Berbagi Cinta - Hati Perempuan

Berbagi Cinta - Hati Perempuan
Episode 69


__ADS_3

Untuk acara ulang tahun Dameer, Bima membeli baju couple namun sayang nya Alesha menolak memakai baju itu. Alesha tidak ingin ada baju couple atau apapun sebagai nya yang membuat mereka terlihat seperti pasangan padahal asli nya sudah tidak lagi. Dan Bima pun tidak bisa memaksa karena ia sadar diri, diri nya sudah mantan suami sekarang.


Dan acara yang di tunggu pun akhir nya tiba juga, meskipun pesta nya tidak adakan di hotel bintang lima. Namun pesta nya tetap meriah dan ada teman teman kantor Bima yang datang, sedangkan Alesha tentu ia tak punya banyak teman.


Teman teman Bima menyapa Alesha dengan begitu ramah, bahkan ada beberapa teman wanita Bima yang terang terangan memuji Alesha dengan sebutan wanita kuat. Alesha hanya menggapai nya dengan senyum, kisah pernikahan nya dengan Bima yang hancur karena ada nya Vera tentu bukan lah sebuah rahasia. Dan meskipun Alesha tidak pernah memperlihatkan air mata nya di depan orang lain, namun dengan sendiri nya mereka bersimpati pada Alesha dan mendoakan Alesha serta Dameer.


"Cari siapa, Ri?" tanya Alesha yang melihat Rianti sejak tadi celingukan kesana kemari.


"Miley sama Mas Adam, Kak. Kok belum datang ya..." kata Rianti masih mengedarkan pandangan nya Miley dan Adam.


"Mungkin masih di jalan, Ri" kata Alesha kemudian.


"Nah, itu mereka..." seru Rianti saat pandangan nya menangkap dua sosok yang ia tunggu.


Miley dan Adam pun mempercepat langkah nya menghampiri Alesha dan Rianti.


"Hai, maaf telat..." kata Adam dan ia mencubit pipi Dameer dengan gemas "Uff, yang ulang tahun si pangeran. Selamat ulang tahun ya, Dam..." ucap nya.


"Masak mengucapkan ulang tahun untuk diri sendiri sih, Kak" goda Miley yang membuat Adam langsung menggetuk kepala adik nya itu.


"Dameer maksud nya" jawab Adam.


"Oh, ya bicara yang jelas dong" balas Miley yang membuat Alesha terkekeh.


"Ya aku Kan sudah jelas, salahkan saja Alesha yang kasih nama anak nya mirip sama nama ku" sungut Adam yang lagi lagi membuat Alesha terkekeh.


Sementara perhatian Bima langsung tertuju pada Alesha dan Adam, Bima masih ingat betul dengan wajah Adam yang pernah menemui Alesha dulu. Bima melihat Alesha tampak tertawa bersama Adam dan Miley, ia pun segera menghampiri Alesha karena aacara tiup lilin akan segera di lakukan.


"Al..." panggil nya dan ia hendak merangkul pundak Alesha namun Alesha dengan cepat menghindar, hal itu tak sengaja tertangkap perhatian Adam.


"Sudah waktu nya.." kata Bima lirih dan Alesha mengangguk.


"Yuk, kesana..." ajak Alesha pada Adam dan Miley.


Adam dan Miley pun mengikuti Alesha dan sesekali Adam mengajak Dameer bercanda yang membuat bayi itu cekikikan. Bima yang melihat hal itu merasa iri, meskipun ia masih cukup dekat Dameer namun Bima tidak suka jika Adam juga dekat dengan Dameer.

__ADS_1


"Sini, biar aku yang gendong Dameer..." Bima meminta Dameer pada Alesha dengan ketus dan tentu hal itu membuat Alesha kesal.


"Dameer itu rewel, nanti dia nangis" kata Alesha.


"Aku ayah nya, tidak mungkin dia nangis" kata Bima dan karena tak mau berdebat lebih panjang lagi, Alesha pun mengalah dan memberikan Dameer pada Bima.


Bima menyapa semua tamu yang datang dan mengucapkan terima kasih karena sudah datang ke acara ulang tahun sang buah hati.


Sementara Adam berdiri di samping Rianti dan Dion, dan tanpa sengaja Bima mendengar salah satu tamu di belakang nya yang berbisik bisik. Mereka membicarakan Bima dan Alesha yang sudah berpisah sejak setahun yang lalu tapi masih kompak dalam membesar anak mereka.


"Hebat sekali Alesha ya, di selingkuhi sama adik sepupu nya sendiri lho. Kalau Aku jadi Alesha, aku tidak akan membiarkan anak ku ketemu sama Bapak nya yang jahat itu"


Adam tercengang mendengar hal itu, ia sungguh tak menyangka ternyata Alesha sudah menjanda selama satu tahun dan Bima memilih wanita kedua nya itu.


Lamunan Adam buyar saat ia para tamu mengucapkan selamat ulang tahun bersamaan dan Adam melihat Alesha yang tampak sangat bahagia sambil mengucapkan selamat ulang tahun untuk putra nya.


