Bintang

Bintang
Di tinggalkan.......


__ADS_3

Bintang langsung terdiam dan menghela nafasnya lega setelah mendapatkan siraman rohani dari kakaknya, bahkan Mamanya tidak bisa meyakinkannya dan Hanya Bagas sang kakak yang bisa meyakinkan ketakutan Bintang.


''Bintang.....ayo kita keluar dulu, semua keluarga mau pamit pulang soalnya. ''


ucap Mama Shanum saat menghampiri Bintang ke kamarnya.


Bintang langsung menghampiri mamanya dan ikut berjalan menuju keluarga yang sedang menunggunya, Bintang langsung menyalami satu persatu keluarganya yang akan pamit pulang.


Semua keluarga yang datang memberikannya kado dan langsung di simpan di mobil Kenzie karena tidak mungkin di simpan di Villa karena di Villa hanya berlibur sejenak.


Kenzie sedari tadi tidak terlihat dan Bintang sangat merasa bersalah atas situasi saat ini karena kesalahannya Kenzie harus terikat dengan nya.


''Kak Zie maafkan aku, semua salahku kalau semalam aku gak masuk ke kamar Kakak pasti pernikahan ini tidak akan terjadi. ''


gumam Bintang dalam hatinya sambil terdiam tanpa menjawab percakapan keluarganya.


Bintang memilih pamit menuju kamar untuk mengganti pakaiannya dan membersihkan tubuhnya yang lengket dan keluarganya pun mengiyakannya.


''Kita beneran pulang ajah Om dan meninggalkan Bintang juga Kenzie?? ''


ucap Bagas yang meyakinkan kembali ucapan Ayah Anggara.


''Benar Bagas, lagian Bintang kan libur masa tenang satu minggu, disini palingan dua hari ajah mereka berdua, kita harus memberikan mereka berdua waktu untuk berbicara, Kenzie masih belum sadar dan masih protes dengan keputusan pernikahannya. ''


jawab Ayah Anggara dan diiyakan oleh Bunda Shanum.


''Pokonya kita biarkan mereka berdua selama dua hari dua malam di Villa, sambil kita bereskan pakaian Bintang juga kan dan Bintang akan tinggal di rumah Tante bersama Kenzie. ''


ucap Bunda Dewi dan Bagas pun menyetujuinya.


Kenzie datang menghampiri keluarga dan langsung duduk di samping Bagas, Ayah nya langsung tersenyum melihat putra nya sudah kembali dan tidak menyendiri seperti tadi.


''Zie.....kita semua mau pulang ke kota, kamu sama Bintang tetap tinggal di Villa sampai dua hari kedepan dan nanti supir jemput kalian, Bunda mau mempersiapkan keperluan Bintang dan memindahkan pakaian Bintang ke rumah kita. ''

__ADS_1


ucap Bunda Dewi dan membuat Kenzie tersentak.


''Kok gitu sih Bunda, Zie juga ikut pulang dan masa disini cuma berdua, Villa ini terlalu luas untuk di tempati berdua. ''


tolak Kenzie yang keberatan dengan ucapan Bundanya.


''Nanti ada Bibi sama suaminya yang nemenin di Villa dan Bibi nanti yang mengurus makanan kalian selama di Villa, kalian butuh waktu berdua buat menyesuaikan juga dan lagian pembukaan hotel juga udah selesai juga kan. ''


ucap Ayah Anggara dan membuat Kenzie pun menyetujuinya karena saat ini situasinya begitu tidak mendukung dan ujung ujungnya akan di pojokan.


Semua keluarga langsung pamit pulang dan Bagas hanya menepuk bahu Kenzie sambil masuk kedalam mobilnya, Kenzie mematung menatap mobil keluarganya yang menjauh dan keluar dari area Villa.


''Permisi Den saya Bi marni yang akan mengurus di Villa selama Den Kenzie disini. ''


ucap Pelayan yang menghampiri Kenzie.


''Bibi silahkan lanjutkan pekerjaan yang memang harus di kerjakan, siapkan makan malam juga yah Bibi. ''


Kenzie langsung masuk kembali kedalam Villa dan duduk di sofa sambil bersandar menatap langit langit Villa saat ini.


