
Author
Pagi hari menejelang dan seperti biasanya, Kayla bangun lebih dulu dan terlihat sangat segar karna tadi malam beby twins tidur bersama oma Amira dan oma Naura, Kayla tidak lagi mendengar tangisan beby twins dikamar dan pagi ini ia bangun dengan sangat bugar dan bersemangat
pertama sekali Kayla melihat suaminya yang masih tidur disampingnya dan memeluk tubuhnya, dengan pelan dan hati-hati Kayla melepaskan pelukan Morgan dan turun dari ranjang, ia akan menyiapkan pakian dan sarapan untuk suami dan keluarga besarnya
Kayla masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan tubunya, setelah itu ia muli menyiapkan pakaian kantor suaminya karna hari ini Morgan akan masuk kerja dan semalam ia sudah memberitahu kepada Kayla, yahh sebenarnya Morgan juga kelelahan namun semakin lama tidak masuk bekerja maka semakin menumpuk pekerjaannya nanti
ibu dari dua anak itu bergegas langsung turun, ia langsung menuju dapur untuk membuatkan sarapan untuk keluarganya dan juga bekal untuk suaminya nanti dikantor, Kayla tidak ingin suaminya makan diluar terus menerus sementara dirinya sendiri mampu untuk membuatkan sarapan dan lain sebagainya dirumah itu
"pagi bi.. tolong siapin sayur dan bahan lainnya ya bi, aku mau buat sup kesukaan oma sekalian" ucap Kayla kepada pelayan di mansion itu, pelayan itu sekaligus cheff disana dan selalu membantu Kayla masak apapun dimansion, selain Kayla pintar masak juga pelayan itu selalu mengajari Kayla resep baru setiap Kayla turun kedapur
"baik nona, apa adda lagi yang dibutuhkan?' tanya pelayan itu, ia mengambil bahan masakan dari kulkas dan memberikannya kepada Kayla, sedangkan Kayla sendiri menyiapkan alat dan mulai membuat bumbu untuk masakannya pagi ini
lama berkutat didapur akhirnya semua masakan Kayla selesai dan tinggal dihidangkan dimeja makan, Kayla pamit untuk naik kembali keatas melohat suaminya sekaligus menyiapkan air mandi untu beby twins, kasihan juga mama dan mertuanya pasti begadang semalaman mengurus beby twins
"mas.. ayo bangun udah jam 6 tau, nanti kamu telat kekantornya, aku juga udah siapin baju sama air hangat buat kamu mandi, kamu bangun ya" ucap Kayla menggoyangkan tubuh suaminya dan berusaha membangunkan Morgan yang masih anteng dengan mimpinya
"mas bangun ayo.. aku mau kekamar beby twins buat negliat mereka, kamu mandi dulu sana" ucap Kayla dan mengecup pipi suaminya, Kayla tau Morgan tidak mudah untuk bangun jika dirinya tidak berbuat sesuatu yang hot dipagi hari, ia juga sebenarnya kasihan melihat suaminya itu
"sayang bangun ya.. atau mau dipeluk dulu baru bangun" ucap Kayla dan tidak menunggu lama Morgan langsung bangun dan memeluk tubuh Kayla dari belakang, pria itu tersenyum dan mengelus perut rata Kayla yang tampak masih berisi, mungkin faktor melahirkan kali ya
"cium aku baru akan kulepaskan" ucap Morgan dengan suara khas bangun tidur dan tubunya yang masih polos tanpa benang yang menutupinya, Morgan tidur dengan melepaskan semua baju dan celananya dan menyisakan boxer menutupi senjata kramat miliknya
__ADS_1
"CUP.... sudahkan ayo bangun bersihkan tubuhmu dan keluar sarapan" ucap Kayla mengecup bibir suaminya dan tersenyum manis, hal itu membuat Morgan semkain memeluk tubuh istrinya yang masih terlihat cantik saja dimatanya, tidak ada yang bisa menggantikan posisi Kayla dihati Morgan
"sayang.. kapan aku bisa merasakannya lagi, aku sudah lama berpuasa tau" ucap Morgan mode manja, pria itu membalikkan tubuh istrinya dan mendududkkan Kayla dipangkuannya, ia menatap wajah istrinya dengan lekat dan menegcup pipi Kayla lembut
"sabar mas, kan baru beberapa hari juga, nanti kalau sudah 40 hari baru bisa tunggu kering dulu jahitannya dan sembuh dulu ya" ucap Kayla memberitahu, ia juga merasa kasihan dengan suaminya yang harus menunggu dirinya sembuh dan menahan diri untuk tidak menyalurkan hasrat
"iya sweety aku sellau sabar padamu, apapun untukmu sayang, aku masih bisa menunggunya asal tidak sampai 1 tahun mungkin aku akan paksa untuk masuk saja" ucap Morgan gamblang mmebuat Kayla tertawa dan mengalungkan tangannya dileher suaminya
"nanti malam pulang cepat, aku akan kasih kejutan untukmu"ucap Kayla dengan senyuman yang menggoda membuat Morgan langsung melahap bibir seksi istrinya dengan brutal, bahkan Morgan lupa kalau dirinya mode on tidak bisa memasuki lembah hitam sang istri
