Belenggu Hasrat Calon Ipar

Belenggu Hasrat Calon Ipar
BAB 55, Kabar bahagia 2x


__ADS_3

Author


Morgan saat ini sedang meeting dengan kliennya ditemani oleh Jung dan juga istrinya, pria itu sedang fokus membahas proyek perusahaan yang aka mereka kerjakan, Morgan dan Jung sibuk mendengarkan penjelasan klien tentangĀ  proyek mereka, sedangkan Kayla hanya diam dan makan apa yang ada didepannya


"bagaimana tuan, apakah tuan tertarik dengan kerjasama ini kami harap tuan bisa memberikan kesempatan untuk kami bekerjasama dengan perusahaan tuan" ucap pria itu dengan menatap Morgan sungguh-sungguh, ia tidak ingin menyiakan kesempatan ini yang sudah ditunggu lama


"baiklah kalau begitu kita akan menandatangani kontrak, tapi saya harap proyek ini jangan sampai lalai dalam tugas dan tujuannya, saya tidak mau bekerja untuk orang-orang yang tidak bisa tanggung jawab" ucap Morgan dan menyuruh Jung mengeluarkan kontrak kerja sama mereka


"baik tuan saya janji proyek ini akan berhasil dengan baik" jawab pria itu dan menandatangani kontrak kerjasama, juga sekretarisnya yang sejak tadi ikut gabung namun fokusnya bukan ke pembahasan mereka melainkan kepada Kayla yang sejak tadi makan


"kalau begitu kami permisi dahulu, sampai bertemu diproyek kita nanti" ucap Morgan namun dnegan cepat kliennya itu menahan dirinya


'kenapa buru-buru tuan, kita bahkan belum makan siang, saya harap tuan ikut makan siang dnegan kami hari ini saja"ucap pria itu sambil tersenyum, ia tau ini bukan hal yang mudah membujuk seorang Morgan Winata makan sidnag bersama mereka


"sayang.. apa kamu mau makan siang disini?' tanya Morgan pada Kayla, ia melihat istrinya itu sudah ingin berdiri dan kembali tertahan karna ucapan klien meminta mereka makan siang bersama


"aku..? boleh saja, aku juga sudah lapar mas" jawab Kayla, jujur dari tadi ia ingin maan nasi dan hanya disungguhi makan cemilan dari mereka, itu tidak membuat Kayla puas dan kenyang


"ya sudah karna istri saya juga kebetulan lapar, boleh kali ini kita makan bersama" ucap Morgan dan kembali duduk, ia merangkul istrinya sambil membersihkan makanan sisa dibibir Kayla, membuat kliennya itu hanya tersenyum, bagaimana seorang Morgan lembut kepada wanita padahal orang taunya Morgan pria dingin dan datar


"tidak ada yang tau bagaimana perlakukan tuan dengan istri tuan, selama ini orang hanya mengenal tuan dengan pria yang tidak bisa disentuh wanita" ucap pria itu mengawali pembicaraan diantara mereka


'"iya tuan saya juga tidak menyangka jika istri saya bisa mmebuat saya luluh dan membuat saya mneikah dengan dia, selama ini saya tidak pernah berfikir untuk menikah" jawab Moragn tersenyum tpis sambil mengelus kepala istrinya dengan lembut dan sayang


"tuan sangat beruntung mendapatkan wanita secantik nyonya, kalian snagat serasi menjadi suami istri" ucap pria itu lagi sedangkan Jung hanya diam dalam hatinya ia mengumpat Morgan, karna ia yang tau bagaimana gilanya pria itu mendapatkan Kayla sampai mereka menikah


"iya hanya saya yang cocok untuknya, tidak dengan pria lain" ucap Morgan membuat mereka tertawa, sampai akhirnya makanan yang mereka pesan datang, Morgan langsung menyuapi Kayla sekaligus ikut menikmati makanan yang dipesan istrinya

__ADS_1


skip


Hansel dan Catrin saat ni berada diruangan yang sama, terlihat dari wajah Catrin yang kesal karna Hansel dari tadi hanya fokus pada pekerjaannya dan tidak menghiraukan dirinya, percuma dia ada disana jika hanya melihat Hansel bekerja, sangat membosankan


"Han.. aku lapar tau,, aku bosan juga ihh"ucap Catrin namun Hansel masih sibuk dengan berkas dan laporan didepannya, tidak mendnegar Catrin sama sekali


"Hansel Winata yang terhormat, apakah tuan Hansel mendnegarkan budak ini biacara?" ucap Ctarin meninggikan suaranya, hal itu membuat Hansel langsung menatapnya dnegan tersenyum dan mendekati kekasihnya yang tengah kesal itu


'kenapa marah-marah sayang?, aku kan lagi kerja kalau lapar pesan saja, sebenatr lagi aku akan selesai hemm" ucap Hansel namun mmebuat Ctarin menolak percaya dan memalingkan wajahnya


"ya sudah kalau begitu, kamu mau makan apa biar aku pesan" ucap Hansel namun Ctarin haya diam tanpa menjawab, alhasil Hansel inisiatif sendiri memesan makanan untuk kekasihnya, maklumlah Catrin masih bocil dan Hansel tau itu


