Berbagi Cinta - Hati Perempuan

Berbagi Cinta - Hati Perempuan
Episode 78


__ADS_3

Bima dan Raya sama sama termenung setelah kegiatan mereka yang hanya beberapa menit namun selesai dengan sempurna. Baik Raya maupun Bima merasa menyesali apa yang sudah mereka lakukan tadi, kedua nya sama sama dalam keadaan yang kalut dan seperti hilang arah. Bima juga bukan lah tipe orang yang akan tidur dengan seorang wanita begitu saja. Alesha adalah wanita pertama yang ia sentuh, yang ia tanamkan benih nya. Tapi entah kenapa malam ini Bima seperti benar benar hilang arah dan tidak bisa berfikir jernih, siang tadi perasaan nya benar benar di acak acak oleh kata kata Adam.


Padahal sudah satu tahun berjalan, Bima tidak merasa apa yang di lakukan nya salah karena ia fikir dalam hidup memang akan selalu di hadapkan pada pilihan. Dan Bima memilih Vera, sedangkan Alesha memilih mundur. Bima merasa memang itu lah jalan hidup nya, namun setelah hari ini. Setelah ia melihat mantan istri nya bersama pria lain yang tampak sangat mencintai nya. Setelah melihat putra nya bersama pria lain dan terus memanggil nya 'anak ku, anak ku'. Bima mulai merasakan bahwa seharus nya ia lah pria itu. Namun setelah melihat Vera, Bima sadar bahwa semua itu tidak akan bisa terjadi lagi. Karena Bima sudah terlanjur memilih Vera dan entah kenapa itu membuat nya marah dan seperti ingin meledak karena ia tak bisa memilih lagi.


"Aku... Aku minta maaf, Ray..." lirih Bima kemudian "Aku tidak bermaksud melecehkan mu" kata Bima.


"Pulang lah, Pak..." lirih Raya yang memunggungi Bima


Bima pun tak bisa berkata apa apa lagi, ia menaikkan celana nya dan merapikan kembali pakaian nya. Setelah itu ia menyambar kunci mobil nya dan beranjak keluar dari rumah Raya.


Bima masuk ke dalam mobil nya dan ia menarik rambut nya sendiri, kejadian ini membuat Bima semakin merasa frustasi.


"Kenapa aku bisa melakukan tindakan serendah ini?" gumam Bima penuh penyesalan.


Ia pun melajukan mobil nya dan menepi di jalan yang sepi, Bima tidur dalam mobil nya sampai pagi.


Dan saat matahari tinggi, Bima bangun dan ia masih dalam perasaan yang sama, kacau dan merasa frustasi. Bima melajukan mobil nya, tujuan nya adalah rumah Alesha, Bima ingin bertemu dengan putra nya dan berharap setelah melihat putra nya ia merasa lebih baik.


Sesampainya di rumah Alesha, Bima melihat Alesha yang sedang menyuapi Dameer di halaman rumah nya. Bima segera turun dari mobil nya dan memanggil Dameer.


"Dameer..." seru nya, yang di panggil menoleh dan langsung tertawa saat melihat Bima.

__ADS_1


"Mas..." sapa Alesha dan ia mengernyitkan kening nya saat melihat penampilan Bima yang tampak kacau "Ada apa?" tanya Alesha.


"Al, kamu kenapa kamu tidak bilang sama aku kalau kamu mau menikah lagi?" tanya Bima tanpa basa basi yang tentu saja membuat Alesha semakin bingung.


"Memang kenapa aku harus bilang sama kamu, Mas?" tanya Alesha dengan kening yang masih berkerut.


"Karena suami kamu itu akan jadi Ayah dari anak ku, Al" seru Bima dan ia kembali memperlihatkan emosi nya. Bahkan Dameer yang mendengar suara lantang Bima tampak terkejut dan itu membuat Alesha marah.


"Turunkan nada bicara nya di depan Dameer, Mas" Alesha memperingatkan dengan tegas "Rianti..." teriak nya dan tak lama kemudian Rianti keluar dan Rianti juga terkejut melihat Bima.


