
"Aku tidak mau tahu, Bima. Kamu harus menikahi Raya"
Kata kata ayah nya Raya itu terus terngiang ngiang dalam benak Bima, apa lagi ancaman nya yang pasti tidak akan main main mengingat siapa Agus Purnomo itu.
Malam ini Bima pulang ke rumah seperti biasa, makan malam dan kemudian menghabiskan waktu berdua dengan Vera di kamar dan saat ini Vera sudah tertidur pulas di samping nya. sementara Bima tetap terjaga, pandangan nya lurus menatap langit langit kamar nya dengan fikiran yang berkelana.
"Aku harus bilang apa sama orang tua ku dan Vera?" untuk yang ke sekian kali nya pertanyaan itu bergema dan benak nya.
...
Miley sedang memeriksa file yang berisi foto foto saat akad Adam dan Alesha. Namun Miley menemukan kejanggalan, Miley menggeser foto foto itu lagi.
" Kenapa ada banyak sekali foto Vitha?" gumam nya. Ia kembali memeriksa foto nya dari awal dan memang banyak sekali foto Vitha yang tampak nya memang di ambil diam diam.
"Apa Dion sengaja mengambil gambar Vitha?" gumam nya lagi "Atau jangan jangan mereka ada hubungan? Apa iya Vitha setega itu sama aku?" memikirkan sepupu nya dan Dion punya hubungan membuat Miley merasa cemburu. Karena sudah sejak lama ia menaruh perhatian pada Dion namun Dion tak pernah sekalipun menggubris nya.
Sementara di sisi lain, Vitha sedang fokus mengerjakan tugas kuliah nya hingga dering ponsel nya mengagetkan Vitha. Vitha pun meraih ponsel nya itu dan ia mengernyit saat nama Miley tertera di layar smartphone nya.
"Kenapa Miley telfon malam malam begini?" gumam Vitha sembari menjawab panggilan sang sepupu.
"Halo, Mil. Ada apa?" tanya Vitha sementara tatapan nya tetap fokus pada layar laptop nya
__ADS_1
"Vith, aku mau tanya tapi kamu jawab jujur ya!" Vitha tentu merasa deg degan dengan pertanyaan Miley karena seperti nya itu bukan pertanyaan yang baik.
"Mau tanya soal apa memang nya, Mil?" tanya Vitha kemudian.
"Kamu ada hubungan ya sama Dion?"
Vitha tercengang mendengar pertanyaan saudari nya itu dan seketika ingatan Vitha berputar kembali pada masa masa ia tinggal di rumah Miley. Dion memang sering mendekati nya dan Vitha tahu apa yang Dion inginkan namun Vitha tak merespon nya.
"Engga, kenapa kamu tanya gitu?" tanya Vitha.
"Jangan bohong deh, Vith. Soal nya ada banyak banget foto foto kamu pas di acara akad Kak Adam. Kan yang jadi fotografer saat itu Dion" Vitha kemudian terperangah mendengar penuturan Miley karena Vitha sendiri tidak tahu hal itu apa lagi setelah Vitha terus mengabaikan Dion, Dion tak lagi mencoba mendekati nya.
"Aku engga tahu, Mil..." jawab Vitha.
"Jawab dong, Vith. Kok malah diam saja?"
"Aku engga tahu banyak tentang Dion, Mil. Tapi memang beberapa kali dia chat aku, entah ngajak minum kopi atau sekedar basa basi. Tapi sumpah, aku mengabaikan dia, Mil" tegas Vitha.
"Kenapa?"
"Ya karena aku tidak mau nyakitin kamu, aku tidak mau persaudaraan kita rusak hanya karena laki laki" jawab Vitha dan kini Miley yang terdiam.
__ADS_1
"Mil, kamu marah ya sama aku? Please dong jangan marah, aku minta maaf ya kalau aku sudah nyakitin kamu"
...
Miley kembali terdiam mendengar ucapan sepupu sekaligus sahabat nya itu, meskipun mereka tidak tumbuh dalam satu lingkungan apa lagi mereka tidak tinggal di kota yang sama. Namun kedua nya sangat dekat.
"Mil...." terdengar suara Vitha yang merengek dari seberang telfon.
"Aku engga marah kok, Vith" jawab Miley kemudian sambil tersenyum "Terima kasih kamu sudah jujur sama aku, bahkan kamu mengabaikan cowok baik dan tampan seperti Dion"
"Aku tidak mau cowok tampan dan baik kalau harus menyakiti saudari ku sendiri, engga worth it, Mil" Miley terkekeh mendengar jawaban Vitha.
.........
Sementara di kamar Adam, lagi lagi Adam jatuh lemas di atas tubuh istri nya dengan bermandikan keringat. Nafas kedua nya memburu dengan tubuh yang mengkilap karena keringat. Adam menarik diri pelan pelan dan itu membuat saat istri mengerang lirih.
"I love you" kata Adam kemudian mengecup kening sang istri dengan penuh cinta.
"I love you too" kata Alesha malu malu "Aku tidak bisa bahasa inggris, bisa nya i love you sama thank you" ucap nya lagi yang membuat Adam terkekeh.
"Haha, itu bagus. Jadi setiap hari kamu cuma perlu bilang I love you dan aku akan bilang thank you karena kamu sudah memberikan kenikmatan dunia yang luar biasa" kata Adam yang membuat Alesha langsung mencubit pinggang nya dengan gemas.
__ADS_1
"Dameer engga di pindah lagi ke sini, Mas?" tanya Alesha kemudian karena tadi setelah Dameer tertidur, ia langsung di pindahkan ke kamar nya karena Adam tak tahan untuk mendapatkan jatah nya malam ini.
"Iya, biar aku yang pindahin dia. Kamu rapikan saja ranjang nya" kata Adam sembari turun dari ranjang, memakai boxer nya dan kemudian kembali mengecup kening Alesha sebelum pergi menjemput Dameer di kamar sebelah.