Bintang yang sudah selesai dengan membersihkan tubuhnya pun langsung turun untuk menghampiri keluarganya, Bintang mengerutkan keningnya saat melihat Kenzie seorang diri tanpa keluarga yang lainnya.


Bintang langsung berjalan cepat untuk menghampiri Kenzie dan menanyakan kemana keluarga yang lainnya.


''Kak Zie.....mana keluarga yang lainnya?? kenapa Villa nya sepi?? ''


ucap Bintang saat menghampiri Kenzie.


Kenzie langsung melirik Bintang dan kembali menatap langit langit Villa.


''Mereka semua pulang Bintang dan sengaja meninggalkan kita berdua di Villa ini. ''


jawab Kenzie dan membuat Bintang langsung terdiam.

__ADS_1


''Kok gitu sih Kak, aku di tinggalkan di Villa ini hanya berdua sama kakak, udah tau aku penakut Kak Zie dan gimana nanti malam coba. ''


ucap Bintang yang sedikit ketakutan karena kejadian tadi malam yang masih menghantuinya.


''Itu hanya sugesti kamu Bintang dan lagian ada Kakak yang nemenin kamu. ''


jawab Zie dengan nada dinginnya dan Bintang pun hanya menghela nafasnya dengan ucapan dingin Kenzie.


Bintang memberanikan diri untuk mendekat ke arah Kenzie dan langsung duduk tepat di samping Kenzie yang menatap langit langit Villa.


Kenzie menyadari kalau Bintang mendekat dan membiarkannya karena Kenzie mengetahui kalau Bintang akan berbicara padanya.


''Kak Zie.....maafkan aku karena perbuatan aku semalam membuat kakak harus terjebak dengan pernikahan ini, tapi aku beneran gak sengaja melakukannya kak dan semua reflek ajah, pertama memang aku gak tau kalau kakak memindahkan aku ke kamar samping mushalla dan tengah malam aku terbangun karena mendengar suara wanita menangis dan di jendela kamar seperti ada yang berdiri terus memperhatikan aku kak, aku udah berusaha meminta tolong tapi semua kamar terkunci dan hanya kamar kakak yang gak di kunci, makanya aku masuk dan memeluk kakak karena takut dan kak Bagas malah memergoki kita di kamar tadii pagi, sekali lagi maafkan aku kak dan aku janji akan berusaha untuk berbicara sama kak Bagas agar kita bisa bercerai tapi jangan sekarang karena semua pasti gak akan setuju, sekali lagi maafkan aku kak dan aku menyesal. ''


ucap Bintang sambil meneteskan air matanya karena melihat Kenzie hanya diam tanpa menjawab ucapannya.


Bintang terus menangis sambil meremas tangannya karena Kenzie tidak bereaksi dan hanya diam, merasa di acuhkan Bintang langsung beranjak dan berjalan menuju kamarnya untuk menangis sepuasnya karena takut mengganggu Kenzie kalau menangis di dekatnya.


Kenzie langsung duduk setelah Bintang pergi meninggalkannya, sungguh saat ini Kenzie masih belum bisa berpikir jernih karena memang semua sangat mendadak dan Kenzie sendiri masih belum bisa menerima pernikahan nya dengan Bintang.


''Ya tuhan.....sungguh saat ini aku masih kalut dan bingung dengan keadaan yang baru sajah aku alami, berikan aku sebuah petunjuk agar bisa menjernihkan hati juga pikiranku karena saat ini sungguh semua membuatku pusing serasa ingin pecah sajah kepalaku ini. ''


ucap Kenzie sambil meremas rambutnya karena kesal dan pusing dengan masalahnya saat ini.


Kenzie langsung berjalan menuju kamarnya untuk membersihkan tubuhnya karena haripun sudah malam dan perutnya begitu lapar.


Kenzie saat ini membiarkan apapun yang di lakukan Bintang karena saat ini dia masih menyalahkan Bintang dengan semua yang terjadi padanya.


Setelah makan malam Kenzie memilih untuk masuk kedalam kamar kembali karena Kenzie sudah memberikan perintah kepada pelayan untuk menyuruh Bintang makan malam.


Tubuhnya yang lelah dan pikirannya yang kalut membuat Kenzie langsung terlelap tidur di ranjangnya dan seperti biasa Kenzie membuka pakaiannya karena sudah terbiasa.


tbc....

__ADS_1


__ADS_2