Belenggu Hasrat Calon Ipar

Belenggu Hasrat Calon Ipar
BAB 31, Pindah Rumah


__ADS_3

Author


Acara telah usai, semua keluarga saat ini sudah kembali kerutinitas mereka seperti awal, begitu juga dengan Kayla yang kembali menjalani kehidupan sebagai mahasiswa yang harus kekampur pagi-pagi dan berbagai tugas dari dosen yang harus ia kerjakan


pagi ini Kayla akan kekampus namun tidak lama ia akan mengikuti kelas pagi sampai jam 9 dan setelah itu akan keperusahaan Morgan menemani suaminya bekerja, dan sebagai istri tentu Kayla harus melayani suaminya dan mempersiapkan semua keperluan Morgan


"Sweety.. apa yang kamu masak hemm, baunya sangat menggoda" ucap Morgan memeluk istrinya dan mencium Kayla dari belakang, dengan lembut tangan kekarnya masuk kadalam baju Kayla dan mer*emas dua gundukan kramat milik istrinya


"beby aku masih masak, jangan mengacau dulu" ucap Kayla dengaan kesal, Morgan bahkan tidak tau tepat saat melakukan hal begitu, ia merasa terganggu namun menikmatinya


"lanjutkan saja sweety aku tidak menganggumu, aku hanya memegang milikku" ucap Morgan tanpa bersalah dan terus melanjutkan aktivitasnya


"bebysss.. jangan dulu ihh" ucap Kayla terus menepis tangan Morgan yang ada dibenda kembarnya namun tetap saja pria itu tidak mau mengindahkan perkataannya


"sweety aku merindukanmu.. bolehkan aku mendapatkan vitamin pagi ku" ucap Morgan sudah tidak tahan ingin mengeksekusi istrinya, pria itu membuka baju Kayla sehingga menampilankan benda kramat istrinya yang sudah besar karna ulahnya selama ini


"mas.. tapi nanti kita telat aku ada kelas pagi sekarang" ucap Kayla namun lagi dan lagi Morgan hanya ingin mendpaatkan vitaminnya, ia meraup benda kembar itu dengan bibirnya dan membuat Kayla mengalah


tangan Kayla terulur mematikan kompor dan meladeni suaminya, meskipun berkali-kali Morgan tidak akan mendengarkan dirinya


"aaaahkkkk" suara Kayla mulai terdengar didapur itu, untung saja mereka tinggal diapartemen dan tidak ada siapapun selain mereka berdua disana


"eeemmphhh" de*sahan demi de*sahan kembali terdengar, tangan Morgan sudah berada dibawah dan membuka penutup lembah hitam dengan rumput yang lebat, ia langsung mengelus lembah itu dan membrikan sensi berbeda ditubuh Kayla


"aaarghhhh"


"emphpphh


"bebyyyysss"


suara-suara itu terdengar jelas ditelinga Morgan, meningkatkan libido dalam dirinya dan membuat tongkat saktinya pun ikut terbangun, bibir Morgan tidak bisa diam dan mengobrak-abrik mulut Kayla dengan lidahnya yang bermain lihai didalam


Morgan menge*sap dan melu*mat bibir Kayla dengan rakut, tangannya masih menggesek lembah Kayla agar memberikan kenikamatan haqiqiq pada istrinya itu, pun dnegan Kayla yang merasa terbang sampai ia juga tidak sadar dengan suara erotis dari bibirnya

__ADS_1


Morgan turun kebawah dan menarik penutup segitiga milik Kayla, lidah pria itu masuk kedalam lembah dan memainkan kistori Kayla dengan lembut


Kayla yang diperlakukan seperti itu langsung merasakan gelanyar aneh ditubuhnya, kali ini permainan Morgan sangat berbeda dari biasanya, dengan menarik rambut suaminya Kayla terus me*desah dan menikamti permainan yang memabukkan itu


Morgan memasukkan lidahnya dengan dalam dan mengesap klistori Kayla dengan lembut, ia tau abgaimana cara memanjakan istrinya dengan sentuhan yang ia berikan, Kayla tak kuasan menahan rasa nikamta itu smapai akhirnya ia merasakan jika dirinya akan mencapai nirwana


"bebysss... aku.. ingin..... ingin keluar bebysss" ucap Kayla dan merasakan sesuatu mengalir dari lembah hitamnya, Kayla memeluk Morgan dan membalas ciu*man suaminya, kali ini Morgan membawa dirinya duduk diatas meja dapur untuk melaksanakan tugas yang seharusnya


"aku masuk sweety" bisik Morgan dnegan lembut dan terdnegar menggoda ditelinga Kayla, pria itu membuka resleting celananya dan mulai mengarahkan tongkat saktinya kearah lembah htam Kayla


"aaaahhhhkkk"


"eeemmmppphhh"


"eeehhhssss"


suara Morgan sangat menggoda, menikmati jepitan yang diberikan lembah hitam istrinya kepada tongkat miliknya, sangat nikmat dan menje*pit, itu membuat Morgan ingin sekali memkaan istrinya tiap hari namun kasihan karna kondisi Kayla tengah mengandung


