Belenggu Hasrat Calon Ipar

Belenggu Hasrat Calon Ipar
BAB 68, Liburan


__ADS_3

Author


tidak terasa mereka sudah 2 minggu di Swiss dan seperti yang mereka rencanakan bahwa Kayla akan melahirkan dinegara ini, negara yang begitu indah bak negri dogeng membuat Kayla juga sangat setuju, karna ia bisa mneikmati pemandangan yang begitu memanjakan mata disini


hari ini Morgan sengaja mengaka keluarganya untuk liburan disini, meskupun kesannya bukan liburan tapi ya tetap saja Morgan menganggap itu adalah liburan, karna kapan lagi mereka bisa menikmati waktu santai dengan keluarganya dan berada dinegara orang


Kayla tampak bersiap-siap untuk keluar dengan suaminya, mereka berencana mengunjungi tempat wisata dinegara ini dan akan melakukan piknik keluarga, begitu juga Catrin yang sangat antusias untuk melakukan liburan kali ini, meskipun sebelumnya ia sudah pernah kenegara ini namun berbeda vibes karna bersama suaminya dan juga keluarga besarnya


"sweety kamu tidak perlu membawa barang sebanyak itu kita bisa membelinya jika butuh nanti" ucap Morgan yang melihat Kayla memasukkan banyak barang dan juga makana didalam mobil ,entah kenapa dipikiran bumil itu cuma makanan saja dan tidak mau kekurangan nantinya


"tidak mau.. aku mau semuanya dibawa aku sudah capek-capek menyiapkannya mas" ucap Kayla mulai membuat jurus andalannya, jika wajahnya sudah berubah menjadi sedih tentu saja Morgan akan menuruti semua keinginnaya meskipun pria itu sedikit kesal dan berat hati


"ya sudah terserahmu saja.. kalau begitu kita akan satu mobil saja hanya berdua" ucap Morgan dan diangguki Kayla, apapun itu asalkan mereka sampai ketempat yang dituju dan piknik, menikmati pemandangan yang begitu indah dan juga pastinya akan menambah file foto diponselnya


sama halnya dengan Catrin, ia juga membawa begitu banyak barang yang menurut Hansel itu tidak perlu dibawa, mereka bahkan sampai beradu mulut sebelum berangkat, Hansel kesal karna istrinya tidak mendengar kata-katanya dan sampai mengadu pada oma Naomi


dan tentu saja Hansel kalah suara dan mau tidak mau menuruti keinginna istrinya membawa beberapa baju ganti dan juga alat make up istrinya, dan tidak lupa juga camera dan alat tidak penting lainnya dibawa oleh Catrin, sungguh membuat mobil mereka penuh


dan disinilah mereka, Lembah Lauterbrunnen adalah tempat wisata yang begitu terkenal dikalangan turis yang datang kenegara ini, banyak dari turis asing yang datang untuk menikmati keindahan tempat ini, begitu juga Morgan dan keluarganya mereka akan menikmati liburan kali ini


"wahhh... segar banget pemandangannya.. Kay berdiri disitu aku akan mengambil gambar" ucap Catrin, jiwa bar-bbarnya mulai keluar, mengingat bagaimana ia dan Kayla sekolah dulu membuat catrin tampak senang dan sangat ingin mengenang kembali kenangan itu


"kita foto keluarga dulu yukk.. disini nih bangus banget spotnya" ucap Catrin menatap keluarganya untuk foto ditempat yang ia tunjukkan, dengan cepat semuanya berkumpul dan langsung saja Catrin mengabdikan moment indah itu di Camera yang ia bawa


"bagus banget yakk" ucap Catrin dan diangguki oleh Kayla,ia sudah lama tidak liburan semenjak ia dekat dengan Morgan smapai akhirnya mereka akan punya anak, Kayla juga merindukan masa-masa dirinya bersama dengan Catrin dan melakukan hal konyol dikampus mereka

__ADS_1


berbeda dengan para wanita disana yang sangat heboh, justru para pria hanya duduk sambil diam dibawah pohon yang ada disana, mereka hanya menatap wanita mereka dengan tawa yang menggelegar dipagi hari dan diiringi kecantikan mereka yang tetap terancar sampai sekarang


"Jung.. apa kau tidak ada rencana untuk menikah?, umurmu sudah begitu tua apa kau mau jadi perjaka tua?' ucap Morgan menyindir sahabatnya yang tidak pernah dekat dengan wanita apalagi bersetubuh seperti pria pada umumnya, bahkanJung tidak pernah terlihat menginginkan wanita disampingnya


"nanti akan ada waktunya sialan.. bukan sekarang mungkin saja jodohku masih ada dikandungan ibunya" ucap Jung sambil menatap Morgan dengan tajam, pria menyebalkan itu selalu saja membahas hal itu dan membuat Jung muak dengan perkataan Morgan


"tapi sampai kapan Jung.. kau bahkan sudah terlohat keriput jika marah seperti itu" ucap Morgan tertawa mmebuat Jung semakin kesal namun hanya diam dan menjadi kayu seperti posisi awalnya


"nanti akan ada waktunya Morgan yang terhormat.. aku juga ingin menikah tapi sampai saat ini dia belum kembali" ucap Jung dan raut wajahnya mulai berubah, ia mengingat bagaimana ia menunggu seseorang dari masalalunya untuk datang dan menepati janjinya


"kalau kau masih mengharapkan dirinya kau begitu bodoh Jung.. ia saja entah sudah dimana dan apakah masih hidup atau tidak kau tidak tau kan" ucap Morgan dan membuat Arion dan Hansel menatap jung dengan wajah yang tidak percaya, dibalik raut wajah yang selalu datar ternyata Jung menyimpan sesuatu didalam hatinya


