Belenggu Hasrat Calon Ipar

Belenggu Hasrat Calon Ipar
BAB 60, Pergerakan Musuh


__ADS_3

Author


Dinegara yang begitu banyak pesona wisata, disinilah Amanda dan Xavier tengah melakukan pertemuan dengan orang yang akan membantu mereka melakukan rencana mereka. mereka sudah merencanakan semua hal dan tinggal menunggu kapan mereka menjalankannya


Manda yang juga sudah tidak sabar jika dirinya akan bersanding dengan Morgan dan melihat bagaimana Kayla menangis didepannya, ia sungguh tidak sbaar menantikan hal itu terjadi, Manda tidak sabar melihat moment keluarga Morgan dan Kayla hancur dan rencana mereka berhasil


"jadi apa yang sudah kalian rencanakan?, apakah semuanya sudah kalian pikirkan matang-matang, kita tidak main-main dalam menjalankan rencana ini" ucap pria itu sambil menatap Manda dan Xavier bergantian. keduanya juga saling besitatap dan Xavier memajukan tubuhnya sedikit


"kami merencanakan untuk menyerang mereka, mata-mataku sudah menyiapkan informasi tentang mereka dan katanya keluraga mereka baru saja melakukan pernikahan putra kedua Winata, mereka mulai melupakan kita dan semakin santai


"ya sudah kalau begitu, kita harus bergerak cepat dan jangan sampai mereka kembali tau kalau kita telah bersekongkol dan tau keberadaanku" ucap pria itu dengan datar dan tajam penuh intimidasi, dia begitu memperlihatkan aura kebencian ketika Xavier membahas keluarga Winata


"iya aku tau tuan, tapi saya membutuhkan bantuan anda untuk menghancurkan mereka, aku tidak punya koneksi terlalu banyak seperti Morgan, aku butuh anda dan koneksi anda" ucap Xavier menatap pria itu dengan serius dan menatap Manda bergantian


"baiklah sesuai dengan permintaan kalian, tapi ingat satu hal jangan pernah melakukan hal yang membuatku merasa menyesal membantu kalian" ucap pria itu menatap Xavier tajam, sedangkan Manda hanya diam membisu dan menatap Xavier takut, ia juga tidak ingin mengambil resiko jika tidak berhasil


"aku menjamin akan berhasil kali ini, kami sudah mempersiapkan semuanya dengan snagat baik dan anda jangan khawatir soal itu" ucap Xavier meyakinkan pria itu agar mau membantunya, jika buka pria itu siapa lagi yang bisa ia ajak kerjasama


"baguslah kalau begitu, aku percayakan semuanya padamu. aku akan menyuruh anak buahku untuk membantumu, katakan apapun yang kalian butuh padaku" ucap pria itu dan menyuruh anak buahnya yang disampingnya memberikan kartu nama sekaligus mengajak Xavier tentang rencana mereka


bukan pria itu yang langsung turun tangan meliankan anak buah yang ia percayakan untuk mengurus semua keperluan yang dibutuhkan oleh Xavier dan Manda, kini mereka bertiga berdiskusi untuk menjalankan rencana mereka


"apa kau sudah yakin kalau kita akan berhasil Vier?', kau tau sendirikan kalau lawan ita ini bukan sembarangan, aku hanya tidak mau diapit oleh dua pihak yang kecewa dengan kita" ucap Manda,namun dengan segera Xavier mengangkat tangannya seolah mengatakan Manda untuk diam

__ADS_1


"kamu hanya perlu ikuti apa yang aku perintahkan Manda, selebihnya kamu berikan padaku, aku yang akan mengurus semuanya" jawab Xavier menatap Manda, ia begitu yakin jika rencana mereka akan berhasil kali ini dan ia bisa merebut Kayla kembali kesisinya


"ya sudah kalau begitu, aku percaya padamu. tapi ingat jika sesuatu terjadi aku tidak akan pernah lagi membantumu dan merelakan Morgan saja" ucap Manda dan diangguki oleh Xvaier. keduanya kembali pada topik utama dengan anak buat pria yang tak lain adalah ayah dari Manda


skip


dikediaman utam keluarga Winata semua orang berkumpul dan saling bercerita satu sama lain, rumah itu sangat ramai karna keluarga Kayla yaitu Amira dan juga Arion beberapa hari ini menginap disana, mereka enggan untuk pulang karna Kayla juga akan melahirkan sebentar lagi, acara tujuh bulanan Kayla sepertinya akan ditunda


"bagaimana rencana kalian bulan madu sayang, kemana kalian akan pergi?' tanya Nuara kepada menantu barunya, Catrin langsung menunduk malu saat Naura menanyakan hal yang menurutnya sedikit privasi, mana mungkin ia harus bercerita kepada mertuanya tentang bulan madu mereka


"belum tau ma, soalnya Hansel juga sibuk akhir-akhir ini aku tidak bisa memaksanya untuk liburan, juga aku tidak terlalu membutuhkan hal itu ma, toh juga dirumah sama aja" ucap Catrin membuat Naura tersenyum simpul, ia bisa merasakan aura dari pengantin baru itu


"mungkin nanti ma setelah Kayla melahirkan, aku ingin melihat ponakanku lahir dulu ma" ucap Hansel menanggapi pembicaraan mamnya dan istrinya, Naura begitu  heboh membahas tentang bulan madu mereka. Hansel juga ingin cepat-cepat bulan madu dengan Catrin tapi suasana mereka lagi tidak baik untuk pergi saat ini