"Selamat ulang tahun...."


"Selamat ulang tahun, Dameer. Semoga panjang umur..."


Para tamu terutama mengucapkan nya dengan serempak sambil bertepuk tangan dengan sangat antusias.


Adam pun ikut bertepuk tangan dan ia memperhatikan Alesha dan Bima yang kini menipu lilin secara bersamaan. Suara tepuk tangan pun semakin meriah terdengar dan sekarang saat nya memotong kue.


Lagi lagi Alesha dan Bima memotong kue nya bersamaan dan Dion mengabadikan moment itu dengan kamera nya.


Dan potongan kue pertama Alesha berikan pada putra nya meskipun ia hanya mencicipi nya sedikit.


"Selamat ulang tahun, putra Mama. Jadi anak yang sholeh, bertanggung jawab dan berbakti pada orang tua ya, Nak" ucap Alesha kemudian ia mencium kening Dameer.


"Selamat ulang tahun, Sayang" Bima juga mengecup kening putra nya yang masih dalam gendongan nya itu.


Setelah acara potong kue, Rianti memotong kue nya untuk di bagi bagikan pada anak anak yang hadir di pesta itu.


"Aku dengar itu buatan Alesha..." kata Adam yang berdiri di samping Rianti sembari memegang piring kosong "Aku juga mau..." kata Adam yang membuat Rianti tertawa.

__ADS_1


"Potong sendiri..." ujar Rianti memberikan pisau kue itu pada Adam.


"Kok engga di potongin, Ri?" tanya Alesha yang melihat Rianti menyerahkan pisau kue nya pada Adam.


"Biar lah, Kak. Pasti dia ambil banyak... Nah tuh kan" kata Rianti karena memang Adam memotong kue nya cukup besar.


"Eh, aku juga mau..." ujar Miley kemudian.


"Silahkan di makan, Nak. Di nikmati hidangan yang ada ya..." kata Ibu nya Alesha.


"Tapi hadiah nya mana ya?" kata Alesha bergurau.


"Ada dong, sebentar lagi datang" kata Miley. Bima yang melihat kedekatan Adam, Alesha dan Rianti merasa tak nyaman. Padahal Bima sempat berfikir Alesha lah yang tidak akan nyaman di pesta ini karena sebagian besar tamu nya adalah tamu undangan Bima. Namun cukup dengan kehadiran Adam dan Miley rupa nya membuat pesta seolah di kuasi oleh Alesha.


"Sebentar lagi? Memang siapa yang bawa?" tanya Rianti dan tak lama kemudian dua orang pria datang dengan membawa kardus besar.


"wow, apa itu?" tanya Dion yang melihat keponakan nya mendapatkan hadiah besar. Dion masih terus mengabadikan moment moment itu dengan kamera nya.


"Boleh di buka?" tanya Alesha yang penasaran karena hanya Adam lah yang membawa hadiah sebesar ini bahkan sampai di bawa oleh dua orang.


"Boleh dong" jawab Adam.


"Itu hadiah nya dari Kak Adam semua, kalau dari aku, nanti hadiah yang lain saja. Saudara sepupu misal nya..." kata Miley sambil mengedipkan mata nya pada Dion, membuat Dion hanya bisa geleng geleng kepala.


Alesha dan yang lain nya hanya tertawa mendengar candaan Miley itu. Alesha pun membuka kotak besar itu dengan di bantu Rianti, sementara Bima hanya menonton sembari menggendong putra nya.


Dan saat hadiah nya terbuka, Alesha begitu terpukai. Itu adalah sepeda tiga roda khusus anak anak, yang membuat Alesha terpakau adalah ukiran nama Dameer di bagian kerangka sepeda nya.


"Mas Adam, ini...." Alesha bahkan tidak tahu harus berkata apa lagi karena hadiah dari Adam itu sangat luar biasa menurut nya.


Sementara Bima, ia semakin merasa tidak menyukai Adam yang memberi hadiah yang cukup mahal untuk Dameer. Apa lagi ada nama Dameer di sana yang arti nya hadiah itu bisa di pesan khusus.


"Aku bingung mau cari hadiah apa, dan karena sejak kecil aku suka sepeda, jadi aku langsung kefikiran ke sepeda..." kata Adam.


Sama seperti Bima, Orang tua Bima yang melihat itu tak begitu senang karena bagi mereka seharusnya Bima lah yang memberi hadiah yang paling bagus. Apa lagi sampai membuat Alesha terpakau. Beda hal nya dengan orang tua Alesha dan adik adik nya yang tentu sangat senang dan sangat berterima kasih pada Adam.

__ADS_1


"Aku rasa kita bisa fokus pada pesta nya, bukan hadiah nya" kata Bima kemudian yang membuat Rianti mendelik, sementara Dion tersenyum miring.


"Tapi hadiah nya memang bagus kan?" tanya Dion namun Bima enggan menanggapi nya.


__ADS_2