Belenggu Hasrat Calon Ipar

Belenggu Hasrat Calon Ipar
BAB 65, Menemukan


__ADS_3

Author


Note: Maaf ya readers karna dua hari ini hilang kabar, soalnya laptop aku bermasalah dan kalau negtik di hp kurang enak dan kurang konsisten soalnya pasti bakal liat aplikasi lain kalau di hp, tapi sekarang laptop aku udah bener lagi dan kedepannya othor bakal rajin double up lagiĀ 


Jung dan Hansel masih mengejar Kedrick, dua mobil yang saling mengejar dan tidak mau kalah. Kedrick beberapa kali mengumpat karna anak buah yang ia suruh dan bahkan ia bayar mahal tidak ada yang bisa diandalkan, tetapi saja Jung berhasil mengejar dirinya sampai dia sendiri kewalahan.


"ahh ****!!!.. damn it!!" ucap Kedrick kala dirinya tidak bisa mengendalikan mobilnya lagi, sepertinya mobil yang ia bawa remnya tidak berfungsi dengan baik, bahkan dirinya juga oleng dan tidak bisa lagi menghentikan laju mobil itu, sampai akhirnya Kedrick hanya bisa pasrah dengan apa yang ada didepannya


"Han lebih kencang lagi, dia hampir kehialngan arah!!' ucap Jung dan langsung saja Hansel bergerak kencang sampai akhirnya menabrak mobil Kedrick membuat pria itu langsung terpental jauh dengan mobilnya dan menghantam pembatas jalan


Kedrick merasakan sekujur tubuhnya lemas dan darah yang mengalir dari kepalanya, ia merasakan terhuyung dan tidak bisa melihat sekelilingnya, Kedrick menutup matanya karna pusing dan samar-samar mendengar suara Hansel dan Jung yang mendekat kearahnya


"periksa dia apakah masih hidup atau tidak" ucap Hansel kepada salah satu anak buah mereka sambil menatap tubuh Kedrick yang penuh darah segar dan kepalanya yang terluka, sungguh sedikit kecewa karna mereka mendapati Kedrick tidak hidup, akan menunggu lama sampai mereka bisa membalas sendiri perbuatan pria itu


"masih hidup tuan, kami akan membawa dirinya kemarkas sampai dibersihkan oleh dokter dimarkas" ucap anak buah Hansel dan dianguki Hansel dan Jung, dua pria itu hanya menatap kecewa karna tidak bisa mendapat mangsa malam ini


"kita balik ke mansion lagi Jung, kita lihat apakah paman dan baang sudah selesai atau masih menunggu kita" ucap Hansel kepada Jung, mereka kembali masuk kedalam mobil dan melaju kearah mansion, sementara beberapa anak buah mereka tinggal disana untuk membereskan kekacauan yang terjadi, juga Xen yang mengurus semuanya


disisi lain, Morgan dan Arion masih menunggu kedatangan yang lainnya sambil memberi beberapa permainan kepada dua orang yang tidak tau malu didepan mereka, Morgan menyuruh anak buah mereka membawa tubuh Manda yang sudah lemah masuk kedalam kamar


didalam Manda diberikan obat perang*sang sampai akhirnya wanita itu merasakan panas sekujur tubuhnya, ia ingin disentuh namun anak buah Morgan tidak ada yang mau menyentuh tubuhnya, Manda membuka semua pakaiannya dan kini tersisa hanya tinggal penutup lembah hitam dan gundukan kembar miliknya,

__ADS_1


"aaaarhhhggg.. tolong aku.. sentuhlah aku.. aku mohon.." ucap Manda menatap beberapa anak buah Morgan disana namun mereka tetap diam bahkan tidak menatap Manda yang sudah telan*jang didepan mereka, sebelum ada perintah dari Morgan mereka hanya bisa diam


"arahhhhgggg.... sentuh aku... sentuhlahh akuuu... aaaahkkkk" ucap Manda, kamar bellakang yang tadinya rapi kini menjadi berantakan dan sangat kacau, ia melempar apapun didepannya untuk mendpaat perhatian, namun anak buah Morgan tetap tidak peduli padanya


"bajingan!!!... kau gila Morgan.. aku membencimu!!' teriak Manda dan menatap anak buah Morgan dengan tajam, bibirnya meracau tidak jelas dengan tangannya mulai bergerak naik menyentuh gundukan kembarnya, ia mere*mas gundukan kembarnya dengan tangannya sendiri


Manda juga membuka penutup segitiga lembah hitamnya dan memainkan tangannya dibawah sana, ia tidak bisa menahan gelojak dalam dirinya, obat peransang yang diberikan padanya sangat tinggi sampai membuat tubuhnya sangat ingin disentuh


Morgan datang kekamar dimana Manda sedang meracau tidak jelas, namun Morgan hanya berada diluar ia mmeberi perintah agar Manda lebih baik dibawa kemarkas mereka dan terserah pada anak buahnya untuk diapakan wanita itu, Morgan tidak peduli lagi, itu keinginan Manda sendiri


