Belenggu Hasrat Calon Ipar

Belenggu Hasrat Calon Ipar
BAB 63, Perlawanan


__ADS_3

Author


Malam hari ketika jam menunjukkan pukul 01.00, Xavier dan Manda kini sudah berada dijalan menuju kediaman keluarga Winata, Sebelumnya Kedrick sudah lebih dahulu ada disana


keduanya diantar oleh anak buah Kedrick yang juga ikut membantu mereka, banyak yang ikut membantu Kedrick karna semua anak buahnya dia kerahkan malam ini


"Xavi apa kau sudah siap untuk melakukannya?" Manda melihat mearah Xavier yang menatap kearah luar, mereka sama-sama diam sejak tadi.


"aku yakin Manda kita pasti berhasil, hanya malam ini setelah itu kita bisa hidup seperti yang kita inginkan" jawab Xavier dengan tatapan yang tajam kearah Manda, ia kesal sejak tadi Manda membicarakan hal ini


"baiklah kalau begitu, aku juga akan berjuang demi rencana ini" tutur Manda dengan raut wajah yang takut, entah kenapa ia jadi khawatir sendiri dengan rencana mereka


padahal sejak awal ia yang merencanakan hal ini sampai menghubungi ayahnya sendiri untuk membantu mereka, tapi saat ini ketika ingin bergerak ia sedikit ragu


"tuan kita sudah mau sampai, bersiaplah untuk turun dan langsung masuk kedalam" ucap anak buah Kedrick yang membawa mereka, Xavier langsung memakai maskernya dan membawa senjatanya, begitu juga Manda ia langsung memakai ssrung tangan mikirnya


disisi lain, Jung dan Hansel telah bersiap dikamar utama, mereka berdua tampak begitu serius untuk menngikuti permainan dari pihak musuh, begitu juga yang lain sudah siap ditempat masing-masing


Xavier dan Manda serta anak buah Kedrick lainnya masuk kedalam mansion dengan mendobrak pintu depan, mereka begitu berani dan langsung menerobos masuk kedalam


"cari disemua ruangan, temukan wanita itu tapi jangan sampai terluka!" ucap Xavier dan ia segera menuju kamar utama dengan dipandu oleh Manda, wanita itu yang lebih tau tata letak mansion ini dengan baik


"ayok cepat dobrak pintunya, apa kau tidak bisa?" ucap Manda kesak, Xavier tidak bergerak sama sekali padahal mereka tidak punya waktu banyak


"apa kunci yang diberikan tuan Kedrick kau bawa?" tanya Xavier dengan cepat Manda mengangguk dan mengambil kunci itu, ternyata Xavier menunggu kunci darinya


keduanya dengan cepat membuka pintu kaar Morgan dan Kayla dengab hati-hati, Xavier masuk kedalam dan langsung menuju ranjang, betapa mereka sangat terkejut tiba-tiba pintu kamar itu tertutup sendiri dan lampu kamar langsung menyala


"selamat datang kembali kerumah kami Manda sudah lama sepertinya kamu tidak kesini, oh ya kau juga membawa teman kesini?" ucap Hansel tiba-tiba keluar dari ruang ganti dikamar itu


"Han....sel?" ucap Manda terbata, ia langsung menutup mulutnya rapat kala melihat dua pria yang menatap mereka dengan sorot mata tajamnya, Xavier hanya terdiam ditempatnya, tidak ada yang bisa mereka lakukan lagi saat ini

__ADS_1


"iya itu aku, bagaimana kabarmu Amanda?" tanya Hansel, namun ketika ia hendak melangkah Xavier mengangkat pistol miliknya dan mengarahkannya kepada Hansel


"jangan bergerak atau peluru inj bersarang dikepala mu!" ucap Xavier dengan nada datar dan menatap Hansel dengan tajam, ia tidak bisa melakukan apa-apa lagi selain melawan dengan senjata mereka


"hahahaha... anak bodoh!!! kau pikir aku takut dengan ancaman mu, tidak sama sekali!!" ucap Hansel semakin melangkah kedepan dan


DOOR..


satu tembakan melayang kearah Hansel, untungnya pria itu pintar mengelak dan tidak sampai melukai dirinya, Xavier menatap Hansel tajam dan mulai mengambil langkah untuk melawan


"kau pikir aku takut, dimana Kayla bajin*gan, alu hanya ingin membawa dia!!" Xavier berteriak seperti orang kesetanan dikamar itu, sedangkan Hansel dan Jung langsung mengambil alih situasi dan mendekati Xavier dan Manda


