Benih Cinta Yang Tak Dianggap

Benih Cinta Yang Tak Dianggap
Carla kembali bekerja


__ADS_3

Tidak terasa pagi telah datang menyapa, membangun kan seorang wanita yang sangat lelap dengan tidur malam nya.


Carla mulai mengerjap ngerjapkan mata nya sambil memperhatikan langit langit kamar yang selalu dia lihat disetiap hari nya..


"Selamat pagi Carla"


Sapa Carla untuk dirinya sendiri, setelah itu tangan wanita itu mulai dia arahkan untuk menyentuh perut dirinya yang terlihat masih rata....


"Selamat pagi juga anak bunda, semoga kamu selalu sehat didalam sini ya? bunda janji akan menjaga kamu dengan baik sayang"


Ucap Carla tersenyum bahagia,


Hingga tak lama kemudian, terdengar suara pintu yang dibuka dari arah luar, membuat Carla langsung mengarahkan pandangannya ke pintu tersebut..


"Selamat pagi keponakan bibi, apakah tidur mu sangat lelap malam tadi? "


Tanya bibi Monic yang sudah selesai dengan penampilan nya..


"Pagi juga bibi , apakah bibi sudah mau pergi bekerja? "


"Iya, bibi harus pergi pagi pagi sekali nak, karena sudah ada peraturan baru dari para atasan, oya kamu hari ini kuliah apa tidak Carla? "


Tanya bibi Monic sambil menyusun pakaian yang telah dia lipat dimasukkan kedalam lemari pakaian Carla..


"Tidak... hari ini aku tidak masuk kuliah bibi, karena dikampus sedang ada acara wisuda untuk kakak senior angkatan S2, jadi aku memilih untuk bekerja direstoran saja bibi"


Jawab Carla sambil duduk di atas ranjang nya, Carla mulai menggulung rambut nya yang telah terbuka, dan dia menggoyang kan tubuhnya yang terasa sangat pegal...


"Baiklah... jika. begitu kamu hati hati ya perginya, maaf Karena bibi tidak bisa mengantarkan kamu Carla, karena mulai saat ini kita harus banyak menabung ,, untuk menyambut keluarga baru yang akan segera lahir beberapa bulan lagi, setelah kamu lahiran nanti, bibi janji akan resign dari pekerjaan dan fokus mengurus kamu dan juga anak kamu"


Ujar bibi Monic membuat Carla tersenyum dengan bahagia..


"Benarkah bi! terimakasih banyak ya bi, Carla sayang banget sama bibi"


Ucap Carla memeluk tubuh wanita paruh baya tersebut..


Setelah itu Carla langsung bangkit dari ranjang untuk segera mandi dan bersiap pergi bekerja,


Sedangkan bibi Monic, sudah pergi duluan,setelah menyajikan sarapan pagi untuk keponakan kesayangan nya..


Tepat pukul 8 pagi, Carla telah selesai dengan kegiatannya, wanita itu menggnakan baju seragam kemeja putih di padupadankan oleh rok hitam sepanjang sebatas lutut,

__ADS_1


Tidak lupa juga Carla mengikat rambut nya menjadi ekor kuda,, dan merias wajahnya sealamai mungkin,


Carla terlihat sangat cantik dan menawan, bisa dibilang jika Carla termasuk salah satu pelayan yang dapat menarik para pelanggan muda mudi, karena tampilan dirinya yang sangat mempesona


Setelah selesai sarapan, Carla langsung beranjak keluar rumah karena abang ojek yang dia hubungi sudah tiba didepan untuk menjemput dirinya,


Tak lupa juga Carla menutup pintu dengan rapat, dan mengambil helm yang diberikan oleh abang ojek..


"Mau kemana non? kekampus atau ke restoran? "


Tanya Abang ojol tersebut.


"Tolong antar Carla kerestoran aja ya, karena aku mau masuk kerja hari ini"


"Okey non, siap untuk meluncur"


Jawab abang Ojek dan langsung mengegas motor milik nya..


Perjalanan Carla menuju Restoran lumayan jauh ,menghabiskan waktu hampir satu jam lamanya, dan kini Carla sudah tiba didepan restoran yang sangat mewah tersebut..


Sungguh keberuntungan untuk Carla karena bisa bekerja ditempat persinggahan para kalangan elit tersebut...


