Benih Cinta Yang Tak Dianggap

Benih Cinta Yang Tak Dianggap
kedatangan Carla dan Al


__ADS_3

Tepat pukul satu dini hari, kini mereka berempat sudah masuk kedalam kamar masing-masing, Albert bersama Bagas tidur dikamar yang ada dilantai bawah, tepat nya didepan kamar milik Raka


Sedangkan Dewa, pria itu tidur dikamar milik nya yang ada dilantai atas, mereka masuk dengan memasang raut wajah yang sangat berantakan


Setelah sama sama mengetahui kenyataan yang benar-benar membuat perasaan mereka menjadi tidak tenang.


Dewa yang sudah berada didalam kamar milik nya pun, langsung membuka seluruh pakaian yang dia kenakan,


Dan segera masuk ke kamar mandi untuk mengguyur seluruh tubuhnya menggunakan air dingin dari sower


Setelah air mengaliri tubuh nya, Dewa berusaha untuk bersikap tenang, dia harus bisa menahan emosi, agar Carla dan juga Al akan tetap menjadi milik nya,


Dan Dewa berencana jika pagi nanti, dia akan segera menemui Carla untuk memberi tahu kan kedatangan Albert dirumah nya, agar Carla bersama Al bisa bersembunyi untuk beberapa waktu kedepan, karena Dewa sangat yakin, Jika Albert dan Bagas pasti akan mencari keberadaan mereka berdua


Apa lagi setelah Dewa mengetahui status Albert yang masih melajang, tentu saja hal itu membuat Dewa merasa ketar ketir dengan hubungan nya bersama Carla..


Albert adalah pria yang sangat licik, bahkan dia mampu melakukan apa saja agar keinginan nya bisa terwujud, jadi sebelum semua itu terjadi,Dewa harus bisa mengambil langkah kedepan..

__ADS_1


"Aku tidak akan membiarkan mu merebut mereka berdua Albert, sudah cukup aku mengalah kepada mu tapi tidak untuk kali ini Albert" ucap Dewa sambil menumbuk dinding kamar mandi,


Hingga beberapa menit kemudian, kini Dewa sudah menyelesaikan acara mandi malam nya, dan dia langsung mengenakan baju tidur untuk segera mengistirahatkan dirinya di atas ranjang..


Sedangkan di kamar lain nya, saat ini Albert tidak dapat memejamkan matanya, foto besar yang tadi sempat dia lihat diruang tamu, benar-benar sudah menghancurkan perasaan Albert..


Sungguh... dia tidak rela jika wanita yang sangat dia cintai telah menikah dengan pria lain, begitu juga dengan sang putra yang pernah tidak dia anggap,


Albert benar-benar sangat merasa menyesal saat ini"


"Ya Tuhan, aku sungguh tidak rela jika mereka harus menjadi milik orang lain, apakah tidak ada kesempatan satu kali saja agar aku dapat memperbaiki semua kesalahan ku di masa lalu, aku sungguh tidak bisa hidup bahagia tanpa mereka berdua, aku sungguh sangat menyesal Tuhan" ucap Albert kembali meneteskan air matanya..


****


Tidak terasa pagi sudah menjelang dengan begitu cepat, menampakkan matahari yang bersinar dengan sangat cerah,


Sama cerah nya seperti hati kedua insan yang saat ini sudah bersiap siap untuk pergi menuju ke kota..

__ADS_1


Hari ini adalah hari minggu, jadi Carla memutuskan untuk pergi kerumah calon suaminya untuk memberikan kejutan kepada Dewa, bahkan Carla sengaja mematikan handphone milik nya, agar Dewa tidak bisa menghubungi dirinya,


Dan semua itu Carla lakukan karena permintaan dari sang putra yang sudah sangat ingin pergi ke kota, sangat kebetulan karena Carla juga sudah merasa rindu dengan sang kekasih hati nya tersebut..


"Apakah kau sudah siap Al? " tanya Carla mengelus rambut Al yang tampak sudah sangat rapi


"Siap bunda, ayo kita pelgi cekalang bunda, Al sudah sangat Lindu dengan ayah Dewa," jawab Al menatap kedua mata Carla..


Carla langsung tersenyum melihat sikap dari putra nya tersebut, sepertinya Al benar-benar sudah menganggap Dewa seperti ayah kandungnya sendiri..


Dan Carla merasa sangat bersyukur karena disaat putra kecil nya membutuhkan kasih sayang dari seorang Ayah, Dewa bersedia untuk memberikan kasih seluruh cinta yang dia miliki hanya untuk mereka berdua..


"Ya sudah jika begitu, sekarang juga ayo kita pergi, sebelum ayah mu keluar menuju ke kantor milik nya"


"Oke siap bunda...., ayo let's Go bunda" ajak Al sangat bersemangat...


Hingga tak lama kemudian, kini Carla sudah menghidupkan motor matic nya untuk menuju ke kota.

__ADS_1


Carla membutuhkan waktu satu jam lamanya agar bisa tiba di kota, dan tentu saja Carla selalu tersenyum bersama putranya saat sedang melakukan perjalanan mereka...


__ADS_2