
Makanan dan minuman yang di pesankan oleh Zie untuk Bintang pun sudah datang, Bintang langsung membuka makanannya dan memakannya karena memang perutnya terasa lapar karena saat di cafe Bintang tidak memakan makanannya.
''Lahap banget makannya, pelan nanti tersendak loh kalau cepat gitu makannya. ''
ucap Zie saat melihat Bintang makan sangat cepat dan Bintang hanya menyengir lalu kembali memakan makanannya.
''Kak Zie.....boleh minta pesankan nasi gak?? karena perut aku lapar loh belum makan siang. ''
ucap Bintang dan membuat Zie langsung melototkan matanya menatap Bintang.
''Kamu tadi di cafe makan apa emangnya Bintang?? sampai gak belum makan nasi. ''
ucap Zie sambil memesan nasi untuk Bintang.
''Gak makan apa apa Kak, cuma sebentar mampir dan pulang lagi ajah. ''
jawab Bintang dan Zie hanya menghembuskan nafasnya.
''Udah Kakak pesankan dan tinggal tunggu ajah, kedepannya utamakan kalau siang itu makan nasi biar gak lemas tubuh kamu nya. ''
ucap Zie memperingati Bintang dan Bintang mengacungkan jempolnya.
Bintang langsung duduk kembali dan mengerjakan kembali formulirnya, sesekali Bintang melirik ke arah Zie yang begitu fokus dengan layar komputer dan kacamata yang melekat di kedua matanya.
''Terkadang tuhan membuat langit mendung untuk memperlihatkan pelangi di kemudian hari, sama seperti tuhan yang membuat hambanya di uji sesuatu untuk memperlihatkan sesuatu yang indah di kemudian hari, seperti saat ini tuhan memberikan ku ujian yang awalnya begitu sulit namun saat menjalaninya ternyata sangat mudah, aku mohon padamu tuhan.....ikhlaskanlah hatiku untuk menerima apapun yang sudah engkau rancang dan engkau berikan untukku, karena sesungguhnya apa yang engkau berikan untukku sudah pasti yang terbaik untukku dan engkau adalah sebaik baiknya perencana, jika hatiku lemah kuatkanlah, jika hatiku sudah betul betul patah tolong luruskanlah. ''
gumam Bintang dalam hatinya sambil menatap ke arah Zie yang begitu fokus dengan pekerjaannya.
Suami idaman setiap wanita, pintar, tegas, dingin, gak mau di sentuh wanita lain dan sangat tampan, itulah yang di miliki Zie dan Bintang lah sang pemiliknya yang sudah SAH dan tidak akan ada yang berani mengusiknya lagi.
Saat Bintang menatap ke arah Zie dengan begitu dalam, tiba tiba Zie mengalihkan pandangannya ke arah Bintang dan membuat Zie tersenyum karena di perhatikan oleh Bintang sedangkan Bintang langsung gelagapan karena ketahuan Zie sedang memperhatikannya.
''Hadeuuuh.....memalukan sekali kamu Bintang, malah ketahuan lagi kalau memperhatikan Kak Zie kan bikin salting jadinya. ''
__ADS_1
gerutu Bintang dalam hatinya sambil menatap ke arah layar leptop nya.
Zie mempersilahkan masuk saat ada yang mengetuk pintu ruangannya, ternyata sekertarisnya yang masuk membawakan makanan pesanan untuk Bintang dan Bintang langsung menerimanya.
Zie langsung melepaskan kacamata lalu beranjak menghampiri Bintang yang sedang membuka bungkusan makanan nya.
''Ketahuan kamu sedang mengagumi suami kamu sendiri sayang. ''
ucap Zie dan membuat Bintang mendelik.
''Udah deh Kak jangan buat aku malu, sana lanjutkan kerjaannya aku mau makan nanti aku malu dan gak bisa nelen makanannya. ''
protes Bintang saat Zie membuatnya malu dan Zie langsung tertawa lalu mengacak rambut Bintang.
''Makan yang banyak biar gak kelaparan lagi, Kakak mau meeting sebentar di lantai bawah kamu gak apa apakan nunggu di ruangan ini Bintang?? ''
ucap Zie dan Bintang mengangguk.
''Gak apa apa Kak santai ajah, kalau bosan tinggal susul ajah ke ruang meeting Kakak. ''
''Terserah nyaman nya kamu ajah, mau keliling gedung ini juga boleh dan akan aman karena setiap sudut gedung ini ada cctv nya, yaudah Kakak ke lantai bawah sekarang karena meeting akan di mulai sepuluh menit lagi. ''
ucap Zie dan Bintang mengangguk.
