Belenggu Hasrat Calon Ipar

Belenggu Hasrat Calon Ipar
BAB 77, Kedatangan Melinda


__ADS_3

Author


Seperti permintaan Hansel kepada Catrin untuk menemani dirinya kekantor hari ini, Catrin ikut saja karna ia juga bosan dirumah terus dan ingin bersama suaminya terus menerus, ia juga kesepian meskipun ada beby twins juga Kayla dan yang lainnya tetap saja Catrin masih merasa rindu dengan suaminya


"kalian mau kemana sayang?, kok rapih banget pagi ini" ucap mama Naura melihat sepasang sejoli itu yang turun dari kamar dengan penampilan yang rapi, apalagi Catrin yang biasanya hanya mengeakan baju rumahan sekarang terlihat lebih cantik dan auranya juga sangat keluar


"aku mau ngajak istrku kekantor ma, malas banget kalau lembur sendirian" ucap Hansel tersenyum mmebuat semua yang ada disana hanya tersenyum jenaka, pasalnya mereka pasti tau apa yang dipikiran Hansel jika membawa istrinya ikut bersamanya


"emangnya Catrin tidak cape kalau ikut sama kamu Han?" tanya Arion yang mulai membuka suara dan menggoda pasangan itu, mereka juga taua bagaimana Hansel kepada Catrin, sangat manja dan tidak ingin ditinggal sendirian


"gak sih pa, kayaknya ya aku juga tidak tau" jawab Hansel dengan tertawa kecil dan Catrin sendiri sudah menahan malu karna membahas dirinya, astaga suaminya ini memang sangat tidak tau malu membahas seperti ini didepan ssemua keluarga


"sudah sudah kalian tidak lihat bumil kita ini sudah ingin menangis karna kalian terus menggodanya" ucap oma Naomi yang melihat Catrin menyembunyikan wajahnya dibelakang punggung suaminya


"ahhahha... itu sudah hal yang biasa sayang jangan terlalu sungkan" ucap Amira mmebuat merekaa kembali tertawa, namuntidak dengan Kayla yang tau bagaimana rasanya digoda oleh satu keluarga, dulu juga ia merasakan hal yang sama, sungguh sangat malu


"ya sudah lanjut sarapannya, kasihan kalian nanti telat kekantor" ucap Kayla yang menggendong beby Zora karna baru saja selesai mandi dan menangis, sedangkan beby Aiden anteng dibox miliknya


**


Melinda sudah mendapatkan informasi tentang Hansel dan keluarganya, bahkan ia mendapatkan tempat Hansel bekerja dimana, dan hari ini Melinda bertekad untuk mendatangio kantor itu dan ingin meminta Hansel untuk kembali kepadanya, apapun resiko yang akan ia terima


"sayang.. hari ini mama tidak bisa jemput kamu. lagian kamu udah bisa pulang sendiri kan?, mama ada urusan dan akan pulang malam" ucap Melinda kepada anaknya yang berumur 7 tahun

__ADS_1


"baik ma,apa aku bisa bermain dirumah temanku nanti?, aku akan pulang cepat" ucap gadis kecil itu yang masih snagat belia dan baru kelas 2 SD, Melinda bisa-bisanya membiarkan anak sekecil itu berkeliaran diluar sekolah


"bisa sayang... tapi ingat ya jangan smapai jauh-jauh dan nanti pulangnya kalau bisa dianter sama orangtua teman kamu itu" ucap Melinda dan gadis kecil itu hanya mengangguk paham, padahal belum tentu temannya juga bisa mengantarkan dirinya pulang


"baiklah kalau begitu, ayo kita berangkat. mama akan menganterkan kamu kesekolah" Melinda mmeberikan tas untuk anaknya dan mereka keluar dari apartemen itu


sementara didalam pikiran Melinda sangat senang karna memikirkan akan bertemu dengan Hansel, sudah pasti pria itu akan senang melihat dirinya, Melinda yakin jika Hansel masih mencintai dirinya dan akan mau kembali bersamanya


tepat setelah mengantarkan putrinya kesekolah, Melinda langsung pergi keperusahaan dimana Hansel bekerja, ia dengan penuh keyakinan datang kekantor itu dan berlagak arogant, seolah ia yang mmepunyai kantor tersebut


