Benih Cinta Yang Tak Dianggap

Benih Cinta Yang Tak Dianggap
Ambisi Albert


__ADS_3

Albert masih terdiam membisu setelah mengetahui siapa saingan perusahaan nya saat ini,


Sungguh sangat tidak bisa dibayangkan, bagaimana mungkin Dewa yang tidak memiliki apa apa malah mampu bangkit dan membuat sebuah perusahaan yang mampu menyaingi perusahaan milik nya,


Albert langsung membuang semua berkas yang ada di atas meja, entah mengapa dia benar-benar marah ketika mengetahui hal tersebut, karena jika Dewa sudah sukses, itu artinya bisa saja jika dia lah dibalik menghilang nya Carla..


Karena Carla tidak mungkin bisa bersembunyi dengan sangat baik tanpa ada perlindungan kuat dari seseorang...


"Bangsat... aku yakin, jika Dewa juga yang telah menyembunyikan Carla selama tiga tahun ini, makan nya kita tidak bisa menemukan dirinya Bagas" ucap Albert berdiri dengan perasaan marah


Bagas langsung menganggukkan kepala nya, ada benar nya juga apa yang dikatakan oleh sahabat nya tersebut, karena Dewa saat ini telah mempunyai kekuasaan yang sama besar nya seperti Albert..


"Mungkin saja Al, lalu apa yang harus kita lakukan sekarang? " tanya Bagas menatap intens


Albert berjalan mendekati jendela kaca yang menampakkan pemandangan dari atas gedung tinggi tersebut , dan dia sedang berpikir dengan matang untuk membuat rencana agar bisa mengetahui keberadaan Carla


"Dimana letak perusahaan Dewa berada Bagas? " tanya Albert dengan suara yang dingin


"Di daerah kota bagian utara Al, sepertinya dia membuka perusahaan ditempat yang jauh dari perkotaan, dan bisa jadi Dewa sengaja melakukan nya karena dia ingin membuat kota yang maju dengan adanya perusahaan milik nya itu Al"


"Kurang ajar, pantas saja kita tidak bisa mengendus keberadaan dirinya, ternyata dia telah membuat perusahaan di sebuah kota yang sangat ketinggalan seperti itu, sedangkan para anak buah yang aku utus malah mencari keluar negara dan kekota kota besar"


"Iya, sepertinya kita sudah tertipu Al," jawab Bagas manggut manggut,


"Ya sudah, kau atur pertemuan ku dengan Dewa, aku ingin segera bertemu dengan pria pengkhianat itu"

__ADS_1


"Baik Al, jika begitu aku permisi sekarang juga" kata Bagas mengundurkan diri dari ruangan milik nya,


Dan setelah Bagas pergi, Albert langsung memejamkan kedua matanya dengan rapat, masih ingat dibenak Albert, ketika melihat kehancuran dan kekecewaan yang mama nya tampak kan


Wanita itu bahkan tidak mau mengajak Albert berbicara selama hampir 6 bulan lamanya, dan saat ini mama Ana masih bersikap dingin kepada dirinya, karena sangat kecewa dengan apa yang Albert lakukan...


Sedangkan soal pertunangan nya bersama Dina, sudah putus ketika mengetahui jika Dina mengidap stress berat,


Alasan itu lah yang di manfaat kan oleh papa Jordan dan juga Albert untuk memutuskan pertunangan, dan menghentikan kerja sama antar perusahaan,


Apa lagi setelah mengetahui jika tante Ambar pernah mengancam wanita yang dia cintai untuk pergi dari kota tersebut


Tentu saja hal itu membuat Albert semakin marah, dia bahkan membuat tante Ambar menjadi rugi dengan usaha butik yang wanita itu miliki..