"Kak, Ada apa?" tanya Rianti.


Setelah memastikan Rianti membawa Dameer ke dalam, Alesha langsung menatap tajam mantan suami nya ini.


"Kamu kenapa sih, huh? Datang marah marah di depan anak" desis Alesha.


"Aku bukan nya mau marah marah, Al. Aku cuma engga habis fikir kenapa kamu mau menikah tanpa memberi tahu ku? Bagaimana pun juga aku masih ayah Dameer. Kenapa kamu tidak memberi tahu ku sebelum nya? Suami kamu itu akan jadi ayah Dameer, bagaimana jika dia tidak bisa jadi ayah yang baik?"


"Kamu memang ayah Dameer dan bukan ayah ku!" tegas Alesha "Apa yang aku putuskan dalam hidup ku itu sama sekali bukan urusan mu dan aku tidak punya kewajiban memberi tahu mu, Mas Bima" kata Alesha yang masih mempertahankan tatapan tajam nya pada Bima.


"Lagi pula, kamu bicara soal 'memberi tahu'? Apa kamu memberi tahu ku saat kamu menikahi Vera, huh? Kamu tidak bisa menghargai pernikahan kita, kamu tidak bisa menjadi suami yang baik buat aku, lalu bagaimana bisa menjadi ayah yang baik buat Dameer? Huh?" cecar Alesha.

__ADS_1


"Oh, lupakan pernikahan kita yang memang di paksakan itu. Lupakan status ku sebagai istri yang tidak kamu cintai saat itu, tapi apakah kamu sudah jadi anak yang baik? Apa kamu sudah meminta izin pada orang tua mu saat kamu memilih menikahi adik sepupu ku sendiri? Dan sekarang kamu meragukan calon suami ku tidak bisa jadi ayah yang baik?" tanya Alesha dengan emosi yang sudah memuncak. Sementara Bima, ia ingin menjawab semua kata kata Alesha namun Bima tidak tahu harus mengatakan apa.


"Aku sama kamu itu sudah tidak punya urusan apa apa, Mas. Kecuali itu tentang Dameer!" tegas Alesha lagi "Apa lagi jika itu tentang pernikahan ku, itu sama sekali bukan urusan kamu. Dan jika memang nanti Mas Adam tidak bisa jadi ayah yang baik, jika nanti dia menyakiti Dameer, kamu boleh mengambil Dameer!" tantang Alesha yang membuat Bima semakin tak bisa berkata kata.


.........


"Bima belum pulang, Ver?" tanya Ibu nya Vera saat ia melihat Vera yang sudah rapi dengan pakaian kantor nya.


"Belum, Ma" jawab Vera lirih.


Ibu nya sudah selesai memasak dan menata makanan nya di meja, namun Vera sama sekali tidak berselera makan. Apa lagi sampai pagi hari ini, ia belum juga bisa menghubungi Bima .


"Nak, kalau kamu bertengkar sama Bima. Lain kali kamu mengalah saja, apa lagi kalau Bima dalam keadaan emosi seperti itu"


"Tapi aku tidak salah, Ma" jawab Vera yang membuat Ibu nya menghela nafas panjang "Aku berangkat kerja dulu, takut terlambat" kata Vera dan Ibu hanya menanggapi nya dengan senyum samar.


Beberapa menit setelah Vera pergi, Bima datang raut wajah yang terlihat sangat frustasi. Setelah perdebatan nya dengan Alesha tadi, Bima semakin merasa tertekan dan rasa bersalah semakin menggerogoti hati nya saat ia teringat bagaimana Alesha mengingat kan nya akan perlakuan Bima dulu. Bagaimana Bima membuat kedua orang tua nya kecewa, bagaimana Bima membuat Alesha menangis dan semua itu Bima lakukan hanya demi Vera seorang.


Bima masuk ke dalam kamar nya dan tatapan nya langsung tertuju pada foto pernikahan nya dan Vera beberapa bulan yang lalu.


"Apa aku salah memilih?"

__ADS_1


__ADS_2