
"Bagaimana nak? apakah kau berhasil membawa Carla untuk ikut bersama mu? sekarang dimana dirinya, kenapa kau tidak mengajak nya untuk turun nak? " tanya mama Ana yang langsung membuat Albert semakin merasa lemas
Bingung dan takut, itu lah yang Albert rasakan saat ini, dia sangat takut membuat sang mama menjadi merasa kecewa, ditambah bingung karena tidak tahu harus menjawab apa...
Albert bisa menebak, jika mama nya pasti akan marah besar kepada dirinya, karena telah membuat kesalahan yang sangat fatal, sekarang bukan hanya Carla saja yang kecewa kepada dirinya,
Tapi kedua orang tua nya pun akan merasa kecewa berat kepada Albert..
Albert langsung menghirup nafas dengan dalam, mentralkan perasaan gugup didalam hati nya, hingga detik kemudian, Albert berusaha memberanikan diri untuk menatap kedua mata sang mama
"Ma..... maafkan aku, karena aku telah gagal membawa Carla"
Deghhh.....
Mama Ana sungguh merasa sangat terkejut dengan penuturan dari putra nya tersebut, mata nya sudah tidak mampu lagi menahan tangis yang sudah terbendung sedari tadi
Jika Albert sampai gagal membawa Carla, itu artinya mama Ana juga sudah gagal menjadi seorang ibu yang sempurna, bahkan dia tidak bisa memberikan akhlak yang baik kepada putra nya, sehingga putra nya itu bisa melakukan hal yang sangat memalukan kepada seorang wanita polos yang tak tahu apa apa
Mama Ana langsung tersungkur dari berdiri nya, dia bersimpuh diatas lantai rumah mewah tersebut, sungguh hati nya merasakan sakit dengan perbuatan tercela yang sudah putra nya lakukan
"Hiks... hiks.... aku benar-benar sudah gagal menjadi ibu yang baik Al, aku sudah gagal mendidik mu menjadi seorang pria yang berakhlak Mulia, bagaimana mungkin aku tidak mengetahui perbuatan bejad mu itu, sehingga kau tega menghamili seorang wanita dan tidak mau mempertanggung Jawabkan perbuatan mu kepada dirinya, sungguh.... sia sia rasanya aku membesarkan mu Al, menyekolahkan kan mu bahkan sampai kejenjang S2, jika nyatanya kau tidak mempunyai perasaan dan moral sedikit pun, kau benar-benar jahat Albert, sebagai seorang wanita, aku sangat membenci perilaku mu itu" teriak mama Ana menatap nyalang kepada putra nya
__ADS_1
Albert langsung bersimpuh di kaki mama Ana, sungguh dia sangat menyesali perbuatan nya tersebut,
Dia benar-benar bukan seorang pria sejati yang tidak mempunyai hati untuk wanita yang dia cintai dan juga darah daging nya sendiri..