"Okey, siap non, jika begitu saya lanjut sekarang"


Ucap abang ojol tersebut dan mulai pergi dari pandangan Carla,


Hingga beberapa menit kemudian, kini Carla sudah masuk kedalam restoran, dan kedatangan Carla langsung disambut hangat oleh para rekan kerja nya yang lain


"Carla.. akhirnya kamu datang juga, oya.. aku dengar kamu lagi sakit ya kemarin, makan nya gak bisa masuk kerja? "


Tanya Rekan Carla yang bernama Sofi.


"Iya.. aku sedikit gak enak badan Sof, maaf ya, karena aku tidak datang kerja, apakah kemarin tamu kita banyak yang datang? "


Tanya Carla kepada Sofi..


"Iya rame banget kemarin Carla, terus tadi malam juga restoran kita kedatangan tamu spesial, dari keluarga Justin dan juga keluarga Sanjaya, apakah kamu tahu berita soal itu Carla"


"Emm.... enggak.. aku gak tahu, memang nya keluarga Justin dan keluarga Sanjaya itu siapa? "


Tanya Carla yang memang tidak mengetahui nya..

__ADS_1


"Masak kamu gak tahu sih Carla, kan kamu satu kampus sama putra putri mereka, tapi.. aku juga gak pernah lihat wajah mereka sih..,oya keluarga Justin dan keluarga Sanjaya itu adalah keluarga terkaya di negara ini Carla, eh.. tunggu dech.., sepertinya tadi malam aku ngelihat temen kamu yang sering kemari , siapa namanya? "


"Dina maksud kamu? "


Ucap Carla kepada Sofi....


"Iya Dina, tapi.. aku cuma melihat nya sekilas sih, "


"Oh.. mungkin dia mau ketemu kak Raka, kan dia pacaran sama kak Raka"


"Benarkah..! tapi ngomong ngomong soal pak Raka, kamu tahu gak kalau pagi ini pak Raka sudah mengundurkan diri dari jabatan nya sebagai manajer direstoran kita"


"Apa...! kok bisa? bukannya kak Raka cinta banget ya sama pekerjaan nya ini? "


"Aku juga gak tahu Carla , dan lebih mengejutkan lagi, aku denger pak Raka sudah pulang kekampung halaman nya, seperti nya dia ada masalah deh sama temen kamu itu"


Jelas Sofi membuat Carla langsung terdiam membisu, apakah benar jika Dina dan Raka memiliki masalah? bukankah kemarin Sore mereka baru saja pulang untuk menjenguk dirinya?


Carla masih terpaku dengan pemikiran nya sendiri, hingga tak lama kemudian, dia pun mulai melakukan pekerjaan nya sebagai seorang pelayan....


"Seperti nya jam istirahat nanti aku harus menghubungi nomor Dina, aku takut jika benar telah terjadi apa apa dengan hubungi mereka berdua"


Gumam Carla sambil membersihkan meja...


****


Sedangkan di tempat lain, tepat nya disebuah kampus, terdengar suara hiruk piruk dari para mahasiswa yang sedang melakukan acara wisuda mereka, ditambah lagi dengan kehadiran para undangan


Yang membuat suasana semakin ramai dan juga meriah, tapi tidak dengan seorang pria bernama Albert,


Entah mengapa saat ini dia benar benar tidak merasa sangat bersemangat...


"Kenapa aku tidak bahagia?bukan kah ini yang aku ingin kan sejak dulu? sekarang hati ku merasa kan kehampaan yang aku tidak mengerti"


Gumam Albert didalam hatinya sambil mengikuti rangkaian acara wisuda..


Sedangkan Dewa, hanya diam menatap kearah kakak nya tersebut, dia merasa jika Albert mempunyai sebuah masalah yang membuat dirinya menjadi tidak bersemangat....


"Aku rasa kau memiliki sebuah rahasia kak, sehingga kau menjadi seperti orang yang bodoh, baiklah.. terserah kau saja kak, yang terpenting setelah acara wisuda mu selesai makan aku akan kembali ke restoran yang tadi malam kita singgahi, aku rasa aku telah jatuh cinta dengan masakan yang ada direstoran tersebut "


Gumam Dewa tersenyum.....

__ADS_1


__ADS_2