"apa dia punya kekasih dimasa lalu Gan?' tanya Arion tidak percaya, selama ia mengenal Jung pia itu memang tidak mau dan tidak pernah dekat dengan wanita, namun Arion tidak tau kalau Jung menunggu seseorang sampai tidak mau mengenal wanita lain


"jangan menghukum dirimu sendiri Jung, kalau memang dia sudah tidak kembali lagi untuk apa kau terus menunggunya, cobalah untuk ikhlas dan mencari yang baru" ucap Arion memberi saran, ia tau bagaimana perjuangan Jung utnuk tetap setia pada wanita itu, namun jika tidak bisa lagi mengharapkan untuk apa menunggu


"emmm terimakasih paman, akan kucoba saran dari kalian, tidak mudah untuk melakukan semmua itu butuh waktu untukku dan butuh waktu melupakannya" turu Jung tersenyum tipis, ia memandang kedepan dan menatap langit biru yang begitu indah, seolah membawa dirinya kepada masalalunya


"ayo kita makan dulu.. ini sudah jam makan siang" Amira datang menghampiri mereka dan mengajak utnuk amkan siang, mereka sudah menyiapkannya semua karna Amira dan Naura tadi sempat menyiapkan semuanya termasuk makan siang mereka, repot jika harus membelinya lagi


"apa semuanya sudah ada ma, perasaan Kayla cuma bawa cemilan untuk dia doang" ucap Morgan bertanya, ia tidak tau kalau mamanya dan mertuanya menyiapkan semuanya, bahkan tadi saja mereka pisah mobil jadi Morgan tidak tau


"mamamu yang menyiapkan semuanya Gan, mereka berdua snagat sibuk tadi pagi didapur" Arion yang menjawab pertanyaan Morgan dan mereka langsung ikut melangkah ketempat yang sudah disediakan, mereka membuat tempat yang cukup untuk beberapa orang beserta makanan yang sudah dihidangkan disana


"tempat ini cocok seklai untuk berbeque malam hari, ditemani langit yang cerah dan juga pemdangan yang snagat indah" ucap Catrin sambil melayani suaminya, semua orang sibuk sendiri mengambil makannya, juga Jung yang ikut dilayani oleh Naura yang sudah ia anggap sebagai ibu sendiri

__ADS_1


"kamu benar Cat.. mungkin kita akan sampai besok disini" ucap Amira yang setuju dengan perkataan Catrin, bagaimana tidak pemandangan malam hari ditempat ini pasti sangat indah dan cocok untuk membuat acara keluarga kecil-kecilan sambil menghabiskan waktu


"kalau kalian mau aku akan menyuruh orangku untuk membawa mobil yang khusus untuk campervan agar nanati malam kita bisa mengianp disini" ucap Hansel yang menanggapi perkataan istrinya, ia tau kalau Catrin ingin liburan bersama namun beberapa hari ini dirinya sibuk dan mengurus masalah yang terjadi


"boleh banget Han.. kita bakal nginap malam ini disini dan sekalian membawa belanjaan untuk barbeque malam nanti" ucap Naura yang juga setuju saran dari menantu keduanya, ia juga ingin menikmati malam nanti dengan pemandangan indah disini


'baiklah semua akan diatur oleh anak buahku" ucap Hansel dan langsung menghubungi anak buahnya yang ada dinegara ini, jangan lupakan jika Hansel dan Xen adalah sama-sama pemegang kendali dunia bawah dan koneksi mereka sangat luas diberbagai negara


mereka semua menikamti makan siang dengan begitu nikmat, Kayla yang sejak tadi diam dan merasakan jika perutnya sedikit tidak enak dan beby twins didalam sana bergerak snagat aktif, mungkin mereka juga merasa senang dengan liburan kali ini


"aaahkkk." suara Kayla membuat Morgan langsung menoleh dan menatap istrinya yang meringis kesakitan, Morgan dengan sigap memegang tangan Kayla dan bertanya ada apa yang terjadi, ia takut Kayla merasakan sesuatu apalagi mendekati kelahiran anak mereka


"ada apa sweety.. apa yang kamu rasakan" tanya Morgan dengan panik, ia tidak ada persiapan jika istrnya melahirkan saat ini, dan menurutnya juga belum hari melahirkan Kayla sekarang, amsih ada waktu 1 bulan lagi


"mereka bergerak begitu aktif, abhakn sampai menendang kuat" ucap Kayla mengelus perutnya, juga Morgan yang tau apa yang dirasakan istrinya iktu memegang perut Kayla dan tersenyum senang, untung tidak hal yang buruk terjadi. Morgan mencoba mendekatkan wajahnya keperut istrinya


"sabar yan anak-anak papa... bentar lagi kita akan bertemu" ucap Morgan mengusap perut Kyala lembut dan menciumnya, namun setelah melakukan hal itu beby twins tidak ada merespon apapun, mereka langsung diam dan tidak bergerak sama sekali


hal itu membuat Kayla tertawa dengan kelakukan anak-anak mereka, beby twins bahkan tidak mau merespon papa mereka, sungguh sangat lucu dan membuat smeua orang tertawa disana


"mereka hanya tau membuatmu khawtair Gan.. mereka tidak mau dekat denganmu" ucap Arion mengompori menantunya dan membuat Morgan mencebikkan bibir, anak-anaknya sangat jahat padanya. padahal selama Kyala mengidam dirinya yang paling kesusahan


to be continue


~Lentera

__ADS_1


__ADS_2