Berbagi Cinta - Hati Perempuan

Berbagi Cinta - Hati Perempuan
Episode 60


__ADS_3

Alesha mendapatkan kabar dari kuasa hukum nya kalau sidang perceraian nya akan segera di laksanakan namun kuasa hukum Bima masih mengajukan mediasi dan kabar itu membuat Alesha tertawa sinis.


"Dia ingin mediasi?" lirih Alesha masih tertawa "Apa lagi yang perlu di bicarakan apa lagi di perbaiki? Hati ku yang sudah hancur? Pernikahan ku yang tidak di hargai? Mediasi hanya akan membuang waktu, aku hanya ingin cepat menutup luka agar segera sembuh. Mas Bima juga tidak mencintai ku seperti dia mencintai Vera, jadi tidak ada yang perlu di pertahankan" hal itu lah yang ia ucapkan di hadapan kuasa hukum nya, dari jawaban telak Alesha itu lah proses mediasi sudah tidak di perlukan lagi sehingga sidang akan berlanjut ke tahap selanjutnya.


..........


Sementara itu, Anton merasa hidup nya sudah berakhir setelah Rianti meninggalkan nya. Ia bahkan ingin mengundurkan diri dari pekerjaan nya dan itu membuat Tyas benar benar terkejut, karena menjadi seorang Dosen adalah mimpi Anton dan Anton sangat mencintai pekerjaan nya itu. Anton tak mau bekerja di mana di sana ada banyak sekali kenangan diri nya dan Rianti, kenangan yang manis dan indah namun sekarang tinggal cerita.


Ini sudah dua minggu berlalu sejak kedatangan Rianti kerumah mereka dan Rianti memutuskan hubungan nya dengan Anton.


"Kamu benar benar mencintai nya ya, Mas?" tanya Tyas pada Anton yang saat ini sedang bermain di halaman rumah nya dengan Icha. Selama dua minggu ini hubungan kedua nya begitu dingin, tak saling berbicara kecuali ada yang penting namun mereka masih satu ranjang meskipun tidur saling memunggungi

__ADS_1


Anton tak bisa menjawab pertanyaan Tyas, ia memang mencintai Rianti dan sulit sekali bagi nya untuk melupakan Rianti. Anton sudah mencobanya melupakan nya dan menyibukkan diri bermain bersama Icha.


Tyas menahan sesak di dada nya, air mata kembali menggenang di pelupuk mata nya. Ia tak pernah menyangka, cinta suami nya ternyata memiliki masa untuk nya, tak seperti cinta nya yang begitu tulus dan tak memiliki masa.


"Aku istri kamu, Mas. Dulu kita saling mencintai, lalu kenapa sekarang kamu tidak lagi mencintai ku?" lirih Tyas "Apa aku bukan istri yang baik?"


"Apa bisa kita tidak membicarakan masalah ini di depan Icha?" tanya Anton setengah berbisik. Tyas menatap Icha dengan tatapan yang begitu sendu.


"Aku rasa sebaik nya kita bercerai" Anton langsung menoleh dan menatap Tyas dengan tatapan yang tak percaya, ia terlihat terkejut mendengar ucapan Tyas yang secara tiba tiba itu.


"Masalah ini sudah selesai, Tyas. Hubungan ku dan Rianti sudah selesai, sekarang aku hanya milik mu dan Icha"

__ADS_1


"Tapi aku dan Icha tidak ingin memiliki mu, Mas"


Deg


hati Anton mencolos mendengar apa yang di ucapkan Tyas, ia melongo dan menatap Tyas dengan nanar.


"Aku tidak mau memiliki raga mu sementara hati mu sudah berpaling pada wanita lain, rasa nya terlalu sakit, Mas"


Anton hanya bisa membisu seribu kata, tatapan nya sekarang tertuju pada Icha yang sedang menyusun puzzle dengan sangat serius, bahkan sampai tidak sadar kalau kedua orang tua nya sedang bersitegang di depan nya.


"Tyas, aku..."

__ADS_1


"Malam ini aku akan pulang ke rumah orang tua ku bersama Icha" Tyas langsung mengangkat Icha ke dalam gendongan nya dan membawa nya masuk ke dalam, meninggalkan Anton yang hanya bisa tercengang dengan berbagai perasaan dan fikirkan yang berkecamuk.


Sekarang ia tak hanya kehilangan kekasih yang muda, cantik nan pintar dan yang pasti yang benar benar ia cintai. Sekarang ia juga kehilangan istri yang setia dan baik, yang bertanggung jawab dan dewasa.


__ADS_2