
Kini Dewa, Carla dan juga Al, sudah tiba ditempat rumah makan lesehan yang ada dikampung tersebut, tempat itu memang tidak terlihat bagus, tapi makanan yang disajikan sungguh benar-benar berhasil membuat lidah pembeli nya merasa sangat ketagihan..
Dan Al, yang memang menyukai ayam goreng kremes merasa senang ketika para pelayan menyajikan berbagai makanan dari segala jenis ayam..
Anak itu sampai berteriak kegirangan sambil memeluk leher Dewa yang ada disamping nya..
"Telimakasih ya Ayah, Al ceneng banget di ajak makan ditempat ini, lihat Ayah, ayam nya banyak dan besal besal, Bunda... Al makan cendiri ya bunda" tanya Al menatap ke arah Carla
Carla langsung tersenyum kepada putra nya, dan dia menyuruh Al untuk duduk kembali ditengah tengah mereka,
Dan setelah itu, Al langsung menikmati makanan ayam kesukaan nya, sedangkan Dewa, malah menatap ke arah wajah Carla dengan sangat intens, membuat Carla merasa terkejut dan juga malu
"Dewa, ayo makan, kata nya kamu laper, tapi kok malah lihatin wajah aku sedari tadi? " ucap Carla menahan senyum nya
Dewa tidak mendengar kan perkataan Carla, tapi dia malah mendekatkan wajah nya ke arah wanita itu, membuat Carla menjadi salah tingkah
Sedangkan Al, anak itu sudah tidak memperdulikan kedua orang tua nya lagi, karena dia sedang asik memakan makanan nya ditengah tengah mereka berdua..
"Ada apa Dewa? kok kamu malah deketin aku seperti ini? " tanya Carla penasaran dengan wajah yang bersemu memerah
Dewa semakin tersenyum melihat sikap Carla yang tampak malu malu kepada dirinya, hingga detik kemudian...
"Ayo suapin aku sayang, aku ingin sekali makan dari tangan mu itu" ujar Dewa tanpa malu,
__ADS_1
Carla benar-benar jantungan dengan tingkah dari kekasih nya tersebut, seperti nya dia benar-benar sudah sangat mencintai pria yang ada didepan nya saat ini,
Dengan bergetar, Carla langsung mengarahkan pandangannya menuju ke arah nasi yang sudah tersedia didalam piring, Carla mengambil lauk pauk yang ada di atas meja dan menaruh di atas piring milik nya
Setelah itu dia mengumpulkan sedikit nasi menggunakan tangan nya sendiri,
Dewa benar-benar bahagia melihat apa yang sedang dilakukan oleh kekasih nya tersebut, hingga detik kemudian,
"Aaakkkk.... " ucap Carla mengarahkan tangan nya ke arah mulut Dewa,
Dan tentu saja dengan senang hati Dewa membuka mulut nya dengan lebar, agar Carla bisa menyuapi makanan tersebut..
"Sangat enak rasanya, apa lagi setelah mendapatkan suapan dari tangan mu sayang, benar-benar rasa nya menjadi lebih nikmat dari biasa nya"ucap Dewa memuji Carla
Carla benar-benar tersipu malu mendengar pujian dari kekasih nya tersebut, seperti nya jika setiap hari terus begini, maka bisa bisa Carla akan terkena serangan jantung mendadak
"Ya Tuhan, gini banget sih nasib jomblo, sepertinya aku benar-benar baperan banget, setelah 3 tahun tidak menjalin hubungan dengan seorang pria, jantung ku seperti mempunyai penyakit, apakah aku harus kedokter setelah ini? tapi kan klinik dokter disini jauh, dasar jomblo akut kau Carla" ucap Carla merutuki dirinya sendiri..
Sambil terus melakukan acara suap menyuap bersama dengan kekasih baru nya Dewa, ..
Dan setelah acara makan siang selesai, Dewa langsung mengantarkan Carla untuk pulang kerumah sederhana milik Wanita cantik itu, dan Dewa berencana akan mengajak Carla untuk pindah dari kampung tersebut, menuju ke kota yang lebih dekat dengan perusahaan milik nya..
"Sayang, aku harap kau mau menerima tawaran ku ini, agar aku bisa menemui setiap saat, " ujar Dewa memasang wajah penuh harap
__ADS_1
Carla tersenyum menatap pria itu, sepertinya sudah saat nya untuk dirinya keluar dari persembunyian nya tersebut,lagian Al juga sudah besar, dan dia sangat yakin jika Albert tidak akan mencari keberadaan nya lagi
Karena Albert telah mempunyai kehidupan nya sendiri, bersama Dina dan juga anak anak mereka.
"Baiklah... aku mau Dewa, kapan kau akan mengajak ku untuk pindah ke kota? " tanya Carla yang berhasil membuat Dewa merasa sangat bahagia..
"Secepatnya sayang..., kau tunggu lah sebentar saja,aku akan segera menjemput mu, terimakasih sayang .. aku benar-benar bahagia saat ini" ucap Dewa yang tampa sadar sudah memeluk tubuh wanita itu dengan sangat erat
Carla sungguh dibuat terkejut dengan apa yang dilakukan oleh pria tersebut, sungguh Carla belum terbiasa ketika ada seorang pria yang menyentuh tubuh nya hingga sedekat ini..
"Kenapa aku merasa risih, sepertinya aku belum terlalu terbiasa untuk bersentuhan dengan seorang pria, mungkin aku masih trauma dengan kejadian dimasa lalu, semoga saja rasa trauma ini bisa hilang dengan sendirinya" gumam Carla didalam hati..
Dewa yang menyadari sikap tegang dari Kekasih nya itu pun, langsung melerai pelukan nya dengan cepat, dan dia menatap wajah Carla dengan intens
"Maaf, sepertinya aku sudah berlebihan menyentuh mu, sehingga telah membuat mu merasa terkejut, apakah kau masih trauma dengan kejadian dimasa lalu mu Sayang? "
"Sepertinya begitu, maaf jika aku belum bisa melupakan semua nya, karena sungguh kejadian itu benar-benar membuat ku menjadi sangat trauma" jawab Carla sambil menundukkan wajah nya
Dewa tersenyum mendengar penuturan dari kekasih nya tersebut, dia akan sangat mengerti dengan apa yang Carla alami
Menjadi wanita yang hamil tanpa seorang suami, benar benar membuat Carla merasa sangat hancur, apa lagi pria itu bahkan tidak mau mempertanggung jawabkan kelakuan nya,
Setelah melihat kesedihan Carla, Dewa akhirnya memutuskan untuk segera pulang, dia tidak mau membahas masa lalu Carla yang membuat hatinya sakit dan juga benci
__ADS_1
Karena Dewa sampai detik ini pun belum bisa memaafkan kakak nya sendiri, dia sudah terlanjur menaruh dendam kepada pria bernama Albert....