
Sedangkan ditempat lain, tepat nya dirumah sederhana milik Carla , wanita malang itu kini sudah keluar dari taksi yang mengantarkan dirinya pulang
Carla berjalan dengan sangat lemas bagaikan tidak bertulang, sungguh malam ini adalah malam yang benar-benar membuat hati Carla menjadi hancur berkeping-keping,
Bukan hanya mantan kekasih nya saja yang tega mengkhianati dan membohongi dirinya, tapi sahabat baik nya pun tega menusuk Carla dari arah belakang,
Sesampainya didepan teras rumah, Carla langsung terjatuh dari berdirinya, dia meluapkan rasa sakit yang teramat sangat itu, sungguh Carla tidak sanggup menerima kenyataan tersebut, Sahabat nya yang sangat dia sayangi dan percayai telah mengkhianati dirinya dengan sangat keji, bahkan Dina tidak mengucapkan satu patah kata pun kepada Carla sebagai bentuk rasa bersalah,
Carla memukul dadanya yang terasa sangat sesak dan sakit, bagaikan tertancap pisau yang tajam ,yang membuat dirinya seakan terluka dan juga berdarah
"Hiks.. hiks..... aku sungguh tidak sanggup Tuhan, kenapa kau memberikan ku banyak sekali cobaan yang berat, apakah kesalahan ku ini tidak termaafkan sedikit pun? aku mohon, sembuh kan sakit dihati ku ini Tuhan" ucap Carla yang sangat hancur sampai meletakkan kepala nya tepat di atas lantai rumah tersebut
Carla benar-benar sangat hancur, bukan hidup nya saja yang sudah dihancurkan oleh Albert, tapi hati dan jiwa nya juga ikut hancur atas pengkhianatan yang mereka berdua lakukan,
Hingga detik kemudian, terbukalah pintu rumah Carla, yang langsung memperlihatkan seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah bibi Monic
Bibi Monic langsung menjerit dengan kuat, saat melihat siapa gerangan yang telah menangis didepan teras rumah nya,
"Ya Tuhan Carla....! apa yang terjadi dengan mu nak? " tanya bibi Monic panik dan langsung berlari untuk melihat keadaan Carla
Dengan perlahan bibi Monic mengangkat Kepala Carla, dan berusaha menegakkan tubuh itu dengan tegap...
"Carla... apa yang terjadi? kenapa kau bisa seberantakan ini Carla! bukan kah kau sedang pergi kepesta bersama teman mu Dewa? tapi kenapa sekarang kau pulang dalam keadaan seperti ini, ada apa sebenarnya Carla, ayo katakan kepada bibi mu ini" ucap bibi Monic yang ikut menetes kan air matanya.
Sungguh bibi Monic tidak sanggup melihat keponakan kesayangan nya menjadi hancur seperti saat ini, hati bibi Monic ikut sakit dan juga sedih
"Bibi.... tolong bawa aku pergi bi, aku mohon! aku sungguh tidak sanggup rasa nya bi, aku sungguh hancur saat ini, mereka semua ternyata jahat bibi, mereka telah menipu ku, mereka menjebak ku seperti orang yang bodoh, mereka sangat keji kepada ku bibi" ucap Carla menetes kan air matanya dengan sangat deras
Membuat bibi Monic tidak sanggup melihat nya dan langsung memeluk tubuh Carla dengan sangat erat
__ADS_1
Carla meluapkan kesedihan nya di bahu wanita tersebut, sungguh hati Carla benar-benar hancur dan remuk redam
"Baiklah, malam ini juga kita akan pergi dari kota ini nak, sekarang kamu harus kuat Carla, agar mereka tidak menertawakan kehancuran mu, bibi mohon, kuat lah sayang" kata bibi Monic sambil mengelus rambut Carla dengan sayang
Bibi Monic mencoba menenangkan perasaan Carla kembali, hingga beberapa menit kemudian Carla mulai menghentikan tangisan nya dan langsung menatap wajah bibi Monic dengan intens
"Bibi, ayo kita pergi sekarang juga bi, sebelum tante Ambar datang kerumah ini lagi, aku takut jika dia sampai berniat jahat kepada bayi didalam kandungan ku bi, karena dia takut jika anak ini akan merebut Albert dari putri nya, ayo bi, kita pergi bi" Ajak Carla memasang wajah panik dan langsung menarik paksa tangan bibi Monic
Hingga akhirnya kini mereka berdua mulai berkemas mengumpulkan barang barang penting yang harus dibawa, sedangkan isi didalam rumah tersebut terpaksa harus mereka tinggal kan begitu saja,
Carla sudah bisa menebak jika kejadian malam ini, pasti akan membongkar tentang kehamilan yang sedang dia tutupi dari semua orang,
Dan tentu saja hal tersebut membuat Carla menjadi merasa takut, jika di antara mereka semua akan mengambil bayi milik nya secara paksa
Atau bisa juga dari salah satu orang orang keji itu, akan berusaha untuk membuat janin Carla menjadi hilang keguguran..
