Bintang

Bintang
Makan Siang bersama.....


__ADS_3

Bagas terus mengajak ngobrol nabila dan dengan polosnya Nabila pun menjawab apapun yang di tanyakan oleh Bagas.


Sedangkan Bintang asik dengan leptop Kenzie yang di pinjamnya karena kesal menunggu lama makanan datang, Kenzie pun sibuk dengan handphone di tangannya.


Kenzie langsung menghubungi asistennya untuk membatalkan makanannya lalu mengajak makan siang Bintang di luar.


''Hei.....kalian gak sopan main pergi ajah, kita kan nunggu makanan dulu. ''


protes Bagas saat Kenzie membawa Bintang beranjak dan membuat Kenzie mendelik.


''Yaudah ayo kita makan di luar ajah, Si Heru lamban dan aku membatalkan makanannya. ''


jawab Kenzie dan tetap menggenggam tangan Bintang untuk di bawa keluar dari ruangan Bagas.


Nabila langsung reflek mengikuti Bintang dan di susul Bagas yang ikut, Bintang hanya diam dan tidak berkomentar saat tangannya di genggam oleh Kenzie.


''Apa apaan ini.....''


ucap Nabila yang menunjuk tangan Bagas tiba tiba menggenggam tangannya.


''Biar kamu ada yang pegang Bila kaya Bintang. ''


jawab Bagas dengan senyum yang manis dan membuat Nabila melototkan matanya.


''Sejak kapan nama aku jadi Bila, Kakak sama Bintang sama ajah merubah nama aku jadi jelek. ''


protes Nabila dan menghempaskan tangan Bagas karena kesal dengan panggilannya.


''Kan biar serasi sama nama aku Bila, Bagas dan Bila kan unik tuh. ''


ucap modua Bagas dan Bintang langsung mendelik ke arah kakaknya sedangkan Kenzie tersenyum mengejek.


''Aku berarti bakal di musium kan dong kalau unik, amit amit aku gak mau Kak Bagas. ''


jawab polos Nabila dan membuat Bintang tertawa.


''Play boy mati kutu, udah tau si Nabil lemot masih ajah di modusin. ''


celetuk Bintang dan Bagas langsung akan mencubit pipi Bintang namun Kenzie menepisnya.


''Sentuu Bintang secuil sajah, kontrak aku batalkan sekarang juga. ''


ucap tegas Kenzie dan membuat Bagas mendelik sebal.


Bintang langsung menggandeng Nabila karena Kenzie melepaskan genggamannya, Saat ini Bintang dan Nabila duduk manis di kursi belakang sedangkan di depan Ada Bagas dan Kenzie yang mengemudikan mobilnya.


''Kak Zie....aku mau ke restoran yang ada tomyam nya sama steak yah. ''


ucap Bintang dan Kenzie mengangguk.

__ADS_1


''Sejak kapan si dingin patuh dan suka dengan Mie, wah.....wah.....kamu udah bucin sama adik aku zie?? nurut sekali. ''


ucap Bagas yang merasa aneh karena Zie anti makan tomyam namun mengiyakan keinginan Bintang.


''Setidaknya aku membahagiakan istriku Bagas, emangnya kamu hanya bisa modus ajah sama cewe, makanya keselip. ''


jawab Kenzie dan membuat Bagas melototkan matanya.


''Kamu lebih parah Zie, terpaksa menikah karena kegerebek bobo bareng sama Bintang. ''


ucap Bagas dan membuat Nabila langsung menatap le arah Bintang.


''Bintang kamu bobo bareng sama Kak Zie dan udah begituan dong, wah.....wah....gak nyangka kamu nakal sekali yah. ''


ucap Nabila dab membuat Bintang menyinor kepalanya Nabila karena kesal.


''Ini mulut asal nyablak minta di kasih sambel yah, kamu itu pikiran nya kotor banget Nabill......''


kesal Bintang dan Nabila hanya menyengir membalas ucapana kekesalan Bintang.


''Udah jangan ribut karena kita sudah sampai. ''


ucap Kenzie menengahi keributan di dalam mobil dan langsung keluar dari mobil terus membuka pintu mobil untuk Bintang.


Bintang langsung tersenyum dan menggapai tangan Zie yang menyodorkan di hadapannya, Bagas hanya mendelik melihat keromantisan Zie yang kaku menurutnya.