"ya sudah kalau begitu terserah kalian saja, mama cuma berdoa agar cepat dapat cucu dari kalian" ucap Naura membuat Catrin tersenyum, bahkan mereka saja belum melakukan malam pertama karna Catrin berhalangan, hal itu membuat Hansel frustasi semalaman dan tidak bisa tidur


"Kayla nanti melahirkan normal atau cecar Gan?, mama harap kalian jangan gegabah memeilihnya jangan sampai membuat Kayla tersakiti" ucap Naura menatap menantunya dan putranya bergantian, keduanya masih asik mengelus perut buncit Kayla yang makin hari makin besar


"aku sih milihnya cecar aja ma, aku tidak tahan kalau istriku harus normal karna itu pasti menyakitkan sekali" ucap Morgan yang selama ini sudah melihat video orang melahirkan dan membuatnya ngilu sendiri, membayangkan bagaimana istrinya melahirkan dua bayi pasti akan membuat Kayla sangat tersakiti


"tidak apa mas, aku ingin coba bagaimana melahirkan normal" jawab Kayla menatap suaminya, bahkan pembahasan ini sudah berapa kali Kyala minta untuk normal saja tapi Morgan selalu melarang dan tidak mau ambil resiko katanya


"melahirkan cecar atau normal sama saja sayang, tidak ada bedanya toh juga untuk anak-anak kalian dan kesehatan kamu, jadi ambil yang paling minim resiko ya, jangan gegabah seperti yang dibilang mamamu" ucap Amira menatap putrinya, ia juga takut kalau Kayla sampai melahirkan bayi kembar secara normal

__ADS_1


"ya sudah nanti Kayla pikir lagi ma, kami harus cek kedokter lagi unuk memastikannya" ucap Kayla dan diagguki Amira, mereka hanyaa tidak mau membuat kayla tersiksa apalagi sampai menyakiti dirinya dan melahirkan normal itu resikonya terlalu besar apalagi bayi kembar


mereka kembali bercerita satu sama lain, Morgan dan lainnya ambil tempat untuk membahas masalah yang akan mereka hadapi, semua orang sudah tau selain Kayla mereka tidak mau membuat bumil itu khawtair sampai membuat kandungannya bahaya, apalagi bumil yang biasanya pimikirannya teralu cemas


"bagaimana Gan.. apa kalian sudah bertemu dengan pengusaha besar di Dubai? apa respon mereka?" tanya Arion kepada menantunya, ia sungguh tidak sabar untuk melihat orang dari masalalunya  yang berusaha mengahncurkan keluarganya yang sudah begitu bahagia


"sudah pa.. mereka juga sedang mencari pria itu karna terlibat dalam penjualan barang-barang ilegal dan sekarang sedang diburu beberapa pengusaha karna sempat membuat perusahaan mereka turun" ucap Morgan, ternyata Kedrick memiliki banyak musuh namun ia tetap bisa menjalankan pekerjaannya


"hebat juga dia, sampai saat ini bisa beroperasi dalam pekerjaannya dan bersembunyi dari semua musuhnya, aku tidak menyangka sehebat itu dia sekarang" ucap Arion dan mengeluarkan ponselnya, ia membuka sebuah berkas dan memperlihatkannya kepada mereka semua


"apakah ini...?" Xen yang melihat apa yang ada didepannya begitu terkejut, pasalnya ia sudah lama menyelidiki hal ini namun ia tidak punya akses, namun sekarang didepannya ada jawaban jelas dari apa yang ia cari selama ini


"iya bnar.. ini adalah perusahaan milik Kedrick yang beroperasi selama ini, dan dia mendapat dukungan dari beberapa petinggi negara Amerika untuk melakukannya, juga dunia bawah sangat banyak yang takut padanya" ucap Arion memberikan ponselnya untuk dilihat oleh Morgan


"kalaua begitu apa yang harus kita lakukan pa?, mereka punya koneksi kepada petinggi negara dan kita tidak bisa menyerang begitu saja" ucap Morgan, ia juga memikirkan bagaimana jika mereka menyerang akan berimbas kepada negara mereka juga


"jangan takut Gan.. kita tunggu mereka yang bergerak lebih dulu dan itu akan jadi alasan untuk kita melawan dan mematahakan mereka, secepatnya kamu pindahkan mereka semua terutama Kayla agar tidak berfikir macam-macam alasan kamu menyuruh dirinya pindah ke Swiss" ucap Arion, rencana mereka akan tetap berlanjut seperti yang sudah mereka tentukan


"baik pa.. besok aku akan urus keberangkatan mereka, selama kita melakukan rencana ini mereka akan tetap disana" ucap Morgan dan diangguki oleh Arion, namun setelah mereka berbicang lagi Jung menadapat notif dari ponselnya


"mereka akan bergerak besok lusa, dengan mengepung rumah serta perusahaan kita" ucap Jung ia mendapat informasi dari anak buahnya yang menyamar sebagai anak buah Xavier dan Manda, mereka selalu mengirimkan berita keada Jung


"baguslah.. lebih cepat mereka bergerak kita lebih cepat selesaikan" ucap Arion dan mereka langsung menghubungi koneksi dan anak buah mereka, terutama Hansel yang memegang kendali dunia bawah langsung mengerahkan semua koneksi dan orang-orangnya, begitu juga Xen yang sudah menyiapkan sistem yang akan meretas perusahaan Kedrick dan mematahkan lawan

__ADS_1


to be continue


~Lentera


__ADS_2