Bintang

Bintang
Resepsi pernikahan Zie dan Bintang.......


__ADS_3

Di kediaman keluarga Zie saat ini baru selesai di gelar pengajian sebelum acara esok hari, pengajian sekaligus syukuran pernikah Zie dan Bintang, setelah Bintang selesai dengan urusan pengajian nya, Bintang langsung di bawa menuju hotel sedangkan Zie tetap di rumah, Zie terus uring uringan saat dia di pisahkan dengan Bintang.


Bunda Dewi sengaja memisahkan Putranya dengan Bintang untuk pingitan sebelum acara resepsi, Bunda Dewi bahkan menulikan telinganya saat Zie terus menanyakan dimana keberadaan Bintang.


''Bunda ini aneh sekali, aku sama Bintang udah menikah lebih dari satu bulan, masih ada ajah acara pingitan. ''


protes Zie saat Bundanya tetap diam dan hanya tersenyum mendengar dumelan putranya.


''Terimakan sajah Zie, berisik tau komat kamit tapi suara kamu menggelegar. ''


ledek Bagas dan membuat Zie mendelik sebal ke arah sahabatnya.


Saat ini Bagas sengaja diam di kediaman Zie karena perintah Bunda Dewi yang kesal dengan ocehan Zie, Bagas yang sedang malas pun akhirnya menemani Zie di rumahnya.


''Memalukan sekali Bagas kan, baru di tinggal beberapa jam udah rame, kamu harus di pingit biar nanti pas ketemu istri kamu jadi pangling kamunya, sabar dong karena besok juga ketemu. ''


ucap Bunda Dewi sambil menyiapkan makanan untuk putranya dan Bagas.


''Bunda kenapa minta Bagas yang nemenin aku, dia ini ipar gak berakhlak tau. ''


ucap Zie dan membuat Bagas tertawa karena memang Bagas hanya mengompori selama menemani Zie.


''Udah lah Zie.....jangan kaya anak kecil, segitu bucinnya kamu sama adik aku. ''


ucap Bagas dan Zie hanya diam lalu memakan makanan yanh di siapkan Bundanya.


Di hotel saat ini.....


Bintang saat ini sedang melakukan perawatan di seluruh tubuhnya, di temani Nabila yang sengaja di ajaknya dan dengan senang hati Nabila menemani setelah dapat ijin dari orang tuanya.


Nabila bahkan melakukan perawatan tubuh yang sama dengan Bintang, Bintang pun tidak keberatan karena memang ingin melihat Nabila tampil cantik saat di acaranya besok.


''Bintang..... kamu yang mau di pajang besok tapi aku yang merasa dek dekan tau, aneh yah.....''


ucap Nabila saat petugas salon sedang memijat tubuhnya.


''Mungkin kamu akan bertemu jodoh di pesta besok Nabil, makanya aku mau kamu juga terlihat cantik saat acara besok dan gak norak. ''


ucap Bintang dan Nabila mengaminkannya.

__ADS_1


Sebuah ucapan tulus Bintang yang akan menjadi nyata nantinya, karena memang ada niat terselubung dari suami dan Kakaknya mengenai Nabila.


Namun Bintang tidak mengetahuinya karena dari awal Bintang sangat menentang Kakak nya untuk mendekati Nabila, Nabila sendiri pun tidak mengetahui rencananya karena semua sangat rahasia.


Zie memang sangat pintar dan Bagas sangat licik merencanakan semuanya, namun semua adalah kebaikan untuk Bagas dan juga Nabila.


Tepat pukul sebelas malam semua perawatan tubuh Bintang dan Nabila sudah selesai, saat ini Bintang dan Nabila sudah tertidur pulas di kasur hotel yang empuk, hingga pagi hari menjelang Mama Shanum masuk kedalam kamar dan membangunkan kedua wanita yang masih pulas dengan tidurnya.


Tidak lama membangunkan Bintang dan Bintang langsung membuka matanya, sedangkan Nabila masih di biarkan tertidur karena riasan dan persiapan Bintang akan membutuhkan waktu yang lama.


''Sarapan dulu sayang sebelum di riasnya, Mama mau membangunkan Nabila dulu. ''


ucap Mama Shanum saat Bintang selesai membersihkan tubuhnya.