"Maafkan Albert ma, Al mohon, maafkan Albert, aku sungguh menyesal ma, aku sungguh khilaf telah melakukan kejahatan itu ma"
"Tidak.. kau tidak khilaf Al, tapi kau memang tidak mempunyai hati, apakah kau tahu rasanya dikhianati Al, aku mama mu, adalah seorang wanita yang sudah pernah merasakan nya, aku pernah dikhianati oleh papa mu, hingga papa mu menghamili wanita lain, apakah kau tahu bagaimana rasa sakit nya Al... ! sangat sakit bahkan aku hampir mati saat itu juga, tapi.. aku tetap bisa bertahan demi kau yang masih berada didalam kandungan, dan apakah kau tahu setelah Dewa dilahirkan didunia ini, lalu ibu nya meninggal dunia, aku yang mengurusi nya Al, aku iklhas mengurusi anak yang dikatakan oleh semua orang adalah anak haram, bahkan seluruh keluarga besar kita menghina dirinya, Dewa benar-benar tersiksa Al, dia selalu mendapatkan hinaan karena terlahir dari status yang haram, dan sekarang kau malah mengulangi perbuatan papa mu lagi, apakah kau tidak pernah berfikir, bagaimana menderita nya anak itu, jika sampai terlahir tanpa seorang ayah, dia akan dihina Al"
"Tidak.... itu tidak boleh terjadi ma, aku... aku akan berusaha mencari keberadaan Carla, aku akan berusaha menemukan dirinya, sebelum anak itu lahir kedunia ini ma, aku bersumpah akan menikahi Carla ma, "
"Ya... memang itu lah yang harus kau lakukan Al, tapi jika kau sampai gagal menemukan keberadaan mereka, maka kau akan menyesal seumur hidup mu Al, dan mama tidak bisa memaafkan mu" ucap mama Ana dengan tatapan yang sangat tajam
Sungguh hati wanita itu benar-benar merasa sakit setelah mengetahui kebejatan putra nya sendiri,
Setelah puas meluapkan emosi nya, mama Ana langsung bangkit berdiri kembali, dia meninggal kan Albert begitu saja tanpa melihat wajah putra nya sedikit pun..
"Maaf nak, mama harus melakukan ini, agar kau sadar jika apa yang kau perbuat adalah salah, kau harus menerima ganjaran dari perbuatan jahat mu itu, dan kau harus bisa memperbaiki segala nya" gumam mama Ana sambil melangkah masuk kedalam kamar nya..
Sedangkan Albert, pria itu masih betah duduk di atas lantai,
Hati nya benar-benar sakit ketika melihat kemarahan sang mama yang terlihat sangat mengerikan..
__ADS_1
Albert yang merasa frustasi mulai mengambil handphone milik nya untuk menghubungi nomor Bagas
"Hallo , kau utus banyak orang untuk mencari keberadaan Carla, aku tidak mau tahu kau mencari nya kemana, yang terpenting kalian bisa menemukan keberadaan nya dan langsung membawa nya kerumah ku" ucap Albert marah dan langsung menutup telfon nya dengan cepat
Setelah itu dia berteriak histeris mengeluarkan segala beban yang membuat nya menjadi sangat frustasi..
Sedangkan didalam kamar, Mama Ana kembali keluar menuju keruangan kerja suami nya, sangat kebetulan karena papa Jordan memutuskan untuk tidak pergi ke kantor,
Karena dia juga masih tidak tenang dengan perbuatan yang telah putra nya perbuat..
Brakk....
Suara pintu terbuka dengan kasar membuat papa Jordan tersentak dengan kaget, dan dia mulai menatap ke arah pintu yang telah terbuka lebar
"Mama... ada apa ma? kenapa mama menangis? " tanya papa Jordan merasa khawatir
Mama Ana langsung menyunggingkan senyuman nya kepada suaminya tersebut, dan menatap dengan tatapan tajam
"Sekarang karma mu sudah tiba mas, dan kau akan merasakan bagaimana sakit nya saat menyaksikan cucu mu dihina oleh orang-orang diluar sana, aku tidak menyangka jika putra ku Albert akan menurun sifat sama seperti mu, yang tidak bertanggung jawab dan tega berkhianat kepada pasangan nya, maaf jika aku mengatakan ini mas, tapi sungguh... aku benar-benar merasa sangat kecewa kepada kalian berdua " ucap mama Ana langsung keluar kembali dari kamar tersebut
Meninggal kan papa Jordan yang terdiam dengan seribu bahasa..
__ADS_1
"Ya Tuhan... aku mohon, ampunilah semua kesalahan ku dimasa lalu, dan jangan sampai cucu ku mengalami nasib yang sangat buruk, seperti nya aku harus turun tangan untuk membuat wanita itu bisa menerima Albert kembali" ucap papa Jordan dan langsung melangkah keluar menuju ke ruang tamu..
Papa Jordan ingin menemui Albert agar bisa mendapatkan Carla kembali....