Berbagi Cinta - Hati Perempuan

Berbagi Cinta - Hati Perempuan
Episode 70


__ADS_3

Setelah acara ulang tahun Dameer, Adam kini lebih dekat dengan Alesha apalagi Adam sudah tahu kalau Alesha sudah menjanda selama satu tahun. Adam selalu mencari Alesha agar bisa bertemu dengan Alesha dan mendekati nya, bahkan tak jarang ia memanfaatkan pertemanan Rianti dan Miley, seperti saat ini.


"Komisi nya jangan lupa, yang kemarin belum di transfer lho" gerutu Miley pada Kakak nya yang sedang fokus menyetir motor milik Miley, bukan nya Adam tak ada mobil namun ia punya niat terselubung kenapa bisa memakai motor perempuan milik adik nya itu.


"Kak Adam, dengar engga sih?" teriak Miley di telinga Adam.


"Dengar dengar..." kata Adam yang membuat Miley mendengus.


Adam berhenti di depan rumah Alesha dan ia pun turun dari motor nya, entah kebetulan atau memang ini takdir yang tertulis. Alesha sedang berada di halaman rumah nya bersama Dameer.


"Mas Adam, Miley..." sapa Alesha.


"Hai, Al. Hai, Dameer..." sapa Adam dengan girang nya dan Dameer yang sudah sering bertemu Adam kini tampak nya sudah mengenali Adam.


"Kalian dari mana?" tanya Alesha yang masih menemani anak nya bermain di halaman.


"Ini, kata nya Miley ada perlu sama Rianti" jawab Adam dan tentu saja itu jawaban penuh kebohongan. Karena tadi Miley sedang tidur nyenyak namun Adam malah membangun kan nya dan menarik nya ke atas motor.


"Oh, padahal Rianti sedang tidak di rumah. Masuk dulu, mungkin sebentar lagi pulang" kata Alesha dan ia mengangkat Dameer ke dalam gendongan nya.


"Tidak usah, Al. Kita tunggu di sini saja, sambil main sama Dameer" kata Adam dan Alesha mengangguk anggukan kepala nya sambil tersenyum.


"Sudah bisa berapa langkah pangeran imut ini, Al?" tanya Adam kemudian saat Alesha menurunkan Dameer.


"Lumayan lah, lebih dari lima langkah tapi harus di jaga" jawab Alesha.


"Nanti kalau sudah bisa jalan, langsung pakai sepeda nya ya, Dameer. Dameer pasti suka..." kata Adam sambil menoel pipi Dameer dengan gemas.


"Pasti suka lah, Mas. Sepeda nya bagus banget, aku saja suka. Pasti mahal banget ya, Mas" kata Alesha yang membuat Adam terkekeh.


"Kalau hadiah itu tidak punya nominal harga, Al. Hadiah itu di hitung dari ketulusan nya" jawab Adam yang tentu saja membuat Alesha merasa kagum dengan sosok Adam yang entah sejak kapan membuat Alesha merasa nyaman berada di dekat nya.


Sementara Miley, ia menguap dan duduk bersandar di punggung Adam.


"Kamu kenapa, Mil? Kok kayak ngantuk begitu?" tanya Alesha yang melihat Miley memang tampak mengantuk, bahkan rambut nya acak acakan.

__ADS_1


"Engga kok, Kak Al..." kata Miley namun masih menguap.


"Tapi kenapa kalian pakai motor padahal hari ini sangat panas? Bukan nya ada mobil ya?" tanya Alesha yang sedikit merasa heran.


"Mobil kami rusak, Al...." jawab Adam dengan cepat yang tentu saja membuat Miley mendelik dan mencibir sang kakak "Maka nya aku anterin Miley ke sini, kasihan kan kalau dia panas panasan nyetir motor" jawab Adam lagi.


"Kasihan aku nya yang tidur di ganggu cuma demi deketin Kakak janda..." cibir Miley dalam hati.


"Oh gitu..." kata Alesha mangut mangut "Tapi kan kamu tukang bengkel, Mas. Kenapa tidak di perbaiki?" tanya Alesha lagi yang membuat Adam tertawa kecil.


"Aku memang tukang bengkel, Al. Tapi bukan tukang sihir, yang bisa memperbaiki mobil dalam sekejap mata" kata Adam lagi yang membuat Alesha ikut tertawa.


"Ma.... Ma..." kata Dameer sembari menarik narik rambut Alesha.


