Bintang

Bintang
Akhir Kisah Cinta Abimanyu dan Bintang


__ADS_3

Kenzie saat ini susah untuk memejamkan matanya karena posisi Bintang yang tepat berada di dadanya dan begitu erat memeluknya.


''Bisa bisa aku hilap kalau terus gini setiap hari, sangat menyiksa sekali. ''


gumam Kenzie dalam hatinya sambil terus memperhatikan wajah Bintang yang ada di dekapannya.


Dua jam kemudian Kenzie melepaskan pelukan Bintang yang mulai mengendur, Kenzie langsung bernafas lega karena Bintang tidak terganggu saat Kenzie membenarkan tidurnya.


Karena mengantuk Kenzie pun ikut tertidur pulas, hingga pagi hari menjelang Kenzie masih tertidur pulas dan Bintang pun masih betah dengan memeluk tubuh Kenzie.


Tepat pukul delapan pagi Kenzie membuka matanya dan langsung tersentak saat melihat jam di dindingnya sudah menunjukan siang.


''Ya ampun aku ada meeting pagi ini. ''


ucap Kenzie yang langsung melepaskan pelukan Bintang secara sepontan dan membuat Bintang tersentak dan ikut membuka matanya.


''Bikin kaget ajah deh. ''


ucap Bintang kesal dan kembali merebahkan tubuhnya.


Beberapa menit kemudian Kenzie selesai dengan urusan kamar mandinya lalu menuju ruang ganti untuk mengambil pakaian kerjanya karena Bintang masih betah dengan selimbut di tubuhnya.


''Bintang.....kamu gak ke sekolah hari ini, sudah jam delapan lebih loh. ''


ucap Kenzie sambil merapihkan kemeja nya.


Bintang langsung duduk dan menatap Kenzie yang sudah rapih dengan pakaian kantorannya bahkan Bintang sampai melongo melihat Kenzie pagi ini.


''Kamu kenapa Bintang?? kerasukan setan jendela semalam?? ''


ucap Kenzie kembali karena melihat Bintang hanya menatap nya tanpa berkedip.


''Ihh....amit amit, kakak doanya jelek sekali sih. ''


ucap Bintang yang kesal dan membuat Kenzie mengerutkan keningnya.


''Habisnya kamu di tanya baik baik malah bengong Bintang, ke aer sana cuci muka kita sarapan bersama dan kakak tunggu kamu di bawah. ''


titah Kenzie sambil berjalan keluar dari kamar dan Bintang langsung menuju kamar mandi untuk cuci muka dan gosok gigi.


Kenzie sudah duduk menunggu Bintang turun sambil menghubungi asistennya untuk memundurkan jadwal meetingnya, setelah melihat Bintang menghampirinya Kenzie menyimpan handphone nya.


''Kamu gak ke sekolah emangnya?? udah siang loh sekarang. ''


ucap Kenzie menerima piring berisi makanan yang di siapkan Bintang.


''Ke sekolah siang ajah kak, cuma mau berbicara sama Abii ajah sesuai keinginan kakak, kalau sekolah kan emang udah bebas dan selesai. ''

__ADS_1


jawab Bintang dan membuat Kenzie terdiam.


''Terserah kamu dan ingat jangan setengah hati kalau berbicara, kamu sudah bersuami Bintang dan setelah kelulusan akan di adakan resepsi pernikahan kita karena kakak itu muka dari perusahaan, sangat wajib mengumumkannya biar gak terjadi kesalahfahaman kedepannya. ''


ucap Kenzie dengan nada tegasnya dan Bintang mengangguk.


''Boleh pakai motor?? ''


ucap Bintang yang memberanikan diri meminta menggunakan motor kesayangannya.


''Kakak jual motor kamu kalau meminta lagi, kamu udah bisa kan mengemudikan mobil?? pakai mobil jangan motor karena sangat rentan kecelakaan. ''


tolak Kenzie dengan nada tagasnya dan membuat Bintang mengangguk setuju.


Setelah sarapan Kenzie langsung pamit menuju mobilnya karena supir sudah siap mengantarkannya ke perusahaan, Bintang tetap duduk di kursi meja makan sambil menghabiskan makanannya.


Setelah makanannya habis, Bintang langsung menuju kamarnya lalu merapihkan ranjang yang berantakan, membuka tirai nya dan membuka jendela lalu menonaktifkan AC di kamar.


''Angin pagi sangat segar dan bagus untuk sirkulasi di kamar, mendingan aku mandi deh. ''


ucap Bintang saat selesai mengurus kamarnya dan langsung menuju kamar mandi.


Hanya dua puluh menit Bintang selesai bersiap dan langsung menuju lantai satu untuk meminta sopir mengantarkannya karena Bintang malas untuk mengemudikan mobilnya sendiri.


Handphone Bintang berdering ternyata Abimanyu yang menghubungi.


Dalam panggilan.....


''Aku masih di mobil Abii, palingan sepuluh menit sampai ko. ''


''Yasudah hati hati Bii dan aku tunggu di kantin sekolah yah. ''


''Oke sip. ''


Panggilan Berakhir......


