
Author
Pagi hari yang cerah menyambut pria yang sedang terbawa mimpi indah bersama guling yang selalu setia menemaninya, ya Morgan masih enggan untuk beranjak dari tempat tidurnya dan masih malas untuk menggerakkan tubuhnya
sampai akhirnya suara dering ponsel miliknya terdengar dan dengan pesaraan malas Morgan meraih gawainya dan melihat nama yang tertera disana
milikku is calling
tanpa aba-aba lagi Morgan langsung gercep mengangkat telfon masuk itu dan berusaha setenang mungkin,Morgan menarik nafas dalam-dalam dan memperbaiki posisinya, ia mendengar suara gadis pujaannya disebarang sana
"hallo tuan,, maaf mengganggu waktunya" ucap Kayla dengan pelan, ia takut Morgan marah karna diganggu olehnya, mana sekarang masih pagi-pagi buta
"iya hallo, kenapa nona?' tanya Morgan dengan suara parau khas bangun tidur, tentu saja hal ittu membuat Kayla langsung terkejut dan malu
mendengar suara bariton dan khas bangun tidur Morgan membuat gadis itu berfikir yang tidak-tidak dan jantungnya berdegup kencang
"iya.. hallo, maaf tuan aku cuma mau menanyakan sesuatu hal, apakah kita bisa bertemu nanti siang" ucap Kayla mengutarakan isi hatinya untuk mengajak Morgan bertemu
"ehmm.. boleh saja nanti sharelok saja agar aku kesana makan siang nanti" ucap Morgan sambil melirik jam yang menunjukkan setengah tujuh, ia sedikit telat hari ini
"makasih tuan" ucap Kayla sedikit berteriak sangking senangnya, padahal ia sendiri tidak tau kenapa bisa sesenang itu bertemu dengan Morgan
"iya.. jangan lupa sharelok nanti" ucap Morgan dan langsung mengakhiri panggilan mereka, ia sadar dirinya telat dan sudah ditunggu oleh sekretaris Jung sejak tadi. asataga dirinya terllau lelah dua hari ini
skip
dirumah keluarga Maheswari, Kayla berteriak kesenangan membuat Mira terkejut melihat tingkah putrinya yang tidak pernah segila itu sebelumnya, ia bahkan jarang melihat putrinya sesenang itu setelah beberapa bulan belakangan ini
"kenapa teriak ssih Kay... bikin sakit kepala saja" ucap Mira menggelengkan kepalanya, ia sedikit teragnggu dengan suara Kayla yang menggelegar dirumah itu
"gapapa ma, senang aja" ucap gadis itu dan meninggalkan mamanya didapur sekaligus mencomot sumi krispy buatan mamanya
"kebisaaan" ucap Mira dan Kayla hanya terkekeh mendengar ocehan mamanya
gadis itu kembali kekamarnya dan memilih baju yang cocok untuk ia pakai bertemu Morgan, entah mengapa hatinya merasa senang dan tidak sabar untuk bertemu dnegan pria itu. padahal sebelumnya Kayla snagat tidak suka dan bingung dnegan sifat pria itu. apalagi Morgan pertama kali bertemu dengan dia sudah mengklaim dirinya sebagai milik pria itu
__ADS_1
"aku harus pakai baju apa ya biar cocok. nanti dikira gadis apaan kalo pake baju terlalu seksi atau terbuka" monolog Kayla sambil terus memilih baju miliknya
"atau aku tanya sama Catrin aja kali ya, mana tau dia ada rekomendasi gitu" ucap Kayla dan meraih gawainya untuk menghubungi sahabatnya
"hallo Cat.. aku mau tanya dong pendapat kamu" ucap Kayla
"ada apa Kay.. jangan bilang mau aku bantuin atau apa" ucap Catrin merasa takut jika membantu Kayla seperti yang sudah-sudah
"tidak Cat tenang saja. aku hanya ingin tanya aku pake baju ini atau ini?" ucap Kayla dan memperlihatkan baju pilihannya pada Cat
"emangnya mau acara apa Kay. atau jangan bilang kamu mau kencan?" ucap Cat spontan membuat Kayla mendegus kencang mendengar ucapan sahabatnya
"tidak Cat.. mana ada kencan kaya gini" ucap Kayla
"trus kamu mau kemana kalau bukan kencan Kay" ucap Catrin merasa kepo sahabatnya itu sibuk memilih baju sampai menanyakan pendapatnya
"ada acara penting kamu tidak perlu tau" ucap Kayla tersenyum, astaga dirinya pasti sudah gila karna pria itu