Tidak, Carla tidak mampu untuk membayangkan hal tersebut, dengan gerakan cepat dia langsung mengemasi barang barang berharga milik nya..
Sedangkan ditempat lain, saat ini Dewa sudah naik kedalam mobil milik nya , pria itu merasa sangat frustasi karena tidak bisa menemukan keberadaan Carla di dalam hotel tersebut
Dewa bahkan sampai mengelilingi seluruh pekarangan hotel untuk mencari keberadaan wanita tersebut
Hingga setelah lelah mencari, akhirnya Dewa memutuskan untuk mengambil mobilnya dan mengendarai nya menuju kerumah Carla,
Satu hal yang Dewa tahu saat ini, jika pria yang sudah menghamili Carla adalah kakaknya sendiri,
Dan dengan tidak tahu dirinya, Albert tidak mau mempertanggung jawab kan perbuatan nya tersebut dan malah memilih bertunangan dengan sahabat Carla sendiri
Sungguh... entah seperti apa hancur nya Carla, bahkan Dewa sampai tidak mampu untuk membayangkan nya,
__ADS_1
"Bangsat kau kak, kau benar-benar bukan seorang manusia, kau adalah pria iblis berwujud manusia, aku sungguh mengutuk mu kak, dan aku akan mengambil semua yang kau miliki, selain harta dari papa, aku tidak membutuhkan harta, karena aku akan merebut Carla dan menjadikan bayi itu sebagai milik ku bersama Carla, lihat saja, kau pasti akan menyesal kak Albert " teriak Dewa sampai memukul stir mobil milik nya..
Hingga hampir satu jam lamanya mengendara, akhirnya Dewa sudah tiba didepan rumah milik Carla, dan dia langsung berlari untuk masuk kedalam rumah tersebut
Sangat kebetulan, karena rumah dalam keadaan tidak terkunci, sehingga dengan mudah membuat Dewa bisa menerobos rumah tersebut..
"Carla... kau dimana Carla, " panggil Dewa dengan perasaan panik
Membuat Carla yang mendengar panggilan tersebut pun langsung keluar dari kamar, sambil membawa barang barang yang akan dia bawa pindah
"Dewa...! untuk apa kau datang kerumah ku Dewa? " tanya Carla terkejut,
Dewa langsung berlari mendekati wanita tersebut, dan tanpa izin Dewa memeluk tubuh Carla dengan erat, membuat Carla merasa terkejut dan berusaha memberontak
"Apa yang kau lakukan Dewa, kenapa kau memeluk ku seperti ini, tolong lepaskan Dewa" teriak Carla mencoba memberontak,
Sungguh Carla merasa sedikit ragu dengan Dewa, dia sangat takut jika Dewa juga sama seperti Albert yang tega menyakiti dirinya..
"Pliss... jangan menyuruh ku untuk pergi Carla, karena aku tidak bisa melakukan nya, aku tahu saat ini kau benar-benar merasa hancur, aku siap jika menjadi penawar untuk mu Carla"
"Tidak... aku tidak mau percaya lagi, aku takut jika kau sama seperti mereka, aku takut jika kau juga berniat untuk menipu ku Dewa, aku mohon jangan sakiti aku lagi Dewa, aku benar-benar tidak sanggup menerimanya"
"Carla.. apa maksud perkataan mu itu, aku bersumpah jika aku tidak tahu menahu tentang kau dan juga kak Albert, aku sungguh tidak mengetahui apapun Carla, dan sekarang kau harus mempercayai ku, aku janji tidak akan pernah menyakiti mu Carla, karena aku tulus sangat menyayangi mu".
" Benarkah Dewa, tapi.. aku sungguh tidak bisa berteman dengan mu lagi Dewa, karena aku akan pergi dari kota ini, aku tidak mau karena pertemanan kita membuat Albert mengetahui keberadaan ku, aku sungguh tidak sudi bertemu dengan pria bajingan itu lagi"
"Itu semua tidak akan pernah terjadi Carla, karena mulai malam ini, aku bukan lagi adik dari Albert Justin, aku sudah memutuskan untuk keluar dari keluarga Justin Carla"
Deghhhh......
__ADS_1
Carla benar-benar merasa terkejut saat mendengar perkataan dari pria tampan tersebut, apakah Dewa sengaja melakukan hal itu agar bisa melindungi dirinya? tapi.... itu sungguh mustahil......