Benih Cinta Yang Tak Dianggap

Benih Cinta Yang Tak Dianggap
Al menerima Albert


__ADS_3

Keesokan harinya, mereka semua langsung bersiap siap untuk segera kembali ke negara A, karena mama Ana sudah tidak mau menunda nunda niat baik tersebut


Mama Ana tidak ingin, kejadian dimasa lalu kembali lagi terulang , yang dapat mengakibatkan perselisihan diantara kedua saudara,


Dan jika Dewa telah menikah secara resmi bersama Carla, maka sudah bisa dipastikan jika Albert tidak akan bisa berbuat apa apa, dan dia akan berusaha untuk melupakan perasaan nya kepada Carla sehingga bisa fokus untuk mendekatkan dirinya kepada sang putra serta mencari jodoh yang baru..


Walaupun mama Ana sangat mengerti, jika itu semua pasti sangat berat untuk dilalui oleh Albert , dan mama Ana berharap agar rasa di hati Albert bisa memudar seiring berjalan nya waktu..


"Nak....!" panggil Mama Ana sambil menyentuh bahu Albert putra nya


Albert yang merasakan sentuhan itu pun langsung menghapus air mata yang tidak dapat dia bendung,


Jujur saja jika keputusan yang Carla pilih benar-benar membuat dirinya merasa terluka


"Ada apa ma" tanya Albert tanpa menatap kearah sang mama


"Ayo kita kembali kenegara kita Al, untuk menikahkan adik mu dengan Carla, berusahalah untuk iklhas Al, agar kehidupan mu bisa tenang dan damai, mungkin Carla memang bukan jodoh untuk mu, sehingga Tuhan tidak mengizinkan kalian berdua untuk bisa bersatu" ujar mama Ana dengan sangat lembut


Albert langsung bangkit dari duduknya , dan mulai merapikan pakaian yang dia kenakan


Benar apa yang dikatakan oleh sang mama, jika dirinya tidak bisa terpuruk terus menerus, Albert harus bisa move on dari perasaan nya kepada Carla,


Karena wanita itu sebentar lagi akan menjadi seorang adik ipar untuk dirinya..


Mama Ana yang melihat Albert telah berdiri tegak pun langsung tersenyum bahagia, dan dengan gerakan cepat, mama Ana memeluk tubuh Albert dengan erat..

__ADS_1


"Mama yakin , jika kau mampu melalui ini semua sayang, kau adalah seorang pria yang kuat dan juga bijak, lupakan Carla dan bangkit lah menjadi seorang Albert yang baru, cari jodoh mu sendiri nak, agar kau bisa menikah juga di usia mu yang sudah 32 tahun" kata mama Ana memberikan semangat..


Albert tersenyum dengan miring, dia bersumpah didalam hatinya, jika mulai detik ini juga dirinya akan melupakan Carla dan memulai hidup nya yang baru


Albert akan membuka hati nya untuk wanita mana pun yang ingin singgah di dalam pelukan nya, sebagai pembalasan dendam atas kesetiaan selama tiga tahun yang terbuang sia sia,


Dan Albert akan menaklukkan semua wanita yang dulu sempat mengejar ngejar dirinya, kali ini tidak ada kata cinta didalam hati Albert, karena rasa cinta yang dia miliki sudah pupus dan hancur untuk selama lamanya


Setelah berhasil membuat Albert bangkit kembali, mama Ana langsung mengajak Albert untuk berkumpul bersama yang lain nya,


Hari ini juga, mereka akan pulang ke negara A, menggunakan pesawat pribadi milik keluarga Justin, dan setibanya diruang tamu yang ada dirumah mewah tersebut, Albert langsung disuguhkan oleh kemesraan yang terlihat oleh pasangan calon pengantin tersebut..


Albert melihat jika Carla dan Dewa saling tertawa sambil bercanda bersama, dan tentu saja hal itu membuat Albert merasa sakit sehingga dengan cepat Albert langsung membuang wajahnya ke arah samping..


Sedangkan mama Ana, benar-benar bahagia melihat pemandangan tersebut,sepertinya kedatangan Carla kedalam keluarga nya telah berhasil membuat keluarga Justin kembali hidup seperti dahulu...