Bintang langsung menggandeng lengan Kenzie, sedangkan Bagas dan Nabila hanya mengekornya dari belakang.


Bintang melepaskan gandengannya dan berbalik ke arah Nabila, Kenzie langsung mengerutkan keningnya dengan tingkah Bintang.


''Nabil ada mantan kamu sama pelakor nya loh. ''


ucap Bintang dan Nabila langsung terdiam.


Bagas langsung tersenyum dan meminta Bintang kembali ke gandengan Kenzie karena Nabila akan di selamatkan olehnya.


''Kakak akan Bantu kamu Bila, aman pokonya laki laki begitu maa gak ada bagusnya. ''


ucap Bagas yang langsung mengerti dengan situasi dan langsung menggandeng pinggang Nabila.


Kenzie langsung menggandeng bahu Bintang menuju meja yang sudah di pesannya dan Bintang mengikutinya langsung duduk di samping Kenzie, sedangkan Nabila langsung lengket dengan Bagas.


''Udah jangan hiraukan Kakak dan sahabat kamu, biarkan Bagas menghibur sahabat kamu. ''


ucap Kenzie yang terlihat khawatir dengan sahabatnya.


''Iya Kak.....''


jawab patuh Bintang dan langsung memesan makanan nya.

__ADS_1


Nabila dan Bagas memilih meja yang berbeda dengan Bintang dan Kenzie, mereka memilih dekat dengan mantan pacar Nabila dan entah apa yang di rencanakan Bagas juga Nabila saat ini karena Bintang tidak mau ikut campur, Bintang percaya pada Kakak nya yang akan membantu Nabila.


Setelah memesan makanannya Bintang dan Kenzie tinggal menunggu pesanannya di siapkan.


''Pasangan itu musuhnya sabahat kamu Bintang?? ''


ucap Kenzie dan Bintang mengangguk.


''Cowok nya mantan Nabila dan mereka pasangan selingkuh, cowoknya guru TU di sekolah dan ceweknya guru baru. ''


jawab Bintang dan Zie menganggukan kepalanya.


''Sahabat kamu berani sekali pacaran sama guru di sekolah, walaupun hanya staf TU tapi kan tetap ajah gak baik loh. ''


ucap Zie dan Bintang hanya mengangkat bahunya tanda tidak mengerti.


''Bunda sama Ayah kapan pulangnya Kak?? aku nanyain malah jawabnya Kejutan. ''


ucap Bintang dan Zie tersenyum.


''Sambil makan yah Kakak jawabnya. ''


ucap Zie karena pelayan datang membawakan makanan pesanan nya.


Bintang langsung tergiur dengan satu mangkuk tomyam kesukaannya, Kenzie hanya tersenyum dengan tingkah Bintang yang terlihat menggemaskan baginya.


''Pelan Bintang makannya, kalau kurang kamu boleh pesan lagi. ''


ucap Zie sambil membersihkan noda makanan yang menetes di dagu Bintang, Bintang hanya menyengir dan kembali melanjutkan makannya.


Sungguh Bintang sangat hebat menutup sakit hatinya di hadapan Kenzie, entah terbuat dari apa hati Bintang saat ini.


''Bunda sama Ayah lusa kembali nya, kenapa kamu menanyakan kapan Bunda pulang?? ''


ucap Kenzie dan Bintang langsung menatap wajah Kenzie yang sedang menatap ke arahnya.


''Sepi ajah di rumah gak ada Bunda, biasanya kan aku ada teman Kak. ''


jawab Bintang dan Kenzie tersenyum.


''Lanjutkan makannya Bintang, yang kenyang dan jangan tergesa gesa oke. ''


ucap Kenzie dan Bintang hanya mengacungkan jempolnya.


''Gini rasanya makan berdua dengan pasangan, selama ini aku terlalu menutup diri dan terlalu menghindari yang namanya ikatan cinta, tapi sekarang langsung mendapatkan pasangan halal dan sungguh aku sangat bersyukur mendapatkan Bintang walaupun jalannya sebuah kesalah pahaman tapi aku mulai menerima kamu Bintang. ''


gumam kenzie dalam hatinya saat merasakan rasa berbeda makan berdua dengan Bintang.


Bintang yang memang cuek, ceria dan selalu acuh dengan sekitarnya, membuat Kenzie yang dingin menjadi nyaman, Bintang adalah pelengkap Kenzie saat ini.

__ADS_1


tbc........


__ADS_2