
Author
Xen sampai dengan begitu cepat ke Swiss, ia langsung bergerak dari markasnya menuju Swiss menggunakan Zet pribadi milik keluarga Winata yang memang posisinya ada di markas karna biasanya Morgan menempatkannya disana, tentu saja Xen senang tidak harus naik pesawat umum biasanya
dengan tergesa-gesa Xen masuk kedalam ruangan dimana Kayla dirawwat dan juga keluarga ada disana, namun untuk Catrin dan Hansel juga Amira tidak ada disana karna pulang untuk menyiapkan keperluan beby twins untuk kepulangan mereka hari ini
"selamat kaka ipar, kalian langsung mendapat sepasang" ucap Xen mendekati Kayla dan menatap Kayla dengan senang, ia sudah menantikan kedatangan ponakannya dan inilah hari itu tiba, Xen sangat antusias untuk datang melihat Kayla
"makasih Xen.. tapi kenapa kau tidak pulang ketika semua orang pulang?' tanya Kayla, ia ingat Xen ikut mengantarkan mereka ke Swiss dan kembali lagi ke Itali namun saat suaminya dan yang lain pulang Xen tidak ikut bersama mereka
"ada yang harus aku urus disana dan tidak bisa ikut pulang bersama Morgan dan yang liannya, urusan itu lebih penting dari pada yang lain" ucap Xen tersenyum dan menoleh kearah box bayi disamping Kayla, ia sangat senang melihat dua bayi yang tidur lelap didalam box itu
"lebih penting dari padaku dan ponakanmu Xen?' tanya Kayla cemebrut, hal itu membuat Xen serba salah dan ingin menjelaskan pun Kayla tidak mau lagi, waniat itu lagsung menutupi tubuhnya dengan selimut dan tidak mau mendengarkan Xen bicara padanya
"astaga wanita sellau ingin menang sendri" ucap Xen dan beralih pada box bayi, ia sebenarnya ingin melihat ponakan twins itu sampai buru-buru datang dari Italia. bahkan Xen mengesampingkan urusan Xavier da memilih untuk datang kerumah sakit ini
"mereka begitu menggemaskan, tapi kenapa mama kalian itu sangat sulit dibilangin" ucap Xen sengaja mmebuat suaranya sedikit keras agar Kayla bisa mendengarkannya
"jangan ganggu mereka Xen!,, awas saja kalau nanti mereka bangun!' ucap Kayla tajam namun Xen tidak peduli, ia tetap menoel pipi beby twins dan seseklai menciumnya sampai membuat Morgan juga berdehem memberi isyarat pada sahabatnya itu
"jangan pangil aku kalau nanti mereka bangun Xen!!" ucap Kayla lagi dan menatap suaminay yang juga menatap Xen dengan tajam, ingin rasanya Morgan menyuruh Xen pulang saja dari pada mmebuat onar diruangan ini, sudah tau beby twins lagi anteng malah diganggu
"kalian sudah bisa pulang kata dokter semuanya sudah mama urus dan tinggal pulang saja" ucap Naura datang dari luar sambil tersenyum kepada Morgan, mereka tidak sabar lagi membawa beby twins pulang kerumah
__ADS_1
"baguslah ma aku tidak tahan lagi disini" ucap Kayla mayun, sungguh bau rumah sakit membuat dirinya tidak betah lebih baik rawat dirumah saja dari pada harus berlama-lama disini, juga kasihan dengan beby twins yang seharusnya sudah pulang kerumah mereka
"baiklah kita akan pulang hari ini, ma telfon Hansel dan mama Amira biar menyuruh pelayan menyiapkan kamar untuk beby twins" ucap Morgan dan langsung bergerak, dibantu oleh Xen dan juga Arion membawa semuanya barang-barang mereka juga membantu Kayla bangun
skip
di Villa milik Morgan, Hansel dan istrinya juga Amira sedang bersiap menyambut Kayla dan beby twins datang, mereka bahkan sampai ikut turun tangan untuk menyiapkan kamar beby twins dan menghiasi dinding kamar tersebut, terlebih Catrin yang sangat bahagia mendengar kepulangan beby twins ia tidak sabar lagi menunggu hari itu tiba
"sayang tolong taruh ini disana, aku harus menyelesaikan ini dulu" ucap Catrin pada suaminya, ia mulai membuat desain sesuak hatinya dikamar itu, juga Amira yag sibuk mengatur tata leta kamar dan lemari pakaian beby twins, padahal mereka tidak alma disini dan akan pulang ke Italia
"ini letakkan disana, dan ini juga letakan disamping itu" ucap Amira mengatur semuanya, kamara itu ssagat luas dan banyak barang beby twins disana, hal itu membuat Amira snagat sibuk mengatur semuanya agar tersususn rapi dan tidak penuh dilihat mata
"tuan, nyonya mereka sebentar lagi akan datang, kata tuan Jung sudah dekat disini" uap salah satu pelayan disana, tentu saja dengan cepat Amira dan Catrin bergegas turun kebawah, bahkan Hansel sendiri takut kalau istrinya akan teratuh sangking senangnya
