
Carla mulai duduk tepat didepan tante Ambar, entah mengapa saat ini dia merasakan jika detak jantung nya telah berdetak dengan sangat kencang...
Carla mencoba untuk tetap tenang, sambil meremas kedua tangan nya, yang dia tumpu diatas paha..
Sedangkan tante Ambar , wanita angkuh tersebut langsung menyunggingkan senyuman nya, karena melihat kepanikan yang terlihat jelas diraut wajah Carla..
"Apakah kau tahu maksud kedatangan ku kemari? "
Tanya Tante Ambar menatap dengan tatapan sepele..
"Tidak... Carla tidak tahu maksud kedatangan tante kesini"
Jawab Carla dengan suara lembut, membuat tante Ambar langsung berdecih dengan kesal..
"Cih.... dasar pembohong...., mana mungkin kau tidak tahu maksud dari kedatangan ku kemari Carla, karena kau pasti sudah bertanya tanya kenapa juga putri ku tidak pernah menghubungi mu lagi? iya kan Carla?"
"Iya... benar yang tante katakan, jika saya memang sangat penasaran dengan kabar Dina saat ini, apakah Dina sedang sakit tante? "
"Iya, dia sedang sakit, dan itu semua karena ulah mu Carla"
"Kenapa saya tante? memang nya saya sudah melakukan kesalahan apa? "
Tanya Carla memasang wajah terkejut, membuat Tante Ambar kembali tersenyum menyeringai....
"Tentu saja karena kau, karena kau dia menjadi sakit dan hidup tidak bahagia,karena kau juga , alasan Dina menjadi anak pembangkang kepada saya dan juga papa nya, kau yang telah membuat Dina menjadi wanita tidak yang tidak baik, bahkan kau selalu mengabaikan peringatan ku itu Carla, bukan kah sudah berulang kali saya katakan sebelumnya jika kau tidak boleh berteman dengan putri ku, tapi kau tetap saja ngeyel bukan, "
__ADS_1
"Tante... saya minta maaf jika sudah tidak mengikuti perintah tante, tapi... jujur saja saya dan Dina kami hanya berteman baik layak nya muda mudi biasa, ,saya juga tidak pernah mengajar kan Dina perbuatan yang melanggar norma, saya sungguh berkata jujur tante"
"Cih.. kau memang tidak mengajarkan nya perbuatan yang melanggar norma untuk saat ini Carla, tapi tidak tahu untuk kedepan nya, aku takut jika kau akan mempengaruhi putri ku agar berbuat zina sama seperti yang telah kau lakukan"
Deghhh......
Jantung Carla langsung berhenti berdetak, setelah mendengar perkataan yang disampaikan oleh tante Ambar, apakah wanita itu mengetahui apa yang terjadi kepada dirinya saat ini? tapi.. siapa yang sudah memberitahu nya? apakah Dina.? ...
"Apa maksud perkataan tante? kenapa tante berkata seperti itu untuk saya? "
"Jangan sok suci Carla,Karena saya sudah tahu, jika kau saat ini sedang berbadan dua bukan? kau telah hamil di luar nikah, akibat perbuatan zina yang kau lakukan bersama seorang pria yang tidak mau bertanggung jawab kepada mu, sungguh... sangat malang masib mu Carla, sudah miskin, tidak mempunyai orang tua dan sekarang kau malah hamil diluar nikah! aku rasa lebih baik kau mengakhiri hidup mu saja Carla"
Ujar tante Ambar yang menghina Carla hingga habis habisan....