"kalian bawa kemarakas, aku berikan waktu malam ini untuk kalian, itu milik kalian malam ini" ucap Morgan dan diangguki anak buahnya, mereka membungkus tubuh bugil Manda dengan sprei dan membawanya kemarkas, namun belum sampai dimarkas saja anak buah Morgan sudah menyentuh tubuh Manda yang dari tadi ingin dipuaskan


sementara Xavier masih berada dimansion dengan Arion dan yang lainnya, Hansel dan Jung juga sudah sampai kemansion dan menatap Xavier dengan tatapan tajam. Hansel sangat ingin menghabisi pria didepannya ini karna Kedrick tidak ia dapatkan


"mungiin menunggu mereka sembuh dulu baru kita bisa turun tangan, aku tidak yakin kalian mau menghabisi mereka dengan keadaan kacau begini" jawab Arion yang menatap Xavier dengan iba namun rasa marah dalam dirinya tidak bisa dihapuskan lagi


"tapi paman, izinkan aku memberi satu pukulan pada wajahnya setelah itu aku bisa tenang menunggu dirinya sembuh" ucap Hansel menatap Arion, ia snagat ingin memberikan hadiah besar kepada Xavier sampai nanti mereka menunggu pria itu sadar dan sembuh


"baiklah hanya satu pukulan" ucap Arion, namun belum sampai selesai ucapan Arion, Hansel sudah maju dan berdiri didepan Xavier dengan tangan yang sudah terkepal kuat dan pastinya akan sangat sakit luar biasa


"PLAKKK!!"

__ADS_1


suaranya sangat nyaring dan begitu keras, Hansel menampar wajah Xavier sampai membuat pria itu merasaka jika rahangnya sudah bergeser tempat, Hansel benar-benar melampiaskan rasa kesalnya diwajah Xavier dan membuat pria itu hanya diam dengan darah segar tiba-tiba keluar dari mulutnya


"bawa dia kemarkas, jangan sampai lolos lagi!!' ucap Morgan, ia tidak ingin Xavier mati ditangan adiknya. Morgan tau bagaimana Hansel jika sampai marah bisa-bisa Xavier kehilangan nyawa dalam sekejap saja


"kita pulang besok saja, menginap dimarkas malam ini. kasihan Kayla dan yang lainnya paisti khawatir dengan kita, aku tidak mau putriku stress mendekati hari melahirkannya" ucap Arion dan semuanya bergerak cepat, mansion mereka berikan pada anak buahnya agar dibereskan


semua masalah telah selesai, Morgan berharap tidak akan ada lagi masalah yang menimpa rumah tangganya, cukup masalah yang besar menimpa kisah cinta dengan Kayla, istrinya yang begitu ia cintai. perjuangan Morgan mendapatkan Kayla juga tidak biasa saja


mulai dari mengikuti gadis itu sampai menjebaknya, sampai mengambil kesucian Kayla pertama kali sebelum menikah, dan menentang perjodohan Kayla dengan Hansel sampai Xavier datang membuat kekacauan semua itu Morgan atasi dengan baik tanpa menyakiti istirnya


sesampainya mereka ke markas, Morgan langsung masuk kedalam kamarnya begitu juga yang lain langsung mengambil tempat yang sudah disediakan anak buah mereka dan juga Xen, pria itu ada disana lebih dulu setelah membereskan kekacauan dijalan tadi, ia kembali kemarkas tanpa menunggu yang lain


dinegara yang jauh, Kayla tidak bisa tidur karna memikirkan suaminya, Morgan tidak ada kabar seharian selama dia pamit untuk mengerjakan sesuatu, Morgan bahkan tidak mengaktifkan ponselnya mmebuat Kayla semakin khawatir, bumil itu tidak tidur bahkan sekarang sudah dini hari


Kayla memilih untuk keluar dari kamarnya dan duduk disofa, ia memilih menonton film sampai ketiduran disana, ia bahkan tidak ingin mematikan TV sampai pagi mendatang, Catrin yang melihat Kayla tidur diruang tamu terkejut dan langsung membangunkan Kayla


"Kay..kenapa tidur disini, ayo bangun pindah kekamar kasihan baby twins kedinginan karna mamanya jga kedinginan" ucap Catrin lembut, Kayla yang belum sadar sepenuhnya hanya diam menatap sahabatnya


"ada apa Cat.. aku masih ngantuk" jawab Kayla dan kembali memejamkan matanya, namun Catrin langsung membuka suara lagi mmebuat Kayla sadar dimana ia sekarang


"astaga.. aku sampai ketiduran disini, makasih Cat udah bangunin aku. aku pindah sekarang" ucap Kayl tersenyum dan Catrin tidak tinggal diam ia mengantarkan Kayla sampai kedalam kamarnya kembali

__ADS_1


to be continue


~Lentera


__ADS_2