Nabila pun sama tidak lama membangunkannya dan langsung gabung sarapan dengan Bintang setelah mencuci mukanya.


''Joroknya kamu Nabil, masa belum mandi udah makan ajah. ''


protes Bintang saat Nabila ikut gabung memakan sarapannya.


''Yaelah Bintang, aku udah cuci muka dan mandi nanti ajah setelah aku makan, perutku udah keroncongan loh sekarang. ''


Setah Bintang selesai makan nya, perias datang dan langsung merias wajah Bintang, Nabila masih setia menonton Bintang yang sedang di make over oleh perias.


''Dasarnya kamu emang cantik Bintang, pasti hasilnya juga akan cantik deh. ''


ucap Nabila dan Bintang hanya tersenyum.


''Nabila lebih baik kamu mandi dulu sana biar nanti di riasnya gak dadakan, kamu di rias setelah Tante selesai soalnya. ''


ucap Mama Shanum dan Nabila mengangguk lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Bintang begitu cantik dengan riasan natural di wajahnya, di padukan dengan gaun yang indah juga pas di tubuhnya hasil karya tangan Zie langsung.


Mama Shanum tersenyum senang melihat putrinya begitu cantik saat ini, Bintang terus tersenyum menatap ke arah Mama nya saat ini.


Nabila langsung di rias setelah selesai membersihkan tubuhnya, Nabila bahkan sangat takjub dengan perubahan Bintang saat ini yang menjelma menjadi cinderela yang begitu cantik.


Satu jam kemudian......

__ADS_1


Bagas masuk kedalam kamar Bintang dan menjemputnya untuk di bawa menuju Balroom hotel yang sudah di sulap menjadi tempat resepsi pernikahan Zie dan Bintang.


''Kamu memang adikku yang paling cantik Deek, suami kamu pasti pangling nanti melihat kamu. ''


ucap Bagas saat menghampiri Bintang yang sedang duduk menunggunya menjemput.


''Kakak orang yang ke seratus mengatakan kalau aku cantik. ''


ucap Bintang dengan wajah berseri bahagia.


''Emang nya kamu hitung satu satu?? aneh aneh ajah kamu ini Deek. ''


ucap Bagas sambil mengelum pipi Bintang.


''Panjang jodoh.....akhirnya kamu datang juga sebelum aku manggil kamu kesini. ''


ucap Bagas saat Nabila kembali masuk kedalam kamar Bintang dan membuat Nabila memanyunkan bibirnya.


Bintang langsung di gandeng oleh Bagas dan Nabila menuju pelaminan dimana Zie menunggunya dengan gagah dan sangat tampan saat ini.


Zie bahkan tersenyum saat melihat Bintang yang terlihat sangat cantik sedang berjalan ke arahnya di himpit Bagas dan Nabila.


Zie langsung mengulurkan tangannya menyambut kedatangan Bintang dan Bintang langsung menerima uluran tangan Zie sambil tersenyum ke arah Zie.


Bagas dan Nabila langsung kembali ke kursi khusus untuk mengikuti beberapa proses acara resepsi pernikahan.


Zie dan Bintang melewati beberapa proses resepsi bahkan serangkaian acara tradisi dan adat istiadat pun di lewati oleh Zie dan Bintang.


Hingga tiga jam kemudian acara selesai, Zie dan Bintang saat ini sedang menerima ucapan selamat dari para tamu undangan yang hadir, rata rata tamu undangan yang hadir adalah rekan bisnis Zie dan Bagas.


Pesta resepsi begitu meriah dan megah yang sengaja di siapkan oleh Bunda Dewi juga Mama Shanum, karena kedua keluarga termasuk keluarga konglomerat dan di kenal dalam dunia bisnis.


''Sehari semalam gak ketemu ternyata kamu berubah jadi cinderella yang cantik banget sayang, gak sia sia kita di pingit dan hasilnya memuaskan, kamu bahagia dengan pesta pernikahan kita ini?? ''


ucap Zie saat tamu undangan yang sudah berkurang mengucapkan selamat ke atas pelaminan.


''Bahagia banget Kak dan makasih untuk semua ini dan makasih untuk senyumnya hari ini. ''


jawab Bintang dan membuat Zie langsung tertawa lalu mencium kening Bintang.

__ADS_1


tbc........


__ADS_2