Bintang

Bintang
Belajar bersama sama.....


__ADS_3

Zie langsung duduk di ranjang sambil terdiam, sedangkan Bintang melanjutkan pencarian Universitas nya tanpa melirik ke arah Kenzie.


''Bintang.....''


panggil Zie dan membuat Bintang langsung menoleh kepadanya.


''Ada apa Kak?? ''


jawab Bintang sambil mengerutkan keningnya karena Kenzie malah terdiam.


''Gak jadi lupakan sajah. ''


ucap ketus Kenzie sambil duduk bersandar di ranjang dan memainkan handphonenya.


Bintang langsung terdiam dengan sikap suaminya karena Kenzie tidak seperti biasanya.


''Apa Kak Zie tau masalah aku sama Abii?? mana mungkin Mama comel. ''


gumam Bintang dalam hatinya sambil menyimpan File file pencariannya karena Bintang akan melanjutkannya besok.


Bintang menonaktifkan komputernya dan langsung menuju kamar mandi untuk bersih bersih lalu mengganti pakaiannya.


Setelah aktifitasnya selesai Bintang menghampiri suaminya dan duduk di sampingnya, Zie acuh dan tetap Fokus dengan layar handphone nya.


Sebenarnya saat ini Zie sangat salah tingkah karena Bintang duduk di sampingnya bahkan menatap ke arahnya saat ini.


''Kak Zie.....aku mau menceritakan sesuatu ke kakak dan bisa gak simpan dulu handphone nya. ''


ucap Bintang dan Kenzie langsung mengerutkan keningnya saat menatap wajah Bintang.


''Kalau mau bicara yaa....bicara ajah karena kakak masih bisa mendengar juga kan walaupun mata sibuk ke handphone. ''


jawab Zie dan membuat Bintang langsung terdiam.


''Aku kan mau kakak jangan fokus ke handphone dulu sebentar ajah gak akan lama. ''


ucap Bintang kembali dan Zie langsung menyimpan hanphone nya lalu menghadap ke arah Bintang.

__ADS_1


''Kamu mau apa Bintang?? kalau mau membicarakan masalah penyatuan jangan sekarang yah karena kakak belum mau. ''


''Maksud Kakak penyatuan apaan?? aku bukan mau membicarakan itu Kak Zie, lagian maksud penyatuan apa coba?? ''


Zie menghembuskan nafasnya dan kembali bersandar di ranjang, ''Kamu mau membicarakan apa Bintang dan lupakan topik mengenai penyatuannyan. '' ucap Zie kembali dan Bintang langsung mengangguk.


''Aku udah memutuskan hubungan dengan dia Kak dan aku mau menjalani rumah tangga ini dengan sungguh sungguh, walaupun aku dan kakak belum ada perasaan apapun tapi aku akan berusaha membuka hati untuk kakak dan kakak juga cobalah buka hati buat aku, ajarin aku menjadi istri yang sesuai dengan kriteria kakak dan maaf kalau nantinya bakalan banyak kekurangan ataupun kesalahan selama aku menjadi istri kakak, mari kita berjuang bersama dalam membangun rumah tangga ini Kak. ''


ucap Bintang dengan nada yakin dan membuat Zie langsung melototkan matanya karena tidak percaya dengan apa yang di ucapkan Bintang padanya.


''Kamu belajar dari mana kata kata itu Bintang?? atau siapa yang menyuruh kamu berkata seperti itu?? ''


ucap Zie yang merasa tidak percaya karena baginya Bintang hanya gadis bau kencur.


''Ishh....kakak bikin aku down deh, yang namanya wanita pasti akan berbicara seperti aku barusan, gak usah di ajarin ataupu di suruh sama siapapun Kak, ahh....kakak bikin malu ajah deh dan berasa aku memaksa kakak buat mencintai aku. ''


ucap kesal Bintang sambil cemberut dan membuat Kenzie langsung tersenyum.


Kenzie langsung membawa Bintang kedalam dekapannya dan memeluknya dengan erat, gadis kecil yang dulu di jaganya dan tumbuh bersama sekarang menjelma menjadi gadis yang dewasa dan membuatnya senang karena Bintang ternyata sudah dewasa walaupun kadang masih pecicilan.


