru dirinya juga pulang, padahal disana tidak ada teman Hansel untuk sekedar mengobrol karna papa Kayla bekerja dan juga tiga wanita itu asik membuat makanan didapur jadilah Hansel sendirian
"hahahha... gak nyangka kalau kuenya bakal kaya gini hahahha" suara ketawa Kayla begitu kencang dan nyaring siapapun yang mendengar pasti ikut tertawa
"hahah... padahl kita disini menunggu hahaha sumpah ngakak banget" ucap Ctarin menertawai kue buatan mereka, kue itu sedikit gosong dan tidak sesuai ekspetasi mereka
sedangkan Mira hanya melihat dua wanita itu, ia juga ikut tertawa namun dalam hatinya merasa senang dan hangat, akhirnya putrinya merasakan bahagia sepeeti sekarang Mra tidak perlu khawatir Kayla hidup sekarang bagaimana karna sudah pasti bahagia bersama suaminya dan orang-orang sekitarnya
"astaga kalian ini. bukannya diganti malah ditertawakan" ucap mira menggeleng dan mengambul kue tersebut, bukannya gak mau makan tapi meliaht warna kue itu saja orang pasti tau rasanya bagaimana
"jangan dibuang ma.. aku jadi pengen mas Morgan makan kue ini pasti lucu" ucap Kayla memikirkan sesuatu untuk suaminya, ia ingin melihat ekspresi suaminya memakan kue gosong dan aneh itu
"kasian suamimu nak.. huang aja ahh ganti yang baru kalau mau ngasih suami" ucap Mira namun Kayla menggeleng tidak mau, ia ingin Morgan tetap memakan kue itu
"tidak mau ma, aku mau kue itu yang mas Morgan makan gak mau dibuang" rengek Kayla dengan bibir mengerucut siap untuk menangis
"baiklah kalau begitu, jangan sampai suamimu keracunan karna kue ini Kay" ucap Mira meletakkan kue gosong dan aneh itu diatas meja, ia menaruhnya diatas piring agar menantunya nanti bisa memakan sesuai permintaan tuan putri mereka
"hahah.... pasti mas Morgan sangat lucu makan kue itu hahaha" tawa Kayla masih menggelegar didapur, sedangkan Mira merasa kasihan pada menantunya karna disiksa putrinya sendiri sebegitu kasihan
"ya sudah kamu mau bikin lagi atau udahan Kay?" tanya Catrin, sebenarnya ia kasihan pada Hansel yang sendirian diruang tamu tapi mau gimana lagi, ia juga ingin menghabiskan waktu bersama Kayla hari ini
__ADS_1
"aku udahan aja Cat.. aku nunggu mas Morgan pulang ini udah jam 5"ucap Kayla dan melepaskan spatulanya dan melangkah kedepan, begitu juga Mira dan Catrin ikut mengekor dibelakang tuan putri
15 menit berselang, Kayla sudah selesai mandi dan kembali kebawah menunggu Morgan, ia sudah tidak sabar kedatangan suaminya dan mencicipi kue buatannya, sebenarnya kue yang mereka buat lumayan banyak namun yang terakhir tadi paling mengenaskan dan kasihan
"aku pulang, sweety" panggil Morgan masuk kedalam, juga disusul oleh Aron papa mertuanya yang juga baru saja pulang bekerja, keduanya masuk bersamaan dan melihat orang-orang yang ada disana duduk menunggu
"mass.... kamu udah pulang!!!" ucap Kayla bberlari menuju Morgan, pria itu langsung ikut berlari karna melihat istrinya, ia takut Kayla jatuh karna lari ia langsung memmeluk tubuh istrinya dan menatap Kayla tajam
"jangan sembarangan sweety., kamu lagi hamil loh kalau beby kenapa-kenapa gimana?" tanya Morgan denagn perasaan awas dan ekspresi khawatir pada istrinya
"maafkan aku mas... aku cuma senang aja kamu pulang"sisit Kayla dengan wajah menunduk dan hampir menangis, ia sangat sensitif belakangan ini
"ya sudah kalau begitu, lain kali jangan diulang ya" ucap Morgan mengelus kepala istrinya dan membawa Kayla kembali duduk disofa, ia kget melihat Hansel adiknya disana juga