Sungguh.... perkataan dari tante Ambar telah berhasil membuat Carla,merasa terluka, apakah dia sehina itu,
"Jangan sok sedih wanita hina! kau saat ini buka lah seorang gadis lagi, tapi kau adalah seorang wanita murahan yang rela memberikan tubuhnya kepada sembarang pria, dan tentu saja wanita model seperti mu ini tidak pantas untuk menjadi teman putri ku, jadi saran ku kepada mu Carla, lebih baik kau pergi jauh dari kota ini, atau tidak dari negara ini, karena kau tidak akan bisa hidup dengan tenang sebentar lagi, tepat nya ketika perut haram mu itu mulai membuncit, dan para orang orang mulai menggibahi mu, aku yakin kau tidak akan tahan mendengar nya Carla"
"Cukup tante... sudah cukup tante menghina ku, jujur... aku akui, aku memang salah karena telah berbuat yang tidak semestinya, tapi... kau tidak berhak menghakimi ku seperti ini Tante"
"Apa... kau bilang aku tidak berhak??? tentu saja aku berhak Carla, karena kau sudah mendekati putri ku, asal kau tahu saja, mulai dari beberapa hari yang lalu, putri ku sudah tidak mau lagi berteman. dengan wanita kotor seperti mu, jadi sekarang kau tidak mempunyai siapa siapa lagi, kau hanya sendiri Carla, dan kau lebih baik pergi jauh dari kota ini, sebelum semua orang menghina dirimu, termasuk teman satu kampus mu Carla, lagian untuk apa juga kau berkuliah lagi, sudah tidak ada gunanya sama sekali, oya. jika kau menginginkan untuk pergi, maka aku bersedia memberikan kedua tiket ini Carla, kau bisa pergi bersama bibi mu dari tempat ini"
Jelas tante Ambar sambil memamerkan dua buah tiket ke luar negri di tangan kanan milik nya,
Carla benar-benar merasa telah dihina habis habisan oleh ibu dari sahabat nya sendiri, dengan cepat Carla merebut kedua tiket itu dan langsung merobek nya menjadi serpihan serpihan yang kecil....,
__ADS_1
Dan setelah itu Carla mulai menaburkan serpihan tersebut tepat di atas kepala tante Ambar..
"Terimakasih untuk tawaran mu itu tante, tapi... aku sungguh tidak menerima nya, tanpa kau suruh pun, aku akan segera pergi dari kota ini, jadi kau tidak perlu repot repot mengurusi hidup ku tante Ambar"
"Apa..!!? sombong sekali kau wanita sialan, dasar tidak tahu diri, dikasih enak malah tidak mau, ya sudah jika begitu secepatnya kau harus pergi dari kota ini, atau jika tidak maka aku akan membuka aib mu itu didepan semua orang , agar para tetangga mu mencaci mu dengan hina Carla"
"Keluar tante, aku rasa kau sudah terlalu lama berada didalam rumah ku"
Teriak Carla yang mulai tidak tahan dengan hinaan dari wanita tua tersebut..
Tante Ambar langsung melangkah kan kaki nya untuk keluar dari. rumah tersebut,
Dan tak lupa juga dia sempat memberikan peringatan kembali kepada wanita malang itu.
"Ingat perkataan ku ini Carla, kau harus pergi sejauh jauh nya dari kota ini, dan jangan pernah kau menemui putri ku lagi, atau jika tidak maka aku akan melenyapkan kau dan anak haram mu itu wanita sial,"
Ancam tante Ambar dan langsung menutup pintu rumah Carla dengan sangat kencang..
Carla langsung luruh dari berdirinya dan dia mulai duduk diatas lantai rumah nya dengan hati yang kembali hancur..
Sepertinya tidak ada tempat untuk wanita hina seperti dirinya, Dan Carla benar-benar merasa rapuh saat ini..
"Hiks... hiks.... kenapa sangat menyakitkan Tuhan...! kesalahan yang aku perbuat, benar benar membekas selama nya didalam diriku ini, aku mohon, jangan berikan karma untuk anak ku juga Tuhan, aku sungguh tidak ingin melihat dirinya dihina sama seperti ku, kesalahan ini, adalah murni kesalahan ku, dan anak yang aku kandung, dia tidak mengetahui apapun Tuhan... aku mohon , maafkan aku Tuhan"
Ucap Carla menangis sesegukan, ternyata begini rasanya hamil tanpa ikatan tali pernikahan,
__ADS_1
Carla akan dihina dan dipandang rendah oleh seluruh masyarakat yang mengetahui masa lalu nya kelak.. sampai akhir menutup matanya....