"kamu mau bertemu pria yang kamu ceritakan Kay?" tanya Catrin merasa ada yang beda dari sahabatnya itu
"baiklah.. menurutku pakai yang itu saja jangan terlalu terbuka dan tebar pesona dengan pria Kay" ucap Catrin memberikan pendapatnya kepada Kayla
"baiklah kalau begitu. byeee makasih" ucap Kayla dan langsung mematikan panggilan mereka, ia mendapat de untuk memakai baju apa untuk pertemuannya
"kenapa aku terlalu bersemangat ya" ucap Kayla menutup pipinya
"udah ahh ga peduli, yang penting aku harus bisa menyelesaikan proyek itu agar dia tau aku juga bisa berbisnis dan belajar banyak" ucap Kayla dan kembali meneruskan aktifitasnya
skip
kantor N&W Morgan akirnya tiba disana dengan telat beberapa menit dari jadwal biasanya, sekretrais Jung dari tadi sudah mengomel karna tuannya snagat susah dibangunin bahkan mengulur waktu
"maaf Jung, jangan ditekuk mulu wajahnya" ucap Morgan sedikit menyindir sekretarisnya itu
"baru kali ini aku melihat seorang bos bsar telat" ucap Jung, bukannya talut tapi pria itu malah menunjukkan marahnya pada tuannya
__ADS_1
"itu suka-suka ku Jung, lagipula jadwal hari ini tidak terlalu padatkan?' ucap Morgan dan meneruskan langkahnya masuk kedalam ruangan
"kita ada pertemuan dengan pemilik perusahaan XX, dan juga meeting dengan perusahaan XY. oh ya satu lagi proyek dengan keluarga Maheswari sudah mulai dilakukan" ucap sekretaris Jung membacakan agenda mereka hari ini
"baiklah. katakan pada tuan XX untuk datang ke restoran seberang, juga kepada tuan XY kesana juga dengan jam berbeda gara kita tidak perlu berganti tepat dan membuang waktu" ucap Morgan dan diangguki oleh sekretaris Jung
"juga nanti siang kosongkan jadwaku dan ambil alih pertemuan dengan cabang perusahaan xx, aku ada kegiatan lain sampai sore" ucap Morgan dan mmebuat sekretaris Jung hanya mendelik malas, ia tau kegiatan apa yang dimaksud oleh tuannya itu
"baiklah" ucap sekretaris Jung dan keluar dari ruangan itu
sementara Morgan kembali berkutat dnegan laporan dan berkas-berkas yang sudah ada diatas mejanya, ia harus menyelesaikan sebelum jadwal meeting mereka. ia tak ingin diganggu oleh pekerjaan ketika bertemu dengan gadis impiannya
"aku harus membuat dia luluh padaku, dia milikku dan tidak bisa diambil orang lain, termasuk adikku sendiri" ucap Morgan
pria itu sudah menetapkan hatinya untuk merebut gadis pujaannya, apapun resiko dan hambatan yang akan ia alami akan dilewati tanpa harus berhenti mendapatkan gadis itu, Morgan sudah terlanjur menginginkan gadis itu
setelah Kayla menelfon dirinya untuk bertemu Morgan merasa ini adalah jalan untuk dirinya mendekati gadis itu bahkan untuk membuat gadis itu menjadi milikku bagaimanapun caranya nanti
"aku harus cepat selesai, tidak mungkin dia yang menungguku" ucap Morgan bersemangat mengerjakan pekerjaannya, dan hal itu diketahui oleh sekretrais Jung dan memberi laporan kepada sahabatnya yaitu Xen
skip
jam makan sidang tak terasa sudah mendekati, Morgan juga sudah selesai dengan meetingnya dengan klien dan skarang tinggal pergi menemui gadis pujaan hatinya, namun sampai saat ini Kayla belum memberi kabar padanya, Morgan jadi kepikiran dan berinisiatif menghubungi Kayla lebih dulu
"dimana?" send Morgan
ting
sebuah pesan masuk, Kayla langsung sadar dan melihat isi pesan tersebut, ia terkejut jika dirinya ternyata belum memberitahu tempat pertemuan mereka, ia salah memberi pesan
"astaga apa yang sudah kulakukan" ucap Kayla dan buru-buru ia sharelok pada Morgan agar pria itu tidak terlalu lama menunggu dirinya
"terllau bersemangat hingga lupa bahwa salah kirim" monolog Kayla menepuk jidatnya
to be continue
__ADS_1
~Lentera