"selamat pagi nona, mau cari siapa?" tanya seorang resepsionis yang berjaga didepan kantor, mereka yang melihat Melinda sangat asing dan tidak pernah ada wanita yang datang dengan lagak sombong begini keknator mereka


"saya kekasihnya atasan kalian, dimana ruangan Hansel?' tanya Melinda dengan suara lantang dan snagat angkuh, ia bahkan menatap resepsionis itu dengan tatapan mengejek dan merendahkan


"heh!!... kau berani sekali mengatakan hal itu padaku,lihat saja nanti aku yang akan memcatmu dari sini, tunggu saja Hansel menikahku!!' ucap Melinda dengan tatapan sinis dan masuk begitu saja kedalam


"maaf nona, jika anda tidak ada kepentingan lain, mohon jangan membuat keributan disini" ucap resepsionis itu dan menghalau Melinda masuk kedalam, namun wanita itu tidak mendengarkan bahkan mendorong resepsionis itu sampai jatuh kelantai


**


Catrin dan Hansel masuk kedalam ruangan dan Hansel sendiri melanjutkan pekerjaannya, sementara Catrin memilih untuk istirahat dikamar ruangan itu, ia tidak tau harus mengerjakan apa dan juga Hansel sepertinya memang banyak pekerjaan, jadi Catrin tidak mau menganggunya


"sayang.. kamu istirahhat dulu ya, nanti aku nyusul kesana" ucap Hansel dan diangguki Catrin, bumil itu bahkan sengaja membawa banyak cemilan dan makanan lain agar ia tidak bosan disini

__ADS_1


Hansel dengan fokus mengerjakan pekerjaanya, namun belum lama ia menyelesaikan sekretarisnya masuk kedalam ruangan dengan ergesa-gesa dan memberitahu ada keributan dibawah


"maaf tuan menggganggu waktunya, ada orang yang datang dan membuat keributan dibawah, katanya mau bertemu dengan tuan"ucap sekeretaris Hansel dengan wajah yang takut dan tidak berani menatap Hansel


"siapa?, apakah kalian tidak bisa membereskannya?" tanya Hansel yang mulai terbawa emosi, tidak biasanya bawahannya harus melaporkan apa yang terjadi dikantor itu, apalagi masalah sepele seperti ini


"maaf tuan, orang itu bersikeras ingin bertemu dengan tuan, bahkan ia menyebut jika dirinya adalah kekasih dari tuan" ucap sekretris Hansel membuat pria itu langsung naik darah mendengarnya, sudah pasti Hansel tau siapa yang datang


"kekasih?, Hansel Winata yang terhormat apa yang dia katakan itu benar?" tanya Catrin yang ternyata ia berada tepat dibelakang Hansel dan mendengar pembicaraan suaminya itu dengan sekretarisnya. tentu saja hal ini mmebuat Hansel langsng terkejut setengah hidup


"sa-sayang.. jangan dengar dia, aku bisa menjelaskan semuanya, sekarang kamu tenang dulu jangan banyak pikiran" ucap Hansel dan menyuruh ssekretarisnya untuk keluar lebih dulu, Hansel yakin istrinya pasti sangat marah besar dan salah paham tentang hal ini


"apa yang ingin kamu jelaskan?, jangan pernah menyembunyikan appaun dariku Han, atau kamu sendiri akan tau akibatnya" ucap Catrin dengan raut wajah yang tidak bersahabat dan sudah tidak bisa tennag, mendengar sekretaris suaminya menyebut kekasih, membuat Catrin tidak bisa berfiki baik lagi


"kita  kebawah dulu menemui orang yang mengaku kekasihku, kita lihat yang sebenarnya" ucap Hansel terssenyum dan menggenggam tangan istrinya, ia bahkan menuntu Catrin untuk berjalan dengan pelan didepannya


"Han... tolong aku.. mereka sangat jahat padaku" suara Melinda mendayu bak perayu yang berada disungai tenang dan langsung berlari kearah Hansel, tatkala melihat pria itu turun menemui dirinya, akhirnya Melinda tidak sia-sia datag kesini


"APA YANG KAU LAKUKAN DIDEPAN SUAMIKU!!" suara Catrin begitu datar dan dingin, namun sangat menojok diulu hati, wanita itu melihat Mlenda dari ujung kaki sampai ujung kepala, satupun tidak ada yang terlewatkan dari Melinda dimata Catrin


~Lentera


next novelku

__ADS_1


__ADS_2