"Dor...dor..dor...brakk" suara tembakan mulai terdengar dikamar itu, tidak seberapa luasnya namun Xavier tetap memainkan senjata miliknya dan berusaha membunuh Hansel dan Jung, kini mereka saling mengejar satu sama lain, dan Manda mau tak mau mengikuti permainan Xavier


"breng*sek!! siapa suruh kau melakukan hal ini!!" teriak Hansel dan mengambil senjata miliknya, ia mengarahkannya keoada Xavier dan menarik pelatuk pistol miliknya


"DOR... arrrghhhh" suara pistol dan Xavier bersahutan menggema dikamar itu, Xavier meringis kesakitan kala tangannya terkena peluru timah milik Hansel


"hahaha... apa kalian pikir kami bodoh seperti kalian! bisa dikelabui dengan hal seperti ini!!? sungguh memalukan" ucap Jung mendekati Xavier dan menyeretnya untuk kembali kedepan tanjang


"jangan menyentuhku baji*ngan tanganmu terlalu kotor untuk diriku!!" ucap Xavier namun bukannya marah Jung langsung menampar pipi Xavier dengan pistol mikirnya


"aargggghhh damn it!!!!" ucap Xavier menatap tajam Jung namun pria datar itu hanya tersenyum tipis sambil menatap Hansel


"bagaimana keadaan diluar?" tanya Jung dengan santai,Hansel langsung duduk diatas ranjang dan mengangguk kepada Jung


"sepertinya sudah lebih baik kita keluar saja untuk melihat" Hansel menjawab dengan santai dan menatap Manda dengan tajam, pria itu sangat membenci wanita didepannya ini


"plakk!!" suara tamparan dipipi Manda dari Hansel,Manda langsung meringis kesakitan dan menatap Hansel dengan tajam dan penuh intimidasi


"Hansel kau... kau keterlaluan bia*dap!!!" Manda teriak tidak terima diperlakukan seperti ini oleh Hansel

__ADS_1


"hahaha... wanita *****!! untung saja abangku tidak menikah denganmu, apa jadinya keluarga kami jika ada wanita sepertimu masuk kedalam keluarga kami!!"_ ucap Hansel dan menyeret tubuh Manda keluar, ia tidak segan memperlakukan Manda seperti seorang budak


diluar kamar, Xen dan Arion serta Morgan juga melakukan hal yang sama, mereka semua saling berhadapan dengan musuh yang sama, Kedrick yang tadinya sangat bersemangat kini lesu didepan Arion


"jangan kau kira aku tidak tau bagaimana dirimu selama ini Ken.. aku hanya membiarkanmu menikmati hidup tapi nyatanya kau tidak mau!" ucap Arion menatap Kedrick dengan santai


"kau memang baji*ngan Arion kau baji*ngan yang sebenarnya... dari dulu seperti ini" ucap Arion dengan bibir yang lebam dan mengekuarkan darah\, tangan yang tidak bisa bergerak karna sudah terluka


kejadian sebelumnya diruang utama, Kedrick yang melihat Xavier dan Manda masuk kedalam mansion juga mengikuti mereka, pria itu berjalan dengan santai dan menatap sekelilingnya memastikan mereka aman


namun ketika dirinya hendak menuju kamar Naura dan Oma Naomi, tiba-tiba Morgan keluar dengan beberapa anak buahnya yang sudah tepar, dengan cepat Kedrick mengambil ancang-ancang untuk menghindar


namun tidak sempat untuk kabur, Arion dan Xen sudah berada dibelakang tubuhnya dan langsung melempar tubuhnya dengan kuat, Arion dengan santai melakukannya


"Ari...on.... kau ada disini rupanya" Kerdick bicara dengan santai dan memperbaiki posisinya, saat ini ia dikelilingi anak buah yang bertarung dengan orang Morgan


"kenapa begitu terkejut Ken... bukankah ini yang kau inginkan?" Arion bicara dengan tersenyum dan menatap Kedrick yang juga berdiri didepan


"kau terlalu banyak bicara!!" Kedrick mengambil pistol miliknya dan Dor.. satu tembakan masuk kedalam tubuh Morgan, namun tidak.. Morgan baik-baik saja karna ia memakai baju anti peluru


melihat hal itu, Xen langsung mengarahkan pistolnya kepada Kedrick dan melakukan hal yang sama pada pria itu, Xen menarik pelatuk pistolnya dan Dor....


satu tembakan tepat dilengan Kedrick dan cukup membuat pria itu meringis dan mengeluarkan darah segar dari lengannya


*note: othor up 1 dulu ya readers, nanti kalau othor ada waktu bakal up double, soalnya aku lumayan sibuk hari ini


jangan lupa tinggalkan jejak ya byye byee*


to be continue


~Lentera

__ADS_1


__ADS_2