
Tidak terasa hari sudah berganti pagi, dan saat ini Carla telah siap dengan stelan kemeja nya untuk pergi mengajar
Carla adalah seorang guru TK yang ada di kampung tempat nya tinggal, dia memutuskan untuk mengajar agar Carla memiliki waktu untuk sekalinya bisa melihat dan menjaga putra kesayangan nya..
kini Carla sudah tinggal hanya berdua saja bersama putra nya Al, sedangkan bibi Monic, wanita paruh itu telah meninggal dunia tepat nya satu tahun yang lalu..
Bibi Monic mengidap penyakit lambung akut yang tidak diketahui oleh Carla, sungguh... Carla sangat menyesal, karena tidak bisa mengetahui rahasia yang disembunyikan oleh bibi nya tersebut
Dan penyakit bibi Monic mulai terbongkar,ketika wanita itu mengalami kumat yang membuat dirinya sampai pingsan tak sadarkan diri, karena menahan rasa sakit yang teramat sangat dibagian lambung nya,
Hingga belum sempat dibawa ke klinik terdekat, bibi Monic sudah meninggal dunia,
Sungguh penderitaan Carla, tidak berakhir sampai disitu, cobaan silih berganti menerpa dirinya, apa lagi dia hanya seorang single parent yang harus menafkahi anak nya seorang diri,
Sedangkan Dewa , pria itu pergi untuk membuat perusahaan yang sudah dia impikan, dan Carla selalu mendukung setiap niat baik dari sahabat nya tersebut.
"Sayang..! kau sudah bangun dan mandi sendiri lagi hari ini? " tanya Carla memasang wajah syok..
Pasal nya putra tampan nya tersebut sudah selesai mandi sendiri dan menggunakan handuk kecil yang melilit di tubuh putih nya.
Al tersenyum dengan sangat manis, saat melihat kedatangan bunda nya tersebut..
"Bunda, bunda cudah ciap, Al balu saja mau pakai baju Bunda" ucap Al dengan sangat pintar
Sungguh Carla merasa sangat gemas dengan putra tampan nya itu, dan dia langsung berjongkok untuk memeluk tubuh putih itu dengan erat..
"Uh... gemes banget sih nak,kenapa juga bunda bisa punya anak seperti kamu, sungguh kau adalah anugrah terindah yang bunda miliki sayang"
"Oke bunda, Al sudah tahu, tapi bisa tidak bunda jangan peluk Al lagi, Al kan malu bunda"
"Hah..! kenapa mesti malu sayang? bunda kan adalah bunda kamu? "
__ADS_1
"Bunda, Al kan cudah besak sekarang, dan caat ini Al hanya sedang memakai handuk saja, bunda tidak boleh peluk peluk Al lagi bunda, "
"Apa....!!! "
"Jadi kau merasa malu karena sedang tidak memakai baju saat ini, wah... kau benar-benar amazing sayang, baiklah.. sekarang bunda tanya sama Al, apakah Al bisa mengenakan baju sendiri? " tanya Carla menatap intens kearah putra nya
Al langsung menganggukkan kepala, dan dia mulai tersenyum kearah Carla
"Tentu saja Al bica Bunda, dan cekarang, ayo bunda kelual dulu ya, Al mau pakai baju"
"Ya.. baiklah jika begitu nak, bunda akan keluar sekarang juga, dan baju nya sudah bunda siapkan di atas ranjang"
"Okey bunda" Jawab Al yang langsung menutup pintu kamar nya dengan rapat
Carla tersenyum lucu menatap ke arah pintu tersebut, bisa bisa nya, dia memiliki seorang putra yang sangat pintar seperti Al,
Hingga beberapa menit kemudian, kini pintu kamar tersebut mulai terbuka dengan lebar, disusul oleh keluar nya seorang putra kecil yang tampak sangat tampan rupawan,
Dan setibanya diruang makan Carla merasa terpesona dengan putra nya tersebut, sungguh anak itu adalah anak yang tertampan yang pernah dia lihat selama masa hidup nya..
"Pagi bunda" sapa Al ramah
"Pagi juga putra bunda, sekarang ayo kita sarapan, dan setelah itu kita akan segera pergi kesekolah"
"Iya bunda, " jawab Al menurut
Setelah itu Carla langsung menyiapkan sarapan pagi milik putra nya, begitu juga dengan dirinya, mereka makan dengan sangat lahap,
Hingga beberapa menit kemudian,, Carla dan Al sudah selesai menyantap makanan nya, dan dia langsung bergegas untuk membawa putra nya pergi menuju kesekolah..
Al Dan Carla mengendari motor matic yang sangat tampak sederhana, motor itu adalah lebih uang dari penjualan rumah yang masih tersisa dan tidak butuh waktu lama untuk sampai disekolah tersebut,
__ADS_1
Hanya dalam waktu Hampir setengah jam, mereka berdua sudah tiba di perkarangan sekolah tersebut, dan Carla langsung menurun kan putra nya dari atas motor
"Sayang, hari ini kamu jangan nakal ya sama bu guru, bunda akan mengajar kakak kelas yang lain nya, jadi kamu harus baik budi dengan guru PAUD yang akan menjaga kamu ya nak"
"Okey bunda, Al kan sudah besak sekalang, , jadi Al akan menurut sama ibu guru"
"Wah,kamu memang anak yang pintar ya sayang, bunda bangga sama kamu nak, ya sudah ayo kita masuk kedalam" ajak Carla kepada Al,
Dan mereka mulai masuk kedalam sekolah TK tersebut untuk mengantarkan Al masuk kedalam ruangan milik nya,
Setelah memastikan Al masuk kedalam ruangan nya, Carla pun langsung keluar dari ruangan tersebut, hingga tak lama kemudian..
Carla dikejutkan oleh seseorang yang memanggil nama dirinya..
"Carla.... " sapa pria tersebut membuat Carla lamgsung membalikkan tubuh nya untuk menatap ke asal suara...
"Dewa"
"Iya, ini aku, maaf ya karena aku baru bisa datang untuk menemui kamu kembali, "
Greppp....
Carla langsung memeluk tubuh pria itu dengan sangat erat, sungguh dia benar-benar merindukan pria tampan tersebut..
"Kenapa kau sangat lama kembali kemari Dewa, apaka kau tahu jika Al sudah sangat merindukan dirimu" ucap Carla
Yang berhasil membuat Dewa tersenyum dengan senang, ini lah yang dia ingin kan, bisa dirindukan oleh seorang wanita yang sangat dia cintai..
"Maaf ya, karena aku sudah tidak menepati janji ku, tapi mulai hari ini aku akan berjanji kepada mu, jika aku tidak akan pergi kemana pun lagi"
"Benarkah....? " tanya Carla tersenyum manis..
__ADS_1