"kamu sangat menggoda sweety" ucap Morgan disela kegiatan mereka, ia terus memaju undurkan tubuhnya dan semakin menekan tuubuh istrinya agar miliknya semakin dijepit oleh lembah hitam Kayla


"panggil namaku sweetyy.. panggil aku suamimu" ucap Morgan terus memacu tubuh Kayla, Morgan mere*mas benda kembar Kayla dan terus memanggil istirnya


"aaahhh.. Morgann... ahhkk.. sangat nikmat beby" ucap Kayla meracau tidak jelas dan memegang lengan Morgan dengan kuat, tubuhnya bergoyang sangat kencang membuat Morgan tidak bisa menahan gejolak dalam dirinya lagi


"beby.. aku.. aku ingin. bebyy" ucap Kayla merasakan jika tubuhnya sudah hampir mencapai ******* dan ingin melepaskan dirinya mencapai puncak nirwana


"bersama sweetyy.. aku akan sampai juga" ucap Morgan semakin memacu tubuh Kayla dengan cepat dan akhirnya keduaanya mencapai puncak pelepasan bersama


Morgan encium bibir Kayla dan memeluk istrinya dengan erat, namun ia belum mencabut tongkat saktinya dari lembah hitam itu. Morgan masih menikamati suasana mereka yang seperti itu


"makasih sweety.. kamu yang terbaik selalu" ucap Morgan dan melepaskan penyatuan mereka, ia membawa istrinya keatas untuk membersihkan diri


setelah beberapa menit, akhirnya Kayla dan morgan selesai bersiap, keduanya enikmati sarapan yang dibuat oleh Kayla tadi dengan diiringi candaan dan cerita lucu Kayla, hal itu yang membuat rumah tangga mereka sanagt harmonis dan saling mencintai

__ADS_1


ahhhhh othor jadi bamper dehhh xixixix


"sweety nanti sore kita akan kesuatu tempat, kamu gak sibuk kan?' tanya Morgan menatap istrinya yang berada dipangkuannya sedang menyuapi dirinya


"tidak beby.. kan aku udah bilang nanti abis kelas jam 9 langsung kekantor kamu" ucap Kayla tersenyum dan menyuapi makanan kepada dirinya dan Hansel


"ya sudah kalau begitu nanti aku jemput abis kelas" ucap Morgan mengecup pipi Kayla, mereka berdua fokus sarapan karna jam sudah menunjukkan pukul enam lewat, takut telat karna jalanan pasti macet nanti


"emangnya kita mau kemana beby?, apa mau kasih kado sama aku?, hahahhah" ucap Kayla bercanda, kini mereka ada didalam mobil disetir oleh Jung sekretaris Morgan


"adalahh.. pokoknya kamu harus bersiap nanti, aku mau kasih kejutan sama kamu" jawab Morgan tersenyum dan mengelus kepala Kayla, keduanya tertawa dibarengi dengan wajah Jung yang kesal


bisa-bisanya mereka bermesaraan didepan matanya dan membuat dirinya seperti orang yang tidak dianggap, ataukah mereka menganggap dirinya robot? astaga tega sekali mereka


tidak terasa mereka sampai kekampus Kayla, wanota itu alngsung masuk kedalam setelah berpamitan dnegan Morgan. kini dua pria itu terus melaju kekantor untuk melakuakn tugas dan tanggung jawab mereka


"Jung.. apa kau sudah memeri tau kepada semuanya?" tanya Morgan pada Jung sekeretarisnya, Morgan sebelunya menyuruh Jung untuk mempersiapkan semuanya termasuk dengan rencana Morgan hari ini


"sudah semuanya, aku sudah menyiapkan dan sudah menyuruh orang menjemput mereka nanti" jawab Jung tanpa mengalihkan pandangannya dari jalanan


"baguslah kalau begitu, aku bisa tenang bekerja" ucap Morgan membuat Jung mencebikkan bibirnya, ia bahkan kesal dnegan pria itu karna semua pekerjaan beberapa hari ini harus di handle semua olehnya


"tenang Jung.. kau selalu mendapat bonus dariku" ucap Morgan kala melihat perubahan ekspresi jung dan tau apa alasannya


"harus dong.. kau pikir aku tidak butuh!" ketus Jung mmebuat Morgan hanya terkekeh, mereka kembali diam dalam pikiran masing-masing sampai akhirnya Morgan membuak suara lagi


"Jung.. pindah rumah itu tidak mudah ternyata ya" Morgan berucap ketika mereka sudah smapai dikantor, keduanya masuk kedalam sambil disapa beberapa karyawan


"ya begitulah nyatanya, tapi tidak sesudah pindah haluan" jawab Jung membuat Morgan bingung namun tidak terlalu mempedulikannya, ia duduk dan bekerja kembali


#to be continue


~Lentera

__ADS_1


__ADS_2