"kau ngapain disini?, kau tidak ada pekerjaan lain selain datang kerumah mertuaku?" tanya Morgan mendudukkan dirinya kesofa dan menatap Hansel dengan heran
"baguslah kalau begitu, tapi kenapa belum pulang?" tanya Morgan membuat Kayla memukul lengan suaminya, kesal karna Morgan begitu banyak tanya
"biarkan saja Hansel kesini apa salahnya, lagian dia tidak berbuat macam-macam cuma menunggu Ctarin dan menemaninya" ucap Kayla tanpa rasa bersalah dan membuat Catrin menunduk malu, bisa-bisanya Kayla begitu bocor didepan keluarga mereka
"ya sudah jangan diperpanjang, kamu mandi dulu aja Gan" ucap Mira kepada menantunya, kasihan terllau capek dan melihat istrinya sangat aktif
"tidak, jangan... sebenatr beby aku ambilkan sesuatu kamu harus coba ya" ucap Kayla teringat dengan kue gosong dan anehnya, ia melangkah menuju dapur dan membawa kue serta minuman untuk suaminya
melihat hal itu, Morgan hanya menghela nafas kasar tau dirinya akan disiksa istirnya, melihat bentukan kue yang dibawa Kayla membuat perasaan Morgan tidak enak dan ingin rasanya ia pergi dari sana
"ini beby.. aku ingin kamu makan ini karna permintaan beby kita" ucap Kayla dengan polosnya membuat Morgan hanya tersenyum, ingin menolakpun rasanya tidak mungkin karna sudah pasti istrinya itu akan memaksa dirinya untuk mencicipi kue aneh itu
__ADS_1
"baiklah satu suap ya sweety" ucap Morgan merasa awas, ia memotong kue itu dengan wajah-wajah orang disampingnya menahan tawa, apalagi mertuanya, Arion menatap Morgan dengan raut wajah mengejek dan hampir saja tertawa, namun masih bisa ditahan
"enak tidak beby?" tanya Kayla saat Morgan memasukkan potongan kue aneh itu kemulutnya, melihat ekspresi Mrgan sudah pasti kue itu seperti bentunya, aneh dan begitulah rasanya
"hahah.. sepertinya suamimu menyukainya sayang, berikan lagi padanya" ucap Arion tertawa dan membuat Kayla mengambil satu potong lagi kue itu
"hahha.. sweety sepertinya papa juga ingin amkan, dia mengatakan itu karna ia pengen cicipi juga tapi malu karna kamu tidak tawari padanya" ucap Morgan menatap sinis Arion, kena juga mertuanya ini dikerjai
"oh ya.. kalau begitu ini untuk papa" ucap Kayla percaya, ia memberikan kepada papanya kue yang harusnya untuk Morgan lagi, dengan tangan yang gemetaran Arion mengambil kue itu dan menatap sinis enantunya, kurang ajar sekali pikirya
"emm... enak kan pa, hahaha aku tidak sangka istirku begitu pintar masak kue" kata Morgan menatap Arion dengan ekspresi mengejek, ia sangat puas mengerjai mertuanya ini
"hahah iya, ini enak sekali kamu sangat berbakat sayang" ucap Arion namun perkataannya tidak sesaui dengan ekspresinya saat ini, ingin rasanya ia pergi dari sana dan mengeluarkan kue yang ada dimulutnyaa
"kalau begitu Hansel dan Catrin juga harus makan kata papa dan suamiku ini enak" ucap Kayla tanpa rasa bersalah memberikan kue itu kepada Hansel yang dari tadi hanya diam karna takut dinotice oleh kaka iparnya ini
"tid..tidak Kay.. aku masih kenyang" ucap Ctarin menolak halus, ia tidak mau sama seperti dua pria yang tersiksa itu, cukup dirinya membantu bumil itu mengerjakan kue aneh itu
"Han.. ambilah ini" ucap Kayla menyodorkan potongan kue itu, dengan senyuman palsu dan ekspresi memohon pada Ctarin ia mengambilnya, namun Catri sepertinya tidak mau menolong dirinya dan hanya diam menahan tawa
"makasih kakak iparku tersayang" ucap Hansel dan memasukkan kue itu, sungguh ini rasanya seperti nano-nano tapi ia tidak berani protes
kasihan ya merreka semua keena siksa bumil, apalagi yang akan dilakukan bumil itu pada mereka untuk disiksa? hahaha
#to be continue
~Lentera
__ADS_1