"Loh, sudah bisa panggil Mama?" tanya Adam dan entah mengapa justru dia yang antusias mendengar Dameer mengucapkan kata itu.


"Bisa, tapi Ma saja, tidak bisa langsung Mama" jawab Alesha sembari berusia melepaskan Dameer dari rambut nya.


"Oh, habis ini belajar Pa Pa ya..." kata Adem dan ia menggelitik Dameer, yang tentu saja membuat Dameer langsung cekikikan dan melepaskan tangan nya dari rambut Alesha.


"Ha ha.... Kamu lucu banget sih kalau ketawa, ada gigi nya lagi 4 biji. Sudah seperti kelinci saja" kata Adam tertawa senang dan si bayi terus cekikikan.


"Iya, Al. Tinggal saja, tidak akan nangis kok" kata Adam dengan senang hati. Alesha pun segera bergegas masuk, dan setelah Alesha tak terlihat lagi, Miley langsung berbisik pada Kakak nya yang duda itu.


"Latihan jadi ayah ya?"


"Iya" jawab Adam jujur yang membuat Miley terkejut.


Bersamaan dengan itu, Rianti datang bersama Ibu nya. Dan Ibu nya Alesha memperhatikan Adam yang tampak sangat dekat dengan Dameer.


"Hai, Ri. Halo, Tante..." sapa Miley sambil tersenyum lebar.


"Dari tadi, Mil?" tanya Rianti sembari turun dari motor nya setelah Ibu nya turun.


"Lumayan" jawab Miley, Adam pun juga menyapa Ibu Alesha dan Rianti.

__ADS_1


"Kenapa duduk di depan? Ayo masuk..." ajak Ibu nya Alesha.


"Tidak apa apa, Tante. Lebih enak di sini, angin. Dameer juga seperti nya senang di luar" kata Adam.


"Kalau Dameer memang lebih senang di luar..." kata Ibu nya Alesha.


Tak lama kemudian Alesha keluar dengan membawa dua gelas jus jeruk dan botol susu Dameer.


"Maaf ya, baru di buatin minum..." kata Alesha sembari meletakkan nampan nya di samping Adam.


"Tidak apa apa, Al" kata Adam masih tersenyum.


"Minim susu, Nak. Pasti haus kan..." Alesha hendak menggendong Dameer namun ternyata Dameer nya tak mau, ia justru tertawa tidak jelas pada Adam. Hal itu tak luput dari perhatian Ibu Alesha "Kok malah ketawa sih? Minum susu dulu..." kata Alesha lagi.


"Biar aku saja..." kata Adam meminta botol susu Dameer dan Alesha pun tentu langsung memberikan nya.


"Oh ya, Ri. Miley kata nya ada perlu sama kamu..." ujar Alesha kemudian.


"Ada perlu apa, Mil?" tanya Rianti dan bukan nya menjawab, Miley justu melirik Adam, sedangkan Adam malah fokus memberikan susu pada Dameer.


"Cuma... Bosan saja di rumah" jawab Miley kemudian "Padahal di rumah aku lagi enak enak tidur, huf" keluh nya dalam hati.


"Ya udah, aku mandi dulu. Panas banget dari luar..." kata Rianti dan Miley pun hanya mengangguk.


"Di minum jus nya, Dam, Mil..." seru Ibu nya Alesha.


"Iya, Tante..." jawab Miley sambil tersenyum manis.


Rianti dan Ibu nya pun masuk ke dalam rumah, dan sebelum Rianti masuk ke kamar nya, Ibu nya menarik Rianti membuat Rianti sedikit terkejut.


"Ada apa, Bu?" tanya nya.


"Ri, Ibu rasa... Adam itu menaruh hati sama Alesha" bisik Ibu nya sambil melirik keluar.


"Memang" jawab Rianti dengan tenang nya yang tentu saja membuat Ibu nya melotot terkejut.

__ADS_1


"Memang? Maksudnya?" tanya nya masih berbisik.


"Miley cerita, kalau sebenarnya Mas Adam itu menaruh hati sama Kak Alesha sudah lama. Sejak Kak Alesha masih menjadi istri Mas Bima, Kak Alesha buatin Mas Adam baju rajut kan? Di pakai terus meskipun hari lagi panas kata Miley" jawaban Rianti itu tentu membuat sang Ibu melongo.


__ADS_2