Benih Cinta Yang Tak Dianggap

Benih Cinta Yang Tak Dianggap
Rencana Albert


__ADS_3

"Ada apa dengan mu Albert?"


Tanya Bagas kepada Sahabat nya Albert,


Membuat Albert langsung meraup wajahnya dengan kasar, dia berdiri dari duduknya dan mulai menghirup dalam dalam oksigen yang ada diatas gedung tersebut..


"Aku tidak tahu Bagas, entah mengapa aku merasakan kehampaan di dalam hati ku"


Jawab Albert sambil memejamkan matanya... dan kembali membuka nya lagi..


Bagas mengetahui apa yang sedang Albert rasakan, tentu saja Albert tidak akan merasa tenang, karena pria itu memiliki kesalahan yang teramat fatal...


Ada perbuatan tercela yang harus dia tanggung jawab kan , tapi Albert mencoba untuk mengindari kewajiban tersebut..


"Mungkin ini semua ada sangkut paut nya dengan apa yang telah kau perbuat terhadap wanita lugu itu Albert,"


Ucap Bagas sambil ikut bersender di besi pagar gedung tinggi tersebut..


Albert langsung terdiam setelah mendengar perkataan Bagas,


Apakah benar jika hatinya mulai tidak bisa menerima dengan keegoisan yang dia miliki , tapi.. bagaimana caranya agar bisa mendapatkan kedua dua nya dari apa yang dia inginkan..


"Bagas.., apakah kau tahu siapa wanita yang telah dijodohkan untuk ku? "


"Tidak, aku tidak mengetahui nya, memang nya siapa wanita itu Albert? apakah dia lebih cantik dari pada Carla? "


Tanya Bagas tersenyum miring,


"Tidak, tidak ada yang lebih cantik dan lebih baik dari pada Carla ku, karena Carla ku tidak ada yang bisa menandinginya"


"Cih... jika memang kau menyebut dirinya adalah Carla mu, lalu kenapa juga kau menyia nyiakan wanita itu begitu saja? bahkan saat ini dia sedang mengandung benih dari mu, bagaimana mungkin kau tega membuat wanita itu menjadi sangat menderita Albert"


"Itu lah yang sedang aku pikirkan saat ini Bagas, apakah kau kira aku tidak memikirkan dirinya, bahkan setelah aku mengetahui jika wanita yang dijodohkan oleh ku adalah Dina, sahabat dari Carla, aku benar-benar tidak bisa menerima nya Bagas "


Teriak Albert dengan keras membuat Bagas langsung merasa sangat terkejut..


"Apa yang kau katakan Albert? apa benar jika Dina lah yang telah dijodohkan oleh mu Al? "

__ADS_1


Tanya Bagas menatap wajah Albert dengan intens..


"Benar Bagas dan aku sungguh tidak bisa menerima kenyataan ini, mana mungkin aku menikahi wanita yang telah mengetahui kebejatan ku sendiri, bahkan Dina juga yang melabrak ku agar aku mau bertanggung jawab terhadap Carla, lalu... apa jadinya jika aku dan Dina bertunangan, aku yakin Carla pasti akan semakin sakit hati kepada ku Bagas "


"Lalu apa keputusan mu Albert? kau harus tegas dalam mengambil keputusan untuk hidup mu sendiri, agar kau tidak menyesal dengan pilihan mu itu Al"


"Aku tidak tahu Bagas, tapi satu hal yang akan aku pertahankan , yaitu kekuasaan yang telah aku dapatkan,aku berencana akan tetap menerima pertunangan bersama Dina, sampai aku bisa memegang kendali hingga 90%, harta milik papa ku, setelah itu baru lah aku akan memutuskan pertunangan dan segera menikahi Carla"


"Apakah kau bisa memastikan jika rencana mu itu akan berjalan dengan baik Al? bagaimana jika Carla mengetahui pertunangan mu bersama Dina, aku sangat yakin Carla akan membenci kalian berdua"


