Benih Cinta Yang Tak Dianggap

Benih Cinta Yang Tak Dianggap
Tiga bulan kemudian


__ADS_3

Hari demi hari, dan bulan demi bulan sudah terlewati begitu cepat, dan saat ini suara kebahagiaan terdengar indah didalam rumah mewah milik keluarga Justin,


Tidak terasa tiga bulan sudah Carla dan Dewa menjalin ikatan tali pernikahan, sungguh Carla merasa sangat bahagia, karena Dewa selalu memperlakukan nya dengan penuh cinta dan kelembutan,


Dan saat ini, tepat bulan ke empat pernikahan mereka, tapi entah mengapa sikap Dewa tiba-tiba sering berubah ubah ketika Carla sedang bersama suaminya tersebut..


Dewa yang manis dan juga manja tidak seperti Dewa yang tiga bulan yang lalu, dirinya lebih banyak diam serta tak banyak bicara kepada Carla..


Bahkan pernah pada suatu ketika Dewa mengabaikan Carla disaat pria itu akan segera pergi bekerja,


Carla sungguh tidak mengerti dengan perubahan yang terjadi kepada suaminya tersebut, karena Dewa selalu marah jika ditanya tentang sikap nya yang telah berubah,


Carla tidak berani untuk menceritakan hal itu kepada sang mama mertua, karena Carla takut jika akan membuat mama Ana menjadi sedih


Mama Ana adalah seorang ibu mertua yang sangat baik, bahkan wanita itu tidak pernah berlaku tidak mengenakkan kepada Carla,karena kasih sayang yang dia berikan kepada nya benar-benar terasa tulus..


Sedangkan Albert, pria tampan nan dingin itu memutuskan untuk keluar dari rumah mewah milik keluarga Justin, dia lebih memilih tinggal di dalam Apartemen yang penuh kenangan manis bersama sang mantan kekasih yang kini sudah resmi menjadi adik ipar untuk nya,


Pria itu bahkan tidak berani untuk menatap mata Carla, karena setiap kali ia melakukan nya, rasa cinta yang menggebu kembali datang didalam perasaan dan hati nya..


Albert sudah mencoba untuk melupakan Carla, tapi semakin sering bertemu, dirinya malah semakin masuk kedalam pesona wanita cantik tersebut..


Albert akan mengunjungi rumah mewah keluarga Justin, jika dirinya sudah membuat janji kepada sang putra Al , bahkan tidak jarang jika Al sering sekali menginap dirumah sang papa, karena anak itu sendiri yang menginginkan nya,


Carla yang mengetahui kedekatan sang putra kepada papa nya itu pun, merasa sangat bersyukur, dan juga bahagia,


Tapi tidak dengan Dewa, yang setiap hari nya selalu meributkan rasa cemburu yang dia miliki kepada sang istri,


Contohnya seperti saat ini, setelah beberapa hari Dewa mendiamkan Carla, akhirnya pria itu mau mengajak Carla untuk berbicara kembali, tapi bukan untuk berkomunikasi layak nya pasangan suami istri pada umumnya,


Tapi Dewa malah mengajak Carla ribut, ketika melihat Carla yang baru saja pulang kerumah setelah mengantarkan Al ke Apartemen milik Albert...

__ADS_1


Tarrrrr.........


Suara pecahan kaca, mulai terdengar nyaring di kedua telinga Carla, membuat wanita itu menutup telinga nya dengan sangat rapat..


Sungguh.. hati Carla sangat takut dan juga panik, apakah dia bisa menahan sikap Dewa yang semakin menjadi..


"Dasar penipu...! aku tahu jika kau pasti sudah masuk kedalam apartemen itu kan? mana mungkin kau tidak masuk kedalam Carla, sedangkan kau mengantarkan Al untuk menemui Albert" teriak Dewa menggema didalam kamar mereka..


Carla langsung menggeleng kan kepala nya, dia tidak suka jika dituduh seperti itu oleh suaminya sendiri..


"Aku berani bersumpah mas...! jika aku tidak masuk kedalam apartemen kak Albert, karena saat aku tiba di sana, kak Albert sudah menunggu kedatangan kami di depan pintu unit nya, setelah itu aku langsung pamit pulang, aku bahkan tidak saling bicara dengan Kak Albert mas Dewa" jelas Carla kepada suaminya itu..