Tak lupa juga ditengah tengah mereka, terlihat seorang putra tampan yaitu Al, yang sedari tadi juga ikut tertawa mendengar kerecehan kedua orang tua nya..


"Ma... gimana, udah siap semuanya? " tanya Dewa menyudahi tawa nya, karena tanpa sengaja dia melihat kearah Albert yang memasang wajah tak bersahabat..


"Sudah nak, kakak mu juga sudah Selesai berkemas, apakah kita akan berangkat sekarang juga? " tanya mama Ana


"Iya ma, lebih cepat lebih baik, karena setibanya dinegara A, aku juga ingin mengurus pembukaan cabang perusahaan ku disana ma, aku berencana akan menetap dinegara A saja, agar Al bisa dekat dengan opa oma nya dan juga dengan papa nya" ucap Dewa yang berhasil membuat Albert menatap wajah pria itu dengan replek..


Mama Ana sungguh bahagia mendengar keputusan yang di ambil oleh Dewa, karena dengan begitu dia bisa berdekatan dengan sang menantu dan juga cucu pertama nya

__ADS_1


"Wah... terimakasih ya nak, kau sungguh membuat mama menjadi sangat bahagia, papa mu juga pasti tak kalah bahagia dengan keputusan mu ini nak, Carla... terimakasih karena kau telah menjadi seorang menantu yang sangat bijak, mama sungguh bersyukur bisa memiliki menantu sebaik kamu nak" ujar mama Ana langsung memeluk tubuh Carla..


"Iya ma, Carla janji jika Carla akan menebus semua waktu tiga tahun yang membuat kalian berjauhan dengan Al, semoga keputusan Carla ini bisa membuat semua orang merasa bahagia ya ma"


"Pasti dong sayang, mama yakin Albert pun setuju dengan keputusan mu ini, dengan begitu dia bisa memiliki waktu yang banyak bersama putra nya, iya kan Al? " tanya Mama Ana menatap wajah Albert


Albert hanya tersenyum dengan tipis, menyembunyikan perasaan yang tidak karuan.


Entah harus senang ataupun tidak, karena bisa tinggal satu atap bersama putra nya dan juga Carla, semoga saja Albert dapat memagari hati nya agar tidak melakukan perihal apapun yang melewati batas...


Hingga detik kemudian, Albert dikejutkan oleh suara seorang putra yang sedari tadi dia rindukan, Al tiba-tiba saja memanggil nama Albert dengan sebuah sebutan yang membuat hati Albert langsung bergetar hebat


"Papa Albert" sapa Al menatap kearah Albert yang berdiri tepat di belakang tubuh mama Ana..


Albert langsung mengarahkan pandangan nya untuk menatap wajah seorang putra yang sangat tampan tersebut, wajah nya sangat mirip dengan dirinya, bahkan tidak ada perbedaan sedikit pun


"Al.., putra papa" jawab Albert secara spontan,


Dan tak lama kemudian, Albert langsung berjongkok untuk meminta pelukan dari pria kecil tersebut, dan tentu saja Al langsung berlari untuk memeluk sang papa yang ternyata masih hidup..


Grepppp.....


"Al kangen papa! Al gak tahu kalau papa masih hidup, maafkan Al ya pa, karena Al tidak cari papa" ucap Al yang berhasil membuat semua orang menjatuhkan air mata dengan sangat sedih..


Begitu juga dengan Albert, yang tak dapat menyembunyikan lagi kesedihan yang dia rasakan, Albert meluapkan segala perasaan nya didalam pelukan sang putra tercinta..

__ADS_1


"Maafkan papa mu ini Al, aku sungguh papa yang sangat jahat kepada mu, aku menyesal Al, biarkan papa membalas semua kesalahan papa, papa mohon, Terima papa didalam hati mu Al" ucap Albert meneteskan air matanya,


Carla sungguh tak tahan melihat kejadian tersebut, dia langsung menangis dengan sangat deras, sehingga Dewa langsung memeluk tubuh Carla erat


__ADS_2