''Kakak gak nyangka ajah, gadis bau kencur, gadis yang masih pecicilan, gadis yang susah untuk di ajak serius seperti kamu berbicara keseriusan mengenai rumah tangga dan Kakak gak percaya kamu berbicara seperti itu, Kakak senang karena kamu berbicara seperti itu dan Kakak juga setuju dengan permintaan kamu untuk berjuang bersama membangun rumah tangga kita dan cukuplah jadi diri kamu sendiri Bintang karena kakak juga masih banyak kekurangan sebagai suami, Kakak gak akan menuntut lebih dari kamu dan cukup kamu berada di samping kakak tanpa ada paksaan atau gak ikhlas, kita sama sama memulai nya dari awal mulai sekarang. ''


Bahagia adalah satu kata yang ada di hati Kenzie saat ini karena Bintang adalah gadis yang tepat untuk menjadi istri nya dan kelak menjadi pendampingnya hingga menua bersama.


Bintang melepaskan pelukannya dan menatap wajah Kenzie yang sedang tersenyum kepadanya saat ini.


''Senyum ini yang dulu sering aku kagumi dari kakak, senyum manis yang jarang kakak perlihatkan dan aku sangat terpesona dengan senyum dari laki laki dingin dan cuek seperti Kakak. ''


ucap Jujur Bintang dan membuat Kenzie mencubit hidung mancung Bintang.


''Kamu memuji sampai ke awan tinggi dan seketika di hempaskan ke tanah, membuat kakak down tau. ''


jawab Kenzie dan Bintang hanya menyengir sajah.


''Oh iyaa.....boleh kan aku melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi kak?? ''


ucap Bintang yang meminta ijin pada suaminya.

__ADS_1


''Boleh Bintang dan kakak gak akan membatasi kamu untuk mengejar pendidikan kamu, asal kamu tau batasan kalau kamu seorang istri bukan gadis lajang lagi, selama masih wajar pasti kakak dukung kamu penuh. ''


jawab Zie dan membuat Bintang langsung bahagia.


''Makasih.....makasih kakak Zie. ''


ucap riang Bintang dan Zie hanya mengangguk.


Zie langsung merebahkan tubuhnya di ranjang Bintang dan Bintang pun mengikutinya, merebahkan tubuh di samping Zie.


Bintang terus kefikiran dengan tugas nya, kewajibannya sebagai istri dan membuat dia terus menatap Kenzie yang sedang menatap langit langit kamarnya.


''Kak Zie.....apa kakak akan meminta hak sebagai suami sekarang ke aku?? ''


ucap jujur Bintang dan berhasil membuat Kenzie tersentak lalu seketika duduk.


Bintang langsung reflek dan ikut duduk sambil menatap kenzie yang menatap ke arahnya saat ini.


''Emang hak apa yang akan kakak minta ke kamu Bintang?? kamu tau dari mana istilah seperti itu?? ''


selidik Kenzie dan Bintang langsung tersenyum getir saat ini.


''Aku kan di kasih tau sama Mama Kak dan Mama bilang aku harus jadi istri yang menurut sama suami dan berikan hak suami kalau dia memintanya, emang hak nya kakak dari aku apa?? ''


jawab Bintang dan membuat Kenzie menghembuskan nafasnya ternyata istrinya tidak mengerti dengan Hak suami.


''Belajar secara detail sama Mama Shanum atau nanti sama Bunda ajah biar lebih blak blakan, apa itu hak suami. ''


ucap Kenzie dan Bintang mengangguk.


''Tapi Mama bilang Hak suami dan aku harus melayaninya dengan baik, jangan sampai ada pria lain di pikiran juga hati aku, melayani kakak nya dalam hal apa terus aku selama ini kan melayani kakak, pakaian terus makan juga aku siapin di piring kakak. ''


''Udah jangan bahas masalah itu sekarang Bintang, kakak nantinya malah jadi kesal karena kamu gak mengerti maksud dari yang kamu tanyakan. ''


ucap kesal Zie karena Bintang mengingatkan dengan ucapan Bagas mengenai penyatuan.


Bintang hanya melongo dengan ucapan suaminya dan menatap punggung Zie yang sudah merebahkan tubuhnya sambil memunggunginya.

__ADS_1


Bintang akhirnya ikut merebahkan tubuhnya dan langsung tertidur karena memang sudah malam.


tbc.....


__ADS_2