"Jika begitu, jangan sampai Carla mengetahui nya, dan aku akan membicarakan rencana ku ini bersama dengan Dina"


"Cih... kau ternyata benar-benar egois Al, ingat lah jika semua yang kau inginkan belum tentu bisa berjalan sesuai keinginan mu Al"


"Kenapa kau jadi pesimis seperti itu Bagas, aku yakin jika Carla akan tetap menunggu ku, karena dia tidak memiliki pilihan yang lainnya"


"Bagaimana jika semua tebakan mu salah Albert, "


"Apa maksud mu Bagas? jangan mulai membuat ku marah"


Teriak Albert memasang tatapan yang sangat tajam..


"Tidak... aku yakin apa yang kau ucapkan itu, tidak akan pernah mungkin terjadi, sangat mustahil jika ada seorang pria mau menerima wanita yang sedang mengandung benih milik pria lain, omong kosong dengan semua itu Bagas, sekarang kau diam lah, aku akan tetap menjalankan rencana ku ini dengan sangat rapi "


Jelas Albert yakin, dan kini Pria itu mulai tersenyum menyeringai, sambil menikmati kembali hamparan pemandangan dari atas gedung kampus yang dia singgahi.


Sedangkan Bagas, mulai terdiam membisu, sambil berdoa, agara keputusan yang Albert ambil tidak akan pernah membuat dirinya menjadi sangat menyesal..


*****


Tidak terasa hari sudah menjelang sora, dan seperti janji yang sudah di ucapkan oleh Dewa, jika dia akan menjemput Carla ditempat kerja nya..


Dan saat ini, Carla sudah berada didalam mobil milik Dewa, sambil duduk dengan perasaan tidak tenang..


Dewa yang menyadari kegelisahan dari Carla pun langsung menghentikan mobil nya tepat dipinggir jalan..


"Kenapa berhenti Dewa? "

__ADS_1


Tanya Carla sedikit terkejut.


"Tidak apa apa, aku hanya ingin mengajak mu untuk singgah ke taman sebentar, apakah kau mau Carla? "


"Tapi... ini sudah sore Dewa, aku takut jika sampai terlambat tiba dirumah, "


Jawab Carla merasa tidak enak


"Masih pukul lima sore, aku janji hanya satu jam saja"


Jawab Dewa dengan tatapan memohon..


"Baiklah... pukul 6 kita harus sudah tiba dirumah"


"Siap"


Jawab Dewa tersenyum manis, setelah itu mereka berdua mulai keluar dari dalam mobil, menuju ketaman yang ada di pinggir kota,


Setibanya didalam taman tersebut, Dewa langsung mengajak Carla untuk duduk di sebuah bangku panjang, sambil menikmati indahnya taman bunga yang sedang bermekaran..


"Aku sangat suka suasana damai seperti ini Carla? dan aku sangat jarang bisa merasakan nya"


Ucap Dewa yang membuat Carla menoleh kearah wajah Dewa dari arah samping...


"Apakah kau tahu Carla, bagaimana rasanya menjadi seorang anak haram, dan aku adalah salah satu korban dari semua itu Carla "


Degghhh......


Carla benar-benar merasa sangat terkejut dengan penuturan yang pria itu ucapkan, apakah Dewa sedang menyindir dirinya saat ini?


"Apa maksud mu Dewa? apakah kau sedang menyindir kehamilan ku? "


Tanya Carla menatap intens..


"Tidak , aku tidak sedang menyindir kehamilan mu Carla, aku hanya sedang mencurahkan isi hati ku kepada mu, aku memang lah anak haram, karena ibu ku tidak dinikahi oleh papa kandung ku, aku adalah seorang anak yang lahir dari rahim seorang wanita perebut suami orang, dan naas nya setelah melahirkan ibu ku langsung meninggal dunia, meninggal kan aku dan meninggalkan aib yang aku Terima sampai saat ini Carla"


Jelas Dewa menampilkan tatapan yang sangat menyedihkan.....

__ADS_1


Membuat hati seorang Carla merasa ikut tercubit.....


__ADS_2