Dewa masih tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh Carla, dan hal itu membuat Carla benar-benar merasa frustasi..


Suaminya itu selalu saja mencurigai dirinya , dan Dewa benar-benar telah berubah 80 derajat dari sebelum mereka menikah dulu..


Entah apa yang terjadi kepada Dewa, sehingga dirinya memiliki rasa curiga yang sangat berlebihan..


Tapi... itu semua tidak ada yang mengetahui nya , Termasuk kedua orang tua mereka,..


"Setelah lelah marah marah, Tiba-tiba saja Dewa terduduk di atas lantai, dia sering sekali berubah pucat di wajah nya dan hal itu membuat Carla merasa sangat panik..


" Mas Dewa.. kau kenapa mas...! apakah kau sakit? " tanya Carla menetes kan air mata..


Carla sangat mengerti dengan posisi suaminya itu, andai Carla ada di tempat nya, pasti Carla juga akan merasakan perasaan takut dan juga cemburu, kepada kakak nya sendiri..


"Aku tidak apa apa..! jangan panik seperti itu" jawab Dewa sedikit membentak...


Carla terlonjak kaget mendengar suara keras dari suaminya tersebut, apakah Dewa masih marah saat ini kepada dirinya..


"Mas.. aku mohon, maafkan lah aku, aku sungguh tidak pernah bermaksud membuat dirimu marah kak, aku bahkan sudah menjaga jarak dengan kakak mu itu , karena aku juga sadar diri akan status ku saat ini mas,aku mohon kepada mu, percaya lah kepada ku, aku sungguh tidak pernah berniat mengkhianati mu mas" Ucap Carla mengatupkan kedua tangan nya..

__ADS_1


Wanita itu meneteskan air mata dengan sangat sedih,


Membuat hati Dewa menjadi linu, sebenarnya dia juga tidak tahu, kenapa dirinya tidak bisa mempercayai Carla, Dewa sudah tahu jika sang kakak ternyata masih sangat mencintai istri nya tersebut..


Dan karena hal itu lah, yang membuat Albert harus keluar dari rumah keluarga Justin, Album takut jika Dewa akan semakin mencurigai dirinya..


Dewa yang merasa iba dengan tangisan istri nya itupun langsung menarik tubuh Carla agar masuk kedalam pelukan nya,


Sungguh... Dewa sangat lah mencintai Carla, tapi dia juga tidak bisa mengetahui, sampai kapan mereka akan selalu bersama..


"Maaf karena aku sudah menyakiti hati mu Carla, aku sungguh tidak bermaksud melakukan nya" kata Dewa penuh penyesalan..


"Iya aku tahu mas, aku sangat mengerti dengan apa yang kau rasakan saat ini, tapi untuk kedepan nya, bisakah kau merubah sikap kasar mu itu mas...! sudah hampir beberapa Minggu ini kau terlalu cuek dan suka marah marah mas, jika memang aku memiliki sebuah kesalahan, aku mohon beritahu aku Secepatnya, agar aku bisa memperbaiki nya"


"Iya.. aku mengerti Carla, aku janji, jika kedepan nya aku akan melakukan apa yang kau inginkan, sekarang bisa kah kau mengambil kan vitamin ku yang ada didalam tas kerja, agar tubuh ku biasanya Vit kembali"


"Baik mas, akan aku ambilkan" jawab Carla tersenyum senang..


Akhirnya suaminya tidak marah lagi dengan diri nya, dan setelah mengambil kan botol obat itu, Carla pun langsung memberikan nya kepada sang suami


"Ini air minum nya mas" Kata Carla lembut


"Terimakasih"


Glekk.... glekkk....


Air didalam gelas sudah habis tak tersisa, bersamaan dengan beberapa macam obat yang dikonsumsi oleh Dewa..


Carla sangat penasaran dengan nama vitamin yang suaminya konsumsi itu, tapi Carla tidak berani untuk bertanya kembali, karena Dewa melarang keras untuk mempertanyakan hal tersebut..


Dan setelah meminum obat, Dewa kembali segar dan tampak berkeringat kembali....

__ADS_1


__ADS_2