"aku mandi dulu sweety" ucap Morgan melepaskan pagu*tannya dan menurunkan istrinya dari pangkuan, ia langsung menuju kamar mandi untuk memberishkan diri, jangan sampai sentaja kramatnya bangun danakan memperpanjang waktunya dikamar mandi
sedangkan Kayla lebih memilih keluar kamar dan mengunjungi kamar bebey twins, ia langsung masuk kedalam dan melihat beby twisn sedang dimandikan oleh mamanya dan mertuanya, begitu senang dan bahagianya melihat pemandangan seperti ini dipagi hari
"udah bangun drai tadi ma tapi baru mandi" ucap Naura menirukan suara beyi dan tentunya dengan beby Aiden yang masih anteng ditangannya, beby Aiden sangat menurut dan tidak banyak tingkah. ia diam tanpa melawan sangat berbeda dengan apdiknya yang sangat aktif
"aku siapin bajunya ya ma" ucap Kayla keluar dari kamar amndi dan menyiapkan baju unuk beby twins, dia langsung emilih baju yang cocok untuk anak-anaknya hari ni, karna mereka juga tidak akan kemana-mana jadi Kayla memilih baju santai saja
Kayla mencoba belajar untuk mengurus anak-anaknya, ia sengaja tidak menggunakan beby sister menjaga beby twins karna masih ada mama dan mertuanya yang sellau membantu dirinya, ia juga masih bisa mengerjakan semuanya dengan baik, dan hanya mengurus suami dan anak-anaknya adalah hal yang mudah menurut Kayla
"sayang bukan begitu caranya, kamu angkat dulu tubuhnya baru kamu masukin bajunya mulai dari tangan, kalau begitu kasihan beby Aiden kesakitan tangannya" ucap Amira mengoreksi Kayla saat memakian baju untuk beby Aiden, Kayla langsung saja memasukkan tanpa mengangkat tubuh beby Aiden lebih dulu
"eeehh maaf ma, aku tidak terbiasa angkat mereka, takut jatuh nanti" ucap Kayla tersenyum salah, ia sangat kaku dalam menggendong beby twisn itu makanya ia lebih menitipkan beby twins pada omanya untuk digendong
__ADS_1
"tidak apa nak, kamu belajar dari sekrang juga nanti terbiasa kok" Naura menjawab perkataan menantunya dan mengajari Kayla cara memakaikan baju beby twins, padahal sudah 1 bulan Kayla menoba untuk belajar namun rasanya sangat susah untuk dilakukan
"pelan-pelan saja nak, nanti juga bisa kok. lagian amsih ada mama dan mama Naura disini membantu kamu" ucap Amira melihat putrinya yang sedih karna masih tidak bisa mengurus beby twisn sepenuhnya, masih mengandalkan orangtuanya
"nahh sudah selesai, nanti sore kamu coba lagi nak lagian sudah hampir bisa kok" ucap Naura tersenyum dan menggendong beby Zora, sementara Kayla meminta bantuan pada mama Amira untuk membantunya mengangkat beby Aiden agar ia bisa menggendongnya
"semalam mereka tidak rewel sama sekali, malah sangat anteng tidur dan nyeyak" ucap Amira menatap cucunya yang snagat menggemaskan, pipi beby Zora sangat gembul dan seperti bakpao
"iya Kay.. mereka tidur jam 9 sampe jam 1 malam baru kebangun karna pipis, itupun beby Aiden tidak merasa terganggu dengan adiknya" ucap mama Naura menatap beby Zora digendongan Kayla, anteng dan hanya menatap mereka dengan tatapan polosnya
"masa sih ma, padahal kemarin mereka rewel banget disana, sampe aku dan papanya tidak bisa tidur karna suara beby Zora yang sangat kencang tangisnya"ucap Kayla dan mereka menuruni tangga bersamaan, ternyata disana sudah ada Catrin dan Hansel serta Morgan
"mungkin karna suasananya sudah beda nak, nanti malam coba saja bawa mereka tidur dikamar kalian" ucap Amira dan diangguki oleh Kayla, dia setuju kalau beby twins akan tidur bersama mereka nanti malam, keiga wanita itu langsung duduk dikursi masing-masing
"papa mana mas?" tanya Kayla yang tidak melihat Arion disana, juga tidak ada oma Naomi disana, biasanya dua orang tiu yang sellau lebih dulu duduk dan menunggu yang lain jika sarapan
"papa menemani oma berjemur, kata oma dia rindu sama papa Winata jadi sengaja mengajak papa Arion untuk menemaninya" ucap Hansel dan membuat seisi meja itu tersenyum haru, mereka juga merindukan sosok Winata disisi mereka, apalagi mama Naura yang cepat ditinggalkan oleh sang suami
"kata oma kita langsung sarapan saja, mereka tadi sudah sarapan lebih dulu" ucap Catrin mengubah suasana sedih itu, ia juga bisa merasakan bagimana ditinggal oleh orang yang kita sayang dan sangat kita butuhkan, meskipun Catrin tidak kenal siapa papa mertuanya dan bagaimana sosoknya tapi ia bisa merasakan sayang yang luar biasa dikeluaga itu unuk papa Winata
to be continue
~Lentera
__ADS_1