
Untuk keperluan acara ulang tahun Dameer, Alesha menyiapkan nya dari sekarang. Meskipun ia tidak berencana membuat sebuah pesta yang besar, namun Alesha tetap ingin semua nya istimewa untuk sang buah hati.
Saat ini Alesha sedang berada di mall guna mencari segala sesuatu yang ia butuhkan dan tentu Alesha pergi bersama Rianti.
Rianti menggendong Dameer yang terus meracau jika berada di tempat yang ramai, anak itu bahkan sering menggeliat ingin turun seolah ingin berjalan seperti orang orang. Apa lagi kalau melihat anak anak, Dameer akan berteriak nyaring seolah memanggil nya.
"Maka nya, belajar berjalan dong, Dam" kata Rianti.
"Ri, harus pakai lilin tidak ya?" tanya Alesha
"Pakai lah, Kak. Harus ada balon juga" kata Rianti dan ia menurun kan Dameer ke lantai.
"Ri, jangan di turunkan. Nanti dia jatuh..." seru Alesha cemas.
"Tidak apa apa, kalau Kak Alesha takut takut terus ya Dameer tidak akan bisa belajar. Harus keluar dari zona nyaman" kata Rianti
Dameer sudah bisa berdiri namun tentu ia tampak ketakutan, kedua lutut nya bahkan terlihat gemetar dan kedua tangan nya meraba raba mencari pegangan.
'Ayo sini, Dam... " kata Rianti yang berjongkok di depan Dameer sambil mengulurkan tangan nya namun tidak membiarkan Dameer menggapai nya. Dameer cekikikan dan ia menarik kaki nya sehingga bisa melangkah sebanyak dua langkah sebelum nya akhir nya ia terjatuh, namun dengan cepat Rianti menangkap tubuh nya dan hal itu tentu juga membuat Alesha dan Rianti tertawa karena Dameer sudah belajar melangkah.
"Sudah bisa melangkah rupanya keponakan Tante ini yaaa" kata Rianti dan ia mencium pipi Dameer dengan gemas.
"Sekarang kita cari apa lagi?" kata Alesha kemudian ia mengambil alih Dameer dan tentu Dameer dengan senang hati langsung melompat ke gendongan sang Ibu.
"Cari makan yuk, Kak. Lapar..." Rengek Rianti.
"Boleh" jawab Alesha yang juga merasa lapar.
Mereka pun pergi ke salah satu restaurant di sana, Alesah dan Rianti sama sama memesan bakmi sedangkan untuk Dameer Alesha pesankan sup.
Kedua nya menikmati bakmi mereka dan Alesha juga menyuapi sang buah hati yang duduk di pangkuan nya.
__ADS_1
Namun yang nama nya bayi tentu tak bisa tinggal diam, ia terus bergerak di pangkuan Alesha dan bahkan berusaha berdiri. Alesha pun membuat putra nya itu berdiri di pangkuan nya namun menghadap belakang, Dameer juga menarik Narik rambut Alesah membuat Alesha sesekali meringis. Karena tak ingin di tarik terus menerus, Alesha mengikat rambut nya dan seperti nya itu membuat Dameer kehilangan mainan nya sehingga tangan nya terjulur dan menarik rambut seorang pria yang ada di belakang Alesha, sontak pria itu langsung mengaduh yang membuat Alesha langsung menoleh.
"Mas Adam..."
"Alesha..." kedua nya memekik bersamaan. Sementara Dameer masih meracau dan tangan nya masih mencari sesuatu di udara.
"Maaf ya, Mas. Di tarik ya rambut nya sama Dameer?" tanya Alesha meringis.
"Hehe, iya. Sakit juga ya, padahal masih bayi" kata Adam.
"Justru karena masih bayi itu, Mas. Asal tarik tanpa ngira ngira, yang punya rambut sakit atau engga" kata Alesha sambil terkekeh.
"Iya juga, maklum sih. Aku tidak punya pengalaman dengan bayi" kata Adam "Eh, kalian cuma berdua?" tanya Adam kemudian.
"Iya, gabung saja sini, Mas" ajak Rianti yang tentu saja takkan di tolak oleh Adam. Sementara Alesha menatap Rianti penuh tanda tanya karena seenak nya saja Rianti menyuruh orang gabung.
"Memang nya kamu sendirian, Mas?" tanya Alesha setelah Adam berpindah ke sisi nya.
