
Beberapa hari kemudian......
Bintang sudah menjalani rumah tangganya selama satu minggu dan tidak terjadi apa apa antara Bintang dan Kenzie, mereka memang satu ranjang dan satu selimbut namun tidak pernah terjadi hal yang di lakukan suami istri selayaknya.
Bintang sudah membiasakan diri menyiapkan pakaian untuk Zie dan Zie tidak protes selalu menghargai apapun yang di siapkan Bintang.
Tepat hari senin ini Bintang Back to school setelah masa tenang libur sebelum ujian nasional dan hari ini Bintang akan mengikuti ujian nasional.
Bintang sudah siap dengan seragam sekolahnya dan menyiapkan pakaian kerja untuk kenzie, Bintang memilih untuk keluar kamar terlebih dahulu karena jarak sekolah dan rumah Bunda Dewi lumayan jauh.
''Ayo sarapan duluan sayang, nanti kamu telat loh kan sekarang hari pertama ujian nasional, nanti supir yang antarkan kamu ke sekolah. ''
ucap BUnda dewi saat Bintang menghampirinya ke meja makan.
Bintang langsung memakan sarapannya dan setelahnya langsung pamit pergi ke sekolah karena kalau menunggu Zie takut terlambat.
''Zie melarang Bintang menggunakan motornya saat berangkat sekolah, makanya Bintang nya cemberut gitu Ayah. ''
ucap Bunda Dewi saat melihat wajah Bintang yang lesu.
''Jarak sekolah Bintang lumayan jauh dari sini dan sangat berbahaya kalau Bintang nekad mengendarai motornya, Zie sudah tepat dengan melarangnya. ''
jawab Ayah Anggara dan Istrinya mengangguk.
Zie sudah rapih dengan style kerjanya yang di siapkan Bintang dan Zie tau Bintang marah kepadanya karena larangan mengendarai motor.
''Bintang masih cemberut gak Bunda pas sarapan barusan?? ''
ucap Zie sambil menerima sarapan yang di sajikan Bunda Dewi.
''Sedikit cemberut sih Zie, tapi ada bagusnya juga Bintang di larang pakai motornya, biar pulang sekolah langsung pulang gak kemana kemana dulu. ''
jawab Bunda Dewi dan Zie mengangguk setuju.
''Kamu masih belum membuka hati untuk Bintang Zie....?? ini sudah satu minggu loh kamu menikah dengan Bintang. ''
ucap Ayah Anggara dan Zie hanya terdiam.
''Entahlah Ayah, Zie masih berasa mimpi ajah kalau Bintang istrinya Zie saat ini, kadang kalau bangun tidur masih suka kaget saat ada Bintang di samping Zie, saat ini Zie sedang berusaha menerima Bintang. ''
jawab Jujur Zie dan Ayahnya hanya mengangguk mengiyakannya.
Setelah sarapan Zie dan Ayah Anggara langsung pamit menuju perusahaan masing masing, sedangkan Bunda Dewi tetap di rumah untuk menunggu Bintang pulang sekolah.
__ADS_1
Di mobil Bintang saat ini....
Bintang terus sajah diam karena memikirkan ucapan Zie semalam yang menentang Bintang menggunakan motornya sendiri dan Zie meminta Bintang di antar jemput oleh supir khusus yang di siapkan oleh Zie.
''Kenapa banyak aturan sekali sih pas udah menikah, padahal Kak Bagas dan Mama gak pernah larang aku pakai motor ke sekolah. ''
gumam Bintang dalam hatinya yang masih kesal kepada suaminya.
Beberapa menit kemudian mobil sampai di area sekolah dan Bintang langsung turun dari mobil setelah memberitahukan jadwal pulang sekolahnya dan mengucapkan terimakasih kepada supir yang mengantarkannya.
Bintang tersentak saat melihat Abimanyu menunggunya di gerbang depan sekolah, Bintang pun menghampirinya karena tidak mungkin Bintang menghindar lagi.
''Bii....kenapa semua pesan sama telphone aku gak kamu respon?? ''
ucap Abii saat Bintang menghampirinya.
''Maaf Abii.....handphone aku di sita sama Kak Bagas karena di suruh fokus untuk ujian dulu. ''
bohong Bintang dan membuat Abimanyu tersenyum.
''Yasudah gak apa apa aku ngerti, ayo masuk karena dua puluh menit lagi ujian di mulai. ''
ucap Abii sambil mengajak Bintang masuk ke area sekolah.