Zie langsung menuju meja kerjanya dan mengambil berkas berkasnya, Zie kembali menghampiri Bintang dan mencium kening Bintang karena saat ini Bintang sedang makan jadi Zie tidak bisa mencium bibirnya.
''Aisshhhh....meleleh deh lama lama di perlakukan begini sama Kak Zie, padahal dulu pas Abimanyu memperlakukan aku tuh serasa paling manis tapi sekarang Kak Zie kelewat manis dan membuat aku meleleh. ''
ucap Bintang dalam hatinya saat Zie keluar dari ruangannya meninggalkan Bintang.
Bintang langsung memakan kembali makanannya dan sesekali bertukar pesan dengan Nabila untuk menanyakan tentang kampus dan jurusan yang di pilih nantinya.
Dua jam kemudian Bintang terlelap di sofa karena lelah dan perutnya terisi makanan membuat Bintang mengantuk, Zie hanya bisa tersenyum menatap rekaman di ruangannya saat Bintang sudah terlelap dan Zie merasa lega karena Bintang tidak bosan menemaninya bahkan Bintang enjoy menemaninya di kantor untuk bekerja.
__ADS_1
''Istriku yang paling manis, aku bersyukur mendapatkan kamu Bintang dan aku begitu mencintai kamu sekarang entah sejak kapan rasa ini mulai tumbuh untuk kamu. ''
gumam Zie dalam hatinya sambil tersenyum menatap Bintang yang terlelap di sofa.
Zie langsung berdiri dan memberikan semua sisa pekerjaan pada asistennya karena Zie takut akan ada orang yang masuk ke dalam ruangannya.
Zie berjalan cepat menuju lantai teratas gedung perusahaannya untuk segera menuju ruangan kerjanya, bahkan Zie tidak menghiraukan karyawan yang menyapanya karena fojus Zie hanya ingin segera ke ruangannya.
Begitu tiba di depan pintu ruangannya Zie perlahan membuka pintu dan tersenyum saat melihat Bintang masih terlelap di sofa.
Zie mengangkat Bintang perlahan dan memindahkannya ke ruang pribadi di dalam kantornya, Zie begitu perlahan merebahkan Bintang di ranjang takut Bintang terusik tidurnya.
Zie langsung menutup pintu ruangannya dan ikut tertidur di samping Bintang sambil memeluk erat tubuh Bintang, walaupun ranjangnya tidak besar tapi cukup untuk berdua.
Beberapa jam kemudian Bintang membuka matanya dan langsung terdiam karena merasa tidak mengenali tempatnya saat ini, namun saat melihat Zie yang terlelap di sampingnya Bintang langsung lega.
''Aku kira lagi dimana tapi lega rasanya karena ada Kak Zie juga yang sedang tertidur pulas. ''
ucap Bintang sambil duduk dan mengumpulkan kesadarannya.
Zie merasa terganggu dan membuka matanya ternyata Bintang sudah terbangun, Zie langsung melihat jam ternyata sudah malam.
Zie sebelumnya sudah mengabari Bundanya akan telat pulang karena dia sedang bersama Bintang dan Bunda tidak mempermasalahkannya karena Zie sedang bersama Bintang.
''Kak Zie.....ayo pulang, aku laper mau makan soalnya Kak. ''
ucap Bintang saat melihat Zie yang sudah terbangun.
''Ke air dulu Bintang baru kita pulang lagian Kakak udah kabarin Bunda akan pulang telat dan Bunda mengiyakannya, Bunda benar benar sayang sama kamu yah, baru kali ini Kakak mangkir makan malam dab Bunda tidak mempermasalahkannya. ''
ucap Zie dan Bintang hanya mengangkat bahunya tanda tidak mau berkomentar.
Zie menggelengkan kepalanya saat Bintang menuju kamar mandi tanpa menjawab ucapannya, Zie memang tidak pernah berhubungan dengan wanita dan baru sekarang bersama Bintang dia dekat bahkan telah menikah dan memiliki Bintang seutuhnya.
__ADS_1
Zie langsung merapihkan ranjangnya lalu menunggu Bintang yang masih di dalam kamar mandi di meja kerjanya untuk menutup pekerjaannya di hari ini.
tbc........