"Sangat banyak yang berubah setelah kau pergi meninggalkan aku begitu saja Carla, bahkan mama ku sendiri, yang tidak pernah mengenal mu, dia sangat membela dirimu mati matian, aku sungguh menyesal saat ini Carla, aku tahu jika kau pasti sudah melahirkan anak kita dengan selamat, dan aku sudah mengakui anak itu Carla, andai saja Tuhan memberikan aku kesempatan untuk bertemu dengan mu, maka aku bersumpah tidak akan melepaskan kalian berdua, kau dan anak itu adalah milik ku, sampai saat ini dan juga selama nya" ucap Albert dengan mata yang memerah


Albert sudah bersikeras jika apapun yang terjadi, Dia akan kembali mendapatkan Carla kembali...


****


Disisi lain, tepat nya di sebuah sekolah TK, tampak tiga orang berbeda usia yang sedang berjalan secara beriringan, mereka seperti satu keluarga kecil yang sangat bahagia


Yang terdiri dari ayah, ibu dan juga anak, Al benar-benar tidak melepaskan genggaman tangan nya dijari tangan Dewa, pria kecil itu sungguh sangat merindukan Dewa yang dipanggil dengan sebutan Ayah tersebut..


"Ayah, kenapa balu datang, apakah ayah tidak tahu jika Al sangat merindukan Ayah" ucap Al sambil terus berjalan dengan langkah kecil nya..

__ADS_1


Dewa dan Carla tersenyum lucu melihat tingkah putra kecil tersebut, sungguh Dewa sangat menyayangi anak itu dengan setulus hatinya, walaupun wajah Al sangat mirip dengan sang kakak, tapi Dewa tidak pernah membenci nya sedikit pun


Apalagi setelah melihat sifat Al, yang berbanding terbalik dengan sifat Albert, dia benar-benar sudah menganggap Al sebagai putra nya sendiri


"Al, sebenarnya Ayah pergi lama itu karena Ayah sedang membuat sebuah perusahaan besar dikota ini, dan apakah Al tahu, jika perusahaan ayah nanti nya akan ayah berikan kepada kamu Al" jawab Dewa membuat Al menghentikan langkah nya


Dan pria kecil itu, mulai mendongak kan kepala nya untuk menatap Wajah Dewa dengan lama..


"Jadi ayah membuat Perusahaan untuk Al ya? "tanya Al membuat Dewa langsung berlutut didepan tubuh pria kecil tersebut.


Carla tersenyum senang mendegar pernyataan yang diucapkan oleh Dewa, apakah benar jika Dewa sengaja membuat perusahaan untuk putra nya tersebut


" Tentu saja sayang, dan apakah Al tahu, jika karena perusahaan ayah itu, telah berhasil membuat banyak orang menjadi bahagia, karena mereka memiliki lapangan kerja dikota ini, dan perusahaan ayah juga sudah naik melejit, sukses di dunia bisnis, dan itu artinya sebentar lagi perusahaan kita akan bersaing di kancah negara "


"Wah... ayah benar-benar hebat, Al bangga cekali sama Ayah, nanti Ayah ajali Al ya agar bisa menjadi seperti Ayah"


"Tentu sayang, ayah pasti akan mengajarkan Al untuk menjadi sama seperti Ayah, sekarang ayo kita makan di warung nya ibu Surti"


"Ocey Ayah, nanti Al pesan ayam goleng ya Aya"


"Iya sayang" jawab Dewa bangkit dan berdiri sambil menatap ke arah Carla, dan tentu saja pandangan mata Dewa kepada nya, membuat Carla menjadi tersenyum malu..


Dia tidak pernah menyangka, jika saling mencintai bersama Dewa, bisa sebahagia ini, rasa nya jantung nya terus berdendang dengan hebat, didalam dirinya..


"Ya Tuhan, kenapa aku selalu deg degan seperti ini, rasanya seperti ABG yang sedang jatuh cinta" gumam Carla didalam hati sambil membuang wajahnya kearah samping

__ADS_1


Dan tentu saja sikap Carla yang tampak malu malu, tidak luput dari pandangan Dewa, dia juga sebenarnya merasakan hal yang sama, dan sungguh cinta ini membuat dewa menjadi gila...


"Aku bersumpah tidak akan pernah melepaskan kalian berdua, kalian adalah milik ku untuk selamanya" gumam Dewa didalam hatinya...


__ADS_2