''Semangat ujiannya dan teliti mengerjakan soalnya, aku sayang kamu Bii...''
ucap Abii sambil mengacak rambut Bintang dan langsung meninggalkan Bintang tanpa mendengar jawaban dari Bintang.
Bintang hanya diam mematung dengan perlakuan Abii kepadanya, sungguh saat ini Bintang begitu bingung dan sangat sulit untuk memutuskan Abii karena mereka sudah bersama sejak di bangku sekolah menengah pertama.
''Bintang Kejora.....masuk bukan melamun di depan kelas, kamu mau jampi jampi biar teman kamu semua lancar mengerjakan soalnya. ''
ucap guru Bp yang tiba tiba ada di hadapan Bintang.
''Ya ampun bapak ini bikin kaget ajah, emang aku dukun yah pak pake jampi jampi segala, aku bukan jampi jampi tapi memberikan kunci jawaban ke teman satu kelas. ''
ucap kesal Bintang sambil masuk kedalam kelas tanpa pamit pada guru Bp.
''Hadeuuuhh....anak jaman sekarang sangat kompak ternyata. ''
ucap guru Bp yang menggelengkan kepalanya karena tingkah Bintang.
Ujian hari ini satu mata pelajaran dan Bintang seperti biasa mengerjakannya dengan tengan karena pelajaran sudah di kuasainya.
__ADS_1
Bintang bahkan tidak pelit untuk memberikan jawaban pada teman yang memintanya, karena bagi Bintang saat ujian jangan terlalu sombong dengan pelajaran yang di kuasai, harus saling mendukung agar satu kelasnya lulus semua.
Dan sahabatnya Nabila pun sudah tidak terhitung Bintang memberikan kunci jawaban, waktu sembilan puluh menit usai dan guru yang menjadi pengawas langsung meminta semua murid mengumpulkan lembar jawabannya.
Bintang langsung mengajak Nabila keluar dari kelas dan langsung menuju kantin karena perutnya terasa lapar, saat sampai kantin ternyata Abii sudah menunggu dan membuat Bintang tersenyum dan langsung menarik Nabila untuk menghampiri Abii.
''Gimana mengerjakan soalnya Bii??? lancar kah?? ''
ucap Abii saat Bintang duduk di hadapannya.
''Waah....jangan di tanya lagi Abimanyu, Bintang kan Bintang kelas, yaa....mengerjakan dengan sangat lancar dan satu kelas dapat jatah kunci jawaban. ''
Nabila menjawab dan Bintang hanya diam sambil memilih menu makanan yang akan di pesan.
''Bisa gak mulut kamu jangan ember Nabill, nanti ke denger pengawas pusat bisa bisa satu kelas kena dispensasi dan harus ngulang soal. ''
ucap Bintang yang kesal karena sahabatnya mengumbar aib kelasnya.
Abimanyu hanya tersenyum dengan semua tingkah Bintang juga Nabila yang begitu kocak, Abimanyu langsung memesankan makanan saat Bintang sudah memilihnya dan memesankan makanan juga untuk Nabila.
''Gak sabar pengen cepat selesai deh ujiannya dan liburaaan deh. ''
ucap riang Nabila dan membuat Bintang menyonor kepala Nabila.
''Jangan mikir liburan dulu Nabil, gimana kalau gak lulus dan hasilnya gak sesuai ekspestasi harapan kita, udah bahagia liburan langsung kena sakit karena gak lulus, kamu mau?? ''
''Ishh....doanya jangan jelek Bintang, kamu ini jahat sekali sih. ''
''Bukan doa jelek Nabil, aku hanya memperingatkan sajah dan nanti setelah pengumuman kelulusan baru deh mikirin liburan, lebih baik kita cari perguruan tinggi untuk melanjutkan sekolah kita, itu lebih baik dari liburan, catatat sama kamu. ''
''Oke laah, kalau Bintang kejora sudah berkoar mana bisa di bantah dan aku hanya bisa pasrah. ''
''Huuuh.....lebaaay.......''
Bintang dan Nabila terus sajah berceloteh namun Abimanyu hanya subuk menatap keduanya yang terlihat lucu kalau sudah berseteru dan saling adu argumen.
''Semoga kita berjodoh Bintang dan impian aku adalah menjadikan kamu wanitaku satu satunya. ''
gumam Abimanyu dalam hatinya yang menatap Bintang penuh cinta.
Andai Abimanyu mengetahui kalau Bintang sudah menikah, entah apa nanti yang di rasakannya dan Bintang memang sengaja tidak akan memberitahukan kebenarannya saat ini karena takut mengganggu ujian nasionalnya Abimanyu dan Bintang juga tentunya.
tbc.......
__ADS_1