Miley dan Rianti yang sudah lama tidak bertemu langsung berteriak saling memanggil nama masing masing dan kemudian kedua nya pun berpelukan.
"Ya ampun, Miley..."
"Aduh, Ri. Satu tahan saja tidak bertemu, kamu sudah makin cantik" kata Miley. Sementara Alesha yang melihat Miley masih mengira Miley adalah pacar Adam dan Alesha pun tersenyum pada Miley.
"Kak Al..." Miley juga menyapa Alesha bahkan kedua bola mata Miley langsung berbinar melihat Dameer yang berdiri di pangkuan Alesha.
"Hey, ini dulu yang ada di dalam perut mu ita ya? sudah keluar?" pekik nya yang membuat Adam geleng geleng kepala, Miley bahkan mencubit gemas pipi Dameer dan itu membuat Dameer menatap Miley dengan tatapan bingung. Yang justru membuat Dameer tampak semakin menggemaskan.
" Aduh lucu nya nih bayi... "kata Miley.
"Kamu suka bayi, Mil?" tanya Alesha dan Miley langsung mengangguk antusias "Nanti kalau kamu sama Mas Adam punya bayi, pasti bayi nya juga lucu" kata Alesha yang langsung membuat Miley, Adam dan Rianti membulatkan mata nya lebar lebar dengan mulut yang terbuka.
__ADS_1
"Ih, amit amit, Kak Al. Masak aku punya bayi dari kakak ku sendiri, di kira ini zaman kuno apa yang bisa terjadi pernikahan sedarah" jawab Miley panjang lebar yang justru kini membuat Alesha yang tercengang, ia menatap Adam dan Miley dengan tatapan bingung karena selama ini baik Adam mau pun Miley tak pernah mengatakan hubungan mereka. Sementara Adam juga menatap Alesha dengan bingung, karena Alesha membicarakan bayi antara Adam dan Miley.
"Kak Al, mereka itu saudara. Memang nya Kakak tidak tahu?" tanya Rianti yang menangkap raut kebingungan di wajah Kakak nya itu dan Alesah menggelengkan kepala nya.
"Masak kamu tidak tahu kalau aku sama Miley itu saudara, Al?" tanya Adam yang juga merasa bingung.
"Tidak tahu, Mas. Tidak ada yang cerita" kata Alesha yang membuat tiga orang di depan nya itu langsung tertawa.
"Padahal kata nya Miley dan Rianti itu temenan, Al" kata Adam masih menertawakan Alesha.
"Rianti tidak pernah menceritakan tentang Miley, Mas" jawab Alesha lagi.
"Ya kan aku fikir Kak Alesha sudah tahu..." kata Rianti lagi membela diri.
"Bah bah bah...." Dameer tiba tiba memukul pipi Alesha dengan keras membuat Alesha tersentak kaget dan ke empat orang itu pun tertawa, tak lupa mulut sang buah hati kembali meracau tanpa mau diam.
"Pesan bakmi juga, Mil?" tanya Adam dan Miley mengangguk, saat ini ia mencoba merayu Dameer yang masih tak mau di sentuh itu. Bahkan ketika Miley menyentuh pipi Dameer, Dameer menyingkirkan tangan Miley dan bibir nya sudah mencebik lucu.
"Mahal banget sih anak mu, Kak Al..." kata Miley yang membuat Alesha terkekeh.
"Nama nya masih bayi, Mil. Pasti takut sama orang asing..." kata Alesha "Tapi nanti kalau sudah sering ketemu, pasti mau kok"
"Wah, berarti kita harus sering sering ketemu ya..." kata Miley sambil menoel hidung Dameer dengan gemas "Eh, tadi siapa nama nya?" tanya Miley kemudian.
"Dameer, Muhammad Dameer" kata Alesha.
"Wow, nama yang bagus. Dameer. Dam.. Dam ..." celetuk nya asal namun kemudian ia melirik sang Kakak dengan dani yang mengernyit
"Dam Dam, mirip nama mu, Kak. Adam, Dameer. Adameer" kata Miley yang membuat Alesha kembali tertawa. Begitu juga dengan Adam yang teringat pertemuan pertama nya dengan Dameer yang di kira Adam Alesha memanggil nya.
"Jodoh kali ya" kata Alesha asal yang justru membuat Adam langsung termangu.
__ADS_1