1 jam berllau, Hansel selesai mengerjakan semua pekerjannya dan melihat Catrin sibuk dnegan ponselnya, entah apa yang dilakukan kekasihnya itu sampai membuat Catrin tertawa sendiri


"sayang... apa selucu itu dramanya sampai tidak lihat aku disini?' tanya Hansel, dengan cepat Catrin mematikan ponselnya dan menatap Hansel dengan tersenyum


"sayang.. apa kamu mau menikah denganku?, aku tidak memaksamu tapi aku hanya ingin kamu dan aku secepatnya menikah agar aku bisa mmeilikimu seutuhnya" ucap Hansel menatap lekat mata Catrin dan membuat wanita itu hanya diam dengan jantungnya berdegup kencang


"tapi bagaimana dengan kuliahku, aku masih ingin melanjutkannya" jawab Catrin menunduk, satu sisi ia juga ingin menikah namun ia tidak mau berhenti ditengah jalan dra pendidikannya, susah untuknya untuk sampai dititik ini dan tidak mau berhenti begitu saja


"kamu bisa seperti Kayla, ambil kelas online tanpa harus kekampus lagi, aku tidak melarangmu untuk melakukan apapun hanya memperjelasn hubungan kita dan ingin memiliki sutuhnya" ucap Hansel meraih tangan Catrin dan menciumnya,


"baiklah kalau begitu, aku mau tapi janji ya aku maish bisa kuliah sampai lulus" ucap Catrin sambil tersenyum dan memeluk Hansel dengan erat


"iya sayang, kalau begitu nanti malam kita kerumah biar mama sama oma tau kalau aku mau menikahimu" ucap Hansel dan diangguki Catrin keduanya sepakat akan menikah dalam waktu dekat ini


skip

__ADS_1


sepulang daro restoran tempat Morgan meeting, ia membawa istirnya untuk melakukan cek kandungan kerumah sakit yang berbeda dari mereka biasanya melakukan cek kandungan


"sweety... aku harap apa yang aku katakan tadi adalah benar" ucap Morgan merangkul istrinya untuk membawanya masuk kedalam, kali ini mereka memeriksa kandungan ditemani oleh sahabat Morgan, seorang dokter pria disana yang salah satu dokter muda dan juga paling pintar diusia mudanya sebagai dokter


"masuklah Gan.. aku harap kau tidak membuat ulah disini, terakhir kau datang kesini kau mmebuat suster dirumah sakit ini ketakutan" ucap dokter muda itu dan mempersilahkan Morgan dan Kayla duduk


"baiklah.. aku akan panggilkan dokter wanita, aku tau suamimu ini sedikit gila jika aku yang mengecek kandunganmu kakak ipar" ucapnya lagi dan keluar meninggalkan Kayla dan Morgan, namun Morgan menatap dokter itu dengan tajam karna berani mengatainya didepan istrinya


"dasar dokter kurang ajar!!' ucap Morgan kesal namun Kayla menenangkan suaminya agar tidak marah, ia tau Morgan bisa emosi hanya karna masalah sepele saja


"baik nona kita periksa kandungannya, anda boleh berbaring disini ya" ucap dokter paruh baya wanita masuk kedalam dan membantu Kayla berbaring diranjang


"lihatlah disini.. ada dua janin yang sedang berkembang namun satunya sedikit pemalu dan tidak mau kalian tau keberadaannya, lucu sekali" ucap dokter itu memperlihatkan layar monitor kepada Morgan dan Kayla betapa mereka melihat calon bayi mereka sangat menggemaskan dan imut


"mereka kembar tapi yang satunya tidak mau terlihat dan bersembunyi, selamat buat tuan dan nona semoga lancar sampai hari lahirnya nanti" ucap dokter itu membuat Morgan langsung memeluk istrinya dnegan cepat dan mengecup pipi Kayla berkali-kali


"terimakasih dok.. selama ini kami tidak berfikir akan punya anak kembar karna selama kami malkukan pemeriksaan tidak pernah terlihat dua janin, namun tadi aku tidak percaya jika istriku hanya hamil satu bayi dengan pearut yang snagat besar" ucap Morgan membuat dokter itu tterseyum mendengarnya


"itu adalah hal yang biasa tuan, kadang ada bayi yang pemalu dan bersembunyi jadi tidak kelihatan saat diperiksa" jawab dokter itu dan diangguki Morgan, sedangkan Kayla masih syok mendengarnya ia terlalu senang saat tau hamil beby twins


"kalau begitu terimakasih dok dan permisi" ucap Morgan menggendong Kayla ala bridal style tidak membiarkan istrinya kelelahan karna tau bagaimana perjuangan Kayla amil anak mereka


ini adalah kabar yang sangat membahagiakan dikeluarga mereka, bahkan Morgan tidak sabar sampai kerumah dan memberitahu semua orang tentang kehamilan istrinya, juga dengan Hansel yang juga membawa Catrin pulang malam ini, abar bahagia dikeluarga mereka


#to be continue


~Lentera

__ADS_1


__ADS_2