Benih Cinta Yang Tak Dianggap

Benih Cinta Yang Tak Dianggap
Restu yang tak terduga


__ADS_3

Keesokan hari nya, Albert sudah terbangun lebih cepat dari biasanya, pria itu terlihat tampak sangat bahagia karena akan bertemu dengan wanita yang sangat dia cintai....


Dan saat ini Albert sedang menyisir rambut nya dengan gaya keren, dan dia juga memakai pakaian yang tampak macho yang membuat penampilan nya semakin terlihat tampan,


"Sempurna, Jika begini,aku sangat yakin Carla tidak akan mungkin menolak ku, dia pasti akan menerima Kedatangan ku dengan tatapan terpesona, sungguh.. aku sudah tidak sabar ingin segera bertemu dengan mu sayang, dan saat ini sudah tidak ada lagi yang mencoba mengganggu dirimu, karena Dewa sialan itu sudah aku kirim pergi ketempat yang jauh" gumam Albert didepan cermin tersebut...


Setelah semua selesai dengan sempurna, Albert pun langsung melangkah kan kaki nya untuk keluar dari dalam kamar nya


Dia bersiul sangat merdu, membuat semua orang yang berada didalam rumah mewah itu bisa mendengar nya dengan jelas..


Dan setibanya di atas tangga, Albert langsung tersenyum bahagia ketika melihat kedua orang tua nya yang sudah berdiri untuk menyambut kedatangan nya


Albert sangat tahu jika mama nya tidak akan mungkin membongkar rahasia yang hanya diketahui oleh mama nya tersebut.


"Selamat pagi pa, ma" sapa Albert dengan sangat ramah.


Hingga detik kemudian......


Plakkkkk...... Plakkkkk..... Plaakkkkk......


Tiga kali tamparan Sudah melekat indah di pipi Albert, dan tentu saja hal tersebut membuat Albert merasa sangat tterkejut sekaligus marah


Dia mencoba mengelus kedua pipi nya sambil menatap sang papa dengan tatapan yang tajam

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan pa? kenapa kau malah menampar ku hingga berkali kali pa! " tanya Albert menjerit


"Itu pantas untuk seorang pria munafik seperti mu Albert, karena kau aku harus kehilangan cucu ku, kau benar-benar pria bodoh yang pernah aku lihat Al, hanya demi harta bahkan kau tega tidak menganggap darah daging mu sendiri, bahkan kau juga tega menyakiti seorang wanita yang tidak bersalah, kau benar-benar memalukan Albert, kau bukan lah seorang pria sejati "


Deghhh......


Albert sangat terkejut mendengar kemarahan dari papa nya tersebut, dia bahkan tidak pernah menyangka jika papa nya juga bisa menerima Carla dan juga bayi mereka


Lalu... untuk apa juga selama ini dirinya mencoba membuang wanita yang sangat dia cintai atas nama keluarga, apakah Albert telah dipermainkan saat ini? atau juga memang dia nya saja yang bodoh dan pengecut karena tidak berani berkata jujur kepada kedua orang tuanya dan juga kepada keadaan yang ternyata masih mendukung dirinya


Albert yang mendengar pernyataan dari sang papa pun langsung berlutut didepan kaki papa Jordan, dia sungguh merasa sangat bahagia karena telah mendapat kan restu dari kedua orang tuanya


"Pa... apakah itu artinya papa telah merestui hubungan ku bersama wanita yang sangat aku cintai pa? " tanya Albert mencoba meyakinkan hatinya


"Tentu saja Albert, untuk apa aku tidak merestui hubungan mu bersama seorang wanita yang sedang mengandung seorang cucu untuk ku, lagian... aku sudah menyuruh anak buah ku untuk menyelidiki bebet dan bobot dari wanita bernama Carla, dan papa sangat menyukai wanita Mandiri itu Albert"


