Bintang

Bintang
Bintang # 53


__ADS_3

Dua hari sudah Bintang di rawat dan sudah di perbolehkan pulang, Babby Azlan menjadi cucu pertama di keluarga Bintang juga Zie, Bintang hanya pasrah saat Bunda Dewi yang meminta mengurus Cucu nya.


''Kamu beneran gak apa apa sayang kalau Anak kita di rawat Bunda?? ''


ucap Zie saat melihat putranya di gendong oleh sang Bunda.


''Gak apa apa Kak Zie, lagian aku juga masih belum pulih dan kasian juga kalau anak kita gak ke urus, aku senang malahan. ''


jawab Bintang dan membuat Zie tersenyum karena melihat raut wajah sang istri yang tenang.


''Ayo kita istirahat yah dan nanti Kakak yang akan suapi makan nya. ''


ucap zie saat turun dari mobil.


Babby Azlan sedang di rebutkan dua nenek nya dan Bintang memilih ke kamar untuk istirahat karena anaknya aman bersama kedua neneknya.


Bintang langsung merebahkan tubuhnya bersandar di ranjang sambil menunggu suaminya yang sedang membawa makanan untuknya.


Bintang tersenyum saat melihat foto foto suaminya yang sedang menggendong putranya, Zie begitu telaten dan tidak takut sedikitpun saat menggendong putranya.


''Makan dulu sayang karena sebentar lagi Babby Azlan akan datang untuk meminta ASI kamu. ''


ucap Zie Saat menghampiri istrinya sambil membawa nampan berisi makanan.


Zie dengan telaten menyuapi Bintang dan menyuapi untuk dirinya juga, Bintang hanya tersenyum dengan semua perhatian yang Zie berikan.


''Jangan senyum sendiri gitu nanti rumah sakit jiwa penuh. ''


sindir Zie dan Bintang reflek memukul pengan suaminya itu.


''Galak banget sih sayang, mukul terus ke suami kamu hobinya. ''


''Habisnya kakak kalau bicara gak di pikirkan dulu, aku kan bukan orang gila. ''


''Makanya jangan senyum senyum sendiri, Kakak kan jadi takut. ''


''Lebay......''


Bintang kembali menerima suapan makanannya dari suaminya dan memilih diam, Zie hanya tersenyum sambil mengelus pipi Bintang.


''Makasih untuk semuanya sayang, Kakak bahagia karena kamu mau melahirkan keturunan untuk penerus keluarga Kakak. ''


ucap Zie dan Bintang mengangguk.

__ADS_1


''Udah makan nya kenyang Kak. ''


ucap Bintang saat merasakan perutnya kenyang dan Zie menghabiskan sisa makanannya.


''Sayang.....ini Babby Azlan mau mimi susu kayanya, nyariin sumber makanannya di Bunda. ''


ucap Bunda Dewi sambil menggendong cucunya lalu memberikannya ke Bintang.


Setelah Babby Azlan di berikan kepada Bintang, Bunda Dewi memilih keluar kamar untuk gabung dengan keluarga lainnya.


''Calon anaknya Bagas dan Nabila Cewek, jadi cucu Mama Shanum sepasang deh sekarang. ''


ucap Bintang saat Zie menghampirinya.


''Bagus dong jadi Babby Azlan ada teman nantinya, bakalan ramai kan kalau ada pertemuan keluarga. ''


jawab Zie dan Bintang mengangguk.


Zie terus mengelus pipi putranya yang sedang menikmati ASI yang di berikan oleh Bintang, bahkan sesekali Zie mencium puncak kepala putranya.


''Jangan di ganggu terus Kak, nanti dedenya malah gak tidur tidur loh. ''


ucap Bintang saat suaminya terus mengelus pipi putranya.


ucap Zie dan Bintang hanya memanyunkan bibirnya.


''Aku sedih Kak.....sembilan bulan lebih aku mengandung, melahirkan ke dunia denga susah bahkan sangat nikmat sekali, tapi Anak aku malah mirip banget sama kamu. ''


ucap Bintang dan Zie langsung tertawa.


''Suamimu ini kan yang berjuang membuatnya dan pastilah mirip dengan papa nya, masa mirip sama papa yang lain. ''


jawab Zie dan Bintang hanya mendelik sebal.


Setelah Babby nya tertidur Bintang langsung merebahkannya di samping nya yang sudah Zie rapihkan, Zie terus menemani Bintang di kamar menjaga putranya yang sedang tidur sambil mengobrol.


''Mau punya anak berapa Kak?? ''


ucap Bintang dan Zie langsung terdiam.


''Nunggu Babby Azlan besar yah, baru kita rencanakan anak keduanya. ''


jawab Zie yang sedikit memikirkan mempunyai anak kedua.

__ADS_1


''Oke.....terserah Kak Zie ajah maunya berapa, selama aku masih sanggup melahirkan. ''


ucap bintang dan Zie langsung bahagia mendengar nya.


''Kamu memang wanita hebat yang tuhan ciptakan untuk Kakak, makasih sayangku......''


ucap Zie sambil mencium kening Bintang lalu memeluknya.


''Aku juga beruntung memilik suami seperti Kak Zie, penyayang dan perhatian, makasih Kak dan semoga selamanya Kakak menjadi suamiku. ''


ucap tulus Bintang dan Zie langsung bahagia lalu mengeratkan pelukannya.


Mama Shanum masuk kedalam kamar Bintang untuk pamit pulang karena Nabila di rumah tidak ada yang menemani.


''Mama pulang dulu ya sayang, ingat jaga makanan biar ASI kamu lancar, jangan membantah semua yang Bunda Dewi siapkan. ''


ucap Mama Shanum dan Bintang mengangguk.


Setelah kepergian Mama Shanum, Bintang langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, sedangkan Zie memilih ke ruang kerjanya untuk mengerjakan pekerjaannya yang sedang menumpuk karena libur nya yang melebar.


Satu minggu kemudian.......


Di rumah Bunda Dewi sedang di adakan acara selamatan kelahiran Babby Azlan, acara begitu meriah karena Bunda Dewi mengundang anak yatim juga.


Zie dan Bintang juga putranya memakai pakaian senada, Babby Azlan di gendong Mama Shanum karena Bunda Dewi sibuk menyiapkan semua kebutuhan acara.


Dua jam kemudian acara selesai, Zie memberikan souvenir dan amplop berisi uang untuk di berikan kepada tamu undangan yang hadir.


''Acara nya sangat meriah sekali padahal ini acara Aqiqah Babby Azlan tapi seperti acara pernikahan. ''


ucap Bagas saat memperhatikan dekorasi rumah Bunda Dewi saat ini.


''Udah jangan protes nanti Bunda malah ngomel, cukup aku ajah semalaman yang kena omel. ''


ucap Zie dan Bagas tertawa.


Semalam Zie protes karena Bunda nya begitu berlebihan menyiapkan keperluan acara, alhasil Zie menjadi panas telinga karena Sang Bunda langsung mengomel dan di hentikan saat mendengar cucunya menangis.


''Lebih baik kalian makan sana jangan menggosip, Zie sekalian suapi Bintang makan karena Bintang makannya sedikit tadi. ''


ucap Mama Shanum yang menghentikan obrolan Zie dan Bagas.


Benar yang di ucapkan Mama Shanum, Bintang lahap saat Zie kembali menyuapinya, Bintang beralasan kalau makan sendiri rasanya tidak enak dan tidak seenak di suapi Zie, Zie sampai heran padahal makanan yang dia suapkan ke Bintang sama dengan makanan yang di makan oleh Bintang.

__ADS_1


tbc.........


__ADS_2