"maafkan aku sayang..aku terllau senang dengan beby twins sampai meluoakan kalau disini juga ada bayi kita" ucap Ctarin merasa bersalah, dengan cepat Hansel menarik istirnya dan memeluknya, ia mengusap punggung Catrin lembut dan mengcup pipinya
"sudah tidak apa, aku tau kamu senang aku hanya mengingatkan kamu saja untuk hati-hati, kita kebawha yuk merea mungkin sudah sampai" ucap Hansel tersenyum dan diangguki oleh Catrin, mereka langsung turun dan benar saja Kayla dan yang lainnya sudah ada disana
"selamat datang ponakan aku yang paling gemoy seluruh dunia!" ucap Catrin dan menghampiri beby twins yang di gendong opa Arion danĀ oma Naura sedangkan Kayla dipapah oleh suaminya, mereka langsung duduk dan berebutan untuk menggendong beby twins
"astaga cucuku kasihan direbutin sama kalian, sini oma juga mau gendong cucu, masa oma ditinggal sendirian di Villa selama dua hari!!' ucap oma Naomi dan memang benar mereka semua pergi kerumah sakit namun melupakan oma Naomi yang kemarin sibbuk olahraga bersama pelayan Villa
"maafkan kami oma, tidak kepikiran untuk memberitahu oma karna siatuasinya sangat tegang kemarin" ucap Morgan merasa bersalah, padaal itu adalah mimpi oma Naomi untuk melihat Kayla melahirkan dan sampai ikut ke Swiss dan ternyata mereka tidak memikirkan oma sampaidirumah sakit
__ADS_1
"tidak apa, yang penting oma bisa merasakan kehadiran cucu oma disini" ucap oma Naomi dan menggendong Aiden, putra pertama Morgan dan Kayla sekaligus cucu pertama keluarga Winata dan Maheswari, betapa mereka snagat bahagia mendapatkan kabar yang begitu ditunggu-tunggu dua keluarga ini
"dia sangat miip denganmu Gan.. dari mata hidung dan bibirnya sangat persis denganmu" ucap oma Naomi dan beralih pada adiknya, Azora yang persis mirip dengan Kayla namun hidung dan matanya mewarisi papanya Morgan, Azora adalah perpaduan wajah Morgan dan Kayla
"adiknya malah mirip dnegan kalian berdua, astaga pelit seklai abangnya ini tidak mau mewarisi wajah mamanya" ucap oma Naomi dan membuat seisi rumah itu ertawa mendengarkannya
"ya sudah Kayla istirahat dulu pasti sangat lelah hari ini, antarkan istrimu kekamar Gan, temani dia istirahat biarkan kami yang menjaga beby twins" ucap Amira menatap putrinya dan menantunya, ia sangat bahagia dengan kabar ini, padahal dulu mereka memaksa Kayla menikah dengan Hansel dan putrinya itu selalu menolak
"gak nyangka ya kalau Kayla akan berjodoh dengan Morgan, padahal dulu kita sibuk menjdodhkan Hansel dan Kayla. sekarang mereka malah jadi ipar" ucap Amira membuat Naura tersenyum, ia sangat senang meskipun Kayal tidak jadi dengan Hansel setidaknya Kayla tetap menjadi menantu keluarga Winata
"aku senang karna mereka menemukan pasangan masing-masing, aku dulu takut jika Kayla menikah dengan anak omes ini akan tersiksa batinnya" ucap oma Naomi mmebuat Hansel langsung mendcih pelan karna dirinya disindir, yahh jika mengingat bagaimana ia dulu berkeliaran diluar mmebuat Hansel sedikit geli juga
"aku tidak begitu lagi oma, aku sudah tobat sekarang lihatlah istriku sangat cantik dan sudah mengandung anak kami" ucap Hansel bangga dan menatap Catrin dengan tatapan yang penuh cinta membuat wanita bumil itu tersipu malu dengan ucapan suaminya
"iya karna Catrin bisa mengubah dirimu, kalua Kayla kan belum tentu bisa mengubah otak omesmu itu pada wanita diluar sana" ucap oma Naomi dan seetika itu juga Hansel dam dan membenarkan ucapan omanya, jika bukan Catrin yang mengubah dirinya mungkin Hansel masih berada dalam dunia itu bahkan masuk lebih dalam lagi
"iya aku beruntung punya istri cantik dan sabar denganku" ucap Hansel dan mengcup pipi Catrin didepan mereka semua, untung udah halal kalau belum kan brabe urusannya
"makanya jaga pandangan dari wanita lain, banyak yang mengingikan kalian berpisah saat ini" ucap Naura ikut menanggapi perkataan oma Naomi, ia membenarkan ucapan mertuanya itu dan menatap putranya yang dulu sellau membuat kepalanya pusing dengan segala tingkah polah Hansel
"iya ma, aku sudha berubah kok. gak akan ada yang bisa memisahkan kami berdua" ucap Hansel tersenyum, ia tidak tau kalau pun ada yang ingin merusak rumah tangga mereka ya siap-siap saja akan kena tendang oleh dirinya sebelum istrinya berubah menjadi singa betina galak
to be continue
__ADS_1
~Lentera