"Soal pertunangan, biar papa yang akan menggagalkan nya, lagian Tuan Erik sanjaya hanya ingin kerja sama dengan perusahaan kita, maka papa akan mengabulkan keinginan nya tersebut, tanpa harus melakukan pertunangan lagi, kau harus segera bertanggung jawab dengan wanita itu, jangan sampai cucu ku lahir tanpa seorang ayah Albert " jelas papa Jordan kepada Albert


Albert sungguh sangat bahagia, dengan cepat pria itu langsung berdiri dan memeluk tubuh papa Jordan dengan erat


Dan pemandangan tersebut benar-benar membuat mama Ana yang melihat nya langsung terisak dengan sedih, akhirnya setelah merayu suaminya dengan mengeluarkan jurus maut nya, papa Jordan mampu dia takhlukkan juga


"Akhirnya aku bisa membawa kedua pria yang aku sayangi menuju kejalan yang benar, aku sungguh bahagia karena kalian berdua mau menerima kekurangan antara satu sama lain, semoga saja Dewa bisa secepatnya berkumpul lagi kedalam rumah ini, aku sungguh sangat merindukan dirinya Tuhan" ucap mama Ana didalam hati nya sambil terus meneteskan air mata..

__ADS_1


Albert yang telah selesai memeluk sang papa pun langsung mengarahkan pandangan nya untuk menatap mama Ana..


Albert kembali. memberikan pelukan nya kepada wanita paruh baya tersebut


"Terimakasih ma, kau benar-benar ibu terhebat didunia ini, aku berjanji mulai saat ini aku akan menjadi anak dan juga pria yang bertanggung jawab, aku akan membawa menantu mama untuk datang kerumah kita ma"ujar Albert kepada mama nya..


Mama Ana langsung melerai pelukan nya, dan dia memegang wajah Albert dengan tersenyum bahagia,


Sudah tidak sabar rasanya memiliki seorang menantu yang cantik seperti Carla dan juga mempunyai cucu dari keturunan dari keluarga mereka sendiri


"Jemput lah calon menantu mama nak, mama sudah sangat penasaran ingin menyentuh perut wanita itu, mama yakin pasti perut nya sudah terasa keras dibagian bawah nya, dan selanjutnya mama yang akan menjaga seluruh asupan gizi untuk kandungan Carla, mama ingin jika cucu pertama mama akan lahir dengan sehat dan juga selamat"


"Baik ma, jika begitu Albert pergi sekarang juga, pa, Albert pamit kepada papa, do'akan Albert agar Carla mau memafkan Albert kembali" teriak Albert dan langsung berlari melangkah kan kaki nya keluar dari rumah mewah tersebut..


Setelah kepergian Albert, mama Ana langsung mengelus tangan suami nya dengan lembut, dan dia kembali meneteskan air mata karena sudah gagal mendidik Albert menjadi pria yang tidak baik


"Pa, aku sudah gagal mendidik Putra kita, dan aku sangat berterimakasih karena kau sudah mengabulkan permintaan ku ini pa, sekarang aku hanya berharap agar Dewa bisa kembali lagi kerumah ini, aku ingin melihat mereka semua menjadi akur dan saling menyayangi pa"


"Baiklah ma,tapi soal Dewa biarkan saja dulu putra bungsu kita itu untuk mencari pengalaman hidup nya, dan setelah Albert berhasil menikahi Carla, maka baru lah kita mencari keberadaan Dewa, papa yakin jika dia adalah seorang pria yang kuat dan mampu untuk berdiri di atas kaki nya sendiri "


"Iya, mama setuju jika begitu pa" jawab mama Ana tersenyum bahagia


Sedangkan didalam perjalanan, saat ini Albert tidak dapat menghentikan senyuman di bibir nya, dia terlalu bahagia dengan yang terjadi oleh nya pagi ini

__ADS_1


Karena, tanpa Albert duga sebelumnya jika kedua orang tua nya akan merestui hubungan nya bersama Carla untuk menuju kejenjang pernikahan


"Carla sayang, aku datang sayang" teriak Albert didalam mobil milik nya...


__ADS_2