Bintang langsung terdiam setelah menutup panggilan dari Abimanyu, dia begitu sedih karena harus memutuskan hubungan yang sudah hampir lima tahun terjalin.


''Kalau aku tetap mempertahankan Abii, takutnya melukai hati Kak Zie dan hati Abii kalau suatu saat nanti Abii mengetahui aku sudah menikah, akan sangat berdosa juga kalau aku tetap menjalin hubungan dengan pria lain padahal aku sudah menikah. ''


gumam Bintang dalam hatinya sambil menatap arah jalanan menuju sekolah nya.


Beberapa menit kemudian Bintang sampai di sekolah dan langsung turun dari mobil, meminta supirnya meninggalkannya.


Bintang berjalan menuju kantin dimana Abimanyu menunggunya, tak sengaja Bintang melihat mantan kekasih sahabatnya si guru TU dan membuat Bintang muak lalu mendelik sebal ke arahnya.


Bintang langsung berjalan cepat menuju kantin dan ternyata benar, Abimanyu sudah menunggunya dengan teman satu gengnya dan Bintang langsung menghampirinya.

__ADS_1


''Bii.....ayo duduk sini. ''


ucap Abimanyu saat melihat Bintang mendekat dan menepuk kursi kosong di sampingnya untuk di duduki Bintang.


''Abii.....kita bicara di dekat lapangan ajah yaa, aku gak enak sama teman kamu. ''


ucap Bintang yang sedikit sungkan dengan teman satu kelas Abimanyu karena beda jurusan dengan nya.


Abimanyu mengangguk dan menuruti keinginan Bintang untuk menuju lapangan karena disana ada sebuah kursi penonton dan di lapangan juga sedang ada anak anak yang bermain basket.


Bintang langsung duduk di samping Abimanyu saat sampai di kursi penonton, Abii tersenyum melihat Bintang yang sedang terdiam.


''Mau bicara apa Bii?? apa berat sekali yah sampai kamu terdiam gini dan gak biasanya. ''


ucap Abimanyu karena Bintang hanya diam.


''Langsung kepada intinya Abii, jangan mencela dulu perkataan aku yah dan dengarkan dulu Abii. ''


jawab Bintang dan Abimanyu mengangguk.


''Maafkan aku Abii kalau semua yang aku bicarakan akan membuat kamu sakit dan semua murni bukan salah kamu karena ini keputusan aku juga Abii, aku mau kita putus Abii dan maafkan aku karena aku gak bisa kasih alasan nya meminta putus dari kamu, percayalah aku juga berat melakukan nya Abii. ''


ucap Bintang sambil menunduk dan seketika membuat Abimanyu melototkan matanya.


''Apa yang membuat kamu memutuskan aku Bii?? kita sudah sepakat bukan saat lulus sekolah akan menjalin hubungan serius tapi kenapa sekarang kamu meminta putus Bii?? aku ada salah sama kamu?? ''


ucap Abimanyu sambil menggenggam tangan Bintang.


''Kamu gak punya salah apapun ABii dan suatu saat kamu juga akan mengetahuinya kenapa aku memutuskan hubungan kita, percayalah Abii ini juga berat untuk aku dan aku juga gak mau melukai hati kamu terlalu jauh, maafkan aku Abii dan selamat tinggal semoga kamu mendapatkan perempuan yang lebih dari aku, terimalah dengan lapang keputusan aku ini Abii, sekali lagi maafkan aku. ''


ucap Bintang dan langsung beranjak sambil meninggalkan Abimanyu yang terdiam dengan keputusan Bintang.


Sungguh saat ini hati Abimanyu terasa sakit dengan keputusan Bintang, angan angan nya ingin melamar Bintang setelah lulus pun kandas sudah, bahkan Abimanyu begitu bahagia menceritakan hubungannya kepada orang tuanya yang juga merestui hubungannya dengan Bintang.


''Bii......aku gak tau harus nerima atau memperjuangkan kamu sekarang Bii......''


lirih Abimanyu sambil terdiam dan menatap kepergian Bintang yang menjauhinya.


Abimanyu tersadar dan langsung mengejar Bintang, bahkan panggilan dari teman temannya pun di hiraukan oleh Abimanyu karena fokus mengejar Bintang yang menjauh.


''Bintang .......Bii pliis tunggu sebentar. ''


teriak Abimanyu sambil mengejar Bintang yang sudah membuka pintu taksi namun Bintang tetap mengabaikannya dan langsung masuk kedalam taksi meminta supir segera maju.


Abimanyu terdiam menatap taksi yang membawa Bintang semakin menjauh, hatinya sakit dan Abimanyu hanya diam, tanpa di sangka air matanya menetes begitu sajah dari kelopak matanya.


''Kenapa Bii......kenapaaaaa........?? ''

__ADS_1


teriak Abimanyu sambil terduduk di atas jalanan depan gerbang sekolahnya.


tbc....


__ADS_2